Suzuki Kembangkan Inovasi Baru, Manual Rasa Matic!

GSX1300R a.k.a Hayabusa jadi salah satu motor paling legendaris bagi Suzuki. Tapi kali ini EA’s Blog nggak minat bahas bocoran facelift Busa, melainkan teknologi (atau inovasi) yang tengah dikembangkan bareng sosok Hyperbike tersebut. Inovasi apaan sih, Kang Eno?

 

 

Sebulan belakangan ini, beberapa majalah kenamaan dunia memprediksi Suzuki Hayabusa bakal segera mendapatkan rombakan total dalam beberapa waktu kedepan. Maklum, terakhir diupdate tahun 2008 alias 1 dekade yang lalu lho Brosist! Menariknya – via patent yang bocor ke media – Hyperbike tersebut direncanakan bakal mengusung inovasi gearbox anyar, yang berpotensi bakal jadi trendsetter di kelas sport tourer kedepannya.

Seperti yang bisa dilihat pada gambar (patent) dibawah ini, ada bagian unik yang terhubung ke tuas pemindah gear Suzuki Hayabusa. Mirip sebuah actuator hidrolik yang menggerakkan tuas gear ya?

 

Suzuki Hayabusa Semi Automatic Gearbox

Merah=Actuator, Biru=Tuas Gear

 

Dan benar saja! Menurut MCN, alat tersebut bakal jadi inovasi baru di Suzuki Hayabusa, yang bernama Semi Automatic Gearbox. Actuator (merah) tersebut terhubung melalui sensor elektronik yang bekerja saat rider menekan tombol pemindah gigi. Beberapa mili-detik kemudian, sensor khusus tadi kemudian mengirim sinyal ke actuator untuk menggeser tuas gear (biru) sesuai keinginan rider.

Intinya, rider nggak perlu ceklak-ceklek pindahin gear lagi deh! Karena semuanya bisa dioperasikan langsung lewat area kemudi.

 

 

Sejenis penggabungan antara quickshifter & auto blipper? Maybe. Tapi yang jelas beda sistem kerja dasarnya berbeda. Karena (berdasarkan gambar patent) yang tengah dikembangkan untuk Suzuki Hayabusa ini benar-benar tanpa perlu injek tuas gear sama sekali, apalagi tarik kopling. Tuh lihat aja lewat gambar diatas tadi, bahkan gear lever (congkelan/tuas gear) nya juga nggak ada sama sekali!

 

Suzuki Hayabusa Semi Automatic Gearbox

 

Apakah bisa berpotensi lebih dahsyat dari Quickshifter & Auto Blipper? Tentu saja bisa. Karena pada dasarnya, yang terpenting dari kedua fitur tersebut adalah sensor canggih yang bisa mematikan Ignition selama sepersekian mili-detik saat upshift, plus ECU yang menyesuaikan putaran mesin saat downshift.

Apabila Suzuki mampu bikin sensor pemindah gear aktif berbarengan dengan 2 fitur diatas, bukan nggak mungkin perpindahan gear di Hayabusa jadi jauh lebih efisien dari Superbike eksotik sekalipun kan?

 

Suzuki Hayabusa Facelift

 

Kalau begitu, apakah mirip dengan Dual Clutch Transmission (DCT) punya Honda? Kalau melihat fakta keduanya sama-sama nggak butuh tuas gear konvensional, jelas sama. Tapi kalau melihat prinsip kerja keduanya, beda jauh Bro!

Teknologi Honda DCT memanfaatkan gearbox spesial yang langsung bekerja dalam crankcase, sehingga menghasilkan peepindahan gear yang halus, bahkan bisa dioperasikan bak motor matic. Sementara inovasi yang dilakukan Suzuki untuk Hayabusa merupakan part (sensor & actuator) tambahan yang berada di luar mesin. Ini tentu jadi nilai positif, lantaran bobot gearbox DCT membuat motor bertambah berat hingga 10-15 Kg lho!

