Honda CB650R Neo Sport Cafe Indonesia

First Impression: Honda CB650R, Neo Sport Café Perdana di Indonesia!

They finally did it! PT. Astra Honda Motor akhirnya memboyong motor berkonsep Neo Sport Café (NSC) ke Indonesia. Tapi sayangnya, bukan di range harga yang kita harapkan, karena NSC yang datang perdana ke Indonesia adalah moge Honda CB650R terbaru.

 

Di artikel ini EA’s Blog nggak bakal panjang lebar bahas soal teknis, karena sebelumnya sudah kita bahas tuntas di artikel CB650R & CBR650R. Tapi ada juga beberapa aspek teknikal yang perlu dibahas ulang, karena saya baru nemu di acara rilis di Bandung kemarin. Seperti biasa, EA’s Blog bakal bahas apa yang pertama kali saya rasakan waktu lihat Neo Sport Cafe perdana di Indonesia ini…

 

Bukan Sekadar Ganti Styling

 

Honda CB650R Neo Sport Cafe Indonesia

Meskipun motor ini kelihatan seperti CB650F lawas yang dirombak tampilannya jadi Neo Sport Cafe, tapi kalau dilihat secara teknis Honda CB650R NSC ini sama sekali nggak punya kesamaan part eksterior dengan versi sebelumnya. Dan bukan cuma di bodypart – Velgnya beda, Suspensi depan-belakangnya beda, Swingarmnya beda, bahkan sampai ke spek karet bundar pun berbeda karena sekarang sudah pakai Ban tipe Radial sebagai standar.

Clamp segitiga semuanya dirombak jadi lebih ringan, speedometer juga sudah pakai model full digital ala smartphone, bukan model gimbot kayak versi CB650F lawas. Setang pun turut diubah untuk menghasilkan posisi riding yang lebih nunduk a.k.a sporty.

Menurut Mang Vandra MonkeyMotoBlog yang sudah pengalaman geber CB650F, posisi setang Honda CB650R NSC ini memang lebih nunduk dibanding versi lawasnya (karena kalau setangnya tinggi, nanti dibilang mirip Perja *eh maksudnya biar sesuai nama, Neo Sport Cafe)… Tapi karena posisi antara setang ke tempat duduk ikutan dirombak jadi lebih dekat, efek sporty tersebut jadi nggak begitu kerasa oleh rider.

By the way, begitu lihat langsung unitnya, nilik-nilik desainnya, lihat stylingnya, I Love Neo Sport Cafe… I really do.

Honda CB650R Neo Sport Cafe Indonesia

Dan buat kalian yang masih nggak percaya Honda CB650R NSC ini bener-bener dirombak total dari CB650F, sektor mesinnya juga beda. Koplingnya sekarang sudah pakai Assist-Slipper Clutch, Camshaft beda, Intake beda… Kata Pak Endro dari Divisi Teknikal AHM, sparepart di motor Neo Sport Cafe perdana di Indonesia ini hampir nggak ada yang sama dari versi lawas. Semuanya dibikin baru, dikonsep dari Nol.

Buat calon konsumen, ini merupakan kabar yang sangat-ngat-ngat baik, karena faktanya part yang digunakan di Honda CB650R Neo Sport Cafe ini sudah mirip dengan moge-moge modern. Bukan kayak CB650F yang spek kaki-kakinya masih mirip Moge 650cc bermesin 2 silinder yang masih bermain dirange harga 100-an juta keatas.

Tapi kabar buruknya, bagi user CB650F lawas, yasudah… Terima saja kalau Honda CB650R ini memang sebuah kemajuan besar dari merk sekelas Honda… Kalau ada yang mau ngelus dada, dipersilahkan. Yang penting dada sendiri lho ya.

 

Spek Power Lebih Kecil?

 

Honda CB650R Neo Sport Cafe Indonesia

Waktu dikasih lembaran press release resmi dari PT. Astra Honda Motor, saya sempat kaget. Kenapa? Karena data yang tertulis disitu menjelaskan power maksimum Honda CB650R NSC versi Indonesia ini adalah 66,5 kW @ 11.000 RPM. Masalahnya, saya inget banget kalau spek power CB650R yang saya baca sebelumnya via web Honda Europe, itu ada diangka 70 kW @ 12.000 RPM!

