Advertisements
Maxi-Scoot 650cc - Burgman 650 Engine

Ebusyet, Ternyata Begini Ukuran Mesin Maxi-Scoot 650cc!

Pernah berfikir memasangkan mesin maxi-scoot 650cc ke body skuter matik standar? Saran saya, urungkan mimpi tersebut… Nih alasannya!

 

 

Sebagai salah satu pengguna skuter matik & penggemar konsep motor sleeper (bertampang mungil, tapi berpower super badak) – kalau ada rejeki lebih kedepannya – saya pernah kepikiran memasang mesin maxi-scoot 250-400cc di skutik Spacy BOB… Siapa yang nggak kepengen skuter matik berbobot 110-120 kg berpower 35 HP? Pastinya bakal gokil banget!

 

Scomadi TL400 Prototype

Scomadi TL400 Prototype, contoh skuter matik “sleeper” bermesin 385cc ala Burgman 400!

 

Selain para penggemar sleeper, pabrikan Italia bernama Scomadi pernah coba menggabungkan konsep tersebut saat memperkenalkan TL400 Prototype, skuter matik mungil bertampang retro, namun menggunakan mesin Suzuki Burgman 400 maxi-scoot… Mesin 385cc berpower 33-36 HP tersebut digabungkan dengan tampilan motor mungil yang hanya berbobot 110 kg! What the hell…!?

 

 

Kemudian, saya bertanya-tanya, kenapa sampai saat ini nggak ada yang coba gabungkan konsep skuter matik mungil dengan menggunakan mesin skutik paling gambot: Maxi-scoot 650cc?

Setelah browsing-browsing mesin motor secondhand di situs jual-beli online luar negeri, EA’s Blog cuma bisa tercengang. Bukan karena harga mesin maxi-scoot 650cc (karena pasti mahal), tapi dimensi mesinnya!

 

Suzuki Burgman 200 - 400 Engine

Ini adalah gambaran mesin Burgman 200 (atas) & 400 (bawah). Terlihat biasa banget kan? Yup, cuma ukurannya saja yang membedakan dengan mesin skutik Brosist sekalian.

 

Maxi-Scoot 650cc - Burgman 650 Engine

Sementara ini mesin Suzuki Burgman 650. WOW! Just WOW! Lihat perbandingan ukurannya Bro…!

 

Berbeda dengan mesin skuter matik & maxi-scoot 250cc hingga 400cc, mesin skuter matik berkapasitas 550-650cc punya dimensi yang luar biasa besar… Bak dinosaurus bila dikomparasi dengan mesin 400cc sekalipun! Jika putaran kruk as mesin skuter matik <400cc langsung dihubungkan ke transmisi (CVT), kemudian melewati gear ratio sebelum sampai ke putaran ban – maka di maxi-scoot gambot tersebut beda cerita!

 

 

Di maxi-scoot 650cc, putaran mesin dihubungkan ke transmisi (CVT) yang masih berada dalam satu kesatuan mesin. Putaran transmisi tersebut kemudian bakal melewati final-drive sebelum sampai ke putaran ban… Final drive ini biasanya dibentuk menyerupai CVT seperti di skuter matik standar, padahal isi di dalamnya beda banget!

 

Jeroan transmisi Suzuki Burgman 650. Masih bilang bongkar CVT BeAT/Mio susah?

Jeroan transmisi Suzuki Burgman 650. Masih mau bilang bongkar CVT BeAT/Mio susah?

Maxi-Scoot 650cc - Burgman 650 Engine

Nah ini dia final-drivenya, pakai gear euy! Syerem, kayak gear-driven cam punya Honda RC30!

 

Suzuki (Burgman 650) menggunakan 5 susunan gear-driven untuk mentransfer putaran mesin yang dihasilkan transmisi ke roda belakang… Sementara BMW (C650GT) & Yamaha (TMAX) menggunakan final-drive berjenis rantai. Efeknya, dimensi mesin pun membengkak hingga 2 kali lipat dibanding skuter matik standar.

 

Maxi-Scoot 650cc - Burgman 650 Engine

Begini konfigurasi mesinnya saat dipasang di sasis Burgman 650

Yamaha TMAX

Ah, itu sih cuma karena Burgman pakai mesin 650cc aja Kang! Right… Ini adalah Yamaha TMAX, mesinnya 530cc.

 

Konfigurasi seperti ini juga ada tujuannya lho Brosist! Mesin maxi-scoot yang biasanya dibekali konfigurasi twin-cylinder punya bobot yang jauh lebih berat dibanding jenis mesin 250-400cc. Untuk distribusi bobot (depan-belakang) lebih berimbang, otomatis produsen pun menempatkan transmisi dan blok silinder tepat dibawah dek – dengan hanya menyisakan final-drive di bagian belakang.

 

 

Efeknya, handling bakal terasa jauh lebih baik, serta feel diatas motor bakal terasa lebih ringan, meskipun bobot aslinya lebih dari 200 kg. Selain itu (IMHO) konfigurasi mesin seperti ini juga membuat penyaluran power ke roda belakang semakin lambat, yang membuat delivery powernya lebih bersahabat ketimbang motor sport dengan kapasitas mesin yang sama.

Nah, masih ingin bergaya sleeper dengan pakai body skuter matik standar plus mesin maxi-scoot 650cc? Lebih baik urungkan deh, mesinnya mungkin lebih berat dibanding Spacy BOB saya lho! wkwkwkwk…

 

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Advertisements

8 comments

Tinggalkan Balasan