Yamaha YZR500, Juara Dunia GP Kelas Premier Perdana Untuk Yamaha !

1974 – World Champion Battle

Musim 1974, rider paling legendaris di kejuaraan GrandPrix, Giacomo Agostini, bergabung ke tim Yamaha Factory

Setelah vakum setengah musim pasca insiden tragis Jarno Saarinen, Yamaha kembali ke kelas GP500 dengan semangat yang lebih berapi-api. Project Yamaha YZR500 justru berkembang dengan sangat pesat. Apalagi di musim 1974, Yamaha memperkenalkan suspensi monocross alias monoshock tunggal di YZR500 untuk pertama kalinya. Teknologi ini nih yang bakal menjadi cikal bakal pengembangan suspensi GP500 modern… Termasuk juga di motor sport kesayangan kalian.

Memanfaatkan perpecahan antara tim factory MV Agusta dan pebalapnya, Yamaha sukses mengamankan jasa Giacomo Agostini untuk musim 1974. Keputusan tadi terbukti menjadi tiket menuju Juara Dunia selanjutnya bagi Agostini, sebelum akhirnya dihentikan oleh berbagai cidera & problem mekanikal YZR500.

Phil Read memanfaatkan kondisi ini untuk meraih titel Juara Dunia GP500, alias Juara Dunia terakhir yang dimenangkan oleh motor 4-Tak. Sementara Yamaha sukses mengamankan gelar Juara Dunia Constructor. Salah satu tanda YZR500 merupakan kontender kuat peraih titel GP500.

Giacomo Agostini – Yamaha Factory, 1975 World Champion

Dan benar saja… Ketika Yamaha mampu memperbaiki problem di YZR500 versi 0W23, Giacomo Agostini sukses mengalahkan Phil Read dan kembali menjadi raja GP500 musim 1975. Juara Dunia Rider & Constructor pertama Yamaha dikelas para raja. Kombinasi Yamaha-Agostini secara spektakuler mampu menghentikan dominasi MV Agusta yang legendaris… Sekaligus jadi yang pertama untuk motor 2-Tak.

Ya, bisa dibilang YZR500 ini nih yang mengawali boomingnya motor 2-Tak di GP500! Soalnya setelah ini, motor 2-Tak mendominasi kelas para raja, sebelum akhirnya formatnya diganti menjadi MotoGP. Dengan modal power sekitar 90 HP, sasis pipa baja chromoly, monocross suspension & talenta Giacomo Agostini… YZR500 adalah benchmark baru dikelas GP500!

Yamaha YZR500 0W23

2-Stroke, 499cc, Inline Four, Liquid Cooled

Piston Reed Valve, Casette-Type Gearbox

Chrome-Molybdenum Steel Frame, Monocross Suspension

90 HP @ 10.000 RPM – 150 Kg

43 comments

  1. wah trnyata motor jepang pertama yg juara motogp itu yamaha ta?
    Tak kira honda,pdahal honda lahir duluan ya pabriknya?
    Well done lah yamaha duet agostini saat itu…
    Gantian ni,mm93 di era skr lg nguber rekornya legenda senior2nya dg honda,apa bs ya mecahin rekornya agostini ni?

    • Yang juara perdana memang Honda masbroo, Tapi di kelas premier Yamaha. . . 😀

      Wahh, Marquez kalo ngejar rekor 1 musim milik Om Vale, Mike Hailwood atau Giacomo Agostini sih masih masuk akal. . .
      Tapi kalo ngejar rekor JurDun Opa Giacomo Agostini pasti susah banget. . . Kalau mau tau alasannya, Coba klik link MV Agusta 500-3 Evoluzione nya masbroo. . . 😀

      • suter 500cc aja bisa 200hp. apalg Honda, pasti lebih. lha wong RGV Gamma aja keteteran lawan NSR 500 di trek lurus. padahal power RGV Gamma 195hp an 1994.

        pasti NSR 5-10hp lebih tinggi dari RGV Gamma.

      • Tambahan gan. Di awal 1980an yamaha sempat merilis tz500 production racer/open class utk tim privateer, speknya sedikit dibawah yzr. ga lama setelahnya honda ikutan merilis rs500 yg speknya sedikit dibawah ns500 fredi spencer. si tz dpt gelar sebagai motor production racer terburuk sepanjang sejarah gp500 krn ga nyaman dipake haha kasian motornya, berbanding terbalik dgn si rs.

  2. wak haji tmcblog waktu smp pasti sempat lihat di tv duel motogp yzr500 yamaha marlboro vs nsr500 honda rothmans vs rgv 500 suzuki luckystrike …..tretteeettrengtengtengtreeeettreng

    *seumuran sih 🙂 wkkwk

    • Sedikit pencerahan dari nubie, mang KBY 😀
      Honda menang Juara Konstruktor tahun 1966, Tapi gagal jadi juara dunia. . . Soalnya Opa Mike Hailwood (Honda) kalah poin lawan Opa Giacomo Agostini (MV Agusta). . .
      Poin Akhirnya Giacomo = 36 , Hailwood = 30. . . 😀
      Nah kalau Yamaha itu berhasil Jadi Juara Dunia pertama bareng Opa Giacomo waktu pindah ke Yamaha. . . Moga membantu mang 😀

      • Loh di web motogp, taun 66 itu kalau namanya nongol bukan berarti dia juara dunia di tahun itu kan? Kalau bukan Honda kenapa Namanya nongol yak? Msh bingung ini sayah hiks….

      • Juara Konstruktor sih iya mang KBY. . . Tapi kalo jurdun tetap Opa Giacomo Agostini. . . Kalo enggak, Catatannya Opa Giacomo berarti cuma 14 kali juara dong. . . Coba saya cek 😀

      • Oia jurduna si giacomo…konstruktorna Honda…itu maksudna…

        Kalau kedua dua motor dan rider nah mgkin bener si Yamaha…

    • Sebenernya bukan peralihan kang, Tapi karena waktu itu 2-Tak sukses, dan motor 4-Tak dibatasi jumlah piston nya… Akhirnya jadi pada ikutan main 2-Tak semua deh, Kejadiannya di tahun 1975 habis Yamaha YZR500 jadi juara… Setelah itu, Pada ikutan main 2-Tak semua 🙂

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s