Belajar dari Duel Kenny Roberts Sr. vs Barry Sheene…

 

Kenny Roberts vs Barry Sheene

 

Oke, Rasanya kita semua juga masih ingat MotoGP 2015 berakhir minggu kemarin kan ? Ya, Memang itu faktanya… Tapi, Pertarungan masih belum usai ! Loh, Duel siapa Kang Eno ? Fansboy ! Sampai seminggu lebih, Beranda facebook pribadi saya masih diisi kebencian antar Fansboy A, B, sampai Z. Fyuh… Edyan euy efek #TheGrandFinale di Valencia kemarin ke Fansboy tanah air…

Gini deh EA’s Blog bakal ceritakan sesuatu untuk para Fansboy di luaran sana… Rivalitas dalam dunia balap GrandPrix (GP) nggak cuma dialami Marc Marquez, Valentino Rossi atau Jorge Lorenzo saja koq… Sejak berpuluh-puluh tahun silam, Banyak rivalitas lain yang bahkan jauh lebih panas dan kontroversial. Bikin penontonya gemes deh pokoknya, hahahaa… Dan salah satunya adalah yang berikut nih Brosist. Kisah duel legendaris akhir era 1970-an antara Barry Sheene vs Kenny Roberts Sr. yang sepertinya perlu kita ambil hikmah-nya !!

 

Barry Sheene

 

 

Kenny Roberts vs Barry Sheene

 

Julukannya sebagai Rider Inggris terbaik sepanjang masa jelas bukan tanpa alasan… Barry Sheene adalah salah satu rider asal tanah Britania Raya yang mampu mendulang Gelar Juara Dunia kasta tertinggi ajang balap paling bergengsi di Dunia, Setelah seniornya Geoff Duke… Dan nggak cuma itu, Barry juga disebut sebagai suksesor era 500cc 2-Tak, Dimana hampir 3 dekade sebelumnya secara beruntun dikuasai motor 4-Tak… Bersama Team Suzuki (RG500 GP), Barry meracik mesin yang mampu terus digeber hingga akhir balapan. Yang sebelumnya selalu jadi masalah klasik motor 2-Tak, Durabilitas !

 

Kenny Roberts vs Barry Sheene

 

Dan satu hal yang perlu dipahami dari Barry Sheene, Bukan cuma pencapaian & ability nya aja tuh yang dikagumi. Tapi juga soal personalnya ! Meskipun Bazza (Sapaan akrabnya) Sering diidentikkan dengan gaya hidup glamor dan playboy, Tapi beda cerita kalau berbicara soal sikap dan attitude nya !

Barry Sheene adalah pebalap yang sangat dicintai fans-nya… Alasannya ? Yup, Karena Sheene juga melakukan hal yang sama ke fansnya… Ia adalah rider yang paling sering memberikan tanda tangan dan menyapa fans nya langsung. Kebaikannya nya juga bukan ke fans aja tuh Brosist, Bahkan ke sesama pebalap pun demikian ! Ia nggak sungkan memberi masukan pada rider lain, Tanpa memandang beda negara bahkan yang beda tim… Baik itu tentang teknik berkendara hingga settingan motor sekalipun ! Menjadikan dirinya sebagai pebalap paling dihormati sepanjang masa. What a man….!

 

 

Kenny Roberts

 

 

Livery 60th Anniversary Yamaha

 

King Kenny“, begitu julukannya… Nama tenarnya adalah Kenny Roberts, Seorang pebalap asal Amerika yang justru memulai karir balap GP nya dari kancah Dirt Bike. Ya ! Kenny Roberts adalah seorang Juara Kejuaraan AMA Grand National, Sebelum akhirnya bergabung di kancah GP500 tahun 1978… Bersama Tim Yamaha Factory, serta Livery Yamaha Kuning-Hitam-Putih, yang bakal jadi fenomena di kemudian hari.

