Turbocharger, Penyelamat Otomotif Roda 2 ? (Part 2)

 

Yamaha Vixion Turbocharger

 

Di artikel Turbocharger Part 1 sebelumnya, Kita sudah membahas komplit tentang prinsip kerja, serta kekurangan yang masuk kategori mendasar… Dan seperti janji yang telah disebutkan sebelumnya, Yuk kita masuk ke pembahasan yang lebih detail lagi soal Turbocharger. . . Kali ini tentang upaya dan trik yang dilakukan para pelaku Industri untuk mengurangi kelemahan & dampak negatif yang diakibatkan oleh penggunaan Turbo di kancah otomotif. . . Yuk, Langsung aja kita bahas bareng-bareng… Cekidots !

 

Minimalisir Turbo Lag

 

 

Turbo Lag

 

Salah satu kelemahan dari penggunaan Turbocharger, Adalah terjadinya Turbo Lag… Jeda antara puntiran gas dan putaran turbin sekunder ini seakan “melegenda” bila ada sebuah pembahasan tentang turbo di masa lampau. . . Tapi itu kan dulu, Di masa sekarang sudah banyak koq cara untuk meminimalisir atau bahkan menghilangkan efek turbo lag tersebut… Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut. . .

 

Twin Charger

 

 

Turbo vs Supercharger

 

Sudah sedikit disinggung di part 1 silam, Simpelnya metode ini adalah mengawinkan Turbo & Supercharger sekaligus… Dimana Supercharger berfungsi sebagai penghilang Turbo Lag, hingga akhirnya Prinsip kerja Turbo bisa bekerja tanpa poin minus. . . Di industri Roda 4, Sudah banyak yang mengaplikasikan trik ini… Hasilnya memang bisa dibilang sukses !

Akan tetapi, Baik Turbocharger ataupun Supercharger jelas membutuhkan biaya yang tak sedikit… Salah satunya aja bisa bikin kantong jebol, Gimana jadinya kalau ada 2 sekaligus ? Selain itu, Penggunaan Twin Charger ini juga membutuhkan space lebih di area permesinan…. Bisa dan mungkin aja sih kalau di Roda 4, Tapi kalau bicara soal Roda 2 yang dimensinya jauh lebih mungil, Sepertinya metode yang satu ini jadi nggak relevan lagi. . .

 

Twin Turbo

 

 

Twin Turbo

 

Gimana caranya membuat Turbo jadi minim Lag, Namun tanpa harus memakai supercharger yang kerap disebut “membebani” mesin ? Gampang, Karena di era modern ini ada terobosan anyar dengan penggunaan Twin Turbocharged alias 2 Turbo sekaligus ! Loh, 1 turbo aja udah bikin Turbo Lag, Gimana kalau ada 2 kang Eno ? Eits, Jangan salah paham dulu. . .

 

Dalam kinerja Twin Turbo disini, Terdapat 2 turbo yang punya fungsi berbeda. . . Biasanya salah satunya merupakan turbo mungil yang Turbin Sekunder nya mampu berputar sejak RPM rendah yang membantu menghilangkan efek Lag… Sementara yang satunya lagi adalah turbo standar yang memberi ledakan power di RPM tinggi ! Prinsip kerjanya mirip-mirip Twin Charger lah, Tapi yang satu ini tentunya lebih meringankan kerja mesin lho ya. . .

 

 

Twin Turbo parallel vs sequential
Twin Turbo Parallel (Atas) vs Sequential (Bawah)

 

Twin Turbo umumnya dipasang secara Parallel atau Seri (Sequential)… Dimana pada sistem kerja parallel, Kedua turbonya bekerja secara masing-masing… Sementara di seri atau sequential, Kedua turbo (kecil & besar) dipasang secara berurutan, Lihat gambar diatas untuk detailnya. . .

Bukannya EA’s Blog nggak mau menjelaskannya lebih detail nih, Tapi saya rasa nggak ada relevansinya kalau kita hubungkan dengan sepeda motor… Soalnya seperti halnya Twin Charger barusan, Yang satu ini juga membutuhkan Cost & Space mesin yang sangat besar. . . Malahan, Ada lagi Tri Turbo yang menggunakan 3 turbo sekaligus ! Nah, Makin mumet deh euy #duitnya. . .

