Zongshen RX3S - Viar Vortex 250

Zongshen RX3S, Calon Viar Vortex 250 Versi Baru Nih?

5 tahun pasca kehadiran perdananya ke kancah ADV-bike pada 2013 silam, Zongshen akhirnya merilis versi update RX3: Zongshen RX3S! Apa aja sih yang baru, Kang Eno?

 

 

Well, sebenarnya sih RX3S (barengan RX4) sudah diperkenalkan sejak akhir 2017 lalu. Namun saat itu Zongshen baru memulai test trial untuk membuktikan durabilitas ADV-bike yang satu ini. Hingga akhirnya baru bulan mei 2018, mereka secara resmi merilis Zongshen RX3S!

Apa saja sih yang berubah di Zongshen RX3S ini, Kang Eno? Well, kalau secara estetika sih kelihatannya nggak banyak. Tapi kalau kita intip detail per detail, RX3S nampak seperti RX3 yang ‘naik kelas’ ke segmen lebih tinggi. Yunowataimin? Kalau belum paham, lanjutkan membacanya.

 

Zongshen RX3S - Viar Vortex 250

 

Pertama, dari sektor tampilan… Ya, seperti yang bisa Brosist lihat sendiri, Zongshen RX3S kini mengusung lampu utama yang berubah total, plus sudah bertipe LED. Desainnya mirip seperti yang digunakan sang kakak Zongshen RX4 – which is terinspirasi dari desain lampu asymmetric ala BMW R1200 GS… Kalau nggak mau dibilang jiplak.

 

 

Sektor fitur juga menjadi concern selanjutnya bagi motor yang telah diekspor ke hampir seluruh belahan dunia tersebut. Untuk mendukung tema ‘ADV’, Zongshen RX3S kini sudah berbekal windshield (visor) yang lebih tinggi, engine guard tambahan yang terbuat dari bahan steel trellis, plus rem depan dual-disc brake bertipe radial (plus ABS dual-channel).

Ciyus deh, ketiga part ini sukses bikin tampilan Zongshen RX3S makin kece!

 

Zongshen RX3S - Viar Vortex 250

Kemudian yang terakhir, sektor kaki-kakinya juga mendapat ubahan. Berbeda dari generasi sebelumnya yang menggunakan velg spoke wheel (jari-jari) & cast wheel 5 palang standar, kali ini Zongshen telah membekali RX3S dengan model velg terbaru. Ditambah, suspensi monoshock belakangnya kini sudah pakai tipe linked suspension.

Sementara untuk detail lain, tetap nggak berubah kok! Kita masih bisa menemukan suspensi depan upside down, speedometer digital-analog, komplit dengan box komplit yang dijual sebagai standar. Nggak ada istilah ‘downgrade fitur’ deh pokoknya!

Zongshen RX3S - Viar Vortex 250

 

Yang paling berubah signifikan justru datang dari sisi teknis. Ya, berbeda dengan RX3 yang menggunakan mesin 250cc 1 silinder, Zongshen RX3S hadir dengan mesin 2 silinder 380cc, SOHC 8-Valve, EFI, yang diklaim hasil pengembangan terbaru. Powernya diklaim tembus 27 kW (36,2 HP), plus torsi 35 N.m… Lumayan lah untuk mengangkut bobotnya yang mencapai 200 kg (full aksesoris).

 

 

Tapi kalau ditilik-tilik, sepertinya basis mesin terbaru ini masih mirip-mirip dengan mesin 2 silinder yang memang banyak betebaran di pasar Tiongkok. Which is, punya karakter power yang tergolong biasa-biasa saja.

 

Zongshen RX3S - Viar Vortex 250

Apakah nantinya Viar Vortex – which is rebranded dari Zongshen RX3 – juga bakal berubah laiknya Zongshen RX3S, Kang Eno? Kalau melihat dari kapasitas mesinnya, tentu saja tidak. Karena mesin diatas 250cc bakal kena pajak barang mewah yang membuat harganya melambung tinggi.

Tapi untuk styling dan fiturnya, boleh juga kok! Apalagi kalau harganya bakal tetap manteng di angka Rp. 44 jutaan seperti edisi Viar Vortex yang dijual saat ini. Selain fiturnya tambah komplit, tampangnya juga makin keren lho – ala mini BMW GS!

 

Zongshen RX3S - Viar Vortex 250 Zongshen RX3S - Viar Vortex 250 Zongshen RX3S - Viar Vortex 250

 

6 comments

Tinggalkan Balasan