Advertisements
Yamaha R25 vs New Ninja 250R - CBR250RR

Dilema Yamaha YZF R25 Facelift…

Dibandingkan dengan Honda & Kawasaki, Yamaha nampak paling anteng di segmen sportbike 250cc. Ada apa dengan Yamaha YZF R25 Facelift? Tegakah mereka membiarkan R25 hancur-lebur-luluh-lantak-bubuk-muruluk oleh gempuran New Ninja 250R & CBR250RR?

 

 

No. Not really. Setidaknya Yamaha R25 masih punya keunggulan tersendiri karena jadi sportbike 250cc twin-cylinder termurah yang ada di pasaran saat ini… 56,2 juta (R25) vs 62,9 juta (Ninja) vs 64,3 juta (250RR).

Tapi, disini kita lagi ngomongin Yamaha, bukan merk Mocin yang mengandalkan kapasitas mesin badak dengan embel-embel banderol murah! So, ada yang aneh kalau sampai detik ini belum ada petunjuk sama sekali (dari para senior blogger) tentang sosok Yamaha YZF R25 Facelift.

Pasti ada alasannya kan?

 

The Twin Siblings

 

YZF R25 - YZF R3

 

Kalau Brosist tanya kenapa Yamaha YZF R25 Facelift belum ada info terbarunya,  percaya nggak percaya, jawabannya adalah karena mereka tengah ‘Kipas-kipas Dollar’. Ini serius lho, EA’s Blog lagi nggak ada mood sarcastic saat ini, ciyuusss. Karena menurut saya, faktor utama yang menghambat development R25 adalah sosok saudaranya di Eropa, Yamaha YZF R3.

Sekadar info, YZF R25 & YZF R3 adalah saudara kembar dengan kapasitas mesin & tujuan pasar yang berbeda… R25 bermesin 250cc dan ditujukan untuk pasar Indonesia & Jepang, sementara R3 bermodal mesin 321cc dan dipasarkan di Eropa, Australia, India, hingga beberapa negara lain di Dunia.

Lantas, kenapa Yamaha R3 yang jadi kambing hitam? Jauh banget dari Indonesia ke Eropa, Kang Eno?

 

 

Saat ini, Yamaha YZF R3 masih jadi sportbike favorit pemula di Eropa & negara barat lainnya yang menerapkan sistem lisensi A2… R-Three meninggalkan penjualan pesaingnya seperti Honda CBR300R, Kawasaki Ninja 300R, serta KTM RC390R. So, buat apa update YZF R3?

Sialnya, begitupun dengan YZF R25 – karena keduanya punya basis development yang sama. Persis seperti kasus New Ninja 250R & Ninja 400R yang punya basis serupa, namun berbeda kapasitas mesin.

 

Kawasaki New Ninja 400

 

Apakah nggak ada harapan YZF R25 terbaru bakal meluncur tahun depan, Kang Eno? Tenang, masih besar harapan kok! Itu karena YZF R3 bakal mendapat lawan kuat di tahun 2018 mendatang dengam kehadiran New Ninja 400R.

Sportbike 399cc besutan Kawasaki ini punya spek sasis lebih mumpuni, power lebih besar, serta detail lebih ciamik ketimbang Yamaha R3 yang saat ini jadi sportbike A2 favorit di Eropa. Secara otomatis, posisi YZF R3 pun terancam. So, suka nggak suka, Yamaha harus segera mengupdate sosoknya… Which is, kabar baik bagi fans yang sudah menunggu kehadiran YZF R25 Facelift!

 

Yamaha R3, dan Spek Yamaha YZF R25 Facelift

 

 

Satu masalah selesai, muncul lagi dilema lainnya… Terlebih saat ada pertanyaan: Bakal seperti apa sosok R25 terbaru menurut Kang Eno? Nah, jika melihat sosok New Ninja 400R terbaru – which is jadi lawan R3 – which is jadi basis pengembangan R25 – kalau boleh jujur, saya nggak yakin Yamaha YZF R25 Facelift bakal hadir dengan fitur eksotik seperti suspensi depan upside down 37mm, swingarm alumunium, apalagi fitur elektronik canggih laiknya CBR250RR.

 

Gambaran sportbike A2 dari Jepang. Sekarang ngerti kan kenapa EA's Blog meragukan spek eksotik di YZF R3?

Gambaran sportbike A2 asal produsen Jepang. Sekarang ngerti kan kenapa EA’s Blog meragukan spek eksotik di YZF R3?

 

Coba Brosist lihat New Ninja 400R. Kembaran New Ninja 250R dengan mesin 399cc ini bermodal detail seadanya doang kok. Jangankan upside down, bahkan speedometernya pun masih tipe digital-analog kayak YZF R25 yang lahir tahun 2014! Kondisinya jadi tambah buruk kalau melihat pengembangan Honda CBR500R yang, well, crap.

Meskipun demikian, saya yakin mesin 249cc, DOHC 8-Valve, Liquid-cooled nya pasti bakal mendapatkan ubahan untuk meningkatkan powernya, dan bisa bersaing dengan performa New Ninja 250R ataupun CBR250RR… Contohnya seperti Assist-Slipper Clutch, serta kenaikan putaran mesin dengan rombakan elektronik.

 

Yamaha YZF R25 Facelift

Yamaha YZF R25 Facelift – Render Young Machine

 

So, Yamaha YZF R25 Facelift nggak punya harapan dapet fitur & detail eksotik? Mungkin saja, tapi dengan 2 alasan berikut ini. Yang pertama, YZF R3 harus mematahkan batasan sportbike A2 yang selalu mengutamakan value dibanding spek teknis (which is, menurut saya sangat sulit). Serta yang kedua, Yamaha harus membuat YZF R25 khusus untuk pasar Indonesia, alias nggak sebasis dengan YZF R3… Persis seperti kasus Honda mendevelop CBR250RR.

