Dengan pengecualian terhadap Honda, Hampir 80% motor asal Jepang yang pertama kali hadir ke pasar global pada era 60-an adalah motor 2-Tak… Nggak percaya ? Oke, Kalau demikian jangan lanjutkan membaca. . . Dimulai dengan agresi motor 2-Tak kapasitas mesin mungil dari Suzuki – hingga produk 2-Tak Inovatif dari Yamaha, semua terus mengganggu konsistensi motor 4-Tak asal Inggris yang saat itu berjaya. . . Lantas, Apa yang terjadi dengan motor-motor 2 Tak Jepang hingga akhir masa kejayaan nya silam ? Yuk, Kita simak bareng-bareng aja Brosist… Cekidots !
Bridgestone GTR 350 – The Unknown Sophisticated
Motor 2-Tak Jepang hadir bagaikan “parasit” di tengah gempuran motor-motor terbaru dari Blok Barat tahun 60-an silam… Nama-nama tenar seperti Suzuki, Kawasaki, Yamaha – hingga yang berstatus Legend layaknya Bridgestone, Mitsubishi, Fuji Industries pun tak ketinggalan masuk ke pasar Amerika – Eropa dengan produk andalannya. . . Mereka menawarkan line-up yang komplit, mulai dari yang berkapasitas mungil layaknya Yamaha FS1-E, Yang berkubikasi medium layaknya Bridgestone GTO 350 , hingga yang ber-cc monster (saat itu) layaknya Kawasaki “Widowmaker” H2 Mach IV 750cc. . . Modalnya bukan main-main Bro, Motor 2-Tak memang dikenal sebagai tunggangan yang sangat bandel, kencang, dan pastinya minim perawatan ! Beberapa poin yang sulit ditandingi motor 4-Tak di era yang sama. . .
Suzuki RG500, The Super Beast !!
Motor 2-Tak asal Negeri Sakura tersebut terus berkembang dengan pesat – bagaikan tumbuhan yang diberi pupuk kimia… Beberapa poin evolusi motor 2-Tak pun mulai diterapkan di Motor Jalanan, Seiring dengan kesuksesan motor 2-Tak di ajang WorldGP akhir era 70-an hingga awal 80-an (Lagi-lagi, Pengecualian untuk Honda) layaknya Kawasaki KR-250, Yamaha YZR500 & Suzuki RG500. . .
Jika sebelumnya kita hanya bisa melihat motor 2-tak berpendingin udara, Maka kini “Strokers” (Sebutan untuk motor 2-Tak) tersebut dibekali pendingin cairan yang jauh lebih modern dan efisien mengurangi panas mesin. . . Bahkan tak hanya itu saja, Produsen pun mulai memperkenalkan motor Jalanan yang berbasis tunggangan para pebalap Grand-Prix juga loh Brosist ! Beberapa diantaranya adalah Yamaha RZV500R, Suzuki RG500 Gamma & Honda NS400R. . .
Tak puas sampai disana, Motor 2-Tak juga pelopor booming nya motor bergenre Trail (Dirt-Bike), serta Dual-Sport… Sosok layaknya Yamaha DT-250 (DT-1), YZ125 & Suzuki TS125 adalah nama-nama legendaris yang mempopulerkan genre motor “blusukan” tersebut. . . Jika Brosist mengetahui dan pernah merasakan bagaimana karakter power mesin 2-tak non-radiator, Brosist pasti paham mengapa motor dual-sport bermesin 2-tak tersebut bisa cepat populer. . .
Yamaha RD350 LC-YPVS, The Japanese-Brazilian 2 Strokers !!
Setelah Amerika Serikat secara mengejutkan resmi melarang peredaran Motor 2-Tak lantaran Emisi Gas buang yang tak bersahabat dengan lingkungan di awal tahun 1980-an silam… Para Pabrikan Jepang pun tak lantas patah arang dalam memasarkan produk-produk 2-Tak nya. . . Kali ini, Mereka mencoba memasuki Pasar Eropa, Amerika Latin, serta Asia dengan sasaran pasar yang lebih besar – yakni motor berkapasitas kecil hingga medium (Bahkan Brazil, Italia & Thailand pernah dijadikan tempat Produksi berbagai produk 2-Tak Jepang, Selain negara asal tentunya). . .
