Advertisements
Honda CB300R - Ride

Honda CB300R Resmi Dirilis, Mesin Jomblo Penantang Eropa!

Selain merilis Honda CB125R yang jadi pusat perhatian di ajang EICMA 2017, ‘Big H’ juga menghadirkan evolusi Honda CB300R terbaru… Nggak cuma mengusung tampilan ala CB1000R Neo Sports Cafe, sport bermesin 286cc ini juga jauh lebih keren & eksotis dibanding generasi sebelumnya!

 

 

Pabrikan berlogo sayap tunggal kembali menggila bareng CB-series! Setelah lama menjadi bulan-bulanan streetfighter Yamaha, KTM & Kawasaki dikelas under 400cc – kali ini Honda is Back! Dan produk pertama mengawali kebangkitan tersebut adalah Honda CB300R.

 

Honda CB300R - CB125R

Perbandingan antara Honda CB300R & CB125R

Honda CB300F vs CB300R

Perbandingan Honda CB300R & CB300F – lihat betapa masifnya perubahan yang telah dilakukan Honda…!

 

Sama seperti Honda CB125R, CB300R diklaim adalah versi mini dari flagship terbaru CB-series, Honda CB1000R… Meskipun menurut saya sih lebih mirip CB150R Exmotion. Mungkin kata ‘terinspirasi CB1000R’ lebih tepat bagi suksesor CB300F ini.

Whatever, yang terpenting adalah desainnya sekarang keren banget, jauh lebih keren dibanding generasi CB300F sebelumnya! Desainnya mengusung tema Neo Sports Cafe, dengan lampu bulat LED, tangki kekar, shroud mini, serta desain buritan membulat ala motor retro-modern.

 

Honda CB300R

 

Seperti halnya CB125R, Honda CB300R terbaru juga mengusung berbagai detail yang bakal bikin kita ngiler… Bahkan beberapa diantaranya lebih advanced dari Honda CBR250RR yang terkenal hi-tech lho Brosist! Contohnya seperti penggunaan suspensi depan upside down 41mm besutan Showa, kaliper rem depan Radial, swingarm alumunium, velg Y-spoke tapak lebar (3.00 & 4.00 inci), serta ban berukuran gambot (110 & 150)!

 

Yang membedakan visual CB300R secara signifikan dari CB125R – selain dimensi yang sedikit lebih gambot & kekar – adalah penggunaan knalpot tipe konvensional. Bukan knalpot underbelly (dibawah mesin) laiknya sang adik berkapasitas 125cc tersebut.

 

Honda CB300R - Ride

Rem Dual-Channel ABS + Inertial Measurement Unit (IMU) di CB300R bakal berguna di momen seperti ini…

 

CB300R juga punya Rem Anti-lock Brake System (ABS) dual-channel yang terhubung dengan Inertial Measurement Unit (IMU). Fungsinya? Menurut Honda, sistem pengereman ini mampu memaksimalkan penggunaan kombinasi rem ABS depan-belakang secara maksimal – karena nggak cuma dianalisa berdasarkan putaran roda, tapi juga input power yang diberikan pengendara.

And yes! Piranti ini jadi yang pertama diaplikasikan di sport 125cc – setelah sebelumnya hanya ditemui di moge-moge kelas atas.

 

Honda CB300R - Ride

Sayang banget, mesinnya masih menggunakan silinder tunggal 286cc laiknya CB300F generasi terdahulu…

 

Satu-satunya poin yang mengecewakan bisa kita temui saat membahas sektor mesinnya. Yup, jantung pacu yang digunakan Honda CB300R ternyata berbasis dari sang pendahulunya, CB300F – dengan spesifikasi silinder tunggal, 286cc, DOHC 4-Valve, PGM-FI & Pendingin cairan (radiator)… Bukan mesin twin-cylinder 300cc pengembangan dari CBR250RR seperti yang kita harapkan sebelumnya.

 

 

Mungkin ada yang bakal bilang: Bukannya segmen naked (atau retro-modern) 250-400cc seperti ini seharusnya lebih cocok pakai mesin single-cylinder ya, Kang Eno? Sebelum saya pakai langsung motornya, YES. Tapi setelah paham plus-minusnya, NO… Lebih baik pakai mesin CBR250RR yang dituning ulang supaya berpower lebih rendah, dibanding pakai mesin single-cylinder ala CBR250R yang diupgrade.

Saya sudah cukup puas bertemu mesin trail yang ‘dipaksa’ jadi motor harian.

 

Honda CB300R - Speedometer

 

Nevermind, powernya juga nggak spesial banget kok – dengan klaim 31 HP @ 8.500 RPM, plus torsi maksimum 27,5 N.m @7.500 RPM… Hanya sedikit lebih bertenaga dari Kawasaki Ninja 250SL atau Z250SL (250cc) milik saya yang cuma mampu mengail power maksimum 28 HP. Beruntung, bobotnya cuma 143 kg – alias setara dengan bobot motor 250cc silinder tunggal dipasaran.

 

Honda CB300R - CB1000R

 

Apakah Honda CB300R ini bakal hadir ke Indonesia, Kang Eno? Pastinya tidak. Karena pajak motor mewah diatas 250cc bakal membuat banderol harganya mendekati angka Rp. 100 jutaan! Tapi jangan khawatir, biasanya A.P. Honda Thailand (lokasi CB300R diproduksi) biasanya juga menghadirkan versi 250cc – Honda CB250R – yang bakal dijual dipasar Jepang.

 

 

Nah, versi Honda CB250R tersebutlah yang kita harapkan bisa masuk ke pasar Indonesia. Meskipun sebenarnya saya lebih mengharapkan PT. Astra Honda Motor memproduksi Honda CB250R – dengan styling Neo Sports Cafe – namun berbasis mesin & teknologi advanced milik Honda CBR250RR… Setuju nggak?

 

Spesifikasi Honda CB300R

 

 

Engine: 4-stroke, Silinder Tunggal, DOHC 4-Valve, Liquid-cooled

Kapasitas Mesin: 286cc

Bore x Stroke: 76 x 63mm

Compression Ratio: 10.7:1

Transmisi: 6-Speed

Final Drive: Rantai, Sealed O-Ring

Sistem Penyuplai BBM: PGM-FI

Sistem Starter: Elektrik Starter

Power Maksimum: 31 HP @ 8.500 RPM

Torsi Maksimum: 27.5 N.m @ 7.500 RPM

 

Dimensi (PxLxT): 2.012 x 802 x 1.052mm

Jarak Sumbu Roda: 1.352mm

Rake: 24º

Tinggi Jok: 799 mm

Jarak terendah ke Tanah: 151 mm

Radius Putar: 2,3 m

Berat Isi: 143kg

Kapasitas Oli: 1,5 Liter

Kapasitas Tangki BBM : 10 Liter

 

 

Frame: Steel Trellis Frame

Suspensi Depan: 41mm Showa Upside Down Fork

Suspensi Belakang: Monoshock Damper, Pro-Link Swingarm,

Rem Depan: Cakram Hidrolik, Disc 296 mm, Kaliper Radial 2-Piston with ABS & IMU

Rem Belakang: Cakram Hidrolik, Disc 220 mm, Kaliper 1-Piston with ABS & IMU

Velg Depan: 17M/C x MT3.00

Velg Belakang: 17M/C x MT4.00

Ban Depan: 110/70 – R17 M/C (54H)

Ban Belakang: 150/60 – R17 M/C (66H)

 

Gallery Honda CB300R

 

Honda CB300R - Pilihan Warna

 

 

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Advertisements

6 comments

Tinggalkan Balasan