 

Pasar 250cc Indonesia

 

 

Oke, anggap saja harapan kita semua jadi kenyataan… Yamaha lebih mengutamakan pengembangan YZF R25 untuk Indonesia, dibanding YZF R3 untuk pasar Global… Pasti bakal gokil banget kan? Tapi sialnya, ini juga punya dilema tersendiri.

 

Yamaha R25 vs New Ninja 250R - CBR250RR - 2

 

Seperti yang diketahui bersama, pasar sportbike 250cc tahun ini stagnan, malah ada kemungkinan turun. Berbanding terbalik dengan market 250cc lainnya (ADV & Maxi-scoot) yang justru meningkat.

So, secara bisnis, bukankah lebih baik mendahulukan produksi XMAX 250 yang jauh lebih laris-manis dibandingkan mendahulukan YZF R25 Facelift yang ibarat gambling? Apalagi menambah beban dengan sosok YZF R3 (made in Indonesia) yang nggak common parts?

 

Yamaha YZF R25 2018 - Deep Purplish Blue

 

Nama besar Yamaha memang dipertaruhkan disini, dikelas sportbike 250cc, dikelas flagship rakyat Indonesia berekonomi seperti EA’s Blog. Tapi, yang saya pelajari lewat senior blogger rujukan Fansboy Yamaha – yang sekaligus memperkenalkan istilah “Kipas-kipas Dollar” – bukankah bisnis lebih penting daripada image?

Jika pabrikan garputala mampu melewati segala batasan dan mendevelop Yamaha YZF R25 Facelift sepenuh hati – seperti yang Honda lakukan untuk CBR250RR – saya yakin, that will be one hell of a bike!

 

 

Advertisements

22 comments

  • dwi

    pertamax gak ya ?

    njirrr, hancur-lebur-luluh-lantak-bubuk-muruluk ni bahasa dari planet mana mang ?

    mengalahkan ninja dengan namanya dan honda dengan fiturnya, well yamaha setidaknya harus bener” teguh dengan pendiriannya karena pasukan BC juga sudah siap

  • topman

    facelift ganti bodi aja, plus power dibalikin spt awal… seperti facelift ninja karbu ke FI, perubahan yg murah, yg penting desainnya aduhai khas yamaha dan value… mumpung new ninja desainnya agak gimana, cbr desain juga bukan selera kebanyakan.. ingat yg menang ninja selama ini adalah nama dan desain, orang ga peduli spek, power apalagi handling

  • anonimus

    Ayoo, siapa yg ngomong yimm gak perlu pasar domestik, yg penting kipas2 dolar? Buktinya kipas2 dolar ini berefek buruk buat development r25/3 :v

    Yg penting mah r25 facelift desain ngikutin kakak-adeknya, sama kalo bisa fitur traction control xmax dihibahin ke r25, gak papa dah gak usd sama banana arm, oh ya sama jangan lupa link monoshock sama ban belakang digedein keq r15 :v

  • visitor

    “Tapi, yang saya pelajari lewat senior blogger rujukan Fansboy Yamaha – yang sekaligus memperkenalkan istilah “Kipas-kipas Dollar” – bukankah bisnis lebih penting daripada image?”
    wkwkwk bisa aja nih kang eno ‘merumuskan’ kalimat sedemikian sederhana namun makna nya dalam banget…buat fansboy merk apapun, imho, yang penting pabrikannya kasih produk terbaik buat konsumennya, terutama ya di dalam negeri. kalau sampai laku diekspor itu nilai tambah aja buat pabrikannya, bukan buat para fansboynya, iya kan?

  • visitor

    saya khawatir jebloknya penjualan yimm karena blog rujukan fansboy yamaha ini mengklaim dirinya netral dan smart sembari ‘menuduh’ sebagian blogger tidak netral (blogger amplop/transfer) dan konsumen indonesia kurang/tidak smart kalau milihnya bukan produk yimm. hal ini, saya rasa, ditangkap konsumen indonesia jadi ilfil sama (produk-produk) yimm. sebagai gambaran, di tahun-tahun yimm bisa mengejar, bahkan beberapa bulan bisa menyalip, angka distribusi ahm, si blogger netral ini masih biasa aja tulisannya. tapi ketika dia nulisnya udah ‘netral’, ‘kaum smart/gak smart’, angka distribusi yimm anjlok parah sampai di angka hanya 20an persen!
    #konsumentidakbuta

    • enoanderson

      So, mana yang harus diubah dari Yamaha kang? Produknya (yang sebenarnya banyak yg bagus), atau strategi marketingnya?

      • Ane rasa strategi marketing perlu diperbaiki. Semahal apapun, sejelek apapun fitur, kalo marketing bagus yo panggah payu kang.

      • yg dilawan itu merek terbesar di Indonesia, jelas sulit. Daripada buang uang dan resources untuk baku hantam dengan Astra mending kipas2 dollar, toh kasih produk berkualitas juga produk AHM kan seperti itu tetep di beli. Ya mending disamain dikit keatas deh ama YIMM

  • subaru

    Hal yang sama terjadi pada nmax ya

  • darma

    Pinter lu no.. Analisa yang luar biasa..

  • Jezza

    Masa yamaha mau mau nya ngebiarin R25/R3 kalah fitur sama R125/R15 yang udah punya part eksotis dan desain nya r series banget. Ini seakan akan pengembangan R25/R3 di jalankan dengan setengah hati

  • Somplak

    Masalahnya ada diharga…otomatis nambah fitur nambah harga…liat aja ninja…cuma main dipower aja fitur minim yg skrng udah murah aja GA laku apalagi mahal ditambah fby jas jos doang beli kaga

Tinggalkan Balasan