Advertisements
Vins Duecinquanta

Vins Duecinquanta, Two Stroke Never Die !!

Mesin 2-Tak punya keunggulan bobot lebih ringan & hampir 2 kali lipat lebih powerful dari mesin 4-Tak modern. Tapi sayangnya, boros BBM, boros olsam & menghasilkan polusi berbahaya… Pengecualian buat yang satu ini: Vins Duecinquanta!

 

 

Beberapa waktu lalu, KTM & Husqvarna memperkenalkan motor trail bermesin 2-Tak yang mind-blowing. Bukan cuma kencang & eksotis, tapi yang satu ini juga punya konsumsi BBM relatif lebih irit, plus bersahabat bagi lingkungan. Seberapa bersahabat? Well, mesin 2-Tak Transfer Port Injection (TPI) tersebut bahkan mampu menembus standar regulasi EURO 4 – regulasi yang sebelumnya gagal dicapai Enduro 4-Tak modern Yamaha Tenere 660.

Tapi, semua yang menggunakan mesin 2-Tak mutakhir tadi bertipe dual sport & trail off-road. Belum ada sportbike ataupun special track bike yang sepertinya ‘lebih membutuhkan’ tipe mesin tersebut. Until now…

 

Vins Duecinquanta

Vins Duecinquanta Strada (Road)

 

Motor ganteng satu ini adalah Vins Duecinquanta, sportbike bermesin 2-Tak Transfer Port, yang sudah lolos regulasi EURO 4. Kalau Brosist rajin baca EA’s Blog sejak dulu, pastinya sudah nggak asing dengan Vins Powerlight kan? Nah, yang satu ini datang dari produsen yang sama… Produsen yang diotaki oleh jebolan engineer Scuderia Ferrari Formula 1. Nama “Duecinquanta” adalah terjemahan Bahasa Italia yang berarti 250 – which is sesuai dengan kapasitas mesinnya, 250cc.

 

 

Dari sisi eksterior, Vins Duecinquanta terlihat, well, aneh. Tapi jadi nggak aneh kalau kita mengetahui hampir 80% casing luarnya terbuat dari material paling mahal dan paling eksotis di dunia roda 2 saat ini, Carbon Fiber. Frame monocoque uniknya terbuat dari bahan carbon fiber… Nggak ada steel trellis, diamond, atau alumunium twinspar seperti sportbike 250cc kebanyakan. Karena mesinnya langsung di-bolt ke casing luar (fairing).

 

Vins Duecinquanta

 

Begitupun dengan spakbor & velgnya, terbuat dari material carbon fiber. Dan swingarm banana-nya. Dan suspensi depan tipe hossack-nya. Dan silencer knalpotnya. In fact, Carbon Fiber di Vins Duecinquanta bahkan lebih banyak dari motor MotoGP 2017! Sementara bagian lainnya yang tak terjamah carbon, dibuat dari material yang nggak kalah eksotik (dan mahall) seperti Titanium & Magnesium.

 

Vins Duecinquanta

Vins Duecinquanta Competizione (Track)

 

Tapi jangan kagum dulu, karena kita bahkan belum bahas bagian terbaiknya lho…!
Yup, seperti yang sudah dijelaskan di awal artikel, Vins Duecinquanta hadir dengan mesin 2-Tak Transfer Port Injection (TPI), laiknya motor trail terbaru KTM & Husqvarna. Tapi, berbeda dengan mesin KTM EXC-TPI single-cylinder yang ditujukan untuk performa di kitiran mesin rendah-menengah, Duecinquanta punya mesin V-Twin racing tulen. Output powernya? Well, siap-siap ngiler.

 

 

Vins Duecinquanta dibekali 2 tipe mesin, Competizione (Track Only) & Strada (Road-legal). Tipe balap hadir dengan mesin 2-Tak Transfer Port, V-Twin, 288cc, Liquid-cooled – dengan muntahan power mencapai 80 HP! Sedangkan tipe Road-legal mengusung spek yang sama, namun hanya berkapasitas 249cc untuk output power lebih rendah & delivery powerband lebih smooth.

 

Vins Duecinquanta

 

Thanks untuk seabrek part bermaterial Carbon Fiber, Vins Duecinquanta (Track) diklaim hanya berbobot 85 Kg dan 95 Kg untuk versi road-legal. Nggak cuma lebih enteng dari Skutik 110-125cc yang kita pakai sehari-hari, yang satu ini juga punya power-to-weight-ratio menyerupai motor prototype GP250 lawas – dengan perbandingan nyaris 1 HP/Kg.

 

 

Satu hal yang disayangkan, as always, adalah soal harga. Berkat spek Carbon Fiber fantastis, plus mesin berteknologi tinggi – harga Vins Duecinquanta tembus 40,000 Euro (Rp. 644 jutaan) untuk versi road-legal, serta 50.000 Euro (Rp. 805 jutaan) untuk versi Track (Racing). Meskipun nggak kena pajak motor diatas 250cc, tapi pastinya bakal tetap amit-amit mahalnya jika diimpor ke Indonesia.

 

Vins Duecinquanta

Buat yang ingin bilang motor ini cuma sekadar konsep, well, silahkan nelen ludah….

 

Tapi diluar harganya yang fantastis, ada satu hal yang juga perlu kita garis bawahi. Dengan Vins Duecinquanta, (lagi) kita disuguhi bukti bahwa mesin 2-Tak masih punya potensi besar untuk dikembangkan… Terlebih, jika solusi menghemat cost produksi Transfer Port Injection sudah ditemukan. Sampai saat itu tiba, keep your eyes open, coz two-stroke never dies!

 

 

Advertisements

13 comments

Tinggalkan Balasan