5 Hal Amazing Motor Moto3 yang Belum Kita Ketahui!

Amazing Engine

 

 

Setelah mengetahui betapa powerful dan kencangnya topspeed motor prototype Moto3… Hal selanjutnya yang ingin kita ketahui tentu adalah rahasia dibalik mesin yang digunakan! Karena (pastinya) ada rahasia yang membuat mesin 249cc tersebut begitu powerful.

Yes, Brosist bener banget! Karena meskipun spesifikasi mesinnya hanya 249cc, DOHC 4-Valve, Liquid-Cooled, Fuel Injection – yang setara motor 250cc produksi masal… Kenyataannya, hampir nggak ada satupun part motor produksi masal yang digunakan di sebuah motor prototype Moto3.

 

NSF250R Engine

Honda NSF250R Engine

 

Pertama, motor Moto3 laiknya Honda NSF250RW memiliki mesin unik – dengan penempatan filter udara di depan dan knalpot di bagian belakang, plus corong ram air intake berukuran gambot. Itu artinya, mesin mampu menerima asupan oksigen lebih banyak – yang nantinya menghasilkan power yang lebih besar. Saking terobsesinya dengan penempatan mesin, bahkan kemiringan silindernya pun diukur secara detail hingga 15° demi meningkatkan stabilitas mesin.

Kedua, motor Moto3 laiknya KTM RC250R dilengkapi piston berukuran jumbo yang bahkan diameternya lebih dari 80mm! Alias setara dengan diameter piston yang digunakan pada motor MotoGP. Dengan ukuran piston tersebut, banyak hal yang bakal berpengaruh, seperti redline RPM yang lebih tinggi (13.500) dan menghasilkan power lebih dahsyat.

 

Moto3 Engine

KTM RC250R Moto3 Engine

 

Dan yang selanjutnya, sebuah motor Moto3 juga dibekali dengan piranti elektronik yang nggak kalah eksotik dengan yang kita temui di motor MotoGP… HRC & Dell’Orto adalah contoh 2 nama besar yang menyuplai piranti elektronik khusus untuk motor Moto3. Piranti elektronik di motor berkapasitas 250cc ini juga sudah memiliki fitur laiknya adjustable traction control, launch control, fuel mapping, ignition mapping, pit lane limiter, serta data recording – fitur yang bahkan belum dimiliki beberapa superbike kenamaan.

Dan yang perlu dicatat, itu semua belum termasuk gearbox 6-speed cassette-type berspesifikasi tinggi, full Titanium Valve, Silinder berlapis Nickel-Silicon-Carbide (Ni-SiC), serta knalpot khusus yang didesain produsen kenamaan dunia.

 

Tapi, bukankah power 50HP tersebut sebenarnya belum mampu membuat sebuah motor bisa berlari hingga lebih dari 230 Km/h, Kang Eno? Yup, benar sekali… Karena masih ada lagi rahasia lainnya!

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  1. Mesin mesin moto 3 sangat enak dilihat resik, bersih, terang & kinclong, ga kya mesin motor produksi massal sekarang yg malah dicat item

  2. Wah, ulas moto2 jg dong kang…
    wwkwkkw keren bgt emg moto3

    Coba ada moto4 (150cc 4 tak) yg powernya 30-40 hp…ane siap beli dah…hehe

    • Yang kelas moto2 udah pernah mas, yg mesinya cbr600rr diganti triumph. Cuma untuk spesifik belum.

      Colek mang eno ahay

  3. Kalau nonton moto3 justru paling seru sebenarnya dibanding moto2,karena disini kita tdk hanya mendukung pembalap dan tim yg kita suka tapi juga konstruktor atau pabrikannya seperti di motogp(kecuali moto2).gak kaya moto2 yg balapnya one make engine(kalau gak mau dibilang one make race) pake mesin CBR600RR yg dtuning ulang

        • Wuiih very enlightening script kang eno…keep it up the good works! Itu tabel dari motogp.com nunjukin rata2 speed perkm/h alias bukan top speed, mosok yo top speed urut kek ngono…mikeer juu…jadi lebih kenceng 4tak nya??