Advertisements
Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa

Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa, Part. 1: Take Me Higher!

Saat momen pengetesan Suzuki GSX-R150 di Sirkuit Sentul beberapa waktu lalu, EA’s Blog beserta rekan blogger lain sempat mengusulkan tentang test touring Suzuki GSX-S150… Karena untuk sebuah naked bike yang mengutamakan performa & handling, nggak ada test yang lebih cocok dibanding touring ratusan kilometer. Finally, sekitar 2 minggu lalu, keinginan tersebut dikabulkan PT Suzuki Indomobil Sales (2W).

 

 

Dan bukan cuma touring bareng Suzuki GSX-S150, perjalanan Jakarta – Garut – Purwokerto selama 2 hari kemarin juga menandai 47 tahun lamanya Suzuki berkiprah di pasar Indonesia, sekaligus membuka mata saya tentang betapa besarnya anugerah tuhan yang ada di Tanah Pasundan. Trip 500 km, lintas 3 provinsi (DKI Jakarta, Jawa Barat & Jawa Tengah), berbagai kondisi trafik & kontur jalanan, beragam cuaca ekstrim, serta lokasi yang amazing bakal jadi saksi Touring bertajuk T4klukan Ba7asan yang dilakoni 25 unit Suzuki GSX-S150… So, let’s get started!

 

Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa

Pelepasan Keberangkatan Touring Suzuki GSX-S150 Taklukkan Batasan – Jelajah Jawa, oleh Mr. Itayama San

 

Karena lokasi rumah EA’s Blog yang terlampau jauh dari titik start Touring Suzuki GSX-S150 di Suzuki IJMG Sunter, so, saya diminta untuk menginap di sebuah hotel kenamaan di bilangan Sunter… Sekamar dengan dulur D’Gujubar, Mang Fery dengan dengkurannya yang dahsyat, malam singkat tersebut berubah jadi sebuah malam yang panjang. Wish you were here, teh Aura Kasih, wkwkwk…

Sekitar jam 7 pagi, rombongan berkumpul di Suzuki Sunter untuk melakukan persiapan keberangkatan pukul 08.00 WIB. Selepas mendengarkan ceremony pembukaan oleh Mr. Seiji Itayama & briefing oleh Pak Aris sebagai trip leader kali ini, para peserta yang terdiri dari media & blogger, 3 kendaraan patwal, plus crew Suzuki Indonesia pun dilepas menuju ganasnya trafik Jakarta – Jl. Raya Bogor – Puncak Pass – Bandung – Garut, ditemani terik mentari pagi yang menyengat, membuat awal perjalanan yang harusnya biasa, jadi luar biasa…. Nyebelin.

 

 

Jalur Sunter – Puncak Pass – Bandung – Garut, EA’s Blog memutuskan fokus test kemampuan Suzuki GSX-S150 dari segi akselerasi, handling, konsumsi BBM, kemampuan menghandle panas mesin, serta kondisi perpindahan gear transmisi di situasi terik & trafik padat.

 

Akselerasi & Power

 

 

Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa

 

Satu hal yang perlu digaris bawahi, unit motor yang EA’s Blog pakai untuk sesi testride kali ini beda jauuuuhhh dengan unit test yang saya pakai di Launching Regional Bandung silam. Suzuki GSX-S150 ini jauh lebih presisi, persis motor baru. Hasilnya, saya kaget! Begitu throttle dibuka tanpa ba-bi-bu, power Suzuki GSX-S150 langsung menyentak keluar, bak monster yang telah lama terkurung di kandang… Membuat efek mentul-mentul bak mesin overstroke.

Problemnya cuma satu, ketika diajak geber di tanjakan dalam kondisi gear yang ketinggian (gigi 3 misalnya), power terasa hilang entah kemana… Bukan loss power, tapi benar-benar nggak bertenaga. EA’s Blog bahkan sempat disalip 2 member gara-gara kehilangan power saat menikung dan ketemu tanjakan tinggi – which is dimana-mana, mengingat trip pertama ini Suzuki GSX-S150 diajak melintasi ketinggian 7 hingga 2000 meter diatas permukaan laut (mdpl). Solusinya? Gantung RPM tinggi bak pebalap dong Bro! Feelingnya dijamin, sensasional…!

