Suzuki Nex II

First Impression: Suzuki Nex II, [Bukan] Penantang BeAT

Secara desain, Suzuki Nex II merupakan sebuah kemajuan pesat bagi line up PT. SIS. Tapi sebagai sebuah konsep skuter matik (secara keseluruhan), Suzuki belum bisa memberikan banyak perubahan.

 

 

Pertama datang ke acara perilisan Suzuki Nex II di IIMS 2018, EA’s Blog agak kaget dengan penamaan skuter matik entry-level ini. Ya, bukan menggunakan embel-embel All-New – apalagi ganti nama – PT. Suzuki Indomobil Sales justru menggunakan penamaan khas dunia fotografi: Nex II a.k.a Nex Mark II… Hmmm, unik juga.

 

Suzuki Nex II

Ini brosurnya…

 

Disodori seabrek brosur & press release resmi (biasa, kerjaan blogger), saya langsung kecewa begitu lihat sosoknya yang mejeng di kertas brosur tersebut. Pasalnya dari penuturan rekan blogger senior, Suzuki Nex II bakal punya desain yang “nggak kayak motor Suzuki”.

Faktanya dilapangan justru masih diluar ekspektasi. Serius, gambar motor ini di brosur resmi jelek banget lho! Kayak skywave era 2000-an yang dirombak ulang. Brosist boleh tanyakan blogger lain deh yang datang ke lokasi booth Suzuki.

 

Suzuki Nex II

Ini unit aslinya…

 

Tapi saat selubung tirai dibuka oleh para petinggi PT. Suzuki Indomobil Sales, skutik entry-level ini ternyata nggak sejelek yang saya duga. Bahkan kalau boleh jujur-jujuran, ternyata apik juga lho!

Suzuki Nex II punya desain body yang sporty, super tajam – bahkan nggak kalah agresif dari Honda BeAT eSP yang jadi benchmark skutik entry-level. Kalau nggak percaya, silahkan saja tengok bagian batok setang sampai ke dek tengah. Lekukan body di Suzuki Nex II agresif banget kayak manuver supir Metro Mini di Jakarta.

 

Suzuki Nex II

Suzuki Nex II

 

Headlampnya diberi sirip, plus cover body 2 lapis (layer) yang terkesan ‘overkill’ untuk segmen entry-level. Sementara bodi buritannya mengingatkan saya akan Yamaha Mio Z/M3, dengan cover plastik PP yang membungkus stoplamp. Bedanya, desain stoplamp Suzuki Nex II jelas lebih menggoda dari skutik Yamaha tersebut.

Untuk urusan finishing touch, Brosist para fans Suzuki nggak usah khawatir. Meskipun konsep desainnya berubah total, tapi Suzuki Nex II tetap mempertahankan ciri khas ala PT. SIS… Body tebal, finishing touch mumpuni, dan pastinya solid.

 

 

Sayangnya, karena terlalu banyak sudut tajam lantaran mengusung body dual-layer, Suzuki Nex II jadi susah banget mendapat angle foto yang prima. Salah angle dikit, jadi terkesan gendut & aneh. Istilah ala blogger senior, ‘nggak fotogenic’ gitu lah.

Ini soal selera sih, tapi saran EA’s Blog kalau mau menilai – lebih baik lihat dulu unit aslinya, amati, pegang, kemudian test bodinya… You’ll know the difference.

 

Suzuki Nex II

 

Udahan yang bagus-bagusnya, sekarang waktunya kita cek sisi lain Suzuki Nex II, sebagai sebuah unit skuter matik. Masihkah mampu memberikan impresi positif?

Sayangnya, tidak. Di beberapa detail, masih ada bagian yang menurut saya masih nothing special, bahkan mengecewakan. Bagasi contohnya, lebih kecil dari BeAT Karburator sekalipun (which is kecil banget).

Kemudian desain velg… Meskipun sudah move on dari desain palang 3 era 90-an, tapi ubahannya baru pakai velg palang 5 milik Suzuki Address yang 2000-ish. Bukan velg cast-wheel model jaman now seperti milik BeAT eSP.

