Fun Touring Honda CRF150L Tanjung Lesung

Review Honda CRF150L Custom Supermoto, Twin Personality

Motor dual-sport bukan cuma jago di 2 medan sekaligus, tapi juga punya 2 ‘kepribadian’ yang berbeda. Nggak percaya? Biar Honda CRF150L Custom Supermoto yang menjawab.

 

 

Ingin modifikasi CRF150L menjadi sosok supermoto ala Kawasaki D-Tracker, tapi budget terbatas? Brosist nggak perlu khawatir… Karena Honda CRF150L Custom Supermoto yang EA’s Blog test seminggu lalu, ternyata modalnya cuma 2-3 jutaan lho!

Dan yang lebih penting – selain menambah kegantengan 150% – dibawanya nggak nyusahin… Malah jadi lebih exciting! Penasaran?

 

Honda CRF150L Custom Supermoto

 

Waktu itu sekitar jam 7:30 pagi saat para Sultan D’Gujubar terbangun di Cottage Tanjung Lesung. Nggak perlu mandi, kami langsung bergegas sarapan sambil pinjam motor untuk direview. Kebetulan, sejak kemarin EA’s Blog sudah mengincar Honda CRF150L Custom Supermoto yang dipakai Sultan Apipotoblog. Karena do’i setuju tuker pakai, geber aja!

Waktu pertama menaiki, kesan yang EA’s Blog dapatkan CRF150L Supermoto ini jadi tambah pendek, plus ergonominya jadi lebih sporty! Mesinnya mah sama aja, lahwong yang diganti cuma velg & ban doang kok.

 

 

Tapi setelah geber throttle nya pertama kali… Lah, kok beda ya dari CRF standar? Bukan soal karakter power, apalagi handling jawara. Bukan. Tapi “feel” yang didapatkan rider itu lho. Tiba-tiba bisa bikin kritikus motor yang baru bangun tidur ini merasa sooooo fvckin’ excited!

Karena sudah terlanjur klop, Honda CRF150L Custom Supermoto ini pun saya keep di garasi Cottage Sultan D’Gujubar untuk foto-foto sekaligus digeber perjalanan pulang via trek Tanjung Lesung – Serang… Jahat mode on, wkwkwkwk.

 

Honda CRF150L Custom Supermoto

 

Kalau dari ubahannya sih – seperti yang bisa Brosist lihat sendiri pada gambar diatas – hampir nggak ada ubahan di bagian body eksteriornya. Modifikasi kali ini masih mengandalkan warna body merah-putih khas ala CRF-series, komplit dengan livery & kulit jok yang berwarna merah.

Satu-satunya ubahan hanya penambahan hand guard universal berlabel Acerbis, yang bisa ditebus dengan banderol Rp. 200 ribu di toko online… Jangan tanya asli atau palsu, saya bukan tukang dagang aksesoris.

 

Honda CRF150L Custom Supermoto

 

Ubahan yang paling signifikan justru berada di bagian kaki-kaki. Meski masih mengandalkan suspensi upside down & swingarm standar, tapi velg & ban sudah dirombak total! Ban standar yang berukuran 21-18 inci dilengserkan, kemudian diganti dengan velg jari-jari 17 inci.

Kedua velgnya berlabel Sprint XD (V-Rossi) dengan ukuran 3.00 – 17 & 3.50 – 17. Sementara tromolnya dipercayakan menggunakan original CRF150L, plus jari-jari aftermarket warna hitam. Sementara itu, ban dipercayakan memakai Zeneos Turino 110/70-17 di depan, serta 130/70-17 dibagian belakang.

 

Honda CRF150L Custom Supermoto

 

Oh man, pindah dari versi ban tahu standar ke Honda CRF150L Custom Supermoto rasanya kayak lihat Aura Kasih pakai bikini di pasir pantai yang menguning… Buat para pria yang masih normal, rasanya kayak dapat pencerahan.

Kalau sebelumnya saya agak kewalahan geber CRF150L standar di trek aspal & beton yang menghiasi ujung barat Banten, kali ini justru kebalikannya. Ketagihan. CRF Supermoto ini bukan cuma menghilangkan perasaan was-was ban slip saat menikung, tapi juga bikin sang dual-sport punya kepribadian berbeda saat dikendarai.