 

 

Kesimpulannya, power Suzuki GSX-S150 tergolong “mengerikan” untuk sekaliber naked-bike 150cc… Kombinasi feel akselerasi yang yahud, plus power kitiran atas yang setara GSX-R150, bakal agak mengintimidasi bagi para pemula yang baru naik kelas dari skutik atau bebek. Tapi bagi para pecinta kecepatan, it really is, your ultimate weapon!

Untuk sesaat, EA’s Blog bahkan sempat berfikir: “Ini Suzuki GSX-S150 justru lebih asik digeber ketimbang GSX-R150 deh… Lebih baik dong ya?”. Tapi setelah sampai di Puncak Pass dan bertatapan langsung dengan sosoknya, rasa-rasanya saya kembali mengagumi Suzuki GSX-R aja deh! Headlampnya itu lho, kagak nahaann, wkwkwk…

 

Handling, Stabilitas & Kenyamanan

 

 

Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa

Rombongan Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa istirahat sejenak di Puncak Pass, ngopi dulu Bro!

 

Sampai di jalur Puncak – Cianjur – Bandung, Suzuki GSX-S150 ini diuji ability handling dan stabilitasnya… Karena percayalah, jalur ini terlalu indah untuk dilewati dengan speed rendah. Dibawa menikung dengan speed 50-70 km/h, feelnya enteng buaangeett! Masih terkontrol dengan mudah deh pokoknya. Nggak ada gejala limbung, ngebuang, apalagi loss grip. Ternyata kombinasi frame, suspensi & ban IRC Exato di GSX-S150 ini boleh juga… Nggak memgecewakan! Dikasih modal ban touring mid-level semisal Pirelli Sport Demon pasti istimewaahhh banget deh motor yang satu ini.

Biasanya (atau teorinya) kalau motor enak dipakai cornering, pasti suspensinya bakal terasa nyusahin saat dibawa di jalan rusak ya Kang Eno? Bagaimana dengan yang Kang Eno rasakan di Suzuki GSX-S150…??

 

 

Jawabannya, teori diatas bener banget! Tapi faktanya, Suzuki GSX-S150 adalah salah satu list motor yang mampu membalikkan teori tersebut. Dengan settingan suspensi superb, feeling menikungnya mantep dan juga stabil saat terpaksa melewati lubang jalanan yang tersebar sepanjang Puncak – Cianjur – Bandung. Yang biasa miring-miring bawa skutik/bebek, dijamin nggak bakal kaku deh saat nyobain miring pakai GSX-S150.

Satu-satunya drawback yang EA’s Blog rasakan adalah busa joknya… Koq keras banget ya? Sampai di Jalur Bandung – Garut, nggak kehitung deh berapa kali saya berdiri untuk mengurangi rasa pegal di (maaf) bokong. Kalau bagi yang belum terbiasa, riding 80 Km dijamin bakal terasa menyiksa! Jangan-jangan Suzuki Indonesia juga terkena penyakit ala jok motor Honda terbaru ya??

 

Konsumsi BBM

 

 

Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa

Rombongan Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa sampai di Bandung, langsung disambut oleh puluhan komunitas GSX-R/S150 Bandung… Luar biasa Kang!

 

Dengan kondisi trafik Jakarta – Puncak – Bandung yang padat menyiksa, ditambah dengan kondisi tangan kanan EA’s Blog yang benar-benar nggak sekolah… Berapa konsumsi BBM yang bisa kita harapkan dari motor performance-oriented laiknya GSX-S150 plus trek menanjak dari 7 sampai 2000 mdpl? Saya yakin dengan angka 35 Km/L pun sudah sangat luar biasa. Mau tau berapa angka konsumsi BBM GSX-S150 yang EA’s Blog pakai?

Yup, angka konsumsi BBM yang tercatat di speedometernya sanggup tembus 35,3 Km/L! Bahkan beberapa rekan blogger & media lain yang gaya ridingnya smooth bisa tembus 42 Km/L lebih lho Brosist! Alias terbilang irit untuk ukuran gaya riding EA’s Blog (yang bener-bener nggak beraturan), plus trek & trafik yang dilewati tuh… Karena seingat saya, Honda CBR150R K45G yang sempat saya tes harian dalam kondisi jauh lebih bersahabat pun cuma tembus 32 Km/L. Nah!

