Honda RC166, 250cc 6 Silinder Paling Gendeng di Dunia!

Saat pasar Indonesia dimanjakan oleh produk 1/4 liter single cylinder, twin cylinder, bahkan ada juga yang pakai mesin Inline-Four, aslinya masih ada lho yang lebih gokil lagi.

Yap, yang bakal kita bahas kali ini adalah mahakarya 250cc Honda yang rasio power-to-weight nya bahkan baru bisa disamai oleh motor balap Prototype Moto3 yang lahir setengah abad kemudian!

This is Honda RC166, The 6-Cylinder Beast!

Loh, 250cc 6 Silinder? Bukannya puncak pengembangan mesin 250cc itu ada di motor 4-silinder era 80-90’an bareng motor kayak CBR250RR, ZXR-250, FZR250, sama GSX-R250 ya Kang?

Ya, memang ada benarnya. Dan motor tersebutlah yang jadi inspirasi Kawasaki mengembangkan ZX-25R terbaru. Motor 250cc bermesin 4 silinder segaris yang bukan cuma jadi idola enthusiast motor sejati, tapi juga jadi motor konten-able di era digital sekarang.

Akan tetapi, bila kita telaah jauh lebih dalam lagi history pengembangan motor… Ternyata masih ada lagi motor 250cc yang jauh-uh-uh-uhhh lebih gokil lagi. Jadi begini sejarahnya.

FILOSOFI 4-TAK HONDA

Honda RC166 adalah jawaban yang diambil Soichiro Honda – sang pendiri Honda – yang nggak mau ikut-ikutan bikin motor balap 2-Tak yang saat itu tengah digandrungi. Thanks untuk boomingnya teknologi Exhaust Expansion Chamber & Rotary Disc Valve yang bikin performa motor balap 2-Tak sukses melejit secara drastis!

Karena idealisme Honda-san, pabrikan sayap dipaksa untuk bikin motor 4-Tak yang bisa menandingi motor 4-Tak… Which is sesuatu yang impossible. Karena pada dasarnya mesin 2-Tak memang punya rasio power yang 1,5 sampai 2 kali lipat mesin 4-Tak pada kapasitas mesin & teknologi yang sama.

Jalan yang diambil Honda-san beserta para engineer Honda saat itu adalah menambah jumlah RPM mesin 4-Tak secara drastis. Harapannya dengan bikin RPM nya jadi double, powernya juga bisa setara mesin 2-Tak.

Caranya? Adalah dengan menambah jumlah silindernya! Jika RC162, RC163 dan RC164 pakai mesin 250cc 4-silinder, jagoan baru Honda diproyeksikan untuk pakai mesin 6 silinder! Tapi, ide ini juga bukan tanpa masalah.

Pertama, desain motor 250cc multisilinder ini butuh skill & precision engineering yang super duper tinggi. Kalau sebelumnya Honda pakai batas milimeter sebagai acuan manufacturing, sekarang mereka harus pakai satuan micron atau 1/1000 milimeter. Metal Clearance yang hanya bisa dilihat pakai X-Ray (Sinar X)!

Untungnya, Soichiro Honda terkenal sebagai salah satu natural engineer terbaik dunia. So, harusnya nggak ada masalah buat problem ini.

Problem kedua, sekaligus yang paling pelik… Project ini bakal butuh budget super massif yang mungkin nggak masuk akal buat ukuran pabrikan baru sekelas Honda. Tapi surprise, untungnya kondisi keuangan Honda waktu itu juga tengah melejit berkat meledaknya penjualan Super Cub di Jepang dan pasar global.

Ironinya, project motor paling eksotik dari Honda ini, bakal dibiayai sama motor paling basic yang mereka jual dipasaran. Dan ini masih berlaku sampai sekarang, thanks untuk kalian semua yang beli jutaan unit skuter matik Honda per tahunnya.

Honda 3RC164, Jim Redman, Monza – GP Italia

Singkat cerita, pada penghujung musim balap GP250 1964, lahirlah Honda 3RC164… Motor 250cc 6 silinder pertama Honda.

Honda 3RC164 secara mengejutkan mampu menyaingi Yamaha RD56 bermesin 2-Tak twin cylinder yang sebelumnya mendominasi kelas 250cc! Plus sanggup mengasapi Suzuki RZ64 (250cc 2-Tak Square Four) dan MZ RE250 (250cc 2-Tak Tandem Twin).

