Advertisements
Mesin 2-Tak Fuel Injection KTM

KTM Sukses Kembangkan Mesin 2-Tak Fuel Injection, Babak Baru Fans Strokers!

Apakah Brosist seorang fans motor 2-tak yang kecewa lantaran kini sudah mulai langka, dan terancam kepunahan? Kalau demikian, ada kabar baik nih, karena KTM sukses mengembangkan Mesin 2-Tak Fuel Injection yang bahkan mampu lolos standarisasi EURO4! Ebusett…?

 

 

Sebelum bahas artikel ini lebih rinci, ijinkan EA’s Blog menjelaskan kelebihan pengabut BBM injeksi (Fuel Injection) & kelebihan mesin 2-stroke yang kini terancam punah di kancah roda 2. Apa kelebihan injeksi dibanding karburator? Well, karena semuanya diatur secara presisi – maka konsumsi bahan bakar motor injeksi bisa jauh lebih irit ketimbang karburator (dalam parameter perbandingan yang sama), lebih mudah dalam menentukan suplai udara + BBM yang diinginkan saat melakukan tuning, serta bakal lebih bersahabat secara emisi karena nggak ada BBM yang terbakar percuma…

Sementara itu, apa yang membuat motor 2-tak selalu dicintai fans-nya? Tentu saja karena motor 2-stroke tersebut punya potensi power 2 kali lipat motor 4-tak dengan kapasitas mesin yang sama, plus jauh lebih bersahabat dalam hal perawatan karena part mesin yang digunakan jauh lebih sedikit.

 

Mesin 2-Tak Fuel Injection KTM

Mesin 2-Tak Fuel Injection KTM (Transfer Port Injection)

 

Nah, gimana kalau kedua hal tadi kita satukan jadi sebuah Mesin 2-Tak Fuel-Injection? Pastinya ini bakal jadi ‘mimpi basah’ para speedlovers yang sudah merasakan dahsyatnya sensasi mesin strokers jadul… Lantaran hasilnya adalah sosok motor berpower dahsyat, ramah lingkungan, irit BBM, serta mudah dalam hal perawatan! Tapi sayangnya, membuat mesin 2-Tak Fuel Injection tak semudah mengganti sistem karburator ke injeksi di motor 4-Tak… Bisa aja sih, tapi wani piro? Hahahaa..

Berbicara sejarah, konsep ini sebenarnya sudah banyak dikembangkan oleh berbagai produsen roda 2 sejak 2 dekade yang lalu – mulai dari OSSA, hingga Bimota V-Due. Namun sayangnya, tak satupun yang berakhir sukses! OSSA terpaksa gulung tikar lantaran konsep motor 2-Tak Fuel-Injection nya yang super mahal tak laku dipasaran… Sementara Bimota V-Due yang mengandalkan mesin 2-Tak Direct-Injection justru jadi biang kerok kebangkrutan produsen Italia tersebut, lantaran segudang problem yang menyertai sistem injeksinya.

Kabar gembira nya, diawal tahun 2017 ini, KTM Austria sukses mengembangkan konsep tersebut… Yes, 2-Tak Fuel Injection is Back to Bussiness!

 

 

KTM Austria nampaknya benar-benar tak ingin kehilangan line up motor Trail 2-Tak nya tuh Brosist… Yup, seiring dengan regulasi EURO4 yang mulai diterapkan Januari 2017 silam, KTM terus berupaya mengupgrade motornya agar sesuai dengan regulasi tersebut. Namun kendalanya, di segmen motor trail street-legal, KTM justru lebih banyak memiliki opsi mesin 2-tak – yang membuat mereka harus memutar otak demi mempertahankan motor laiknya 250-EXC and 300-EXC.

Yang menarik, KTM tak serta-merta langsung menyuntik mati kedua andalannya tersebut laiknya para kompetitor asal Jepang… Mereka justru mengembangkan mesin 2-tak fuel injection terbaru yang diberi nama Transfer Port Injection (TPI). Apa kelebihan sistem Transfer Port Injection buatan KTM tersebut Kang Eno?

 

Mesin 2-Tak Fuel Injection KTM

 

Menurut Joachim Sauer, KTM Product Marketing Manager, Transfer Port Injection membuat usernya tak harus mencampur BBM dan Oli samping secara manual (hmmm, kalau yang ini sih sepertinya bukan hal baru lagi deh, karena motor 2-tak era 1990-2000’an juga punya kemampuan yang sama persis)… Tapi kelebihan mekanisme ini sebenarnya jauh lebih dahsyat lagi… Transfer Port Injection juga mampu meningkatkan presisi penggunaan BBM & Oli samping yang dibutuhkan mesin 2-Tak. Rahasianya? BBM bakal disemprotkan secara presisi begitu sensor di port exhaust menutup, sehingga nggak ada lagi yang namanya BBM terbakar percuma.

Efeknya, mesin 2-Tak Fuel Injection tersebut diklaim bisa jauh lebih irit penggunaan BBM, Oli samping, dan pastinya mampu meminimalisir emisi gas buang berbahaya… Gokilnya lagi, KTM juga mengklaim terobosan Transfer Port Injection ini mampu lolos standarisasi EURO4! Ebusyed…!

