Advertisements
Hyperbike

Hyperbike: The Rise and Fall of the Most Madness Bike!

Hyperbike - Origins

 

 

Jika ada produsen yang paling bertanggung jawab terhadap awal mulanya terkenal istilah “Hyperbike”, maka yang perlu ditunjuk adalah Kawasaki! Geng-ijo membuka lembaran baru kelas ini bersama motor monsternya, Kawasaki Z1300. Berbekal mesin 1.286cc 6-Silinder, plus bobot yang hampir menembus barrier 300 Kg, motor ini sukses membuat majalah Cycle world Guide saat itu memberikan julukan “Hyperbike” – yang sekaligus membuka era baru pengembangan jenis motor yang satu ini.

 

Hyperbike - Kawasaki Z1300

 

Yang perlu EA’s Blog tegaskan, istilah tersebut bukan sekadar goresan pena semata lho Brosist… Pasalnya, saat itu power mesin Kawasaki Z1300 diklaim sanggup mencapai 120 HP, plus Torsi 115 N.m – alias hampir 2 kali lipat genre Superbike terbaik di era yang sama, Honda CB750 (68 HP). As the number said, bisa bayangkan betapa gilanya motor yang satu ini di eranya, akhir 70-an?

Sayang, karena bobotnya yang terlampau ektsrim, handling super berat, serta konsumsi BBM yang super boros, akhirnya nafas Kawasaki Z1300 pun tersengal-sengal karena penjualan yang sedikit.

 

 

Semangat yang dimiliki Kawasaki Z1300 tak berhenti begitu saja… Pada tahun 1984, Kawasaki memperkenalkan Superbike Modern pertama di dunia, Ninja GPZ900R – yang kemudian diikuti oleh versi 1.000cc nya, Ninja GPZ1000RX tahun 1986. Kali ini, yang diincar bukanlah kapasitas mesin badak, jumlah silinder berlimpah, ataupun power mesin gokil seperti yang kita temui di Z1300… Tapi sebuah misi yang bahkan lebih dahsyat lagi: Motor tercepat di Dunia!

 

Sebagai perspektif betapa gokil duo Ninja GPZ900R & GPZ1000RX di eranya, saat itu kelas Superbike resmi masih berkapasitas 750cc (belum 1.000cc seperti sekarang) yang diisi nama besar laiknya VFR750R RC30, YZF750R, GPZ750R, hingga GSX-R750… Jika Superbike tadi diklaim mampu menembus top speed 240 Km/h, maka duo Kawasaki ini sanggup menembus topspeed hingga 254 Km/h! What, 254 Km/h di tahun 1980-an? Insane level: PRO!

 

Kawasaki Tomcat

Kawasaki Tomcat a.k.a ZX-10

 

Tapi jangan bergeming dulu, karena Kawasaki tak puas dengan catatan tersebut, maka geng-ijo langsung mendiscontinue GPZ1000RX dan menggantinya dengan Kawasaki ZX-10 a.k.a “Tomcat”.

Berbekal tuning mesin yang lebih advanced, frame alumunium twinspar, serta aerdonamika fairing yang lebih baik, tebak berapa top speed yang mampu dihasilkan oleh sang “Tomcat”? Yes, 266 Km/h! Angka yang sekaligus menasbihkan dirinya sebagai penerus generasi motor tercepat dunia dari Kawasaki yang selanjutnya.

 

Advertisements

22 comments

Tinggalkan Balasan