 

Suzuki Nex II

Suzuki Nex II

Kelihatan nggak tuh Lampu LED nya?

 

Ada juga yang unik di lampu utamanya. Secara spesifikasi, Suzuki Nex II tipe Sporty Runner, Fancy Dynamic & Elegant Premium sudah dilengkapi dengan lampu LED. Terkesan keren kalau mengingat skuter matik ini masuk ke kelas entry-level bukan?

Eits! Tunggu dulu sampai tahu faktanya. Suzuki Nex II ternyata masih menggunakan reflektor model standar, yang dikombinasikan dengan lampu LED mirip produk aftermarket… Bukan unit reflektor khusus (bertingkat) seperti yang kita temui di GSX-R150. Saya belum paham ini sebuah inovasi atau justru kekurangan. Yang jelas, semoga pancaran sinarnya lebih terang dari lampu ‘ala kadarnya’ milik Address Playful.

 

Suzuki Nex II

 

Dan yang selanjutnya, fitur. Meski sudah saya kritik habis-habisan di artikel Address Playful kemarin, tapi Suzuki Nex II masih minim banget fitur. Jangankan untuk fitur canggih seperti Idling Stop, bahkan Parking Brake Lock, Magnetic Key Shutter (otomatis), sampai Side Stand Switch (standar samping otomatis) juga belum ada… What a disaster!

 

 

Suzuki Nex II memang sudah dibekali Socket Charger. Bahkan socketnya sudah langsung USB lho, nggak perlu beli adaptor tambahan seperti matik Honda! Tapi jangan harap bisa charge smartphone kesayangan Brosist sambil ditaruh di bagasi dek… Berkendara 60 km/h, dijamin smartphone Brosist bakal terbang tertiup angin karena space bagasi depannya kecil banget.

 

Suzuki Nex II

 

Untuk sisi handling & permesinan, EA’s Blog belum bisa komentar banyak karena belum ada sesi test ride. Yang jelas, Suzuki Nex II kelihatannya sudah memakai mesin serta suspensi berbasis Address yang punya handling & feel jawara dikelasnya… PR nya cuma jok, yang entah kenapa kok makin kesini makin keras banget.

Loh tumben, kenapa Kang Eno terkesan belum yakin gitu sih?

Karena saat peluncuran perdana, nggak ada satupun team technical Suzuki yang bisa EA’s Blog tanyai seputar aspek detailnya… Which is a shame, karena di peluncuran Satria F150 Injeksi & GSX-series silam, tim teknis PT. SIS ada seabrek-abrek dilapangan. Akhirnya, EA’s Blog jadi hanya bisa meraba-raba saja kelebihannya.

 

 

Harganya? Belum diumumkan. Suzuki berencana kembali mengadakan acara perilisan resmi, sekaligus reveal harga dalam beberapa waktu mendatang… Konon katanya sih bakal lebih murah dari BeAT & Mio-series. But, let’s see…!

 

Gallery Suzuki Nex II

 

Suzuki Nex II Suzuki Nex II Suzuki Nex II

Suzuki Nex II

Suzuki Nex II Suzuki Nex II Suzuki Nex II Suzuki Nex II Suzuki Nex II Suzuki Nex II

Suzuki Nex II

Versi Elegant Premium Matt Stellar Blue ini sebenarnya warna Nex II favorit saya… Tapi sayang, ditaro di pojok, susah fotonya.

Suzuki Nex II Suzuki Nex II

Suzuki Nex II Suzuki Nex II Suzuki Nex II

Suzuki Nex II

Suzuki Nex II

 

 

54 comments

  • Hr15de

    Nah.. Paling2 nanti yg jadi selling point – nya ya (lagi2) harga yg murah..

  • robotic.munky

    Lebih keliatan fun dibanding beat karbu malah, cuma telat 10 tahun aja

  • uzhenk

    Ti gigir mio buocor, ti tukang Axelo andre stingky, ti hareup mayan lah vultus ramping, sirah badag bet naha kotak aki didiukan bujur? Jiga diuk dina jojodog Mang.. apal teu jojodog?

