Aliansi Suzuki & Kawasaki Menantang Dominasi Honda – Yamaha!

Saat 2 pabrikan underdog bergabung, mungkinkah keajaiban terjadi?

Ada yang bisa bayangin, gimana jadinya kalau 2 produsen Jepang yang paling nyeleneh dan punya basis fans paling hardcore join jadi satu? Ya, gimana jadinya kalau Kawasaki & Suzuki bekerja sama? Gimana jadinya kalau dua pabrikan Jepang ini saling support buat ngalahin dominasi Honda & Yamaha? Bakal kayak gimana tuh hasil produknya? Jadi kayak fusion Potara Goku & Vegeta gitu kali ya?

Nah, percaya nggak percaya, Kawasaki & Suzuki itu sebenarnya memang pernah kerja sama lho! Hayooo, pada penasaran kan? Yuk, langsung aja kita mulai pembahasannya!

 

Background Aliansi Kawasaki & Suzuki

 

The Water Buffalo & The Widowmaker

 

Ngomongin Suzuki & Kawasaki, pabrikan dua ini bukan cuma punya kesamaan fanbase loyal yang tipikalnya garis keras. Mereka berdua itu juga sama-sama dari Jepang, sama-sama lahir dari parent company yang bukan produksi motor: Kawasaki dari bisnis perkapalan & alat transportasi, sementara Suzuki dari produsen mesin tenun. Plus, awalnya mereka itu sama-sama terkenal lewat 2 motor monster 2-Tak di era 70-an, H2 Mach IV & GT750 – motor legend yang punya julukan The Widowmaker & The Water Buffalo.

Tapi, bukan kesamaan tadi yang jadi awal mula kerjasama Suzuki & Kawasaki. Semuanya justru diawali gara-gara efek krisis moneter yang sangat mendesak bisnis otomotif. You see, Suzuki & Kawasaki ini selalu jadi underdog dibanding duo raksasa Jepang lain, Honda & Yamaha. Di market global, Suzuki & Kawasaki itu jualannya pasti selalu dibawah dominasi Honda & Yamaha. Oleh karena itu, dari sisi perusahaan mereka juga tergolong lebih kecil dibanding 2 musuhnya tadi. Ingat! Ini kita ngomongin Honda, Yamaha, Suzuki & Kawasaki ya, bukan induk perusahaannya.

Nah, sewaktu diserang efek krisis ekonomi, langsung deh development motor mereka jadi sedikit terganggu. Kondisi ini membuat keduanya tak mampu bersaing melawan rate pengembangan produk Honda & Yamaha yang luar biasa cepat.

Akibatnya, varian atau tipe produk Suzuki & Kawasaki itu kalah telak dibanding Honda & Yamaha yang jumlahnya bejibun. Kawasaki itu nggak punya skutik sama sekali, sekaligus juga kekurangan di motor enduro premium. Sementara Suzuki itu kekurangan tipe motor cruiser, trail, dan kendaraan tipe khusus kayak ATV.

Osamu Suzuki & Masamoto Tazaki

Makanya pada Agustus 2001, Kawasaki Heavy Industries & Suzuki Motor Corporation mengumumkan bakal melakukan aliansi bisnis. Gak nanggung, aliansi ini ditandangani langsung oleh Presiden & CEO masing-masing, Masamoto Tazaki & Osamu Suzuki. Kerjasama ini meliputi sharing part produk, sharing plant produksi, sharing produk, bahkan sampai kerjasama dalam development tipe motor baru. Tapi mereka sama sekali nggak saling beli saham apalagi sampai saling akuisisi kepemilikan ya.

Selanjutnya, Suzuki & Kawasaki juga sama sekali nggak ada niat untuk join di segmen motor yang kompetitif, kayak Superbike, Supersport, atau Streetfighter. Aliansi strategis ini cuma berlaku untuk genre motor yang sudah disepakati, kayak skutik, dual-sport, trail tulen, cruiser, sampai ke kendaraan utility khusus seperti ATV, Quadbike, dll. Jadi kalau ngarep ada Suzuki GSX-R yang mesinnya pakai 4-silinder 1200cc punya Ninja ZX-12R, nah itu rada kejauhan dikit… Meskipun diawal-awal, kedua bos Suzuki & Kawasaki juga nggak menyangkal soal rumor joint development Sportbike sih.

