Test Ride TVS Max 125, Sport Murah Tapi Tak Murahan !

 

TVS Max 1

 

Setelah sebelumnya EA’s Blog menghadirkan Review Fisik dan Kesan Pertama bertemu dengan New TVS Max 125, Sang Sport Murah 12 Jutaan. . . Kini EA’s Blog akan melanjutkan pembahasan ke sisi yang lebih advanced yakni soal Review Performa, Ability Handling serta Faktor Kenyamanan nya. . . Seperti apa sih penilaian EA’s Blog terhadap Sport Murah yang satu ini ?? Yuk kita intip sama-sama Brosist. . . . Cekidots !!

 

 

Performa Cukup Untuk Kebutuhan Sehari-hari.

 

 

TVS Max 11

Mesin Ecothrust 125 cc, Mayan Laahhh !!

 

Pertama kali menjalankan TVS Max 125 ini, EA’s Blog Sempet teringat kata-katanya Om Yoshi indomoto yang menyebutkan Motor ini mempunyai mekanisme Perpindahan Gigi yang unik. . . Benar saja, TVS Max 125 memang memiliki mekanisme gigi yang cukup nyentrik, Gear 1 bisa dilakukan dengan menginjak tuas gear kedepan ataupun dengan mencungkil nya kebelakang. . . Sementara itu Gear 2-3-4 tetap seperti motor sport biasanya, Yakni dengan mencungkil tuas gear ke belakang. . .

 

 

 

Sebenernya sih, Mekanisme ini agak merepotkan dimata EA’s Blog. . . Mengapa ??? Karena bisa saja bila kita tak ingat posisi gear nya (Apalagi memang tak ada indikator posisi gear-nya), Kita menurunkan Gigi hingga ke posisi Neutral. . . Akibatnya, Kita bisa kaget dan spontan menggerung-gerungkan gas nya. . . Jujur-jujuran saja, EA’s Blog juga mengalami hal ini saat prosesi Test Ride berlangsung, And It’s So Annoying Brosist. . .

 

 

TVS Max Gear

 

Oke, Masuk ke gear 1, Kini mari kita uji bersama Performa Sport Murah asal India ini. . . Lepas tuas kopling perlahan, Tenaga TVS Max memang tak terlalu spesial bagi EA’s Blog (Mungkin karena sebelumnya terbiasa menyemplak CBR150R CBU). . . Throttle kembali dibejek, Tenaga TVS Max seperti tertahan di sekitar 6-7 ribu RPM (Pakai Feeling semata, Maklum TVS Max ini tanpa Indikator RPM/Tachometer) , Walhasil Gear 1 yang bisa dikail EA’s Blog saat itu hanya mencapai 25-30Km/h. . . Lanjut ke Gear 2, Tenaga semakin Smooth seiring dengan Power yang terasa kembali tertahan saat memasuki RPM Tinggi. . .

Apakah ini berarti performa nya TVS Max 125 Loyo, Kang Eno ?? EA’s Blog Rasa TIDAK ! Karena dalam sesi Test Ride yang berlangsung, EA’s Blog masih mampu mencapai Speed 80 Km/h (lebih dikit) masih dalam posisi gear 3. . . Ini artinya masih ada sisa power TVS Max 125 yang bisa dieksplore lebih jauh, Sayangnya kondisi trek yang berada di areal Kawasan Industri Jatake ini membuat EA’s Blog berpikir 2 kali untuk menggebernya lebih kencang. . . .

 

 

Handling & Pengereman Oke Untuk Harian !

 

 

TVS Max with EA's Blog

 

Dibekali dengan Stang Model Cruiser yang Tinggi, TVS Max 125 versi Sport menawarkan feeling berkendara yang sepertinya memang diciptakan (fully) untuk harian. . . Meliuk-liuk menyalip Truk yang keluar Masuk area Kawasan Industri, hingga Menerjang Lubang TVS Max masih mampu menjabaninya dengan Smooth. . .

