4 Motor Ini Jadi Bukti ‘Harapan Palsu’ Suzuki Indonesia

Mungkin karena takut Fansboy Suzuki nggak beli…? Maybe.

 

 

Pasca merilis Nex II & GSX150 Bandit tahun ini, PT. Suzuki Indomobil Sales kembali jadi salah satu pabrikan motor yang ‘produktif’ di pasar tanah air. Tapi sayangnya, kedua produk anyar tersebut belum mampu menyamai 4 motor berikut, yang sedihnya cuma berakhir sebagai PHP. Alias harapan palsu. Apa saja?

 

Suzuki Van-Van

 

 

Suzuki Van-Van pernah membuat rasa penasaran fans Suzuki di Indonesia melambung tinggi pada tahun 2015 silam. Thanks untuk rumor unit impor, hingga bocoran harga dari media & blogger. Namun sayangnya, hingga artikel ini ditulis motor unik dengan tema retro tersebut tak kunjung dijual di tanah air.

Sedihnya, Kawasaki lah yang justru memanfaatkan pasar motor retro dengan menghadirkan W175. Sementara Suzuki? Well, keep dreamin’ guys!

 

 

Suzuki DR200S

 

 

Sempat menghangat sejak tahun 2017, kehadiran Suzuki DR200S secara resmi ke Indonesia hingga kini (entah mengapa) tak kunjung direalisasikan. Sampai sekarang, DR200S hanya dijual khusus untuk Kepolisian – dan tidak dipasarkan untuk konsumen.

Suzuki berkilah bakal memproduksi trail secara lokal dengan basis mesin 150cc… Bahkan konon kabarnya pakai basis mesin Satria Injeksi yang berpower badak! Tapi, ada tapinya. Entah kapan bakal terealisasi.

 

Suzuki V-Strom 250 (DL250)

 

 

Pesaing Kawasaki Versys-X 250 & Honda CRF250 Rally ini punya potensi besar untuk dipasarkan di tanah air. Apalagi, mengingat harganya yang lebih terjangkau dibanding kedua kompetitor tersebut. Gabungan mesin 250cc ala Inazuma, desain keren ala ADV-Bike, serta pricing yang tepat bakal jadi andalan V-Strom 250 di Indonesia.

Tapi sayangnya, sejak rumornya berhembus akhir 2017 lalu, motor rakitan China ini tak kunjung dijual di Indonesia. Nggak kerasa ya, sudah setahun dikasih harapan palsu… Mungkin nunggu V-Strom 250 difacelift? Yes, tahun 2022 mungkin?

 

Suzuki GSX250R

 

 

Senada dengan V-Strom 250, saudara sportbike nya, Suzuki GSX250R, juga berakhir sebagai harapan palsu semata. Sportbike 1/4 liter bermesin twin-cylinder ini punya potensi yang lumayan jika banderolnya bisa setara sport 250cc silinder tunggal, yakni 40 jutaan.

 

 

Tapi sayang, banderol harga tersebut nampaknya terlalu sulit direalisasikan PT. SIS… Alhasil, GSX250R pun segan melawan 2 nama besar yang menguasai segmen 250cc flagship, seperti Honda CBR250RR & Kawasaki New Ninja 250R. Atau malah nunggu GSX-R250, anyone? Silahkan menunggu… Jangan lupa berdoa supaya nggak ada harapan palsu lagi.

 

7 comments

Tinggalkan Balasan