 

Fun Touring Honda CRF150L Tanjung Lesung

 

Riding 90 km/h sambil turunin kaki bak pebalap supermoto saat berbelok, tanpa kesulitan melahap tanjakan, tanpa kesusahan overtake mobil – dan yang nggak boleh ketinggalan – tetap asik sekalipun diajak melewati lubang (karena suspensi ajib khas CRF nggak diganti sama sekali).

Kalau sebelumnya vibrasi yang saya rasakan saat memaksa mesin CRF150L terasa annoying, kali ini justru malah bikin tambah excited! Pengennya tambah gas lagi, tambah kenceng lagi… Padahal saat itu Ban Zeneos Turino yang dipakai tak lagi dalam kondisi sempurna karena (sepertinya) sudah bolak-balik dipakai test main dealer. Tapi nanggung ah lagi asik, geber terus!

 

 

Satu-satunya hal paling annoying dari Honda CRF150L Custom Supermoto ini ternyata bukan dari feel. Tapi standar samping yang nggak diganti! Karena ban 17 inci bikin ground clearance turun drastis, walhasil motor jadi nyusahin waktu distandar. Kalau nggak hati-hati, pasti bakal rubuh deh.

Reminder nih buat yang minat modifikasi dual-sport kesayangannya jadi supermoto… Jangan lupa, STANDAR GANTI!

 

Honda CRF150L Custom Supermoto

 

Ribet cari bahan modifikasinya? Eits, nggak perlu khawatir! Sekarang sudah banyak yang jual paket velgnya dipasaran kok. Sepaket kaki-kaki yang terdiri dari Velg, Tromol, Jari-jari & Stel Velg dibanderol mulai dari Rp. 2 jutaan, tergantung merk & ukuran yang diinginkan.

Sementara untuk bannya, bisa ditemui di toko ban terdekat dengan banderol Rp. 800 ribuan (sepaket depan & belakang).

 

Honda CRF150L Custom Supermoto

 

Kalau mau pakai Velg TK Racing 17 inch yang biasa jadi standar velg alumunium pabrikan ya silahkan saja… Malah lebih bagus. Yang penting, siapkan budget ekstra. Karena harga velgnya doang bisa setara seluruh paket modifikasi kali ini.

 

 

Rekomendasi? No brainer. Nggak ada salahnya kok punya 2 paket kaki-kaki dirumah. Trabas bisa pakai ban ‘tahu’ standar, Touring bisa pakai paket supermoto… Budgetnya bersahabat, menambah kegantengan, makin friendly ke bikers yang tinggi badannya pas-pasan, plus dibawanya jadi makin asik! Menang banyak.

Dan yang paling penting buat saya, modifikasi ini seperti punya 2 motor yang berbeda dalam satu wujud… Bukan cuma bagi user CRF150L, tapi (saya yakin) juga bakal dirasakan user KLX atau sejenisnya. Twin Personality.

 

Honda CRF150L Custom Supermoto

 

 

6 comments

  • Silent reader

    Hanya cukup ganti kaki2 aja udah enak di lihat ..
    Jadi pengen punya juga nih,
    Vibrasinya di crf modif supermoto ini di kecepetan brp kang baru beneran terasa dan menganggu?

    • anonimus

      Karena mesinnya samaan sama verza, kemungkinan diatas 80km/h bakal kerasa vibrasinya

      *pengguna verza

    • Vibrasi sih kaga terlalu berasa koq om. Ane coba dijalan aspal kecepatan 90an anteng cuma berasa cepat banget kepentok limiter.
      Jika dibanding tunggangan ane yg berasa geter di atas 110km/jam agak lama sampe di kecepatan segitu, tp limiter lebih lega aja. Anak jaman now sih dibilang lemot motor ane dibanding CRF

      #RiderNMPFI

  • Opupai Taisuki

    Menunggu kubu biru release wr150 pke basis engine 155 vva.

  • Gobleh

    Dibanding rival (klx 150) gimana kang? Udah pernah test klx belum?
    CRF ini menurut saya pribadi emang dapet banget tampangnya, mau dibuat cross atau supermoto tetep masuk.
    Tinggal colek mesin dikit lengkap deh.

    • enoanderson

      Sempat coba KLX S beberapa waktu lalu, kalau standaran saya berani banget pegang mesin CRF, jauh lebih nyuss 0-60 km/h nya.

      Topspeed KLX & Handlingnya di trek trabas belum pernah nyoba kang, jadi saya nggak berani komparasi.

Tinggalkan Balasan