Begitupun saat diajak menerabas polisi tidur dengan speed yang cukup kencang, Motor ini mampu melakukannya tanpa sedikitpun ada respon “ngebuang” dari Ban belakang ataupun rasa “bergoyang” dari Area Kemudi-nya. . . Satu hal yang cukup disayangkan, Akibat Suspensi belakangnya yang terlalu empuk, Saat cornering dalam kecepatan lumayan tinggi  jadi ada perasaan was-was euy. . .

 

TVS Max 2

 

Yang menarik dan mengundang reaksi positif dari EA’s Blog adalah sisi pengeremannya nih Brosist. . . Entah mengapa, Pengereman TVS Max 125 ini ajibul maknyus banget deh alias Memang mantap dikelasnya. . . Cakram dengan Kaliper 2 Piston, Disc Lebar 240 mm dengan sentuhan Sporty, Plus Suspensi Teleskopik nya mampu membuat EA’s Blog nyengir-nyengir nih Brosist. . . Pasalnya, Motor ini hanya seharga 12 jutaan loh ! Dan ternyata sektor pengereman yang terkadang jadi problem, Justru diakomodir dengan sangat baik oleh TVS Max 125. . .

 

 

Apakah Nyaman Dipakai Sehari-hari ?

 

 

TVS Max 1

 

Jika ditanya demikian ? Maka EA’s Blog dengan lantang menjawabnya IYA. . . Mengapa ? Karena TVS Max 125 ini memberikan sesuatu yang memang diciptakan khusus untuk pengguna dengan tingkat aktifitas (baca : pekerjaan) yang tinggi, Jadi sepeda motor nya juga tak boleh ikut-ikutan melelahkan owner nya. . . hehehehehee 😀

Beberapa hal yang membuat Motor ini nyaman saat dinaiki adalah Posisi stang nya yang tinggi dan terkesan relax, Ergonomi yang oke meskipun Seat-Height nya lumayan tinggi, Jok dengan busa yang tebal sehingga tidak membuat pegal (maaf) pantat, Serta Suspensi “Series Spring” nya yang tangguh untuk melibas lubang, polisi tidur tanpa membuat “gerah” sang pengendara. . .

 

Lantas bagaimana saat dipakai Boncengan kang Eno ?

 

 

TVS Max Boncengan

 

Sepenglihatan EA’s Blog saat motor ini ditest berboncengan (Tester Boncengan oleh Om Benny Bladeus & Om Proleevo, EA’s Blog hanya mengamati), memang ada kesan “ambles” disana, namun tak terasa parah koq Brosist. . . Saat dihajar lubang yang dalam plus lebar banget, Barulah terasa bunyi “klotak” yang menandakan Suspensi nya mentok ataupun ada tabrakan antar part. . .

Sedikit saran EA’s Blog untuk ATPM TVS sih, Suspensi “Series Spring” nya lebih baik sedikit distiff kan agar pantulan ataupun membalan nya tak terlalu lebay. . . Memang enak dan nyaman sih untuk menerabas lubang ataupun polisi tidur, Tapi kalau cornering dengan kecepatan yang lumayan, Bisa bahaya euy….

 

 

Spesifikasi Resmi !

 

 

TVS Max 3

 

Nah, Bagi Brosist yang masih penasaran akan Spesifikasi Resmi dari TVS Max 125, Nih EA’s Blog berikan Spek nya. . . Spek ini EA’s Blog terima dari Brosur Resmi TVS Max 125 & TVS Max Semi-Trail. . . Yuk langsung kita intip Brosist. . . 😀

 

Model : TVS Max 125

Manufaktur : PT. TVS Motor Company Indonesia

 

Mesin : 4-Tak, SOHC 2 Valves, Air-Cooled

Bore x Stroke : 57 x 48,8 mm

Kapasitas Mesin : 124,53 cc

Transmisi : Manual Clutch, 4-Percepatan

Max Power : 8,10 KW (10,85 HP) @ 8.000 RPM

Max Torsi : 10,8 N.m @ 5.500 RPM

 

P x L x T : 2.000 x 770 x 1.070 mm

Jarak Sumbu Roda : 1.265 mm

Kapasitas Tangki BBM : 14,5 Liter

 

Suspensi Depan : Teleskopik Hidrolik

Suspensi Belakang : Dual-Shockbreaker “Series Spring”

Rem Depan : Cakram Hidrolik, Kaliper 2 Piston, Disc 240 mm

Rem Belakang : Drum Brake (Tromol) 130 mm

Ban Depan : 2.75 – 17

Ban Belakang : 90/90 – 17

 

Fitur Unggulan :

 

TVS Max 11

Ecothrust Engine 125 cc !