 

Panas Mesin

 

 

Seberapa menyengat sih hawa panas mesin Suzuki GSX-S150 saat dipaksa melewati jalur padat laiknya Jakarta – Puncak Pass – Bandung Kota? Jawabannya adem-ayem aja koq…! Meskipun saya cuma pakai celana jeans, tapi hawa panasnya sama sekali nggak terasa. Kalau panas sengatan matahari sih jangan ditanya, ajegile euy, wkwkwkwk….

Fan radiator pun anteng dan senyap, nggak mau berputar laiknya anak balita yang diberikan mainan baru. Untuk ukuran motor 150cc dengan mesin high-performance laiknya Suzuki GSX-S150, trik yang dilakukan para engineer Suzuki untuk menghandle panas mesinnya layak diacungi jempol. Pasalnya, EA’s Blog pernah riding motor 150-200cc (liquid-cooled) dengan sistem pendinginan mesin yang nggak lebih baik… All-New CBR150R misalnya, yang kena macet dikit fan radiatornya langsung berputar, wuuusshhh.

 

 

Clutch & Perpindahan Transmisi

 

Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa

 

Percaya nggak percaya, dari 25 rombongan touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa etape pertama ini, EA’s Blog adalah satu-satunya rider dengan gaya riding yang semrawut… Sering mainin setengah kopling kayak rider baru belajar naik motor manual-clutch, nggak kehitung downshift untuk sekadar gantung RPM, ataupun blip kopling ala quickshifter untuk mendapat akselerasi maut.

Bukan tanpa alasan, pasalnya EA’s Blog memang berniat test kehandalan clutch dan perpindahan transmisinya dalam kondisi tersebut. Apalagi, semua unit motor Touring Suzuki GSX-S150 kali ini menggunakan oli standar pabrikan (SGO – 10W/40)… Biasanya, kopling bakal kelelahan, yang mengakibatkan perpindahan gear jadi lebih kasar, bahkan bisa berimbas clutch gosong. Bagaimana hasilnya Kang Eno?

 

Hasilnya diluar dugaan, EA’s Blog-lah yang justru kewalahan meladeni test clutch & transmisi tersebut. Koplingnya tetap smooth, nggak ada gejala lelah dan berubah jadi kasar… Yang ada justru EA’s Blog yang kelelahan, dan langsung menyudahi testnya setelah masuk jalur Bandung – Garut. Perpindahan gearnya tetap smooth, presisi dan cepat! Assist-slipper clutch? Untuk perjalanan 244 Km Jakarta – Garut di hari pertama, clutch standar Suzuki GSX-S150 terbukti sudah melebihi ekspektasi saya.

 

Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa

Rombongan Touring Suzuki GSX-S150 Jelajah Jawa sampai di lokasi rest pertama, di Resort Sumber Alam, Garut.

 

Sekitar Pukul 17.30 WIB, Rombongan Touring Suzuki GSX-S150 Taklukkan Batasan – Jelajah Jawa sampai di lokasi rest pertama di Sumber Alam Resort, Cipanas, Garut, Jawa Barat… Disini, EA’s Blog bersama rekan-rekan lain menginap semalam untuk mengembalikan stamina riding 270 Km di esok hari, menuju Ciamis – Majenang – Purwokerto.

Lokasi menginapnya amazing Brosist! Kamar bernuansa pedesaan, dengan balkon diatas kolam ikan, plus bathtub air panas alami pribadi di kamar membuat malam tersebut berasa istimewa… What an amazing day! Satu-satunya yang membuat saya menyesal adalah harus sekamar (lagi) dengan Mang Fery, wkwkwk…

 

Setelah makan malam di Restoran Cibiuk dengan nuansa ngaliwet ala pedesaan, kami pun kembali ke hotel untuk beristirahat. Karena siapa sangka, keesokan harinya saya kebagian jatah riding Suzuki GSX-S150 plus Full SARP Racing Kit yang sedang jadi pembicaraan hangat dikalangan para fans GSX-series… Mau tahu gimana impresi dan perbedaan performanya? Stay tuned di EA’s Blog ya…!

 

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Advertisements

34 comments

Tinggalkan Balasan