 

 

 

Variable Turbo

 

 

Variable Turbo

 

Selain Twin Charged & Twin Turbo, Masih banyak cara lain yang ditempuh masing-masing produsen untuk meminimalisir efek Turbo Lag, dan tentunya lebih minim cost… Yang paling terkenal, Mungkin adalah Variable Turbo yang juga akrab disapa VTG (Variable-Turbine Geometry), VGT (Variable-Geometry Turbo), VNT (Variable-Nozzle Turbine), VVT (Variable-Vane Turbine) dan seabrek sebutan lainnya – Intinya nggak jauh beda koq. . . Yang satu ini sistem kerjanya persis serupa turbocharger biasa, Ubahannya hanya di bagian Turbine Sekunder aja tuh Brosist… Yang pastinya demi reduksi turbo lag. . .

Masih ingat sistem kerja dan part demi part Turbo di artikel sebelumnya kan ? Great ! Yuk kita bahas ke detail yang lebih rinci. . .

 

 

Perbedaan Fixed vs Variable Turbo
Perbedaan Fixed vs Variable Turbo

 

Nah disinilah perbedaannya… Di Variable Turbo terdapat semacam bilah baling-baling tambahan yang bisa membuka dan menguncup (lihat gambar diatas)… Baling-baling ini bakal “menguncup” saat kondisi RPM rendah, Dan bakal membuka seiring meningkatnya RPM & Tekanan gas yang masuk. . . Kenapa dibuat demikian ?

Yup, Saat mesin berada di RPM rendah dan tekanan gas buang belum mampu memutar turbin secara sempurna… Baling-baling tersebut bakal “menguncup“. . . Nah, Dengan kondisi baling-baling tersebut, Ternyata bisa membantu memutar turbin lebih cepat lho ! Padahal cuma dengan “efek ringan” saja. . .

Apa rahasianya Kang Eno ? Gampang koq, Coba Brosist ingat-ingat kalau lagi meniup makanan yang panas… Apakah niupnya dengan kondisi bibir terbuka lebar (Haaaahhh) ? Atau saat bibir hanya membuka secuil aja (Fuuhhhh) ? Yup, Pastinya dengan kondisi bibir membuka sedikit / menguncup kan ? Nah, Itu dia yang membuat tekanan udara kecil (Low RPM) bisa terpusat dan mampu meningkatkan tekanannya… Yang berarti, mampu memutar Turbin Sekunder di Rumah Keong !

 

Perhatikan gambar & Video yang EA’s Blog sertakan di bawah ini :

 

 

Variable Turbo
Perbedaan saat Low vs High RPM

 

 

 

Seiring dengan Kenaikan RPM (dan juga beban mesin, banyak variabelnya), Maka bilah baling-baling tersebut bakal makin membuka hingga akhirnya terbuka sempurna saat mencapai RPM Tinggi… Nah, Fungsi buka-tutup Bilah baling-baling ini dikendalikan oleh nozzle atau tuas otomatis dengan berbagai sensor elektronik, Yang tentunya sudah di-set sedemikian rupa oleh masing-masing produsen agar bekerja secara presisi. . .

Efeknya jelas, Mampu meminimalisir Turbo-Lag secara signifikan ! Tanpa membutuhkan biaya fantastis dan space mesin yang besar layaknya sebuah Twin Charger ataupun Twin Turbocharged…

 

Baca Selanjutnya > Turbocharger untuk Efisiensi & Emisi Gas Buang…

Iklan

31 comments

  1. Baca tentang turbo jadi ingat Dohc Vs Sohc..
    Turbo bisa jadi hanya Gimmick dan bisa jadi memang berdayaguna..
    Harganya lumayan mahal,, makanya untuk merasakan sensasi turbo dengan badget murmer banyak dibuat aneka macam alat, misalx Cyclone yang di pasang pada ujung pipa air filter, ada juga sistem water jet injection, ada sistem bubble water, intinya bagaimana mendongkrak tenaga tanpa mengubah mesin

  2. Kekurangan dari VGT, krn sistem tsb diletakkan di turbin, maka dibutuhkan bahan tahan panas (ceramic composite), yg mana bahan tsb sangat mahal saat ini. Masalah ini terjadi di mesin bensin, tetapi tdk masalah di mesin diesel (suhu pembakarannya berbeda). Oleh krn itu banyak mobil diesel yg menerapkannya (Toyota Fortuner salah satunya), tetapi di mobil bensin tidak banyak (Porsche 911 Turbo yg menggunakannya).

      • Di motor yg high rpm mgkn bisa lebih panas lagi.