  • uzhenk

    Mika lampu mang.. nu hareup jiga kerajinan tangan Mang Salmanpedrosa…. Mudah-mudahan tidak menyilaukan karena mika proyektor sutandar bohlam kaca …

    • enoanderson

      Saya sempat pake LED 2 sisi & 6 sisi di reflektor standar ZED, tapi aman kang nggak silau ke yang lawan arah.

  • bibir

    Tumben suzuki desainnya bagus. Mio s mah lewat ini. Fiturnya aja yang kurang lengkap. Cerdiknya malah ngasih casan hp. Good lah

  • Berhebz

    Headlampnya ala CBR FI CBU banget… Tapi entah gimana kok malah kelihatan lebih bagus di Nex ini…

    • Berhebz

      Btw, kapasitas olinya kok kecil banget yak? Cuma 0,65L? Bandingin ama Beat esp 0,7L dan Mio M3 0,8L?
      Kalau si nex ini iritnya sama kayak gen sebelumnya, nih motor cocok kyknya buat anak kuliahan… biar agak ngirit dikit²… (Ada nex fi punya sohib ane, anjir bener iritnya, dibuat anter² nasi 2 minggu lebih baru ngisi bensin lagi)

      • sasaran utamanya tukang OJOL kayaknya…

        kalo ane buat di seksa anter2 dagangan
        di rumah udah ada nex ama address seken

        kayaknya butuh 1 lagi
        nunggu sekenan lagi

  • Arjun

    Kayaknya lampu depan jadi blunder tuh, gsx sama satria udah bener led nya, terang tp gak silau, kalo ini gak tau deh, udah parno duluan liatnya, jadi keinget bit, ncb150 sama vario yg glare nya laknat bgt silaunya. wkwkwkwkwk

    • enoanderson

      Vario 150 lawas paling parah menurut saya. Yang bikin niat bikin cilaka pengendara lawan arah keknya, wkwkwkwk

      • Arjun

        Ada yg lebih parah kok, bit dipakein led variasi. Udah beam aslinya penuh glare, eh pake led variasi yg cm terang doang. Bahkan hi-beam hid projector saya blm bisa mengalahkan tuh glare, jd tetep gelap jalanan d depan T.T

  • anonimus

    fitur dan bagasi emang disayangkan, tapi untung desain motor ini fresh dan merupakan salah satu motor suzuki yg bikin ane excited liatnya :v

  • Exferd

    Kalau mau berjaya, Suzuki harus bisa niru cara Mitsubishi dengan Xpandernya. Harus bener2 sempurna baru bisa menggulingkan Avanza. Xpander sih enggak sempurna, tapi hampir semua yang dicari dari mobil MPV itu ada, bahkan plus bonus design dynamic shield ala Pajero Sport. Kalau Nex mau gulingkan Beat, ya harus punya design yang diatas Beat (enggak boleh setara Beat), lalu punya fitur yang juga harus diatas Beat. Soal finishing Suzuki yang memang solid bisa dikurangi, dan harganya boleh mepet Beat asal lebih murah. Saya yakin bakal tetep laku. Sayangnya disini kenyataannya secara design enggak melebihi beat, dan fitur dan akomodasi juga kalah. Hanya menang engine doank. Enggak bakal bisa bikin konsumen harus inden.

  • Suzuki sak karepe dewe kang, , , , yg lain desain ke arah sini, si suzuki malah ke arah sono :D.

    Yg penting murah aja dah, biar semakin low rider gitu

  • Mble

    Baiknya suzuki itu jangan main dibawah yamaha atau honda,tapi sebaliknya,yaitu diatasnya. Tentunya dengan fitur dan teknologi yang juga diatas kompetitor.
    Misalnya untuk segmen beat/mio yang rata2 bermain dikisaran 16 jutaan,suzuki main lah di range harga 17 jutaan dengan melebihkan fitur atau teknologi. (Selisih 1 jt tidak akan begitu terasa jika pembelian dilakukan secara kredit 3 tahunan).
    Dengan begitu,para pengguna suzuki akan merasa bangga karena motornya lebih mahal dari beat/mio. Sekaligus memperbaiki citra suzuki yg sudah terlanjur hancur dimata masyarakat bawah.

