Jadi, Kalian Kepengen Banget Suzuki Bikin Motor Ini?

Efek viral yang ditunjukan oleh gambar maxi-scooter ini mengalahkan gempita tahun politik yang sempat bikin EA’s Blog males facebook-an.

 

Haojue HJ150T-28

Sejak 2 hari yang lalu beranda Facebook, komentar YouTube & feed Instagram saya dipenuhi oleh gambar motor hitam-putih ini. Unik sih, unik banget… Dulu, 2-3 tahun lalu, waktu saya rajin nulis soal Motor China, ada segelintir pembaca yang komentar jenuh dan minta kategori artikel ini dihilangkan. Tapi sekarang? Semuanya jadi Pro!

Tapi ada bagusnya juga sih, karena seenggaknya jadi banyak yang mendadak lupa nulis status politik di sosmed. Yaaaaaaayyyyy! Semuanya gara-gara maxi-scooter yang satu ini, sosok yang diduga sebagai “Suzuki Burgman 180″… Karena sudah banyak yang tulis soal infonya secara luar biasa detail & akurat, well, artikel ini kayaknya kita bikin sebagai selingan santai aja ya Bro & Sist.

 

Suzuki Burgman “180″

 

 

Haojue HJ150T-28

Seenggaknya, kalau mau bikin tulisan atau update status yang ngehits, plis, saya mohon mending kita sama-sama lihat dulu sumber aslinya di negeri Tiongkok sana. Via website Newmotor China, maxi-scooter ini punya kode HJ150T-28. Ya, ini dibaca HAOJUE HJ150T-28….! Burgman itu biasanya punya kode produk AN atau UH, bukan HJ!

Terlebih lagi… Ini kalian semua nemu angka 180cc nya dari mana ya? Sumpah, saya bingung.

 

“Modelnya Keren Banget”

 

Haojue HJ150T-28

 

Iya, setuju. Titik. Model Haojue HJ150T-28 ini menurut EA’s Blog memang keren. Nggak terlalu rounded kayak NMAX, dan lebih cool dari Honda PCX Lokal yang lancip-lancip tapi kembung. Filosofi desain yang maknyus untuk membuat kelimpungan 2 lawannya tadi… Wait, kayaknya ada yang salah deh dari kalimat diatas.

Ya, sejak kapan Suzuki ngeluarin model yang super dinamis kayak begini? Saya paham Suzuki Indonesia sempat berbenah di NEX II… Tapi jujur aja, konsep desain kayak gini jauh banget dari klan Burgman. Bahkan (IMO) lebih eyecatching dari Burgman-series di pasar Eropa sekalipun! Nah lho, bukannya tadi nyebut motor ini sebagai “Suzuki Burgman 180”?

Haojue DR300

Haojue DR300

Haojue VM100 DCP-FI

Haojue VM100 DCP-FI

Haojue VN100 DCP-FI

Haojue VN100 DCP-FI

 

 

Kalau dilihat lebih detail, konsep desain begini – khususnya di area headlamp & body yang lancip-lancip – lebih mirip Haojue DR160 & DR300 atau skuter VN-series DCP-FI yang baru diperkenalkan brand Haojue. CATAT, brand Haojue ya, bukan Haojue-Suzuki.

 

Jadi apa bedanya Haojue & Haojue-Suzuki?

 

 

Haojue-Suzuki

Haojue-Suzuki di pameran CIMA Moto, loh kok misah?

Well, karena saya bukan bos besar Haojue Holdings Co. Ltd atau Suzuki Motor Co., jadi saya serahin ke yang punya wewenang aja deh untuk menjelaskan secara detail. Sungkem. Tapi kalau dilihat dari website resmi Haojue China, EA’s Blog bisa kasih gambaran sedikit.

Brand Haojue itu dipegang oleh Jiangmen Dachangjiang Group Co., Ltd, alias anak perusahaan Haojue Holdings pusat. Sementara brand Haojue-Suzuki (atau yang kalian kenal di Indonesia sebagai motor Suzuki bikinan China kayak Inazuma) merupakan perusahaan Joint Venture antara Haojue Holdings & Suzuki Motor Co. Bukan cuma beda secara brand, tapi secara PRODUK sekalipun keduanya berbeda lho!