        Makanya sampai skrg vgt,vnt dll dsb byk dipasang di mesin diesel,krn pabrikan msh belum ketemu solusi material bilah/blade yg tepat dan durable utk mesin bensin yg suhu gas buangnya lbh tinggi dr diesel

  3. bisa mengurangi jumlah silinder…bener banget itu…
    contohnya di ford fiesta ecoboost…mesin 3 silinder tapi tenaganya melebihi 4 silinder…

  4. Desain mesin terbaik 2014-2015 kalo gak salah Ford Fiesta 1.0, kubikasi kecil namun tenaga dahsyat karena udah menggunakan turbo bost

  5. hmm,,jadi twin turbo = turbo yg di turbo.in

    wahh,,dari 4cyl bisa dikurangi jadi 3cyl, berarti ngAHaeM harusnya produksi pake Turbo jg di motor2nya, bisa mereduksi biaya produksi mesin dari 1cyl jadi 0cyl, yg beli dikasih jagung T*urbo,,#menekanCost

  6. itu gas yg di”turbo”kan ke mesin beneran gas buang yg didaur ulang kang eno? oksigennya dapat dari mana ya? bukannya gas buangnya cuma buat muter turbin kompresor saja ya, maaf kalau salah. btw kalau misalnya muter turbin pakai motor listrik bisa gak ya, jadi gak tergantung tekanan gas buang dan gak mengganggu putaran mesin ??

    • Kayaknya sih bukan, gas buangnya ya tetep kebuang cuma tenaga dari gas buang yang mengalir dimanfaatkan dulu buat menghisap udara dari luar, cmiiw
      Kalo pake motor listrik ya tetep ngebebanin engine cuma beda jalurnya, jadi mesin harus menghasilkan listrik lebih gede dong biar motor listriknya bisa nyala?

      • Kalau aku pikir.. prinsip gas buang yg d daur ulang oleh intercollernya ada hukum fisikokimia yg berperan.. co2 melepaskan C (carbon) hanya tinggal o2. Kalau g salah dgn sistem pembekuan -> penguapan.. zat padat akan berpisah dengan gas.. gas CO2 ->beku ->uap-> O2 “ingat hukum fisika perubahan zat” (padat, cair n gas) nah itulah peran intercilooller. So emisi gas buang bisa lebih ramah lingkungan.
        kalau salah mohon d luruskan ya om.. xixi

    • Kalau aku pikir.. prinsip gas buang yg d daur ulang oleh intercollernya ada hukum fisikokimia yg berperan.. co2 melepaskan C (carbon) hanya tinggal o2. Kalau g salah dgn sistem pembekuan -> penguapan.. zat padat akan berpisah dengan gas.. gas CO2 ->beku ->uap-> O2 “ingat hukum fisika perubahan zat” (padat, cair n gas) nah itulah peran intercilooller. So emisi gas buang bisa lebih ramah lingkungan.
      kalau salah mohon d luruskan ya om.. xixi

    • Klo gk salah.
      Turbo punya fan dengan dua baling” yg punya satu tangkai dalam kek semacam rumah keong (kgk tau ane namanya)
      Nah baling” 1 nerima angin gas buang dan memutar kipas itu. Nah gerakan yg dihasilkan kipas digunakan buat nyedot angin di luar lewat kipas 2 buat suplai udara ke mesin.
      Jadi gas buang keluar -muter baling baling – baling baling menyedot O2 ke mesin
      Coba cari di youtube video tentang turbo.

  7. tapi dg itu orang makin mendewakan teknologi guna memproklamirkan teknologi baru sehingga kadang teknologi sederhana diabaikan. seiring berjalannya waktu tingkat efisiensi teknologi pun diabaikan, waladah… downgrade pun disembah sebagai penurunan cost, hummm itu yg sangat disayangkan.

  8. agak kurang setuju sama ini

    Sesuai prinsip kerjanya, Turbo “ mendaur-ulang ” sampah yang berupa gas buang menjadi sumber tenaga yang berupa oksigen ke mesin… Dengan prinsip kerja standar ini pun kita sudah bisa ambil kesimpulan : Bahwa Turbo mampu mengubah CO yang berbahaya, Jadi O2 yang mempu membuat kinerja mesin lebih optimal. . . So, Dengan kerja mesin yang optimal, plus gas buang yang didaur-ulang, Tentunya bakal mereduksi emisi berbahaya secara signifikan. . .