 

 

Yang lebih menariknya lagi – berbeda dengan teknologi DCT yang kompleks & butuh seabrek penyesuaian dibagian mesin – inovasi Suzuki Hayabusa ini nampaknya lebih simpel, logis, dan berpeluang untuk diaplikasi ke genre motor lain yang ada dipasaran saat ini sebagai opsional. Pasang di GSX-R150 asik kali ya, biar makin greget saat gantung RPM.

 

 

18 comments

  • permana_yogas

    DCT kalo di mobil sih ga terlalu enak disini soalnya agak gagap di low speed apalagi kemacetan
    Itu make ford yang DCT nya sistem dry clutch
    Ga tau yang versi honda pake sistem dry atau wet, kalau wet lebih aman sih

  • Owner Maspion

    Bicara DCT nya honda dan inovasi di bidang gearbox, apakabar pengembangan Triple Clutch Transmission di honda, gagal apa masih berjalan? Wkwkwkkwk

  • athleters

    Masih nunggu tvs max facelift jadi kaya tvs stryker 125

  • rofeyk

    kayaknya asik tuh bisa gak terasa pindah giginya.

  • B lmp

    Ah suzuki mah R&D nya males malesan kerja itu konsep busa dri tokyo motorshow 2015 smpe skrng blm brojol jga new busa… Msh aja busa lma gonta ganti warna… Ya ane kagak kebeli jga sih meski ada yg baru jga wkwkwk cma seru merhatiin persaingan otomotif global

  • dhany

    Mirip kaya i-shift nya truck volvo ya mang

  • Michael

    Ini teknologi transmisi udah ada sejak dulu di mobil kayak di wagon r dan ignis transmisi ags manual rasa matik jd mesin transmisi manual trus dikasih modul matik di tuas transmisi bisa pindqh scr otomatis. Di bis besar jg pake transmisi seperti itu

  • Debat Cerdaas

    Sensasi mainin kopling hilang dong kang?
    Maap awam soalnya.

    Jadi berasa kyk main motogp dengan settingan auto clutch gt ya?

    • enoanderson

      Hilang kang. Jangankan mainin kopling, ganti gigi aja nggak perlu ceklak-ceklek.

    • profit?

      neken kopling mah enggak enak, pegel. sekarang kan kalo enggak pake quickshifter ya clutchless shifting. mereka berdua beda dari ganti gigi pake kopling, jauh lebih cepat, dan sensasinya enak banget, halus gimana gitu, tapi tau2 udah kenceng.

  • Hr15de

    Lha padahal saya mau ganti ini matik purba dengan sport karena pengen sensasi kopling dan persneling manual..

  • SGX

    Klo pindah giginya di kemudi (tangan) koq kebayang rasanya jadi kurang intuitif & kurang ngeflow scr alamiah.

    Nikmatnya riding kan salah satunya juga dari kepuasan sinkronisasi antara badan yg miring, tangan yg ngegas, ngerem & kaki tugas ngoper di saat yg pas, plus ada feedback mekanikal yg kerasa, ceklik, seiring sm laju motor yg tmbah smooth & kencang.

    Klo tuas pindah gigi di kaki hilang rasanya ada satu bagian fun utk enthusiast riding yg hilang. Apalagi utk biker yg udh lama & pewe bgt bw motor sport. Klo ngopling hilang masih ok, karena puasnya sinkronisasi pindah gigi di rpm yg pas + feedback ‘ceklik’nya msh dapet.

  • hatelumia

    ala2 AMTnya IGNIS & Wagon R nih Kang, tapi ya mungkin lebih advance karena ngejar sport. Amin2 kalo nyut2an kayak mobilnya

  • Robert

    DCT ama AMT beda lho rasanya, beda meianisme juha. Coba AT ford fiesta sama AMT suzuki ignis.

Tinggalkan Balasan