Advertisements
Yamaha Mio 2006

Nama “Mio” yang Masih Populer, Dulu & Sekarang… 

Beberapa waktu lalu di bus kota yang saya tumpangi, ada seorang pengamen ibukota dengan lirik lagu jenaka yang khas… Di bait tengah lagu yang menggambarkan sosok cewek matre tersebut, terselip kalimat “Jangankan Mio, Ninja pun dicicil buat Neng”. But wait, kenapa harus Mio? Kenapa bukan BeAT, atau Vario, atau Scoopy yang jauh lebih laris manis saat ini?

 

 

Balik ke 7-9 tahun lalu, semua skuter matik dipanggil dengan sebutan “Mio” oleh para orang-orang diluaran sana… Bahkan nggak ada yang namanya genre skuter matik, yang ada cuma “Gue kepingin beli Mio”. Mengendarai Yamaha Mio nampak seperti sebuah kebanggaan bagi ridernya, bahkan kecantikan cewek pun bertambah 113% kalau bawa Mio lho! #Ehemm

Padahal saat itu skuter matik 113cc ini harganya nggak mahal-mahal banget. Malah tergolong murah lho dibanding Jupiter Z atau Jupiter MX yang tergolong motor bebek mid-high end. 

 

Yamaha Mio Sporty

 

Dulu, Yamaha Mio dianggap sebagai sosok yang lucu, fun, dan unik dibanding motor bebek entry-level yang terkesan lebih kaku dan serius. Tampang Mio yang everlasting serta tak memiliki banyak garis tajam nan agresif bisa diterima oleh seabrek kalangan – mulai dari anak muda hingga emak-emak yang belajar eksis… Begitupun dengan segudang komunitas – anak ceperis, anak low-rider, anak thailook, anak racing, sampai anak mamih – semua nggak ada yang nggak suka Mio. Dalam sebuah kalimat sederhana: Yamaha Mio bagaikan lifestyle baru di masa keemasannya.

 

 

Satu hal yang juga nggak boleh dilupakan. Yamaha Mio tak bermain sendirian saat itu… Ada juga skuter matik besutan Kymco, Honda & Suzuki. Tapi tak ada satupun yang mampu menyaingi kepopuleran Mio, baik dalam hal data penjualan ataupun kondisi real dilapangan… Dan yang lebih gokilnya – jangankan popularitas – para pesaingnya tersebut bahkan kerap dipanggil dengan sebutan ‘Honda Mio’, atau ‘Mio dari Suzuki’.

 

Mio Smile

 

Padahal kalau melihat secara teknis, Yamaha Mio justru tak dibekali dengan seabrek teknologi ataupun fitur canggih laiknya skuter matik masa kini… Bahkan jika dibandingkan dengan pesaing pada era yang sama. Pernah melihat iklan Mio & Teteh Tessa Kaunang yang mengagung-agungkan diasil cylinder, forged piston atau teknologi yang bisa bikin motor mati-nyala sendiri tanpa bantuan jurig? Nggak ada Bro! Yang ada cuma pamer striping lucu, model lampu baru & gambaran easy-to-use… Itu doang!

Bagaimana soal kekurangannya, Kang Eno? Jangan ditanya, banyak banget! Satu artikel juga nggak cukup tulis semua kekurangan Yamaha Mio generasi pertama – hingga yang terakhir mengaplikasikan pengabut BBM karburator. Tapi anehnya, tetap laris manis lho!

 

 

Apa intinya? Yup, seperti bait lagu akang pengamen yang saya temui – nama Mio memang masih punya nama besar. Terdengar “nonsense” sih kalau melihat data penjualannya yang makin merosot dibanding brand kompetitor… Tapi kalau Brosist main ke pinggiran kota besar dan melihat fakta dilapangan, kalimat yang ditulis EA’s Blog sebelumnya tentu bukan sekadar cuap-cuap.