    • Arjun

      Teori menarik ini, secara masyarakat kita gede ego nya, jd motor yg sekelas tp harganya lebih mahal emang menaikkan ‘perstige’, walaupun diawal dibully overprice XD

    • Penggembala domba

      Setubuh…..eh salah ketik….setuju.
      Lihat lah mitsubishi xpander……sampe avanza saja bisa di salib penjualannya.yg naik rush…karena….mengikuti trend.
      Kalau rush tdk di facelift….2 atau 3 varian yg kena sosor xpander

  • permana_yogas

    Feeling gw tetep ga laku
    Sumpah nanggung banget di segala aspek
    Ditambah tampilannya kek mbit pop habis ditabrak ama meong dari belakang di kecepatan tinggi sampe bentuknya jadi satu
    Dan sistem promo suzuki bakal tetap seperti biasa
    3 bulan ngegas habis itu sepi

  • Gobleh

    Ah, kang Eno ngerendah aja nyebut blogger lain blogger senior. Trus nyebut diri sendiri apa dong?
    “Blogger Profesional” ya? Atau “Blogger Krikitus” Cocok banget tuh.
    Hehe juskid yaa.

    • enoanderson

      Hahahaa, saya mah masih tergolong newbie kang… Belum ada akses ke pabrikan, apalagi sampai jalin relasi bisnis. Masih merintis, wkwkwk

  • Sales_Riba

    PBL – lumayan kepake pas lg dilamer
    SSS – biar terbiasa panasin motor pake kick starter jd harus standar 2,, panasin motor sambil standar samping banyak resikonya.. ya kali anak kita tau2 naek motor trus pegang grip gas..

  • DubiNda

    Yang warna biru cakep bener kang eno

  • Tango

    Kalo targetnya bener seperti kata mang deka di blognya, ya wajar sih om suzuki gak ngasih fitur seperti kompetitor. Secara suzuki skarang masih berusaha mengembalikan trust ke masyarakat sambil perlahan benerin aftersalesnya. Beda cerita mungkin nanti kalo yang keluar maxiscootnya. Cmiiw

    https://78deka.com/target-pasar-dan-estimasi-harga-suzuki-nex-ii-kedepan-jangan-bicara-data-aisi-percuma/

    • enoanderson

      Boleh saya kasih input tambahan kang? Kalau memang demikian, ya sudah… Terima saja matik Suzuki yang bakal terus ‘ala kadarnya’ kedepan.

      Silahkan dikunyah2

    • Berhebz

      Kalau menurut saya, jika suzuki ingin bener² ‘menggebrak’ pasar, jangan setengah²
      Mestinya kalau bisa mereka pake strategi kayak promo gsx + pemasaran digenjot biar masyarakat tau n tertarik sama nih new product…
      Meskipun memang gak mungkin kayaknya untuk mengkudeta dominasi beat + kredit menggiurkannya. Minimal targetnya bisa saingan sama mio m3 lah.

      • Berhebz

        Eh lupa, ples setuju juga kalau fitur standar metik sekarang (pbl, sss) dimasukkan ama suzuki. Biaya abis berapa sih? Pernah bantu buat modif mio karbu biar bisa pbl+sss ples kunci sks aja abis gak sampe 400k…

    • L2super vs a100

      Alasan aja itu mah. Buat ngadem suzu lover anyaran. Lha wong awal gsx150 npngol aja promo besar2an kok. Itu khan artinya pengen laku, kalo bisa laris.