Sayangnya, karena kompleksnya mesin 6 silinder ini, Honda 3RC164 dilanda masalah soal reliability yang sangat buruk. Setelah mengasapi kompetitor 2-Tak di GP Italia, 3RC164 perlahan mulai melambat karena masalah overheat dan piranti pengereman yang nggak kuat menahan powernya.

Butuh 1 musim penuh bagi Honda-san untuk menyempurnakan mesin 250cc 6 silinder ini, sebelum akhirnya nanti hadir pada musim 1966 dengan versi final form nya bernama Honda RC166.

HONDA RC166

Meskipun masih mempertahankan konfigurasi mesin 250cc 6-silinder, tapi mesin Honda RC166 ini diracik ulang dari NOL. 

Pakai konfigurasi mesin 250cc 6 silinder, DOHC dengan jumlah klep sampai 24 biji, Honda RC166 ini pakai piston yang diameternya cuma 41mm, plus langkah stroke 31,5mm. Berkat langkah stroke pendek tadi, otomatis RC166 ini sanggup digeber sampai 20.000 RPM dengan piston speed 21,0 m/s!

Kenaikan RPM yang melejit tersebut juga turut diimbangi dengan part mesin yang super duper ringan. Plus, beberapa partnya juga sudah dibuat menggunakan logam eksotik yang waktu itu cuma ada di program pesawat luar angkasa… Sebut saja crankcase Magnesium Alloy, blok mesin Alumunium Alloy high grade.

Saking pengennya Honda bikin bobot RC166 seringan mungkin, motor 6 silinder ini bahkan pakai knalpot yang dibuat dari lembaran Alumunium lho! Berat sebiji knalpot megaphone nya itu nggak sampai 500 gram! Edaaann!

Dan bukan cuma speknya doang yang keren, Honda RC166 ini diklaim sanggup memuntahkan power maksimum sampai 62 HP diputaran 18.000 RPM! Ditambah dengan bobotnya yang cuma 112 kg doang – secara teori – Honda RC166 punya rasio power-to-weight (PtWR) yang 2 kali lipat lebih besar dari Ninja ZX-25R sebagai benchmark motor 250cc modern!

Kalau angka tadi belum bikin kalian terkesima…. Rasio PtWR Honda RC166 ini bahkan setara dengan motor balap prototype Moto3 yang lahir setengah abad kemudian!

Dan ingat ya, ini motor lansiran tahun 1966 lho… Waktu itu belum ada yang namanya CNC, apalagi software analisis komputer canggih seperti sekarang. Ini tentunya bisa jadi pembelajaran kita semua, bahkan dengan keterbatasan tadi, Honda mampu menciptakan mahakarya seeksotik ini!

Honda RC166 – Mike Hailwood

Honda RC166 yang ditunggangi oleh rider asal Inggris, Mike Hailwood, mampu memenangkan 10 Juara seri dari 11 seri yang diikuti Honda musim 1966. Bukan cuma memenangkan titel Juara Dunia Rider & Constructor, Honda RC166 bahkan sukses bikin malu motor 2-Tak canggih sekelas Yamaha RD05 dan Suzuki RZ66 yang pakai mesin 2-Tak V4 dan Square Four!

Dan gokilnya, semua ide dan pengembangan Honda RC166 ini cuma diawali dari mimpi sang founder untuk memenangkan kejuaraan balap GrandPrix pakai filosofinya sendiri.

The Power of Dream

SPESIFIKASI HONDA RC166

Manufaktur : Honda Motor Co.

Model : RC166

Class : World Grand Prix

Engine : 4-Tak, Inline 6 Cylinder, DOHC 24 V, Dual Side-mounted Oil Cooling

Bore x Stroke : 41 x 31,5 mm

Kapasitas Silinder : 249.5 cc

Rasio Kompresi : 12.0 : 1

Sistem Penyuplai BBM : 6x Karburator Keihin Flat Valve 23mm

Transmisi : 7-speed Gearbox

Max Power : 62 HP @ 18.000 RPM

Top Speed : 150 Mph (240Km/h)

Rangka : Chromoly Steel Open Duplex

Suspensi Depan : Telescopic Cartridge

Suspensi Belakang : Twin-Girling Shockbreaker

Rem Depan : Drum Brake (Tromol) 9 Inci.

Rem Belakang : Drum Brake (Tromol) 8 Inci.