Loh, kok bisa lebih kecil ya? Bukannya EURO3 justru malah harusnya berpower lebih besar dari EURO4? Yaudah, karena penasaran, dan kebetulan dari sekian banyak tamu undangan nggak ada yang ngeh… EA’s Blog tanyain lagi deh soal speknya.

Ternyata benar, spek power Honda CB650R versi Indonesia ini memang beda dari yang dijual di Eropa & Amerika. Pihak AHM sendiri bilang kalau produksi CB650R ini speknya memang nggak universal, alias menyesuaikan dengan negara tujuan ekspornya. Dalam hal ini, Honda CB650R Europe Spec MEMANG punya output power yang lebih tinggi dibanding CB650R Versi Indonesia.

Tapi waktu ditanya soal unit ekspor Indonesia ini ikut pasar mana, AHM belum bisa jawab karena belum tahu soal pasar mana saja yang jadi tujuan ekspor sang CB NSC.

Anyway, selain beda spek dengan versi Eropa, power Honda CB650R Versi Indonesia ini juga lebih rendah dibanding CB650F generasi lawas lho! Meskipun yaaa…. Bedanya cuma kecil banget dan mungkin nggak bakal kerasa oleh orang seperti EA’s Blog yang biasanya cuma geber motor berpower 28 HP… Bohong, saya daily pakai metik Spacy BOB & NEX II, wkwkwk.

Menurut saya, yang paling disayangkan RPM Maksimum yang aslinya sudah dituning ulang jadi lebih tinggi di versi terbaru ini (12.000 RPM) jadi nggak kepake deh! Atau kalau mau kepake ya harus oprek lagi. Level sultan mah biasanya bebas.

 

Base Power on Spec:

 

HONDA CB650F :

– 67 kW (89,8 HP) @ 11.000 RPM

– 64 N.m @ 8.000 RPM

HONDA CB650R INDONESIA SPEC :

– 66,5 kW (89,1 HP) @ 11.000 RPM

– 60,7 N.m @ 8.000 RPM

HONDA CB650R EUROPE SPEC :

– 70 kW (93,8 HP) @ 12.000 RPM

– 64 N.m @ 8.500 RPM

 

Layak Beli?

 

Honda CB650R Neo Sport Cafe Indonesia

Kalau tanya seputar moge layak beli, EA’s Blog sarankan sih mendingan langsung tanya yang ahlinya soal urusan motor berharga ratusan juta ini. Dan sejauh ini, jujur aja nih ya, saya bukan salah satunya.

Tapi, kalau ditanya soal pendapat. Saya pikir value yang dimiliki Honda CB650R ini super amazing – dengan catatan – KALAU KITA BANDINGKAN DENGAN VERSI LAWAS. Ya iyalah, kalau lihat harga CB650F yang Rp. 235 Juta & Honda CB650R Neo Sport Cafe yang dibanderol Rp. 265 Juta… ABG naik metik ban cacingan juga paham kalau value yang ditawarkan CB650R ini bumi-langit dengan versi lawas.

 

Yang jadi pertanyaan, apakah Honda CB650R Neo Sport Cafe ini jadi yang paling value dikelasnya? Di rentang harga yang saat ini diisi Kawasaki Z900 (Rp. 225 Juta), Z900RS (Rp. 279 Juta) & Yamaha MT-09 (Rp. 250 Juta)…?? Nah ini yang I DON’T KNOW.

Buat saya pribadi, apa yang ditawarkan Honda CB650R Neo Sport Cafe ini sudah layak untuk dikomparasi dengan lawan-lawan sekelas yang disebutkan tadi, baik secara desain, spek, maupun performa.

Masalahnya, apakah orang-orang berduit menilai sebuah moge seperti kalangan menegah-kejepit kayak EA’s Blog? Nah, ini yang jadi PR buat PT. Astra Honda Motor dan jajaran dealer Big Wing mereka.

Tapi satu hal yang bisa saya pastikan saat menghadiri acara kemarin, konsep Neo Sport Cafe itu bener-bener CAKEP BANGET. Titik. Saya tunggu versi 150 & 250cc nya, AHM!

 

 

15 comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.