Line Up Produk Haojue – Suzuki

Line Up Produk Haojue

Kalau kalian pikir motor Haojue = Suzuki (atau sebaliknya), mending simak paragraf dibawah ini baik-baik deh. Karena kalau kita lihat line-up produk keduanya, Tadaaaaa… Ternyata beda jauh! Motor-motor terbaru kayak DR160 & DR160S (ditambah DR300 yang belum masuk website) yang speknya banyak dapat pujian dari fansboy Suzuki juga nggak ada di line up Haojue-Suzuki!

Haojue-Suzuki EN150 (Thunder 150)

Haojue HJ150

Well….. Masih ada sedikit kesamaan sih, kayak EN125 – HJ125-20 & EN150 – HJ150-8 (atau yang bisa disebut sebagai Thunder 125 & 150 Facelift versi China), tapi itupun juga ada bedanya… Desain brand Haojue selalu lebih sporty dibanding desain versi Haojue-Suzuki yang terkesan ‘gitu-gitu aja’. Detailnya beda, bahkan mesin yang dipakai motor Haojue pun sekarang beda lho, bukan pakai basis mesin 125cc & 150cc berbasis Thunder!

Heck, bahkan GZ150 Cruiser versi Haojue jauh lebih menggoda dibanding versi aslinya, wkwkwk. Untuk lebih jelas, sudah saya sertakan gambar di poin pembahasan kali ini… Nggak usah takut, klik gambarnya buat ngezoom gratis kok Bros!

Suzuki GZ150

Suzuki GZ150

Haojue TR150

Haojue TR150

 

Jadi Nggak Ada Suzuki Burgman 180 Nih?

 

 

Haojue HJ150T-28

Well, saya juga nggak mau bilang kayak gini… Karena biar bagaimanapun – apapun yang dibilang orang diluar sana, termasuk saya sendiri – tahun ini Suzuki jelas butuh Maxi-Scooter. Developmentnya pasti bakal amazing susahnya, karena sejak generasi Avenis yang underrated disuntik mati beberapa dekade lalu, Suzuki nggak punya basis maxi-scooter untuk bisa menyaingi ganasnya jualan NMAX & PCX Lokal di Indonesia.

Sekalipun Suzuki pusat berani gambling, gelontorkan dana besar-besaran untuk bikin maxi-scooter Burgman 150, Burgman 180 atau apapun namanya nanti… Prosesnya nggak segampang ganti setang BeAT terus dikasih nama BeAT Street. Kita lagi ngomongin industri R2 ya, bukan acara sulap Pak Tarno. Yang begini pasti butuh waktu, dan ini yang biasanya jadi penghambat bagi Suzuki.

Suzuki GSX-R150 ABS 2019

Ingat kasus GSX-R150? Begitu Suzuki mendengarkan aspirasi fans garis keras mereka, kemudian ketuk palu untuk bikin sport 150cc di Indonesia… Apakah langsung jadi? Nggak. Yang ada malah kelahiran GSX-series ini ‘terlambat’, karena pasar sport 150cc sudah kadung stagnan. Seperti yang bisa kalian baca via review saya terdahulu, secara produk nggak ada yang salah dari GSX-R150… Layak beli malahan, wkwkwk. Cuma timing peluncurannya aja yang kadang bikin saya merasa sedih.

 

Mungkin Secara Impor Gitu, Kang?

 

Tamfaaan & Pemberani…. Btw, ini Suzuki eh maksudnya Haojue TR150s di Bangladesh

Saya sih cuma mau mengingatkan, kalau Bro & Sist sekalian mengharap produk ini diimpor oleh Suzuki Indonesia, bersiap-siap untuk kecewa. Karena sepengetahuan saya, BRAND HAOJUE yang diproduksi di Provinsi Guangdong itu khusus ditujukan untuk pasar domestik China.

Saya nggak bisa nemu produk yang sama dijual diluar negeri dengan Brand SUZUKI… Kecuali untuk importir/distributor yang pakai merk Haojue atau rebrand pakai merk mereka sendiri. Bahkan di Vietnam sekalipun yang kental banget nuansa Haojue-Suzuki. Kalau nemu kabarin ya Bro & Sist, supaya paragraf ini saya edit.

