Advertisements
CGR500 - V8 Engine

Chris Gordon CGR500: 8-Silinder, 9 Tahun Pengorbanan, 100% Masterpiece!

Behind the Scenes: CGR500

Kisah Dibalik CGR500

 

 

Dari yang saya tonton via Nat Geo, Australia & Selandia Baru adalah 2 negara yang masih dipenuhi oleh lingkungan liar dan padang gurun, serta sabana yang begitu luas… Saking luasnya, mungkin hal itu juga yang membuat para penduduk di luar kota besar malas keluar rumah. So, apa yang dilakukan untuk mengisi waktu senggang? Yes, bikin motor sendiri!

Kedua negara ini terkenal dengan motor homemade yang eksotis, punya performa diluar nalar, serta spek yang gokil… Yang paling legendaris tentu Britten V-1000 karya John Britten. Kemudian ada juga Drysdale V8 yang speknya mampu membuat supersport modern kehilangan kejantanan. Yang paling baru juga ada PGM V8 yang setara eksotisnya. Hampir semuanya pernah dibahas EA’s Blog, kecuali satu: CGR500.

 

CGR500 - V8 Engine

 

CGR500 dimulai bersama kisah seorang pria asal Selandia Baru bernama Chris Gordon. Berbeda dengan builder lain yang memiliki basis pendidikan engineering yang mumpuni, pria yang juga pernah membuat mesin 14-silinder dari mesin mobil-mobilan remote ini nggak memilikinya… Faktanya, semua ilmu yang dimilikinya selama ini justru didapat dari proses pembuatan CGR500.

 

 

Well, semuanya berawal saat Chris Gordon membeli Honda RS125 (motor balap 2-Tak 125cc) lansiran 1989. Namun karena selalu dipermalukan oleh motor modern, Chris menggantinya dengan yang lebih fresh, RS125 lansiran 1998. Setelah dimodifikasi sana-sini, RS125 ini sukses menjuarai Balap Kelas 125cc Selandia Baru, serta mendapat kehormatan untuk berlaga di GP 125 seri Australia! Sayangnya, kesuksesan tersebut justru membuat finansial Chris merana.

 

 

Dengan budget minim, Chris mengentikan proyek RS125 dan fokus untuk membuat mesin baru seperti ciptaan mesin 14-silindernya dahulu… Bedanya, kali ini dengan dimensi ala motor normal! So, dengan stok sasis Yamaha TZ250 bekas, beberapa set mesin Kawasaki ZXR250 tak terpakai, dan punya ide untuk menggabungkan keduanya jadi mesin 500cc V8. Apa yang bisa dilakukan seorang pria tanpa background permesinan saat menghandle 2 mesin ZXR & sisa frame motor 2-tak yang eksotis?

 

 

Advertisements

13 comments

Tinggalkan Balasan