 

Barry Sheene vs Kenny Roberts

 

Seakan tak ingin menyiakan pengalamannya di kancah balap Dirt, Kenny Roberts justru ikut menyisipkan beberapa teknik cornering ala Dirt Bike ke balap GP500 yang sangat ketat… Hasilnya, Saat itu Ia memperkenalkan sesuatu yang “brutal” di ajang GrandPrix dengan menggunakan metode pengereman lebih awal, kemudian membetot gaspol juga lebih awal… Mengakibatkan bagian belakang motornya berguncang hebat, atau yang sekarang kita kenal dengan nama Highslide… Teknik yang mampu membuat penonton nya terhenyak, dan bahkan masih ditakuti banyak pebalap hingga saat ini ! Efeknya itu lho Brosist, Bisa sampai terpental kalau ada kesalahan sekecil apapun… Syeremmm !

Secara pencapaian, Kenny Roberts adalah salah satu rider Amerika tersukses sepanjang masa… 3 x gelar juara dunia 500 cc diraihnya secara beruntun tahun 1978 hingga 1980 – Termasuk saat duel hidup-mati memperebutkan juara dunia 1978 vs Barry Sheene !

 

 

Roberts vs Sheene

 

 

Barry Sheene vs Kenny Roberts

 

Duel 2 pebalap fenomenal di era 70-an ini sangat Epik, Kontroversial, Melegenda, dll deh pokoknya ! Ditambah dengan personality mereka yang sama-sama “gila” saat balapan, Menjadikan duel ini dinobatkan sebagai salah satu Duel Terbaik GrandPrix Sepanjang Masa… Bagaikan gabungan antara duel argumen pedas super panas ala Biaggi – Rossi, ataupun kisah duel dog-fight paling mendebarkan dalam 1 dekade terakhir antara Rossi – Marquez. Puncaknya, Terjadi di GP Silverstone Inggris tahun 1978… Kala Barry Sheene berduel memperebutkan tittle Juara Dunia dari Sang Rookie, Kenny Roberts Sr. yang punya ambisi menggulingkan era sang “Playboy Balap“. Biar nggak kepanjangan, Ceritanya bisa Brosist baca komplit di Rivalitas Kontroversial Pebalap yang Melegenda : Barry Sheene vs Kenny Roberts !

Oke, Kita sudah tahu siapa yang jadi pemenangnya… King Kenny berhasil merebut gelar Juara Dunia GP500 yang selama 2 tahun berturut-turut dikuasai oleh Barry Sheene ! Ingat, Saat itu Roberts Sr. dalam posisi rookie loh ya, Bahkan Ia belum punya pengetahuan memadai soal balap GrandPrix yang bisa menembus kecepatan lebih dari 280 Km/h…

 

Barry Sheene vs Kenny Roberts

 

Meskipun keduanya saling “sikut” di setiap lintasan lurus, tikungan, race, musim. Juga tak henti-hentinya saling berkomentar pedas dan saling mengkritik satu sama lain… King Kenny bahkan pernah berkata : ” The only reason I got out of bed in the early morning was to beat Barry Sheene (Alasan ku bangun dari kasurku di pagi hari buta adalah untuk mengalahkan Barry Sheene) “… Tapi, keduanya tetap menunjukkan nilai sportifitas dan profesionalitas yang sangat tinggi ! Mereka duel dengan sportif, Tak ada drama dalam setiap pertarungan mereka… Melainkan murni “kegilaan” mereka berdua lah yang menciptakan drama bagi penonton…

Tak jarang, Mereka berdua justru tertangkap kamera “mesra” saat berbicara dan berbincang soal Balapan… Seperti yang diunggah mortons di gambar diatas tuh ! Itulah alasannya duel mereka berdua dikatakan banyak orang sebagai “The Greatest GP Battle“. Tak ada Sheene yang terkenal dan glamor bila tak ada Roberts, Begitu pun sebaliknya, Tak ada Roberts sang legenda Amerika bila tak ada Sheene.

 

 

 

Well… Seperti kita ketahui bersama, Opa Barry Sheene telah berpulang ke sang maha pencipta pada 10 Maret 2003 silam. Dunia balap beserta para pecinta nya merasa kehilangan yang sangat mendalam… Tak terkecuali Kenny Roberts Sr.

