Yamaha YZR500, Juara Dunia GP Kelas Premier Perdana Untuk Yamaha !

Nggak kerasa sudah hari rabu, ini berarti waktunya kita membahas artikel History Lesson ala EA’s Blog yang semoga bisa menambah wawasan kalian semua. Pada kesempatan ini, kita akan membahas soal kuda besi yang pernah mengantarkan Yamaha beserta ridernya menjadi Juara Dunia GP kelas Premier (500cc) untuk pertama kalinya… Ya, pertama kalinya dibanding Suzuki, bahkan Honda sekalipun!

This is, Yamaha YZR500!

1971 – Prototype Perdana

Prototype motor balap Yamaha ini awalnya disebut dengan nama Project YZ648 (700cc, Daytona 200) & YZ648A (500cc, GP500).
Prototype motor balap Yamaha ini awalnya disebut dengan nama Project YZ648 (700cc, Daytona 200) & YZ648A (500cc, GP500).

Setelah sukses mendominasi kelas GP125 & GP250 di era 60-an bareng tim factory & private, Yamaha kembali ingin mencoba tantangan baru. Setelah 10 tahun berpartisipasi di balapan GrandPrix, kini waktunya pabrikan garputala ikut serta di kelas para raja, GP500.

Pada bulan mei tahun 1971, seabrek engineer terbaik Yamaha dipilih untuk bergabung dalam project motor balap GP500 terbaru mereka. Tapi yang unik, project motor balap Yamaha ini ternyata bukan dimulai dari GP500, melainkan dari balapan Daytona 200 di Amerika. Karena saat itu balapan Daytona mulai memasuki kelas 750cc, maka Yamaha membuat motor 2-Tak dengan menggabungkan 2 blok mesin TR2 yang berkapasitas 350cc 2 silinder… Dan voila, jadilah motor balap baru dengan kapasitas 700cc 4 silinder inline.

Karena project Daytona 200 tergolong sukses, alhasil Yamaha juga menerapkan pendekatan yang sama untuk prototype motor balap GP500. Ide awal untuk membuat mesin 2-Tak V4 berkapasitas 500cc diabaikan, kemudian mereka memilih membuatnya identik dengan versi Daytona 200 bermesin 4 silinder segaris – yang terkenal punya power lebih inferior, tapi bersahabat dari sisi karakter power & akselerasi.

So yeah… Kalau biasanya kita kenal YZR500 itu pakai mesin 2-Tak V4 yang legend, nah versi pendahulunya justru pakai mesin Inline 4 lho! Sama kayak suksesornya di era MotoGP sekarang, YZR-M1.

Output power maksimumnya sekitar 80 HP, sangat kecil kalau kita bandingkan dengan YZR500 final edition berpower diatas 180 HP. Tapi perbandingan tadi salah besar, soalnya di awal era 70-an dulu belum ada teknologi sasis atau ban yang mampu membantu rider mengendalikan power sebesar itu. With great power, comes great big booty bit*ches, kata paman Spider Frog.

YZR500 0W20 bareng Jarno Saarinen ngasepin Phil Read (MV Agusta) dengan gap 16 detik di race perdana musim 1973. What a debut!

Setelah 2 tahun masa development di HQ Yamaha, project YZ648 & YZ648A akhirnya selesai dan langsung disiapkan untuk balapan Daytona 200 & GP500 musim 1973. Versi 700cc nya terkenal dengan nama 0W19 sementara versi full-spec GP500 nya kita kenal dengan nama YZR500 0W20. Motor ini bakal langsung dihandle oleh rider andalan Yamaha saat itu, Jarno Saarinen.

Dan boy oh boy, duet YZR500 & Saarinen langsung bikin semua tim kaget bukan kepalang. Keputusan Yamaha mengembangkan motor balap GP500 bermesin Inline-4 berbuah sukses. Meskipun secara output power YZR500 masih sedikit dibawah MV Agusta 500, tapi kombinasi delivery power & bobot mesin 2-Tak yang jauh lebih ringan membuat YZR500 jadi lebih sangar melahap tikungan.

Jarno Saarinen memenangkan 2 seri pembuka di sirkuit Paul Ricard & Salzburgring. Nggak cuma itu, rider factory & privat Yamaha lainnya juga sukses naik ke podium. Awal yang sempurna bagi pabrikan garputala… Terlebih mereka baru pertama kali merasakan panasnya persaingan kelas para raja. Dan lawan yang mereka kalahkan? Yes, The mighty MV Agusta beserta seabrek rider legendnya.

