Advertisements
Kawasaki W175 Engine

Kawasaki W175 Buktikan Geng-Ijo Susah Bikin Mesin Baru!

Kayaknya bahasannya belum bisa move on dari Kawasaki W175 nih… Maklum, biasanya kalau sudah diposting lek IWB & wak haji tmcblog pasti jadi beneran deh – which is a bloody brilliant news!

 

 

Sebelumnya kita sudah bahas tentang kemungkinan Kawasaki W175 menjadi senjata terbaru geng-ijo di perang market share dengan kwartet produsen Jepang lainnya. Sekarang, kita bakal kupas seputar permesinannya… Yup, W175 dirumorkan bakal menggunakan basis mesin lawas milik Kawasaki Eliminator 175 (BN 175) yang nampaknya bakal dituning ulang untuk menghasilkan efisiensi, performa, serta emisi gas buang yang lebih baik.

New Update: Akhirnya Kawasaki W175 Dirilis, Retro Spesial Untuk Loyalis & Hobiis!

 

Kawasaki W175 Engine

 

Kalau dilihat secara teknis, sepertinya ini pemilihan mesin yang cukup tepat – selain mesin KZ200 (Binter Merzy) yang justru saya duga sebagai basis mesin Kawasaki W175 sebelumnya. Dengan potensi power mesin standar mencapai 15 HP,  tentunya mesin ini punya performa & torsi yang sedikit lebih baik dibanding basic mesin KLX150 yang nggak jauh beda dari bebek 125cc… Meski powernya belum bisa mengalahkan sport 150cc modern, namun karakter mesin seperti inilah yang menurut EA’s Blog bakal cocok digunakan di Indonesia. Tapi, ada tapinya juga ya!

 

 

Hal ini sekaligus membuktikan tulisan EA’s Blog beberapa tahun silam, tentang betapa sulitnya Kawasaki mengembangkan mesin baru yang benar-benar fresh – khususnya dikelas under 250cc. Sejauh ini, mereka selalu memanfaatkan basis mesin lawas yang dituning ulang (atau paling-paling diganti cover blok kopling & magnetnya) hingga menghasilkan karakter yang berbeda dengan edisi lawas..

 

Kawasaki W175 Engine

 

Brosist bisa lihat sendiri di Kawasaki Ninja 250R yang berbasis EX250-series sejak era 80-an silam, atau mesin Ninja 250SL yang sama plek dengan KLX250-series dari era 90-an. Dan bukan cuma itu, mesin yang digunakan di Kawasaki Z125 (Kaze 125cc) hingga Estrella 250 (BJ250) yang berbanderol lebih dari 60 jutaan pun nggak jauh beda kasusnya. Apalagi kalau ngomongin soal skutiknya, wah tambah parah deh! Epsilon-series yang aslinya berbasis produk Suzuki, ataupun J-series yang merupakan rebranding produk Kymco.

 

 

Bahkan rumor Ninja 250 4-silinder yang sangat dinantikan para fans Kawasakj juga bakal menggunakan basis ZXR250 yang sudah eksis sejak era 90-an. Entah ini memang disengaja untuk menghemat ongkos development, atau memang mereka takut nggak balik modal dengan catatan penjualan yang seadanya? Saya nggak paham motifnya.

 

 

Sebenarnya hal diatas bukan berarti sepenuhnya kabar buruk koq Brosist! Hal ini justru bisa jadi kelebihan sendiri… Lantaran produk terbaru Kawasaki telah memiliki subtitusi komponen dengan tipe pendahulunya – yang bakal memudahkan konsumen dalam mencari spare parts. Apalagi penjualan produk geng-ijo masih banyak yang tergolong minim – yang menyebabkan sparepart originalnya sulit ditemui di jaringan 3S resmi.

Tapi kalau bisa bikin mesin generasi baru, kenapa nggak dicoba? Masa iya kalah dengan mesin 147cc DOHC ‘semi race’ milik Suzuki, mesin 250cc Twin-cylinder milik Honda, ataupun mesin 155cc VVA + ASC milik Yamaha…? Gimana, Brosist lebih setuju pakai basic mesin lawas atau pakai mesin yang benar-benar didevelop baru?

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Advertisements

24 comments

Tinggalkan Balasan