Oleh karena itulah, Kita mengenal banyak sosok motor 125 – 250cc 2-Tak bertenaga Super-Duper bengis yang tentunya juga sudah banyak EA’s Blog bahas untuk Brosist sekalian… Name it Bro, Suzuki RG125 Gamma, Yamaha RD-Series, Kawasaki Serpico, serta Honda NSR-Series. . .
Meski 1 pasar telah terenggut… Tapi, Show must go on kan ?? Kali ini para pabrikan asal Jepang pun berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi yang mampu secara signifikan mengurangi konsumsi BBM, Menurunkan kadar emisi gas buang dari sang Strokers tersebut… Tapi tanpa mengurangi esensinya sebagai motor 2-Tak yang Powerfull. . .
Hasilnya Kang Eno ? Brosist kenal yang namanya YPVS (Yamaha Powervalve System), RC-Valve (Revolution Control – Valve), S-AETC (Super – Automatic Exhaust Timing Control), atau KIPS (Kawasaki Integrated Powervalve System) kan ? Nah, Teknologi yang mulanya berasal dari balap GrandPrix tersebut lah, yang berikutnya diinput ke motor 2-Tak yang dijual di pasaran sebagai improvement. . . Hasilnya, Konsumsi BBM mampu ditekan secara signifikan, Emisi diklaim mampu dikurangi, serta Power motor-motor yang menggunakan teknologi tersebut pun bisa jauh lebih smooth & berkarakter dibanding sebelumnya. . .
Kawasaki KRR-SE PDK Tsukigi, The Desirable Trio !
Senasib layaknya Amerika, Beberapa negara di Benua Biru pun ikutan melarang peredaran motor 2-Tak dengan alasan yang serupa, yakni emisi gas buang yang tak bersahabat dengan lingkungan… Hasilnya, Peredaran motor 2-Tak asal Jepang yang tadinya mendominasi, kini justru menjadi pesakitan ditengah gempuran motor 4-tak yang semakin menggila. . . Otomatis, Produksi pun difokuskan ke pasar Asia (khususnya Asia Tenggara) serta kawasan Amerika Selatan… Hasilnya, Kita pun banyak menemukan banyak motor 2-Tak eksotis yang berkubikasi 110 – 150cc yang diproduksi di Thailand, yang juga tenar di Indonesia dan di negara Amerika Latin tersebut. . .
Namun, Takdir berkata lain (eciyee, udah kaya sinetron striping aja euy, hahahaa 😀 )… Tahun 1998 silam, Thailand pun mulai menerapkan regulasi EURO I untuk emisi gas buang – yang kemudian berubah lebih buruk (dalam kasus 2-Tak) menjadi EURO II awal tahun 2000 silam (Sumber : UNEP – United Nations Environment Program). . .
Akhirnya bisa ditebak, Motor-motor 2-Tak asal Thailand tersebut pun terpaksa mati muda di masa kejayaannya era Millenium silam… Bahkan ada beberapa sumber yang mengatakan, Motor yang terlanjur diproduksi di Thailand tersebut akhirnya diekspor ke banyak negara termasuk Indonesia. . .
Momen semakin memburuk, Ketika Balapan kelas para Raja – MotoGP, ikutan “membunuh” motor 2-Tak 500 cc yang kemudian digantikan Motor 4-Tak 990cc… Motor 2-Tak yang tadinya dielu-elukan sebagai Pure-Racing Bike pun kehilangan tajinya lagi. . . Hingga akhirnya, Berakhir lah sebuah era panjang tentang motor-motor 2-Strokers Ring-Ding-Ding yang dulu pernah mewarnai dunia roda 2 dengan perawatan yang minim, serta tentunya performa nya yang mengagumkan dan bakal selalu diingat oleh para pecintanya. . .
Kini, Tak banyak motor 2-Tak jepang Road-Legal yang masih diproduksi massal, Kecuali Quadbikes serta motor-motor Spesial Engine yang digunakan untuk keperluan off-the-road… Dan pastinya, Kawasaki Ninja 150 – Series adalah salah satu yang tersisa dari masa kejayaan Japanese 2-Strokers tersebut. . . The Story of an Era !