  • Ciplux

    Andai bengkel resmi nya mudah ditemukan sebetulnya pengen bungkus 1 unit buat motor perang

  • Cuwawaw

    Tuh yang cover body warna biru di foto paling bawah kayaknya enak ditunggangin. Wkwkwk

  • Busa_tio

    Kemudian desain velg… Meskipun sudah move on dari desain palang 3 era 90-an, tapi ubahannya baru pakai velg palang 5 milik Suzuki Address yang 2000-ish. Bukan velg cast-wheel model jaman now seperti milik BeAT eSP.
    ==================

    Jd inget sewaktu Skywave dulu bnyk dicaci krn box filter udaranya ada di luar, saat matic2 yg lain posisinya ada di tengah (kecuali matic Taiwan/ngga dianggep). Dibilang ngerusak pemandangan lah, kalau nyuci jd ribet lah.
    Tp begitu Honda ngeluarin matic helm in yg posisi filter udaranya di luar, “AMAN”, pdhl Skywave jg helm in.

    Yg ini soal velg. Masih ingat seperti apa desain velg Spin dan Skywave?
    Di saat Suzuki ngikutin desain velg mainstream dibilang kuno, tp kalau Honda dlm hal ini desain velg Beat esp yg desainnya senada kyk punya Spin (yg udah pensiun) dibilang model jaman now.

    Emang nasibnya Suzuki buat dibully.

  • udin petot

    wkwk plastik tebel suzuki bukan kelebihan tapi teknologi nya belum sampe kaya pabrikan sebelah yg bisa bikin plastik abs tipis kuat, kayanya teknologi plastik suzuki masih sekelas sama pabrikan india

    • permana_yogas

      pabrikan sebelah tipis dan kuat??? hahahahahahaah!!

      • udin petot

        inilah contoh orang kuno yg selalu mendewakan “TEBAL” kurangnya ilmu tentang material plastik abs yg tipis lentur dan tidak mudah pecah, sama seperti membandingkan mobil tua yg body nya tebal dan mobil baru dengan body tipis, tapi tidak memikirkan safety, selamat mendewakan teknologi jadul motor india deh kalo gitu wkwkwk

        • Selamat ente tolol akut hahahaha, beli produk suzuki dlu deh, jd orang jgn miskin2 amat lah lo beli nya honda mlu, beli motor kok yg dipikirin 3s melulu, tinggal dmn sih??

  • Chain

    Habis baca review ttg address kemarin sih, gak heran kalo fitur basic nya bakal gak ada…dan headlamp led nya, agak aneh ya sekelas pabrikan malah pakai bohlam led layaknya produk aftermarket…untuk masalah desain suda oke laah…

    satu lagi kang yg mungkin luput dari kang eno, lihat deh foto bagian stang/setirnya..itu beneran pakai kabel gas konvensional yg cuma satu doang ? Fitur gas push pull aja gak dikasih suzuki, jadi jgn heran fitur basic lainya absen juga kang…

    • enoanderson

      Oiya bener kelewatan nih. Meskipun (IMHO) nggak terlalu ngaruh kayak fitur standar lain, tapi jelas mendingan kabel double untuk hindarin throttle stuck.

  • Hamba Allah

    Masih….ciamik Aura kasih ….kang.
    Btw….harus di apresiasi karena ada perubahan.bukan sekedar BMW : body mengalahkan wajah….cmiw…

  • Penggembala domba

    Opini pribadi ; masih suka model lampu bohlam….#tanya kenapa ? Teruji di malam hari,hujan lebat,kabut dan cuaca buruk.sinar nya kuat.apalagi lampu rem yg pake bohlam sangat baik dilihat siang dan malam.
    Perihal motor szk ….dulu ane pernah menghayal…agar szk bisa bangkit.tp kenapa tdk memamfaatkan moment satria dan gsx/gsr.lalu jadikan tumbal varian entry levelnya dengan memasukan max scooter seperti yamaha atau honda.atau cari jalan lain dgn kawasaki.
    Tapi sekarang miris dengarnya….banyak dealer szk yg berubah fungsi.kepercayaan membangun image brand dan infrastruktur itu tdk mudah….minimal 5 tahun….paling cepat 10 tahun.contoh lah kasus mocin r2 dan r4 nya.
    Itu yg calon konsumen pikirkan : service,spart part,dan nilai jual….
    Kabar baiknya….szk akan membuka kran leasing sendiri.
    Kabar buruk nya….trend motor matik kearah 150 cc maxi scooter yg berbody agak besar yg dgn fitur berlimpah.

Tinggalkan Balasan