 

 

TVS Max Suspensi

Suspensi Belakang Series Spring !

 

TVS Max Bagasi

Bagasi Luasss !!

 

 

 

Well. . . Meskipun tampil dengan harga yang Very Entry Level di Kelas Sport (Bahkan seharga Skutik Entry Level), Namun TVS Max tetap memiliki segudang kelebihan yang tak bisa kita rasakan pada Skutik Entry-Level tersebut. . . Intinya, Sport tetaplah Sport dan Skutik tetaplah Skutik ! Nah, Jika Brosist sudah mengidamkan Sport, atau Ingin Naik Kelas ke Sport dengan harga yang terjangkau alias Murah meriah tapi tak murahan…. TVS Max 125 nampaknya bisa hadir menjadi pilihan utama bagi Brosist sekalian. . .

Nah, Apakah Brosist sudah Puas dengan Pembahasan tentang Sport Murah ini ?? Jika ada yang masih ingin ditanyakan, Silahkan berikan komentar/pertanyaan via kolom komentar ya Brosist. . . .

 

So, TVS Max 125. . . Good Entry-Level Sportbike !!

TVS Max with EA's Blog

Iklan

36 comments

  1. sebenarnya motor TVS bagus..
    karakteristik penduduk, cuaca dan ekonomi kita mirip2 dengan India..
    produsen India optimis dengan pangsa pasar disini..
    tapi karena brand image India yg sudah kadung melekat nama Kuch-Kuch Hota Hai jadinya belum kompetitif bersaing dengan produk negara lainnya..

  2. ya cukup lah untuk jas ujan batman tuh di bawah jok,.
    tanpa nutupin jalur air ram intake
    wkwkkw
    bahasanya,, ud ky intake air di Mo GP bag moncong aja
    btw sama thundie 125 nampol mana ndan riding dan tarikannya
    klw tampang mnurt ane lbh ganteng thundie 125 dikit.
    karena berpotensi utk digambotin,
    dan si max 125 sdikit ungkring

  3. Mas Ea, bagaimana dengan getaran mesin yg nyebar ke stang kemudi? Apakah terasa sangat mengganggu. Sempat liat di dealer, finisihing, cat masih kurang bagus, saat liat unit display bagian cokpit dekat dengan stang ada karat kitaran bautnya. Kalau dibandingkan dengan pulsar 135, lebih menarik yg max semi, kekuranganya tvs max, yang merupakan keturunan dr tvs phoenix ia tidak menggunkan spedo meter digital, sedangkan tvs phonex sudah dilengkapi swit lampu hazard, dan led pilot lamp untuk aasan memangkas biaya.
    desain tutup bensin sangat jelek, tidak sporty.

    • Oiya nih kang TVS Bandung dan sekitarnya :

      – TVS AHMAD YANI
      Jl. Ahmad Yani 474 Bandung, Jawa Barat
      022 – 7207180

      – TVS BANDUNG (MD)
      Jl. Buah Batu No. 302, Bandung – Jawa Barat 40265
      022-7331612 / 022 – 7331617 / 022 – 70476000 / 022 – 92420189

      – TVS PASTEUR
      Jl. Dr. Junjunan No. 76, Bandung – Jawa Barat
      022 – 2060202

      – TVS BALEENDAH
      Jl. Raya Banjaran No. 47 Beleendah – Bandung, Jawa Barat
      022 – 5945206 / 022 – 91888536

      – TVS KOPO
      Jl. Kopo Bihbul No. 1 Bandung – Jawa Barat
      022 – 5419828

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s