” Many of us grew up riding these fast, lightweight, cheap machines, and our memories of them are probably clouded by all the fun we had on them (and perhaps all that exhaust smoke has damaged our memories). ” – Idiot’s Guide of Motorcycle_John L. Stein –
Ini Dia Berbagai Inspirasi Inovatif dari Kawasaki !
Kisah Bintang Yang Gagal Bersinar… Suzuki Arashi, Kawasaki Kaze ZX130 & Honda Kirana !
Livery Replika Balap Terbaik ala EA’s Blog !
Ini Dia 5 Motor Konsep Terbaik dari Yamaha !
Ini Dia 5 Motor Konsep Terbaik dari Honda !
Ini Dia 5 Motor Konsep Terbaik dari Suzuki !!
Parade Motor 50 cc Yang Keren & Unik ala EA’s Blog !
Pilih Motor 150cc Legendaris, Atau 250cc Modern ?
Ini Dia, Alasan Gokil Memilih Suatu Produk Sepeda Motor !
Teknologi Masa Kini, Teknologi Masa Gitu ??
Ini Dia Alasan Untuk “Setia” dengan Motor Brosist !!
Ini Dia Alasan Memilih Motor Klasik !
Ini Dia Mitos & Anggapan Unik Seputar Roda 2 Kiriman Pembaca !
Ini Dia Mitos & Anggapan Unik Seputar Roda 2 Indonesia ala EA’s Blog !
sadis semua
http://orongorong.com/2015/01/08/penampakan-yamaha-x-max-250/
termasuk komen yang saya bales ini
maaf suhu ane masih nubie. mohon bimbinganya
Ninja 😥
can ge bisa meuli kalakah rek stop produksi 😥
NP:krikk…krikkk…krik…. (SFX sound)
welkam bek
—————-
mesin dites meledug? wajaarrr
http://kobayogas.com/2015/06/21/mesin-purwarupa-wajar-jika-terjadi-trouble-saat-sesi-long-term-test/
mantep kang artikelnya
kalo lagi nganggur bikinin artikel voxan black magic dong kang
soalnya semok banget kang 😀
Yang modern-classic itu ya ? wah cakep tuh motor… Okehlah sipp, Kalo mood nulis lagi on mah beres kang… wkwkwk 😀
Berbicara tentang 2 tak,, kita-para generasi sampe dengan 90an mungkin akrab dengan eksistensi 2 tak yah.. Gue sendiri belajar motor naik Suzuki Crystal punya bokap..
————————
MT-25 vs Competitors
http://travelmotoblog.com/2015/06/21/mt-25-vs-kompetitor-desain/
Saya pengalaman generasi 2-tak menjelang akhir kang (soalnya umur baru 22, wkwkwk)… paling ya Poshwan & Satria R
Sipp ini dia yang ditunggu artikel history … Menambah wawasan
Wah thanks banyak kang buat apresiasinya 😀
rothmans honda asik liverynya… lebih seneng ini dari pada repsol…
Bicara Rothmans Honda jadi inget Wayne Gardner, hahaha…
IMHO, dia sebenernya “guru” nya Mick Doohan (walaupun dua2 nya pernah nggak akur) 😀
Motor 2 tak,suaranya begitu istimewa sampe temen merasa jijik
walah ?
Alhamdulilah bro setidaknya ane skrng udh sempat n msih nyimpen generasi trakhir si ninin RR dan gx akan prnh ane jual smpe kapanpun…
Strokers never dies kang !! *cheers*
Ini nihh yg ditunggu.. Akhirnya kang eno nge post lagii
hahahaaa, sorry pisan kang baru bisa ngepost artikel lagi euy 😦
saya masih jadi two stroker hingga sekarang kang, bersama suzuki rc110tune
Habis nyoba NSR, Ninin 150, dan 2-tak lain, koq rasanya saya juga mau ikutan kang, wkwkwkwk 😀
wah, kalo nsr ato ninja sih level atas kang, permulaan bisa piara yamaha f1zr aja, gak rewel spare part gampang dan murah
kenapa honda kok agak ketinggalan yah mainan 2 taknya???
