5 Mocin Retro 150cc ini Bikin Konsumen Indonesia Gigit Jari

Kita boleh saja menertawakan mocin kloningan sport 250cc yang nggak jelas bentuknya. Tapi untuk urusan motor klasik – khususnya disegmen under 250cc – kita sepertinya perlu belajar banyak dari negeri tirai bambu.

 

 

Indonesia adalah pasar sepeda motor terbesar ketiga di seantero Dunia. Tapi saat ditanya soal motor retro & custom classic – khususnya dibawah 250cc – sayangnya kita cuma punya satu pilihan saja: Kawasaki W175. Apabila melihat kiprah motor retro yang terus berkembang di tanah air, terdengar menyedihkan ya?

Bagaimana dengan kondisi pasar sepeda motor besar lainnya, Kang Eno? Di Tiongkok, yang merupakan pasar sepeda motor terbesar kedua di Dunia (diatas Indonesia), kondisinya jauh-uh-uh lebih baik. Ada seabrek motor retro berkapasitas 150-200cc yang bikin ngiler! Penasaran?

 

Kiden KD150V

 

Kiden KD150V

Kiden KD150V

 

Kiden KD150V jadi motor retro-modern dengan brand yang paling anyar di artikel ini. Meskipun demikian, tampangnya nggak jelek-jelek banget kok! KD150V dibekali desain ala motor custom classic dengan velg jari-jari alumunium, double disc brake, suspensi belakang ganda, plus model jok yang khas. Sementara itu, mesin 150cc berpendingin udara tradisionalnya diklaim mampu mengail power maksimum hingga 13,5 HP @ 9.000 RPM.

Di Tiongkok Kiden KD150V dibanderol dengan harga CNY 6790 – atau bila dirupiahkan sekitar Rp.14 jutaan saja. Wah, lebih murah dari skutik entry-level Honda BeAT nih!

 

Wonjian Space Ranger G3 (TD150)

 

Wonjian Space Ranger G3

Wonjian Space Ranger G3

 

Kontender kedua datang dari produsen yang sebelumnya menghebohkan lewat motor kloning Ducati Panigale 1098, Wonjian Space Ranger! Kali ini, mereka kembali menghadirkan produk terbaru yang nggak kalah menarik dengan nama G3 (TD150). Motor berkapasitas 150cc ini dibekali desain yang bertema retro, dengan kombinasi velg jari-jari alumunium, jok kulit, ban bertipe all-terrain, hingga knalpot bertipe peashooter yang ditambah aksen exhaust wrap. Keren!

 

 

Nggak perlu khawatir dengan kualitasnnya, lantaran Wonjian G3 ini telah diekspor selama setahun belakangan ke pasar Inggris dengan brand Brixton. Motor retro yang didevelop langsung di Eropa ini dibanderol CNY 10,798 – atau bila dirupiahkan sekitar Rp. 23 jutaan. Jauh lebih mahal dari kontender sebelumnya, tapi kalau melihat kualitasnya yang standar Eropa, menarik nih!

 

 

Yingang Ninety (YG200)

 

Yingang Ninety (YG200)

Yingang Ninety (YG200)

 

Berbeda dengan 2 kontender sebelumnya yang mengusung genre custom-classic, Yingang Ninety mengandalkan konsep Cafe Racer yang tengah digemari di seluruh dunia – termasuk Indonesia.

Bukan cuma konsepnya, part yang digunakan di motor berkode YG200 ini juga layak diacungi jempol. Tuh, lihat saja bagian suspensi depan upside down, double disc brake depan, setang clip-on, hingga suspensi belakang sub-tank (tabung).

 

 

Mesinnya menggunakan konfigurasi silinder tunggal, 200cc, berpendingin udara tradisional, serta pengabut BBM fuel-injection, dengan power yang diklaim mampu tembus 13,5 HP & torsi 15,5 N.m. Yingang Ninety dibanderol seharga CNY 10,110 – atau bila dirupiahkan sekitar Rp. 22 jutaan.

 

Zongshen Week8 (ZS150-52)

 

Zongshen Week8 (ZS150-52)

Zongshen Week8 (ZS150-52)

 

ZS150-52 merupakan salah satu produk 150cc besutan Zongshen, produsen Tiongkok yang telah lama bekerja sama bareng Piaggio Italia. Motor ini mengusung tema full retro laiknya Kawasaki W175, berbeda dengan kontender lain yang dibekali desain lebih eyecatching. Bisa dilihat dari penggunaan bodywork klasik, velg jari-jari alumunium, ban bertipe klasik, hingga suspensi belakang ganda bertipe tabung.

 

Zongshen Week8 Custom Edition... Ebusyed, bisa jadi keren begini?

Zongshen Week8 Custom Edition… Ebusyed, bisa jadi keren begini?

 

Di Tiongkok, Zongshen Week8 dibanderol dengan harga CNY 7958 – atau bila dirupiahkan sekitar Rp. 17 jutaan. Sangat terjangkau untuk motor keluaran pabrikan sekelas Zongshen, yang juga memproduksi beberapa part motor Piaggio & Aprilia!

 

Aprilia CR150 Cafe Racer

 

Aprilia CR150

Aprilia CR150

 

Aprilia CR150 dengan mudah jadi motor klasik paling mentereng di artikel ini. Bukan hanya mengusung brand sekelas Aprilia, tapi spesifikasi detail motor bertema Cafe Racer ini juga menjadi salah satu motor 150cc paling eksotik di seluruh dunia.

Brosist bisa lihat sendiri lewat penggunaan sasis diamond desain Mondial Italia, suspensi belakang dual shock-absorber gas canister (tabung) adjustable, swingarm alumunium, speedometer full digital, suspensi upside down, kaliper cakram 4-piston radial, velg spoke wheel alumunium plus ban bertipe dual terrain, serta knalpot unik ala motor scrambler. Luar biasa!

 

 

Belum lagi ditambah dengan mesin 150cc DOHC 4-Valve generasi terbaru yang diklaim mampu mengail power hingga 17,8 HP @ 9.750 RPM, serta torsi maksimum 14 N.m @ 7.500 RPM. Kurang gokil apa lagi tuh?

Harga berbanding lurus dengan kualitas. Ya, Aprilia CR150 jadi motor dengan banderol termahal di artikel ini, lantaran menembus angka CNY 19,677 atau bila dirupiahkan sekitar Rp. 42 jutaan. Wajar sih, pasalnya spek yang sementereng ini belum ditemui di kelas 150cc, bahkan belum ditemui di CBR150R, All-New R15 & GSX-R150 sekalipun lho!

 

 

11 comments

Tinggalkan Balasan