 

 

Dalam pengembangan sistem Mesin 2-Tak Fuel Injection bernama Transfer Port Injection tersebut, KTM juga menguji secara menyeluruh tentang feeling yang didapatkan oleh pengendara… Joachim Sauer mengatakan, TPI ini didesain sedemikian rupa agar feel yang didapatkan rider sama seperti menggunakan karburator di versi sebelumnya. Namun tetap memiliki keunggulan signifikan tuh Brosist, yakni usernya tak harus sibuk mencari settingan jetting yang tepat saat dipakai di track off-road – lantaran semuanya bisa diatur secara presisi oleh ECU.

 

 

Sistem Transfer Port Injection ini bakal diperkenalkan lewat duet produk anyar mereka, KTM 250 EXC TPI & KTM 300 EXC TPI mulai mei 2017 mendatang… Kedepannya, KTM juga bakal mempertimbangkan untuk mendevelop lebih banyak produk berbasis Transfer Port Injection di segmen trail berkapasitas mungil. Sayangnya, sampai artikel ini dirilis KTM belum memberikan diagram kerja & struktur detail Mesin 2-Tak Fuel Injection nya tersebut… Tapi, ketika sudah ada penjelasan detailnya, kita pastinya bakal kupas tuntas di Artikel Tech Talk ala EA’s Blog.

 

Last word: Yes, 2-stroke is back….!

 

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

 

Advertisements

28 comments

  • Yes yes… Gile tuch teknologi. Semoga kwasaki comeback

  • Gak sekalian bahas Athena Direct Injection? Kan dia buat kit DI buat two stroke, tuh ada yg pake engine Am-6 80cc bisa 30dk.

  • Tony

    Andai ninja rr gini juga..

  • shiro

    moga aja abis ini mesin rotary di reborn juga,suara n tenaganya itu loh cetar banget,meskipun borosnya melebihi kencing kebo 😆

    • enoanderson

      Iyap betul, semoga dengan perkembangan teknologi mesin rotary bisa balik lagi… Jadi nanti motor saya cukup 250cc aja, karena powernya mungkin bisa setara 600cc, wkwkwk 😀

    • Yookee

      Rotary mesin mana dulu nih ? Soalnya rotary di a100 dan L2G iritnya luar biasa mang. 🙂

  • pengen denger trouble nya dimana

  • Joy

    Feels good man

  • goezman

    teknisnya gmn ya tuh kang eno? exhaust port kan posisinya lebih tinggi dari transfer port, klo exhaust port mau tertutup berarti transfer port udah tertutup full, gmn BBM bisa masuk ya? atau TPI ini direct injection? jadi transfer port cuma buat aliran udara doang?

  • zzz

    oli samping khusus kah? Kok rsnya ga mungkin klo sekedar mengandalkan sistem injeksi sebagai peramu bbm+oli samping..

  • cruut

    apa ini yg ditunggu2 honda untuk mewujudkan 2stroke ramah lingkungan seperti di artikel yg hampir berumur 2 tahun di bawah ini 😀
    https://enoanderson.com/blog/2015/07/25/spesial-mesin-2-tak-ramah-lingkungan-ala-honda-mungkin-nggak-sih/

    semua tahu kan ada apa diantara ktm sama honda hihihihihi

    * cucuk2an antar pabrikan buahnya sangat manis untuk konsumen 😀

    • enoanderson

      Kalau pas kemarin Honda diem-diem aja, moga dengan 2-stroke Transfer Port Injection ini Honda langsung respon balik! Aamiin 😀

    • andi

      Sementara ini msh puas dan bersyukur dgn adanya kawasaki ninja rr, mudah2an berikutnya adalagi honda dan ktm dikelas 150cc 2 tak (ngimpine keduwuren kang) hehehe

    • Yookee

      Honda memang tidak pernah berencana menghidupkan lagi motor 2 tak. Gossipnya justru paten injeksi 2 stroke yg didaftarin Honda itu justru untuk menutup salah satu akses yg memungkinkan bagi pabrikan lain untuk menginjeksikan motor 2 tak. Karena pada dasarnya Honda lah yg bikin development 2 tak jd mandek, krn sejak awal Honda terkenal sbg pabrikan yg konsisten mendevelop motor 4 tak.

      Keberhasilan KTM + Mikuni dalam mendevelop Fuel Injection Port buat motor 2 tak berarti pake sistem yg berbeda dgn sistem yg udh di patenin Honda. Artinya pula upaya Honda untuk memenjarakan teknologi 2 stroke gak sepenuhnya berhasil.

      Kesuksesan KTM dgn 2 stroke fuel injection port hanyalah awal dari gerbang pengembangan motor 2 tak di era modern.

  • AdhitLX26

    Sayang proyek EXP-2 nya honda tidak diterusin

    Eh, kang, ulas Honda EXP-2 dong

  • Free1

    Semoga honda kawasaki yamaha suzuki juga punya…. all new nsr reborn, ninja rr reborn, tzm reborn, rx king reborn, gamma reborn… (sorri kalau yang saya minta kebanyakan)

  • Andhi

    Long live two stroke!!
    Pabrikan indo mah ga mau pusing2 develop technologi yg sdh pasti nantinya bikin tambah mahal produknya. Lha wong konsumen indo dikasi 150 cc DOHC aja sudah bangga kok

  • heriawan

    Andai rx king bangkit lagi, akankah jambret2 semakin banyak haha

  • Robert

    ada pabrikan yang bikin mesin serupa, tinggal liat desain/visualisasi animasinya; Rotax E-TEC dan Yamaha HPDI

  • Alpha Sierra

    Rindu sensasi 2 stroke…..
    Yg terakhir masih ingat….RX King kobra

Tinggalkan Balasan