Advertisements
Trik Marketing

Inilah 3 Trik Marketing Dasar yang Sukses ‘Menyihir’ Konsumen Roda 2!

Tampilan = Harga

Merubah Sedikit Tampilan, Menaikkan Harga

 

Trik Marketing Honda CBR150R

Ingat, bedanya cuma di warna!

 

Kalau Brosist membandingkan kedua produk diatas, keduanya jelas sama-sama All-New Honda CBR150R. Kelengkapannya sama, fungsinya sama, powernya sama, ergonominya sama, visornya juga sama-sama masih kependekan malah…  Perbedaan diantara keduanya cuma ada di bagian warna dan livery. Dimana CBR150R edisi Repsol nampak lebih keren berkat kelir oranye ala Repsol Honda MotoGP, plus detail yang dilabur cat gold. Tapi pernahkah memikirkan perbedaan harga keduanya?

 

 

Yup, meskipun punya spek dan kelengkapan yang sama persis, tapi selisih harga antara All-New CBR150R Standar & versi Repsol Edition mencapai Rp. 900.000 lho Brosist! Sebagai perspektif, uang sebanyak itu padahal bisa digunakan untuk membeli kebutuhan bermotor yang lain seperti helm + jaket + glove + protector branded lokal – satu set sekaligus.

 

Advertisements

28 comments

  • Alsylend

    Alhamdulillah konsumen di warung sini sudah kebal dari sihir sihir hitam marketing..
    eh trik trik marketing
    Hahaha

    Tp memang itu hanya beberapa kecil persen dr total konsumen indonesia

    Sisanya masih menjadi korban

  • CBeAT

    Faktanya.. Di daerah saya yg diburu adalah ncb warna merah.. Titik…sdh gtu aja.. Gk perduli spesal edisen apa spesal enjin(sayang ngimpi)…. Itu jg yg buat ahm nge spesal edisenkan yg merah..

  • Free1

    Kang, di contents no 2:
    Yup, meskipun punya spek dan kelengkapan yang sama persis, tapi selisih harga antara All-New CBR150R Standar & versi Repsol Edition mencapai Rp. 900.000 lho Brosist! Sebagai perspektif, uang sebanyak itu padahal bisa digunakan untuk membeli kebutuhan bermotor yang lain seperti helm + jaket + glove + protector branded lokal – satu set sekaligus.

    Lho, kok bisa dapat 900 rb doang? (Arai + alpinestar) ??? Hehehe… atau saya aja yang over ngarep kayanya…

    • Ingat di akhir ada kata2 “branded lokal”

      itu produk cibaduyut kang hehehehe. . .
      helm 250
      jaket 250
      gloves 125
      Protector 275

  • Gunwis

    Belilah sesuai kebutuhan bukan sesuai keinginan,cara mendapatkan duit tambahan buat pabrikan..belum lagi klo kredit..

  • Niemand

    Hahaha, cuma yang punya sharingan yang bisa sadar kalau sedang dalam pengaruh genjutsu. Minor facelift, major price lift. Sama-sama hepi.

  • Kobelyogas Kobokyogays

    Intinya hondta motor bosokk dan bobrokk 150cc-1000cc

    • Ente itu miskin mas, keluarga ente juga miskin. Jangan internetan mulu, kasian keluarga ente ga ngerasain beras..

    • Kobelyogas Kobokyogays

      Cbr motor bosok, kualitas bobrok ekekekk

    • Ammar

      Ngatain cbr1000 fireblade bosok …. wkwkwk … ente nyobain cbr600rr aja belumpernah mungkin liat aja belom …. wkwkwkw … kualitas moge jangan samain kayak 150cc kang … hahahah ngakak ane baca komen ente

  • Rian

    Padahal kalo pasang visor + under cowl + wheel list sticker ori honda 500 ribu itu udah all in + jasa pasang..
    Tapi kalo beli merah selisihnya hampir 3x lipat kalo beli versi biasa dipasang tambahan SE..

  • massway

    Ga hanya motor, hampir semua barang tricnya sama.. Bahkan sepatu converse 300rb dan yg ada bordir Curt cobain bisa sampe 3jt.

  • anonimus

    es teh ( iced tea (>= 6000) [contoh paling mudah]
    untungnya kalo masalah motor, ane udah kebal sama iming2 kayak gitu (kecuali beli satu berhadiah spg *eh)

  • Renhan

    Jangankan konsumen, yg jelas jelas blogger motor yang katanya kelas atas, bulu atas dan bulu bawah aja banyak yang jadi irasional, liat kan fenomena engine nearly square yg diamini dan diimani blogger2 tsb sebagaimana terlampir diatas??