Suzuki GSX250R

Unit yang biasanya diekspor – baik ke Eropa, Asia, ataupun pasar lainnya – adalah BRAND SUZUKI yang diproduksi di plant Provinsi Jiangsu. Bukan sesuatu yang mustahil Suzuki juga pakai basis Haojue HJ150T-28 untuk produksi maxi-scooter versi mereka sendiri. Nggak ada yang mustahil dunia bisnis kok… CATAT!

Tapi, juga ada masalahnya.

Pertama, desainnya sudah bisa dipastikan BEDA dari yang kalian lihat di gambar sketsa patent diatas. Kedua, seandainya didatangkan secara impor (baik itu CBU ataupun CKD), jangan harap harganya bakal bersaing dengan NMAX atau PCX Lokal. Jangan remehkan motor berstatus Made In China lho… Nanti dibikin kaget kayak EA’s Blog waktu ngelihat harga BMW C400X yang diproduksi di Pabrik Loncin Tiongkok.

 

Jadi Nggak Boleh Mimpi Burgman Lokal Nih, Kang Eno?

 

Haojue HJ150T-28

Saya bukan orang paling bijak, bukan juga orang berduit tebal yang omongannya dianggap petuah. Tapi sebagai sesama Enthusiast Roda 2, saya ingin mengingatkan sedikit aja: Mimpi boleh, gobl*k jangan. Ditengah dominasi AHM yang makin ekstrim, ditambah lagi dengan YIMM yang dapat backup besar-besaran dari Yamaha Iwata, ini kayaknya jadi masa-masa yang paling sulit buat Suzuki Indonesia.

Kalau kalian yang baca tulisan ini seorang fans setia Suzuki, nggak perlu berkecil hati kok. Ini masa-masa dimana Suzuki Indonesia butuh support kalian semua. Tapi bukan dengan ngunggulin harga motor second Suzuki murah-murah dengan kualitas jempolan. Atau mengiming-iming maxi-scooter brand Haojue jadi Suzuki Burgman 180. Begini sih sama aja “merusak brand di dunia digital”, Bros!

Oke, sekian dulu artikel selingan kali ini. Satu hal yang pasti, dan ini tulus dari EA’s BLOG pribadi: SEMOGA ARTIKEL INI SEMUA ISINYA SALAH. We need you back, Suzuki… ASAP!

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  1. Khas ending ea (y) . Utk saat ini yg dibrand suzuki-hajoue itu mesin inazuma/vstrom dan mesin110 newsmash entah detailnya tp mirip bgt. Suzuki dulu pernah gandeng zhongzhen yg mesin/sasis mirip raider. Yg sy tangkap pesanya sih belilah nex dkk kl memang support suzuki, dan yah rasional fans. Kl emang butuh maksi y ambil sebelah atw ambil burgman 200 kl budget. Gitu kyknya

    • Sepengliatan saya sekarang itu Haojue-Suzuki cuma ada basis mesin 250cc twin (Inazuma), 125-150 (thunder), 110cc tegak, metik 125 air-cooled & smash/shooter. Mesin sport punya Haojue rata2 udah baru semua kang, dilihat dari speknya beda jauh euy.

  2. Bodo amat ama metik.
    Sedih gue gak ada bebek tulen 150cc dari juki.
    Ayago mah bikin pegel. Looking at you, fu fi.
    Iye gue tahu pasar bebek juga kalah sama metik.
    Tapi gak dapet feel shifting dg mengendarai metik.
    Jangan bilang tipe moge tertentu yg bisa metik dan bisa manual, kita ngomongin motor harian, bukan harian kelas sultan.

    Akhir kata, gue tetep mimpi ada shogun sp 150. Biarin dah mimpi di siang bolong juga XD

  3. kalo bener sijuki ngeluarin metik dgn bentuk begitu dimari dengan harga kompetitif, ane akan pertimbangkan jual pcx uk ganti ini…
    sudah cukup dgn honda lokal… hahahaha