 

Produk Hasil Aliansi

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Di pasar Jepang & Asia Pasifik, hasil kerjasama ini gampang banget kita temukan langsung di segmen skuter matik. Geng-ijo membranding skuter legend Suzuki Avenis atau Burgman 150 & Burgman 250 menjadi produknya sendiri dengan nama Kawasaki Epsilon 150 & 250. Uniknya, kode produk Epsilon ini pakai SC150 & SC250 … Entah huruf S disana itu apa maksudnya, Scooter mungkin ya.

Ya, jadi kalau sekarang itu Kawasaki menjual skutik J125 & J300 yang berbasis produk Kymco Downtown-series… Nah uniknya, sebelumnya Geng Ijo itu ternyata pakai basis produk keluaran Suzuki: Burgman-series!

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Nyebrang Samudera Pasifik ke Amerika Serikat, kerjasama Suzuki & Kawasaki ini berubah dari genre motor yang paling kecil alias skuter, jadi motor paling gambot yang menjadi identitas biker Amrik, yap, motor Cruiser! Kali ini giliran Kawasaki yang memproduksi motor untuk Suzuki, berupa cruiser Boulevard M95 bermesin 1.600cc yang berbasis Kawasaki Vulcan 1600 Mean Streak.

Nah, tipe aliansi yang ini sedikit berbeda dibandingin genre skuter sebelumnya. Di versi ini, Boulevard M95 & Vulcan 1600 Mean Streak itu punya styling yang berbeda. Punya Suzuki itu lebih sangar & flamboyant, sementara versi Kawasaki justru lebih kalem kayak Vulcan-series pada umumnya. Tapi, meskipun tampangnya beda, dua-duanya masih diproduksi di pabrik Kawasaki kok!

Selain di segmen cruiser, ada juga beberapa motor trail Suzuki yang dibranding ulang oleh Kawasaki. Begitupun sebaliknya, ada juga trail Kawasaki yang dibranding oleh Suzuki. Contoh yang paling keren ada di produk hasil kerjasama development keduanya, yaitu Suzuki RMZ-250 berikut kembarannya Kawasaki KX250F.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pindah ke Eropa, nah ini kondisi aliansi kedua mulai memburuk. Maksudnya bukan memburuk dari sisi pabrikannya ya, tapi lebih ke hasil produk aliansinya. Pada tahun 2002 lalu, Suzuki merilis V-Strom 1000 – moge multi-purpose inovatif yang langsung menjadi pusat perhatian para enthusiast touring seantero Eropa.

Menyadari demand tinggi tersebut, Kawasaki nggak tinggal diam dan ingin merasakan pula manisnya segmen motor Adventure 1000cc. Sim salabim tanpa abracadabra, setahun kemudian geng-ijo langsung membranding ulang V-Strom 1000 pakai nama Kawasaki KLV1000.

Yang bikin ngeselin, Kawasaki sama sekali nggak merubah desain V-Strom – beda kayak contoh kerjasama di motor cruiser sebelumnya. Jadi yang membedakan antara KLV1000 & V-Strom 1000 ya cuma warnanya doang! Suzuki identic pakai warna Biru, Silver & Kuning, sementara Kawasaki pakai warna oranye.

Saking ogahnya merombak ulang, bahkan sticker produksi bertuliskan “Suzuki Motor Corporation” alias SMC Jepang yang jadi plant produksinya motor ini juga masih menempel di sasis Kawasaki KLV 1000. Buseehh, wkwkwk…

 

Akhir Aliansi

 

Setelah 4 tahun sejak awal aliansi, pada bulan Mei 2005 Suzuki & Kawasaki mengumumkan berakhirnya aliansi antara kedua pabrikan Jepang tersebut. Mereka memutuskan sudah siap untuk mendevelop motor versi masing-masing di segmen yang sebelumnya merupakan join product.

Suzuki mendevelop Cruiser Boulevard-series versi mereka sendiri, sampai sekarang tersedia berbagai opsi mesin & varian. Sementara itu Kawasaki mendevelop motor adventure multi-purposenya sendiri dengan basis ER-6 series – yang saat ini kita kenal dengan nama Versys 650. Seperti halnya Suzuki, Versys nantinya juga berkembang menjadi berbagai tipe produk, seperti Versys-X250, X300, dan flagship Versys 1000.

Tapi diluar itu, ada juga genre motor yang belum bisa digarap sepenuhnya. Kawasaki masih nggak punya produk skuter mandiri sama sekali, sementara Suzuki masih saja tertinggal dari sisi perkembangan motor trail & dual-sport.