 

 

Yang perlu dipirkan pabrikan berlogo garputala hanyalah bagaimana mengembalikan ‘citarasa’ Mio kembali ke kodratnya sebagai motor yang fun (desain unik), ceria (warna menarik), diterima seluruh golongan (modif-able), dan yang pastinya dekat dengan konsumen (promo menarik)… Karena kalau boleh jujur, Mio yang sekarang (M3 & Z) sudah terlalu serius!

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist… 

 

Loading...

Advertisements

20 comments

  • tahu sumedang

    Jandi inget pas jaman cinta monyet kang.
    Mio hitam behel besi velg jari.

  • July

    Sama seperti Honda yg berarti sepeda motor kang Eno, mau Yamaha, Suzuki yg dipakai bilang nya naik Honda. Hehehe
    Mindset sdh tertanam itu yg sulit dirubah, motor sport ya Ninja, Yen ora ninja Ra oleh di cinta kang. Hahahaha

  • Kapten Jack

    Lama bener baru keluar artikel baru, mang

    • enoanderson

      Pengen konsisten tapi masih susah kang, bagi waktu antara dunia nyata, nulis di UCNews & nulis di blog ini.

  • petrolhead

    Masih punya satu di rumah lansiran 2009, buat ke kampus ok buat bawa barang toko ayo aja wkwk. Walaupun minim perawatan karena ane agak ga telaten tapi alhamdulillah ga ada masalah yang terlalu annoying sih

  • gondes

    Mio elektrik kang cepat cepat sebelum tetangga ngeluarin,,semoga yimm cepat tanggap,,jangan terlalu lelet kesempatan tidak datang 2 X ayo yimm mio electric solusi terbaik

  • Macaroon

    Mio yang punya citarasa unik dan fun… Apa ya kayanya Yamaha punya deh yang versi terbarunya hmmmm…. Oh ya grand filano yang dijadiin CBU (wadefak! kenapa CBU yimm!!!!!) Bentuknya Unik dan pasti nya fun

  • Mio yg sekarang desainnya terlalu racing lancip2, udah keluar dari pakem. Padahal dulu awal keluar desainnya asik banget lebih friendly, buat cewek/cowok masuk. Mio lawas yg legend menurut saya desain sama CDI nya IYKWIM 😀

  • masih ada mio 2009 (milik istri).
    100.000 km lebih terlampau its ok saja.
    Tergantung perawatan.

  • fby

    la ya itu yang kadang jadi pertanyaan saya. kenapa yimm gak buat saja skutik murah meriah tanpa banyak fitur yang agak mubazir, desain everlasting (pake desain mio gen sporty dirubah dikit), cc gak usah gede (cukup 80cc oveeerrrr stroke) sertu tentu saja harga yang sangat murah, kasih nama “mio eco”

  • Ncex

    Yg bikin legend karna cuma 3 huruf kang

  • Nohara

    Kalau aja ini bisa di mention ke YIMM
    Ya sudahhhh lahh…desain itu ibarat Gamblinf, terbukti ga selalu desain motor pas sama selera kebanyakan orang…

  • gus

    Mio yg sekarang manuverability-nya jauuuh dibawah mio gen1-mio smile dulu. sekarang kaku kikuk rasanya kyk bawa matic honda.
    yamaha yg jagonya ngeracik sasis sekarang kok jadi aneh gini feel motor2nya termasuk vixion juga jadi nggak enak sejak sinchan.

    dulu mio-jupiter-vixion itu manteb. dibawa kenceng nggak geal geol, dibawa sliat-sliut dikemacetan lincah dan akurat. sekarang rasanya kelebihan yamaha yg menonjol dibanding honda cuman jeniusnya desain striping dan warna

  • Kalau ingat yamaha mio…..
    Jadi ingat lagi …Aura kasih …kang.

  • Setdah

    Mio skrng g ky mio..nusuk2 desainya..heheh

  • zzz

    Klo diliat, selain everlasting desainnya juga GA BANTET tuh. Beda dg yg sekarang.

Tinggalkan Balasan