Soalnya Honda dari dulu keukeuh kembangin mesin 4-tak kang… sampe-sampe di balap MotoGP 1960-an pun Honda berani lawan motor 2-tak pake motor 4-tak
#HondaMahGituOrangnya
termasuk (katanya) konspirasi penghapusan 2tak oleh honda ya kang eno?
soalnya kalo diliat doi kekeuh ama 4 tak. CMIIW
opini (atau malah fakta?) itu bisa aja bener kang… soalnya memang honda yang paling “ilfeel” sama motor-motor 2-taknya. . .
nasir oy nasir….
ketinggalan di indonesah aja.
wahhh .. kang eno artikelnya mantep bgt nih … berkualitas dan berbobot ! gak percuma nunggu selama ini bolak balek buka blog tp gak ad update artikel … xixixi
wkwkwkwk, sorry pisan ya kang, baru mood bikin artikel lagi… thanks banyak udah udah mau mampir bolak-balik kang, hehehee 😀
2 stroke never die !!! disektor otomotif mungkin masih jepang yg merajai … tp sektor elektronik sepertinya eksistensi jepang mulai terancam wlwpun gak di semua kategori sih ..
hahahaa, sambil lirik sony yang makin surem, 😀
power lebih besar di cc yg sama dengan 4tak ny j yg pengen…ngebul ny mah kagak dah 😀
wkwkwkwk
Ane sampe sekarang nggak ngehh ama yang namanya ‘jambakan setan’ nya super kips, maklum tinggal di pelosok desa nggak ada yang punya, sedih.. 😥 Mungkin kang eno tau?..
pernah main game balap yang ada NOS nya kang ? nah, feeling nya seperti itu (walaupun jauh lebih kecil efeknya)… waktu super KIPS aktif di RPM tertentu, rasanya wusssss, kek dijambak 😀
Alhamdulillah muncul juga kang eno, entah berapakali ane tiap hari intip blog kang eno, zonk mulu.. Syukurlah masih hidup 😀 kang ane reques artikel tentang aprilia rs 250.. # 2 strokers never die..
wkwkwkwk, sorry kang, mood nulis baru balik lagi euy 😦
Reblogged this on Just Another Reblog.
nguweeeeng..
jambakan sadis…
(hikz.. tzm ampe sekarang gak kebeli 😦
sama kang, ampe sekarang NSR SP belom kebeli 😦
sebelom married, pengen banget tuker cbr cungkring saya jadi nsr-sp, namun terlanjur cinta sama si cebeer (terlanjur udah married juga :p)
hampir 3 tahun lalu RE (rotary engine) stop produksi, sekarang krr nunggu getok palu, kenapa sekarang mesin yg exotic tinggal kenangan 😦
Jawabannya apalagi kalo nggak “Go Green” kang…. 🙂
F1Z, F1ZR, Yamaha touch, rx king, mtr2 2 tak yg prnh ane punya, malah pertama kali bljr mtr pake f1z, selain tentunya prnh nyobain rgr, satria, n ninja series.. Sayang skrg beralih ke 4 tak seiring tuntutan ekonomi (baca: boros), hehe..
Motor 2 tak sangat eksotis 🙂
Motor2 2 stroke emang kencang2. Dulu masa smp sempat icip2 beberapa walopun cuma minjem temen, hehe.
Yang paling sy inget, dibonceng pake rgr korekan, 175kpj di trek lurus panjang. Dah kaya terbang rasanya..
Dirumah ortu masih ada seekeor rx special rakitan th 85.
lama ga kliatan kang Eno
Hahahaa, Mood mulis belum ngumpul 100% kang 😀
oalah… semangat kang
hahahaa, sipp kang 🙂
manthap 2 strokes 🙂
GP500 raja motor 2 – tak :
https://sepedamotorblok.wordpress.com/2015/05/01/motor-500-cc/#more-129
2 tak itu bikin nagih…
2 tak itu,seperti mobillers bawa blazer..
Kalo udah kenalan ama 2tak biasanya males balik lagi ke 4tak