6 Fakta Menarik Livery 60th Anniversary Yamaha

Kalau ngomongin soal livery racing dari Yamaha, warna spesial apa yang ada di fikiran kalian pertama kali? Kalau ada yang jawab biru, ya sebenarnya nggak salah juga sih. Soalnya warna ini juga yang jadi identitas Yamaha sejak dimulainya era MotoGP – atau lebih tepatnya era Yamaha ft. Rossi.

Tapi kalau kita bahas soal livery yang bener-bener special buat Yamaha, aslinya ya warna putih strip merah ini yang jadi kebanggaan mereka! Soalnya livery ini bukan cuma eksis dari awal era 2000-an, tapi sudah hampir 60 tahun lamanya dipakai sama Yamaha di semua ajang balap bergengsi dunia.

Yamaha YZR M1 Edisi 60th Anniversary

Emang apa sih spesialnya livery ini Kang? Kenapa Yamaha justru pakai livery putih strip merah ini sebagai warna special buat motor di tahun 2021 ini? Terus, apa sih bedanya livery ini sama livery kuning strip hitam yang juga dilabel Yamaha sebagai Anniversary Edition?

Nah, daripada penasaran, langsung aja yuk kita bahas 6 fakta menarik dari Livery special Anniversary Yamaha yang ke 60!

The Original

Phil Read, World Champion GP250 1964

Persis 60 tahun yang lalu di Sirkuit Clermont-Ferrand, Perancis, Yamaha memulai eksistensinya di kejuaraan balap paling tenar sejagad, World GrandPrix. Diisi kombinasi antara rider dan crew mekanik dari Jepang dan Eropa, waktu itu Yamaha memang bukan pabrikan Jepang pertama yang ikutan balap GP… Tapi, potensi pabrikan berlogo garputala ini nggak bisa diremehkan gitu aja.

Soalnya Yamaha cuma butuh 1 musim doang buat adaptasi dibalapan kasta tertinggi. Di musim 63, mereka berhasil meraih 1 juara seri plus 3 podium lainnya bareng kombinasi rider Fumio Ito & Phil Read. Thanks untuk motor 2-Tak mereka yang pakai seabrek teknologi 2-Tak terbaru kayak Rotary Disc Valve, plus Expansion Chamber untuk mengail horsepower setinggi mungkin.

Tapi baru di musim 1964, Yamaha berhasil keluar sebagai juara dunia kelas 250cc bareng Phil Read. Dan di musim ini juga, Yamaha memperkenalkan livery putih strip merah mereka yang ikonik. Di musim sebelumnya, livery mereka itu diisi sama warna putih yang dominan, plus paduan warna hitam atau strip hijau kecil.

Giacomo Agostini, Wold Champion GP500 1975

Livery ini bertahan sampai musim 1968, karena diakhir musim Yamaha memutuskan buat keluar dari kejuaraan balap akibat factor regulasi yang mencekik inovasi pabrikan Jepang. Livery putih strip merah ini kembali unjuk gigi dimusim 1973, sewaktu Yamaha comeback ke balapan GrandPrix bareng YZR500.

Dan ketika mereka berhasil menyempurnakan YZR500 bareng kombo rider Giacomo Agostini, Yamaha sukses menjadi pabrikan Jepang pertama yang merebut title juara dunia rider dan konstruktor dimusim 1975. Dan coba tebak livery apa yang dipakai? Ya, livery putih strip merah ini juga!

Jadi nggak heran kalau livery ini disebut Yamaha sebagai edisi 60th Anniversary mereka, soalnya ya livery ini juga yang mengantarkan pabrikan garputala merasakan manisnya title Juara di kejuaraan GrandPrix buat yang pertama kalinya.

One comment

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s