” Kami bersaing, dan saya tidak akan mencapai apa yang saya punya itu tidak mungkin untuk Barry – Aku hanya tidak ingin dia mengalahkan saya, dan ia juga merasakan hal yang sama tentang saya. Dia adalah pesaing besar yang tak pernah menarik kata-katanya. Dia berbicara apa yang dia yakini, dan itulah apa yang sangat saya sukai tentang dia. Disamping itu, Tapi kami juga berteman baik, kami pergi melalui banyak sekali hal. Saya menghargai kemampuannya. Di Inggris tidak pernah orang lain seperti dia, dan mungkin tidak akan pernah ada. Dia adalah satu-satunya yang unik, selalu menyenangkan, dan pesaing besar. ” – Kenny Roberts Sr. , Juara Dunia GP 500 cc 1978,1979 & 1980…

 

So, Mengapa kita nggak sama-sama bersaing dan berkompetisi dengan cara yang sportif dan gentle…? Lagipula, Masih mau bela mati-matian soal duel yang penuh intrik dan drama ?? Sudah, Lupakan saja… Toh, Mereka yang terlibat duel pun pada akhirnya sepi nan adem ayem. Mulai lagi dengan lembaran yang baru yuk !

 

Barry Sheene vs Kenny Roberts

 

Baca juga yang Inspiratif lainnya yaa Brosist…

 

 

Tom Ogle - Ogle Carburetor - Vapor Carburetor

Tom Ogle, Vapor Carburetor dan Konspirasi Dunia Otomotif…

 

Soichiro Honda

Kisah Soichiro Honda, Sang Pendiri Pabrikan Honda

 

Michio Suzuki 2

Michio Suzuki & Perjalanan Panjang Pabrikan Suzuki

 

John Britten & Britten V-1000

John Britten, Sosok Inspiratif Sang Kreator Britten V-1000 yang Melegenda !!

 

Tadao Baba Fireblade

Kisah Tadao Baba & SejarahTentang CBR Fireblade !!

 

Soichiro_Honda

Pelajaran Penting Dari Kisah Soichiro Honda. . .

 

John Surtess

John Surtees, The 2-Way Legendary Racer !

 

Honda RC174 Mike Hailwood 2

Mike Hailwood, Legenda & Pahlawan di Dunia Balap !

 

Glenn Curtiss

Glenn Curtiss, Sang Pria Pecinta Rekor Kecepatan !!

28 comments

  1. Inilah maestro yang bisa kita contoh ke sportifitasannya…..Mereka boleh saling sikut, saling pepet, gesek, tubruk, senggol….Tapi setelah balapan usai, ya persaingan pun usai dan bubar, Saatnya menjadi seorang yang biasa saja. Dampaknya adalah rasa nyaman dari para fans ketika kedua rival ini bersaing duel di lintasan tidak sampai merembet ke ranah kehidupan sehari hari, media bhakan negara (welehhh)…….Dua tokoh ini memberi tahu kita bahwa kedewasaan berfikir, emosi dan tindakan adalah hal yang sangat baik jika memang dijunjung tinggi se tinggi tingginya….

  2. karena tanpa pesaing, seseorang tdk akan menjadi terkenal,

    itu mungkin yg membuat mereke tetap bersahabat

    setelah bertarung di lintasan

  3. Seperti yg udh gw bilang. Era gp 500 adalah era para laki2, sportif, bersaing, panas tp tetap berteman. Era motogp skrg tmpt ngumpulnya bocah kemaren sore yg pny skill dan ngalay disirkuit.

    Najisss…

    Eniwei king kenny pernah senewen ama freddie spencer lho.

    Xixixixixi

  4. Mantap kang artikelnya. Sudah hentyikan perdebatan, saling hujat, sekarang juga saatnya menatap musim selanjutnya.
    Oh ya kang,kang eno, apa bener norrick abe pernah pake motor shock stereo di ajang motogp? seingatku pas zamannya rossi masih di honda sih, kayak motor pengembangan honda. kalo iya mohon pencerahan atau reques artikelnya dunk. thankz 🙂

  5. mengesankan, rivalitas yg matang.
    be a pro to be a truly legend

    apa lg bayangin teknik corneringnya abah kenny, takjub bayanginnya. si abah pake motor moto gp skrg msh bisa g ya kang?ada traksi controlnyakan y?

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s