Advertisements
Hyperbike

Hyperbike: The Rise and Fall of the Most Madness Bike!

The Rise of Hyperbike: Kawasaki vs Honda vs Suzuki

 

 

Nggak ada yang lebih seru ketimbang lihat produsen Jepang lainnya ikut ambil bagian dalam kompetisi Hyperbike. The goal? Tentu saja untuk menciptakan monster berkapasitas badak yang mampu memecahkan rekor motor tercepat di Dunia! Kasus yang pertama datang saat Kawasaki merilis The Next Fastest Bike, Kawasaki ZX-11 pada tahun 1994 – dan langsung direspon oleh Honda yang menghadirkan CBR1100XX Super Blackbird!

 

Honda CBR1100XX 3

 

Ini adalah salah satu langkah paling berani dari produsen sekelas Honda, pabrikan yang kita kenal lebih mengutamakan handling dan easy-to-use ketimbang menciptakan monster dengan embel-embel “motor tercepat di dunia”. Dan untuk membuktikan kesungguhannya, Honda tak sungkan memberikan (dua) huruf X pada monster berbobot 223kg nya ini!

Yang lebih uniknya, CBR1100XX Super Blackbird ini turut didesain laiknya sosok Pesawat Mata-mata Lockheed SR-71 (nickname: Blackbird) yang merupakan Pesawat Tercepat Dunia pada eranya. Top speed? Oh yeah, 290 Km/h, baby! 

 

Suzuki Hayabusa

 

Tapi, euforia Honda tak berlangsung lama, karena beberapa saat kemudian Suzuki turut ambil bagian dengan merilis motor terdahsyat, tergokil & paling fenomenal di era 2000-an, Suzuki GSX-1300R a.k.a Hayabusa. Sang Busa nggak cuma mampu melahap Blackbird hingga tak berbekas, tapi juga mencatatkan rekor yang bikin bergidik untuk ukuran motor produksi masal.

Didesain dengan filosofi aerodinamika yang kental (which is jadi kelihatan aneh), mesin 1.300cc dahsyat, serta power yang mencapai 173 HP,  nggak heran kalau tahun 1999 lalu Hayabusa mampu mengail topspeed hingga 310 Km/h!

 

 

Gokilnya lagi, kehadiran Suzuki Hayabusa tak hanya membuat ketar-ketir pesaing Jepang & Eropa, tapi sekaligus pemerintah di seluruh dunia yang mulai takut dengan perkembangan Hyperbike… Jika tak dihentikan, bukan tak mungkin jenis motor ini bakal sanggup mencapai top speed hingga 400 Km/h hanya dalam jangka waktu singkat. Oleh karena itu, ketegasan dibutuhkan.

Hal inilah yang membuat adanya perjanjian tak tertulis (gentleman agreement), yang isinya membatasi speed maksimum sepeda motor produksi masal hanya 299 Km/h, dengan power maksimum sekitar 200 HP… So, siapa yang bertanggung jawab? Yes, the one and only Suzuki GSX-1300R a.k.a Hayabusa!

 

Half-tonne - 350 BHP combo monster!

Half-tonne – 350 BHP combo monster!

 

Honda adalah produsen yang pertama mematuhi peraturan ini, dan memutuskan mengubah segmen CBR1100XX Super Blackbird dari Hyperbike menjadi sebuah Sport Tourer. Tapi bagaimana dengan Kawasaki? Nah, seperti ciri khas geng-ijo, jawabannya lebih “badass” dari yang bisa dikira!

 

 

Setelah gagal mengalahkan Hayabusa bareng Ninja ZX-12R, Kawasaki kembali melahirkan motor dahsyat berikutnya di tahun 2007. Tapi lantaran kecepatan maksimum telah dibatasi hanya 299 Km/h, so, geng-ijo pun harus mencari alternatif lain untuk membuat monster roda 2 nya terlihat spesial.

 

Kawasaki Ninja ZX-14

Kawasaki Ninja ZX-14

 

Nggak butuh waktu lama sampai salah satu petingginya ada yang nyeletuk ketika meeting Kawasaki Heavy Industries: “I know, gimana kalau kita balik ke konsep Z1300 – bikin motor berpower terbesar di dunia?”… Karena ide tersebut adalah satu-satunya hal bagus yang terpikirkan, akhirnya lahirlah sosok yang diberi nama Kawasaki ZX-14!

Hyperbike terbaru Kawasaki ini nggak cuma memiliki aspek tampilan yang super sangar, dan mesin berkapasitas 1,3 liter, tapi juga memiliki power maksimum 190 HP – serta akselerasi 0-100 Km/h hanya dalam 2,5 detik saja… Terbayang berapa besar torsi yang dimiliki ZX-14? Yup, torsinya tembus 140 N.m, dengan bobot yang mencapai 269 Kg. So, it’s huge, it’s fast, and it has massive power & torque – masih ada yang meragukan status Hyperbike nya? 

 

 

Duel antara Nemesis Hyperbike ini terus berlanjut hingga memasuki era 2010-an. Suzuki memperkenalkan Hayabusa terbaru yang punya power hingga 194 HP, yang kemudian dijawab oleh New Ninja ZX-14R dengan muntahan tenaga maksimum tembus 208 HP! Jika tak dihentikan, EA’s Blog yakin di 2030 dogfight antara keduanya bakal menghasilkan motor yang bisa terbang, wkwkwk…

 

Advertisements

22 comments

Tinggalkan Balasan