  • Arifindiesel

    Cepat! Beli sekarang karena senin harga naik.
    Intinya semua trik memanfaatkan kelemahan konsumen.
    Trik pertama karena terkait selera dan pilihan warna yg sedikit, maka kita bisa saja terjebak, misalnya konsumen dg favorit warna biru sedangkan yamaha hanya menyediakan warna biru pada varian moto gp maka konsumen dg favorit warna biru mau tidak mau akan membelinya.
    Trik kedua dan ketiga terkait ketidaktahuan konsumen akan teknologi sepeda motor dan harga part ketika dikomparasikan antara eceran dan satu kesatuan paket pembelian.

  • topman

    yg edisi repsol atau movistar bukannya harus bayar royalti ke pihak sana walopun semerk… ya cuma ga tau sih berapa dolar bayarnya

  • wahahaha.. setuju kang, aneh aja buat saya. terutama untuk trik2 berbau-bau special edition motogp.. entah kenapa ga pernah minat sama yg versi itu, karena buat saya juga kebetulan ga suka tampilan yg keramean warna/stiker..

    dan jujur baru ngeh sama yang NCB, bisa sampai 1.4jt ya bedanya? luar biasa..

  • an.asiandude

    Kalo semua konsumen beli “special edition”. Apanya donk yg spesial?justru yang reguler jadi spesial karna jumlahnya jadi sdikit. Pola pikir konsumen kita memang aneh

  • PRIKITIWWW

    Diiklan harga Suzuki harga tembak rata om….
    Mo warna ato versi motogp….

  • visitor

    Apakah ‘trik’ ini yang kemudian termasuk dalam variabel intangible value mas eno?

  • rider jujur

    Judulnya d ganti aja om Eno jadi “3 trik marketing licik produsen sepeda motor cari untung” trus poin nomor 3 Krn sama dgn poin 1 di ganti “selama tampilan menarik, walau kualitas jelek = untung”

    tuh, contohnya :
    New Honda CB150R Streetfire punya kombinasi Special Edition & Mesin Overstroke yang mantap, tapi build qualitynya nggak lebih baik dari tong sampah perumahan.hehe… dan kasus swingarm xabre yg patah, tp Cuba d tutup2i yamaha.hihi..:-D

  • Setdah

    Hampir semua produk otomotif khsunya roda 2 emang gitu..tmbh topping tmbh duit..

  • viki

    kalau desain grafis harus bayar royalty om, tp wong indo kan pikirannya masih “masak gambar gitu tok aja bayar” …licensed

  • Inline4

    Framming : cara media memanipulasi berita

    Framing berita merupakan perpanjangan dari teori agenda setting, yaitu cara media mengemas sebuah informasi atas peristiwa yang terjadi. Framing tidak berbohong, tapi ia mencoba membelokkan fakta dengan halus melalui penyeleksian informasi, penonjolan aspek tertentu, pemilihan kata, bunyi, atau gambar, hingga meniadakan informasi yang seharusnya disampaikan.

    Framing bertujuan untuk membingkai sebuah informasi agar melahirkan: citra, kesan, makna tertentu yang diinginkan media, atau wacana yang akan ditangkap oleh khalayak. Dengan kata lain, framing berita menyangkut seleksi beberapa aspek dari realitas sosial dan menjadikannya menonjol dalam sebuah berita, teriring harapan tertangkapnya wacana yang sedang diinginkan media tersebut.

    Saat musim pemilu maupun pemilukada, akan mudah kita temukan contoh kasusnya dalam media yang cenderung mendukung salah satu kontestan.

    Misalnya ada pemberitaan tentang Calon A yang berkomentar tegas dalam menyikapi masalah luar negeri, sedangkan media tersebut tidak memberikan kesempatan kepada Calon B untuk berkomentar masalah yang sama. Media menggiring opini bahwa Calon A adalah orang yang LEBIH TEGAS dibanding Calon B. Padahal kalau mau ditelisik lebih lanjut, secara kedudukan dan jabatannya, Calon A tidak mempunyai kapasitas untuk menyikapi masalah luar negeri tersebut.

    Contoh lainnya, media memberitakan Calon A yang mempunyai kebiasaan belanja ke pasar rakyat, menyapa warga dan makan bareng di angkringan, namun media tersebut tidak memberitakan Calon B yang bisa jadi mempunyai kebiasaan yang sama dalam berinteraksi dengan warganya. Malah justru media tersebut memberitakan Calon B tentang mobilnya, hewan peliharaannya yang mahal, anaknya yang bermukim di luar negeri. Dari kondisi tersebut, media ingin menggiring opini pembaca bahwa Calon A adalah orang yang LEBIH MERAKYAT dibanding Calon B.

    Dari kedua contoh di atas menunjukkan bahwa berita yang disampaikan media tersebut tidak bohong, namun media berusaha melakukan framing agar membentuk persepsi tertentu pada pembacanya.

    Nah sekarang, apakah Anda sudah siap menghadapi framing-framing berita sehari-hari yang diciptakan media?

  • fari.fairis

    konsumen terjebak dengan cara berpikir “kalo beli paketan biasanya lebih murah”

Tinggalkan Balasan