Ban Depan : 3.00 – 18 Dunlop KR124

Ban Belakang : 3.25 – 18 Dunlop KR124

Berat Kosong : 112 Kg

83 comments

      • dengan kecepatan yg dahsyat.. tapi itu joki bisa berentiin mtor hanya dengan rem tromol!!!! itu yg ane salut.. gilaaaaa.. brembo jaman sekarang kalah donk yaa????

      • Wakakak, , Brembo tetep lebih bagus koq bro… 😆
        Emang salut banget sama team Honda & Joki nya si Mike Hailwood, , Bannya Cungkring, Rem Tromol, 240Km/h lanjut teruss….. 😀

    • Kalau di eranya (1966), , , Sih juara 10 kali dari 10 kali start. . . Sepertinya 1966-1967 ga ada. . . -Cmiiw-
      Kalo 1968, Honda bareng RC166nya ngundurin diri, soalnya mau fokus ke F1 (Waktu itu). . .

  1. Salam kenal bos…. dg saya kuncoro,gini gan mo ijin artikel ini di share k fb saya buat ingsen ingsen status.
    monggo jwb nya .

    * takut di salahin jadi ijin dulu…

  2. wah gila powernya gan, kok bisa ya pada tahun itu (teknologi belum maju banget) bisa buat motor kaya gini.
    ada yg jual secondnya ga?, kalo ada ane mau beli buat koleksi. wkwkwkwkwk

  3. Gila banget, subhanallah…. Ane pingin banget rasanya bisa sekedar revving ato ngebleyer sampe 18000rpm…. Berasa duduk diatas gunung berapi kali ya….. Karna tenaganya yg luar binasa….. Wow

  4. Asli suaranya bengis banget ni motor RPMnya naik turun kenceng banget gila nih bener2 Masterpiece…..tahun segitu ternyata suaranya ada yg lebih bengis dr Rc213v…..

  5. berarti bener ya slogannya… honda emang rajanya 4 tak hehehee :)…. haduh edun2 niy motornya…..

  6. Ueeeeeedaaaaan tuh mongtor,suara’y bikin tahi kuping pada keluar,upil pada loncat,air liur menetes deras…
    Braaavo honda!!
    10 jempol!!ay ay kopiii

  7. kenapa nggak di aplikasikan ke mesin sekarang yak?
    250 cc dapet power segitu, top speed edyan.
    mungkin onderdilnya yang pusing, mini2 n banyak.

    ayo indonesia bikin motor nasional

  8. Rubrik Historical Bike-nya Kang Eno adalah jawaban dr pertanyaan sy yg mengendap selama ini. Berita motor yg akan dtg? Ada si uwa empunya TPT. Moge? Mbah dll. Tapi historiografi motor?? Yaa Kang Eno lah..! Historikus blogg yg tiada duanya, he.
    Jujur, sy br bbrp kali z berkunjung ke blogg ini, tapi sepertinya ada bumbu adiktif, ya? Soalnya jd ketagihan, he he.
    Ini komen pertama di blog ini. Namun, -walau tdk up to date- mudah2n ea’s blog menjawab pertanyaan sy;
    SKR MOTOR RC166 INI ADA DMN? DIABADIKAN/DIPAJANG TDK OLEH HRC DI MUSIEUM HONDA LAYAKNYA MOTOR VR46, STONER DLL???
    Tks

    • Alhamdulillah… Terima kasih banyak kang buat apresiasinya. . . Walah, bumbu adiktif ?? dah kayak masakan atau udud aja yaa, wekekekeee 😀

      Untuk RC166 aslinya ada kang, Di Honda Collection Hall, Sirkuit Twin-Ring Motegi Jepang… Yang saya baca dari beberapa web, pokoke disana lengkap koleksi honda nya… Replikanya juga ada di beberapa museum i.e : Barber, dll… 😀

  9. Kalo in line 6 cylinders Firing Ordernya 1-5-3-6-2-4. or bisa juga 1-5-4-6-2-3, tujuannya cuma satu meminimalisir getaran pada engine…

    • Untungnya torsi mini banget. 60HP dengan torsi semini dan bobot cuma 100kg itu ya tromol masih bejaban. Bandingannya, kalau Ninja 250R dibikin 60HP pake tromol, tromolnya kalah. Paling deket ya moto3 lah. Single cylinder 300cc dengan power segitu.

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s