Advertisements
Moto3 Race

5 Hal Amazing Motor Moto3 yang Belum Kita Ketahui!

Amazing Power-to-Weight Ratio

 

 

Pada musim balap 2012 silam, Moto3 sejatinya diplot sebagai pengganti GP125 2-Tak yang dinilai nggak ramah lingkungan. So, tujuan yang coba diemban sebuah motor Moto3 bukan hanya memiliki emisi gas buang yang bersahabat dengan regulasi, tapi juga sebuah motor 250cc 4-Tak yang kecepatannya setara 125cc 2-Tak. So, saat pengembangan mesin sudah mencapai batas tertinggi, pengembangan pun dialihkan ke parameter selanjutnya: Power-to-Weight-Ratio!

 

Moto3 Race

 

Yes, coba tebak berapa bobot yang dimiliki sebuah motor Moto3? 120Kg setara motor 150cc? Atau justru 100Kg setara skuter matik dan motor bebek di Indonesia? Nope, jauh lebih ringan lagi!

Secara spesifikasi resmi, motor Moto3 laiknya Honda NSF250R memiliki bobot hanya 84 Kg saja! Bahkan, KTM RC250R hanya memiliki bobot sekitar 82 Kg lho! Alias masih lebih ringan ketimbang skuter matik laiknya Honda Spacy Helm-in milik EA’s Blog.

 

Moto3 Race 3

 

Itu artinya, berat motor Moto3 hanya setengahnya motor 250cc favorit yang dijual di Indonesia – yang punya bobot antara 160-170Kg. Bahkan, bobot sebuah motor Moto3 + bobot rider (60Kg) masih lebih ringan ketimbang sebuah motor 250cc lightweight laiknya Kawasaki Ninja RR Mono! Hasilnya, power-to-weight-ratio sebuah motor Moto3 mampu mencapai 0.658 HP/Kg… Atau sekitar 4 kali lebih besar ketimbang motor 250cc produksi masal.

Jika Brosist sering nonton live race Moto3 di layar kaca, maka kita bakal melihat motor yang satu ini sangat mudah diangkat oleh kru mekanik di area paddock.

 

Kenapa bobot sebuah motor Moto3 bisa seringan itu sih Kang Eno? Ini dia rahasianya…

 

 

Advertisements

15 comments

Tinggalkan Balasan