Endingnya, aliansi kayak gini memang banyak poin plus dan minusnya sih… Terlebih yang lagi kita bahas ini Suzuki & Kawasaki, 2 pabrikan yang saat itu masih bersaing sengit soal predikat motor tercepat di dunia antara GSX-1300R Hayabusa & Ninja ZX-14R. Itu Cuma satu persaingan aja, belum lagi persaingan dikelas Supersport, Superbike, dan kelas lain yang kapasitas mesinnya lebih kecil.

 

Terus, kenapa di Indonesia kita nggak nemu produk hasil aliansi Suzuki & Kawasaki? Nah, itu karena aliansi ini berasal dari parent company Suzuki & Kawasaki di Jepang. Sementara di Indonesia itu Suzuki dipegang oleh SMC & Indomobil, dan Kawasaki itu lewat KMI. Jadi menurut tebakan saya sih ya, Suzuki & Kawasaki Indonesia itu menjaga gengsi fans setianya… Makanya mereka memutuskan jalan masing-masing.

Atau bisa juga karena memang keduanya sudah nggak menemukan agreement dari perspektif bisnis, jadi memutuskan untuk jalan masing-masing. Persis kayak kasus Bajaj & Kawasaki yang putus di India, tapi malah baru mulai di Indonesia lewat Pulsar P200NS. Giliran kerjasama di Indonesia cerai, kerjasama di Filipina malah masih santuy-santuy aja. Jadi jangan heran kalau liat soal beginian, namanya juga bisnis.

Tapi kalau melihat hasil research dari majalah American Motorcyclist edisi 2002, kerjasama ini juga didasari atas market Suzuki & Kawasaki yang drop di pasar berskala besar seperti di China & India. Sehingga mereka harus gerak cepat, kalau nggak mau kehilangan pasar yang jualan motornya tembus jutaan unit pertahun.

Jadi simpelnya gini, mereka memutuskan aliansi join produk secara global, supaya bisa mengalihkan sumber daya ke regional yang jualan motornya menjanjikan. Indonesia termasuk salah satunya juga nggak ya? Hmmm, coba yuk kita inget-inget lagi, periode 2001 sampai 2005 itu banyak produk baru nggak sih dari Suzuki & Kawasaki?

 

35 comments

  1. Suzuki. kualitasnya, presisinya, feel nya, tetap diatas yamaha dan honda, sisi minus tentu ada juga, bisa desain, promosi ataupun sparepart yg mahal karna memang tidak ada varian kw 7. adanya kw 2 , kw 1 😀
    Tenang aja saya punya motor beat, shogun, vario, jupiter mx , saya bukan faansboy. hanya penikmat motor. salam

  2. Kesamaan Honda & Suzuki : sama2 produksi roda 2 & 4 😁
    Kesamaan Yamaha & Kawasaki : Sama2 fokus di roda 2.

    Ya walaupun Yamaha diam2 udh punya PuraRupa roda4’y jg sih, tp ttp ky’y fokus di roda2 mungkin ya ?

  3. Ngayal mode on:
    – Suzuki Satria FU150FI|Kawasaki Athlete 150FI
    – Suzuki Thunder GS150R-FI | Kawasaki naked 150L/S/R LC
    – Suzuki FXR150R-FI | Kawasaki Ninja ZX150R 4-stroke LC
    – Suzuki Shogun 150SP-FI | Kawasaki Blitz Kazedge 150R-FI (maksa banget)
    – Suzuki Shogun Axelo SP 125fi | Kawasaki Edge 125fi
    – Suzuki Nex 125 | Kawasaki matic 125-A
    – Suzuki Address 125 | Kawasaki matic 125-B
    -Kawasaki Ninja 250RR | Suzuki GSX250RR
    – Suzuki Inazuma 250RR | Kawasaki Z250R 😁😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂

  4. kalo soal ketahanan mesin, suzuki paling ajib dah…
    sayangnya desainer suzuki ga pandai bikin bodi yang ajib…

  5. Suzuki + Mitsubishi = APV + Maven
    Suzuki + Cagiva = SV + Raptor
    Suzuki + Hyosung = SV 650 + Hyosung GT 650
    Suzuki + Aprillia = RGV 250 + Aprillia RS 250
    dll…
    dll…
    dll…

  6. Kayaknya dulu ada Kawasaki Balius 250 sama dg Suzuki GSX 250FX deh, ada juga bebek Kaze 112 dan Shogun 112, ada juga Kawasaki Baraco 175 dan Suzuki GS175, Kawasaki Barako 125 dan Suzuki Mola GS125 versi Filipina tuh coba deh cari mas Eno… Tapi sayangnya kerja sama keduanya tak pernah masuk ke Indonesia

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s