Advertisements
Moto Guzzi MGS-01

Moto Guzzi MGS-01, Longitudinal Twin Superbike!

Setengah abad menghilang dari dunia racing bersama Guzzi V8 yang legendaris, pada tahun 2004 silam pabrikan asal Genoa, Italia, kembali dengan sosok Moto Guzzi MGS-01 – motor balap tulen bermesin unik! Mampukah Moto Guzzi modern mengembalikan “heritage” racing yang ditorehkan pendahulunya?

 

 

Bila kita membahas tentang Moto Guzzi di era modern ini, motor balap tentu hal terakhir yang bakal kita pikirkan. Selama beberapa dekade terakhir, produsen asal Italia ini sangat terfokus pada moge roadster, cruiser & seri klasik dengan ciri khasnya berupa mesin longitudinal V-Twin.

Sialnya, mesin penuh vibrasi tersebut bakal membuat kita lupa kalau dulunya mereka pernah membuat motor balap 500cc V8 yang eksotis – saat lawannya masih kepusingan dengan mesin Twin & Triple Cylinder. Oiya, kalau Brosist nggak tau apa itu “Longitudinal V-Twin”, anggap saja mesin V-Twin yang masangnya dimiringin.

 

Moto Guzzi MGS-01

 

Namun pada pertengahan tahun 2000-an, Moto Guzzi coba sedikit melupakan kebiasaannya, kemudian memutuskan untuk mengembangkan superbike yang tepat untuk mengembalikan warisan motor balap legendarisnya. Dan voila, jadilah MGS-01 – atau yang punya arti: Moto Guzzi Sport – Model Number 1. Jangan salah, meskipun secara tampilan mesin nggak seekstrim pendahulunya, tapi secara konsep yang satu ini sama gokilnya.

 

 

Karena mendevelop mesin V8 Racing adalah hal amat-sangat nggak mudah untuk diwujudkan di era modern, Moto Guzzi MGS-01 akhirnya memilih jalan mudah… Bukan dengan mendevelop mesin Inline-Four atau V4 yang jafi identitas superbike, mereka tetap mengandalkan mesin yang jadi identitas mereka di era modern. Yup, mesin Longitudinal V-Twin berpendingin udaranya tetap dipertahankan – meski sebenarnya nggak sesuai dengan kebutuhan balap.

 

Moto Guzzi MGS-01 Engine

 

Nggak cuma sekadar plug n play mesin roadster ke superbike, Moto Guzzi juga turut menambahkannya beberapa doping power. Mesin yang semula berkapasitas 1,1 liter, kini diupgrade menjadi 1,2 liter. Pada dasarnya hampir semua part di mesin Longitudinal V-Twin ini berbeda dengan mesin standar, mulai dari kompresi yang jauh lebih padat, elektronik dari Weber-Marelli, pendinginan oli yang jauh lebih advanced, serta tambahan piston dari Cosworth yang berpengalaman di era MotoGP awal dahulu kala.

 

Moto Guzzi MGS-01

 

Hasilnya, well, apa yang diharapkan dari mesin tradisional? Mesin 1.256 cc, Longitudinal V-Twin, OHV 8-Valve, Oil-Coolednya diklaim sanggup memuntahkan power 122 HP, plus torsi 112 N.m… Kalau dibandingkan dengan jagoan superbike lain dipasaran, angka tersebut sama sekali belum mampu menyamai superbike Jepang yang terkenal dengan mesin 4 silinder.

 

 

Moto Guzzi MGS-01 ahkan masih kalah jauh dibanding motor balap 999cc Ducati L-Twin kala itu. Yang membuatnya lebih parah, Superbike yang disebutkan tadi adalah produk road legal, bukan track only laiknya Moto Guzzi MGS-01.

 

Moto Guzzi MGS-01 Shaft Drive

Tersembunyi dibalik swingarm alumunium cantiknya, ada penggerak gardan yang super berat!

 

Kalau Brosist mengira Moto Guzzi MGS-01 kurang gokil, coba lihat penggerak akhir (final-drive) nya… Yup, motor berstatus khusus balap ini menggunakan shaft final drive (gardan) – bukan rantai laiknya motor balap lain! Motor balap pakai gardan? Wkwkwkwk, bercanda kali ah. But it’s true.

 

 

Meski belum mampu menyamai kontender lain secara spek mesin – tapi dalam hal detail – Moto Guzzi MGS-01 nggak kalah kok! Superbike Italia ini sudah dibekali berbagai part eksotik laiknya Suspensi Ohlins tercanggih kala itu, Rem Brembo paling anyar, swingarm alumunium super ringan, velg forged alumunium, hingga speedometer 2 dimensi yang bahkan jauh lebih baik dari beberapa superbike modern! Harus diakui, tiap inci detailnya bikin greget…!

 

 

Tapi, seabrek part eksotik (dan ringan) yang disebutkan tadi tetap tak mampu menutupi kekurangan di sektor sasis, mesin & final drive-nya. Karena dalam kondisi kosong – mesin gambot & sasis tradisionalnya membuat Moto Guzzi MGS-01 punya bobot hampir tembus 200 Kg! Dimensi lebarnya bahkan mencapai 0,8 meter.

 

Moto Guzzi MGS-01

 

Pada akhirnya, Moto Guzzi MGS-01 justru lebih mirip seperti mainan orang kaya & buruan kolektor dibanding motor balap yang murni digunakan di track… Which means, a bad news! Dibanderol $35,000 atau sekitar Rp. 460 jutaan ditahun 2004, hanya sekitar 100 unit MGS-01 yang diproduksi pabrik Moto Guzzi di Italia.

Hal ini membuat angan-angan Guzzi untuk membuat motor homologation racing berbasis MGS-01 hanya menjadi mimpi… Lantaran beberapa saat setelahnya, Moto Guzzi bangkrut. Meski sempat diambil alih oleh Piaggio, namun hal tersebut hanya membuat pabrikan ini makin jauh dari heritage racing yang jadi kebanggaan mereka di 1950-an silam.

 

Spesifikasi Moto Guzzi MGS-01

 

 

Manufaktur : Moto Guzzi S.p. A

Model : MGS-01 Corsa

Tahun Pembuatan : 2004 – 2005

 

Engine : 4-Tak, Longitudinal V-Twin, OHV 8-Valve, Oil-Cooled

Bore x Stroke : 100 x 78 mm

Kapasitas Silinder : 1.256 cc

Sistem Penyuplai BBM : Weber-Marelli 50mm

Rasio Kompresi : 11.0 : 1

Transmisi : 6-Speed

Starter : Elektrik Starter

Max Power : 122 HP @ 8.000 RPM

Max Torsi : 112.8 N.m @ 6.400 RPM

 

Dimensi (PxLxT) : 2.010 x 780 x 1.180 mm

Jarak Sumbu Roda : 1.428 mm

Tinggi Jok : 820 mm

Berat Kosong : 196 Kg

Kapasitas Tangki BBM : 20 Liter

 

Frame : Steel – Rectangular Section

Suspensi Depan : 43mm Ohlins Upside Down Fork, Adjustable Compression

Suspensi Belakang : Alumunium Swingarm, Ohlins Monoshock, Fully Adjustable

Rem Depan : 2x Cakram Hidrolik, Floating Disc 320 mm, Kaliper Brembo 4-Piston

Rem Belakang : Cakram Hidrolik, Disc 220 mm, Kaliper Brembo 2-Piston

Ban Depan : 120/70 – ZR17

Ban Belakang : 180/55 – ZR17

 

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Advertisements

5 comments

Tinggalkan Balasan