    ……………………..
    gas buang kan cuma dimanfaatkan sebagai penggerak bukan didaur ulang om…soalnya turbin sekunder kan ke intake bukan exhaust

  9. agak kurang setuju sama ini

    Sesuai prinsip kerjanya, Turbo “ mendaur-ulang ” sampah yang berupa gas buang menjadi sumber tenaga yang berupa oksigen ke mesin… Dengan prinsip kerja standar ini pun kita sudah bisa ambil kesimpulan : Bahwa Turbo mampu mengubah CO yang berbahaya, Jadi O2 yang mempu membuat kinerja mesin lebih optimal. . . So, Dengan kerja mesin yang optimal, plus gas buang yang didaur-ulang, Tentunya bakal mereduksi emisi berbahaya secara signifikan. . .

    ……………………..
    gas buang kan cuma dimanfaatkan sebagai penggerak bukan didaur ulang om…soalnya turbin sekunder kan ke intake bukan exhaust

  10. kayaknya kl digabungin lebih enak kayak mesin vw golf 1.4tsi,dimana pake supercharger dan turbo,dimana kelemahan turbo di rpm rendah ditutupi supercharged, sedangkan kelemahan supercharged di rpm tinggi diatasi paid turbo,tenaganya jg lumayan utk ukuran 1400cc bisa mencapai 167hp kl GA salah,dan terbukti irit.salah satu mesin terbaik.

  11. Mau motor serasa pakai turbo, siram aja bak magnet dan bak kopling dengan air 😆 awas dengan karat dan tembusnya air ke karburator / injektor saja. Sama, ketika hujan, biarkan saja motor kehujanan. Sensasi nya

  12. Om. Perasaan turbo ga bisa ubah CO jdi O2 dech. Prinsip kerjany mirip pembangkit listrik tenaga air dimana energi kinetik air memutar turbin, turbin memutar generator, generator menghasilkan listrk. Jdi bukan air yg tiba2 jadi listrik

    Di turbo udara buang knalpot memutar turbin (udarany tetap dibuang keluar) tanpa ada proses reaksi kimia CO menjadi O2. Nah turbinny memutar generator untuk proses “memasukkan” udara ke mesin (O2) karena udara yg masuk dimaksimalkan oleh generator (kerjany mirip kompressor) maka udara yg masuk ke mesin jdi sangat banyak.Ketika udara banyak maka bahan bakar juga banyak yg masuk. Kompresi mesin meningkat drastis dan tenaga yg dihasilkan tentu meningkat drastis.

    Prinsip kerjanya mirip juga dengan RAM air. Hanya saja udara yg masuk yg dihasilkan turbo jauh lebih banyak

  13. tidak setuju kalau turbo bisa mendaur ulang CO, CO2 jadi O2, karena dari penjelasan dan gambar diatas gas buang hanya untuk memutar turbin sekunder yang terhubung dengan turbin kompresor untuk memompa udara bersih ke intake, gas buang habis mutar turbin sekunder juga langsung mengalir ke knalpot untuk dibuang dan pasti masih berupa CO2 dianya, kalau intercooler kan cuma mendinginkan udara bersih itu tadi, mendaur ulang energi setuju, kalau mendaur ulang CO2 menjadi O2 itu sudah ranahnya tumbuh-tumbuhan dan fitoplankton..

  14. Maap ane latar belakang anak sma mau komen.
    Ane jujur lebih suka mesin n/a tapi power sama kyk yg turbo(contoh honda type r series (dulu))
    Nah nih ngomongin buat motor. Okelah buat superbike atau hyper bike.
    Tapi motor emang mau sekenceng apa sih? Motor power to weight rationya aja dah ngeri ngeri sedap loh dibanding mobil.
    Ditambah kita liat deh ninja h2 (walau supercharged) performancenya gak terlalu gede gapnya dari kompetitor misal S 1000 rr, R1M, ducati 1299, bahkan buat sbk aja kawasaki masih andalkan zx 10 r.
    Memang h2 masih punya potensi lebih kenceng kenceng lagi dari motor 1000cc lain. Tapi pasti kena regulasi.
    Bayangin motor street legal 1000cc turbo 200ps> top speed mungkin bisa 400 kpj tapi apa kuat motor yg downforcenya gk sebagus mobil. Ada angin sedikit terbang kali

  15. aq udah sering pake turbo walaupun cma di game 🙂
    turbo memang joss bro apalagi utk putaran atas jambakannya makin mantap, suaranya jg khas “ceesss”. salah satu mobil favoritku 911 Gt2 (993 & 997) yg terkenal dgn turbo lag nya 🙂

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s