Sayangnya, mimpi Juara Dunia GP500 Yamaha harus berhenti secara tiba-tiba. Pada race seri ke-4 di Sirkuit Monza, rider utama tim Factory Yamaha, Jarno Saarinen, tutup usia setelah menjadi korban kecelakaan tragis di kelas GP250. Sebagai ungkapan duka mendalam, seluruh aktivitas tim Factory Yamaha akhirnya dihentikan untuk musim 1973. Meninggalkan hanya tim Private yang berlomba hingga akhir musim.

Yamaha YZR500 (0W20)

Yamaha YZR500 0W20

2-Stroke, 499cc, Inline Four

Liquid Cooled, Piston Reed Valve

Chrome-Molybdenum Steel Frame, Triple Disc Brake

80 HP @ 10.000 RPM – 155 Kg

Jangan lupa tonton juga video ekslusif ENOANDERSON – Motorbike on YouTube!

43 comments

  1. wah trnyata motor jepang pertama yg juara motogp itu yamaha ta?
    Tak kira honda,pdahal honda lahir duluan ya pabriknya?
    Well done lah yamaha duet agostini saat itu…
    Gantian ni,mm93 di era skr lg nguber rekornya legenda senior2nya dg honda,apa bs ya mecahin rekornya agostini ni?

    • Yang juara perdana memang Honda masbroo, Tapi di kelas premier Yamaha. . . 😀

      Wahh, Marquez kalo ngejar rekor 1 musim milik Om Vale, Mike Hailwood atau Giacomo Agostini sih masih masuk akal. . .
      Tapi kalo ngejar rekor JurDun Opa Giacomo Agostini pasti susah banget. . . Kalau mau tau alasannya, Coba klik link MV Agusta 500-3 Evoluzione nya masbroo. . . 😀

      • suter 500cc aja bisa 200hp. apalg Honda, pasti lebih. lha wong RGV Gamma aja keteteran lawan NSR 500 di trek lurus. padahal power RGV Gamma 195hp an 1994.

        pasti NSR 5-10hp lebih tinggi dari RGV Gamma.

      • Tambahan gan. Di awal 1980an yamaha sempat merilis tz500 production racer/open class utk tim privateer, speknya sedikit dibawah yzr. ga lama setelahnya honda ikutan merilis rs500 yg speknya sedikit dibawah ns500 fredi spencer. si tz dpt gelar sebagai motor production racer terburuk sepanjang sejarah gp500 krn ga nyaman dipake haha kasian motornya, berbanding terbalik dgn si rs.

  2. wak haji tmcblog waktu smp pasti sempat lihat di tv duel motogp yzr500 yamaha marlboro vs nsr500 honda rothmans vs rgv 500 suzuki luckystrike …..tretteeettrengtengtengtreeeettreng

    *seumuran sih 🙂 wkkwk

    • Sedikit pencerahan dari nubie, mang KBY 😀
      Honda menang Juara Konstruktor tahun 1966, Tapi gagal jadi juara dunia. . . Soalnya Opa Mike Hailwood (Honda) kalah poin lawan Opa Giacomo Agostini (MV Agusta). . .
      Poin Akhirnya Giacomo = 36 , Hailwood = 30. . . 😀
      Nah kalau Yamaha itu berhasil Jadi Juara Dunia pertama bareng Opa Giacomo waktu pindah ke Yamaha. . . Moga membantu mang 😀

      • Loh di web motogp, taun 66 itu kalau namanya nongol bukan berarti dia juara dunia di tahun itu kan? Kalau bukan Honda kenapa Namanya nongol yak? Msh bingung ini sayah hiks….

      • Juara Konstruktor sih iya mang KBY. . . Tapi kalo jurdun tetap Opa Giacomo Agostini. . . Kalo enggak, Catatannya Opa Giacomo berarti cuma 14 kali juara dong. . . Coba saya cek 😀

      • Oia jurduna si giacomo…konstruktorna Honda…itu maksudna…

        Kalau kedua dua motor dan rider nah mgkin bener si Yamaha…

    • Sebenernya bukan peralihan kang, Tapi karena waktu itu 2-Tak sukses, dan motor 4-Tak dibatasi jumlah piston nya… Akhirnya jadi pada ikutan main 2-Tak semua deh, Kejadiannya di tahun 1975 habis Yamaha YZR500 jadi juara… Setelah itu, Pada ikutan main 2-Tak semua 🙂

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s