Advertisements
Sportbike 250cc 4-Silinder Lawas

Apa Yang Membuat Sportbike 250cc 4-Silinder Spesial?

Jika Brosist sering mampir dan baca-baca artikel Historical Bike ala EA’s Blog, wajar rasanya bila mendambakan Sportbike 250cc 4-Silinder lawas diproduksi kembali… Tapi jika tidak, lantas mengapa motor jadul tadi harus di “reborn” kembali? Apa yang membuatnya begitu spesial…?

 

Saat baca-baca seputar isu Kawasaki Ninja 250cc 4 Silinder yang kemarin (lagi, dan lagi, dan lagi) menghangat, EA’s Blog banyak menemukan banyak komentar bernada miring. Yang akan dibahas kali ini bukan tentang komentar miring seputar Ninja 250 4 Silinder nya loh ya (karena saya juga bakal ikutan bully soalnya, wkwkwk)… Tapi soal pendapat miring tentang Sportbike 250cc 4-Silinder yang dianggap tak terlalu spesial dibanding 250cc modern saat ini – selain suara “zwingg-zwingg” khas engine Inline Four & Power 45 HP. Bloody hell!

Sebagai seorang historian (amatir) yang menyukai sejarah roda 2, dan sebagai blogger yang rajin membahas keistimewaannya via Historical Bike… So, ini waktunya EA’s Blog membahas apa saja yang membuat sportbike 250cc 4-Silinder “Jadul” sangat-ngat-ngat Spesial. Cekidots!

 

High-Revving Engine

 


Jika Brosist nggak eargasm, maka telinga & kadar gearheads nya perlu dikalibrasi ulang, wkwkwkwk

 

 

Ingat pembahasan tentang konfigurasi mesin Suzuki GSX-R125 beberapa hari lalu? Yup, motor yang punya langkah piston (stroke) hanya 41,2 mm ini mampu meraung hingga kitiran 16.000 RPM… Dan sebagian besar pasti setuju kalau mesin tersebut disebut “gokil”. Coba tebak, berapa milimeter langkah piston yang dimiliki Sportbike 250cc 4-Silinder? Yes! 33-34mm…!

Dengan langkah piston yang sangat pendek tersebut, Brosist bisa memacu mesin sportbike 250cc 4-Silinder hingga kitiran 19.000 RPM! Bahkan kalau dihitung dengan piston speed standar (21 m/s), mesin motor laiknya Honda CBR250RR (4-Cylinder, not the new one) masih sanggup tembus 20.000 RPM. EA’s Blog nggak bakal kasih perspektif koq… Silahkan Brosist simak aja video yang disertakan diatas, kemudian jawab pertanyaan berikut: Mampukah motor 250cc Twin-Cylinder bisa bersuara segokil itu?

 

 

Exotic Parts

 

Kawasaki Ninja ZXR250 Feature

 

Apa part eksotik yang bisa Brosist dapatkan dari motor 250cc terbaru seperti Honda CBR250RR & KTM RC250? Upside-down fork? Alumunium Swingarm?? Jika berpikir kedua part tersebut sanggup membuat Brosist ‘mimpi basah’, maka coba simak dulu apa saja part eksotis yang ada di motor 250cc 4-Silinder…!

Sportbike 250cc 4-Silinder lawas juga sudah dibekali dengan Upside down fork, plus Alumunium swingarm… Bahkan, swingarm alumunium yang digunakan bermodel Gull-arm ala Superbike lho! Dan nggak cuma itu, Brosist juga bisa mendapatkan seabrek part canggih lainnya seperti Alumunium Twinspar Frame, Dual Front Disc Brake, Magnesium Cast Wheel, serta seabrek part keren lainnya.

 

 

Lightweight Concept

 

 

Yamaha FZR250R 2

 

Berapa bobot teringan Sportbike 250cc modern? Jawabannya pasti sekitar 147-151 Kg, seperti yang kita temui di KTM RC250 & Kawasaki Ninja 250SL… Itupun karena mesinnya (cuma) single-cylinder. Bagaimana dengan yang twin-cylinder? Lebih ringan?? No! Bobotnya justru bertambah jadi sekitar 161-172 Kg. Sampai di titik ini, mungkin Brosist bakal beranggapan kalau Sportbike 250cc 4-Silinder lawas berbobot sekitar 180-200 Kg laiknya motor 600cc. Jika iya, maka Brosist salah besar!

 

 

Rata-rata bobot Sportbike 250cc 4-Silinder jadul hanya berkisar antara 140-146 Kg aja tuh Brosist! Yang nggak cuma lebih ringan dari motor 1/4 liter modern – tapi juga cuma setara sportbike 150cc…! What the heck?? Apa yang membuatnya begitu ringan Kang Eno? Nah, itu juga salah satu fungsi part (dan material) eksotis yang EA’s Blog sebutkan di poin sebelumnya.

 

 

Full Performance Feature

 

Honda CBR250RR

 

Kalau baru-baru ini ada fitur Riding Mode & Throttle-by-Wire di Honda CBR250RR yang mengundang banyak perdebatan di kalangan pecinta roda 2 tanah air. Maka apabila Sportbike 250cc 4-Silinder lawas dihidupkan kembali, sepertinya Indonesia bakal berubah jadi medan perang bagi para fans sepeda motor! Wkwkwkwk… Karena you know what, motor 1/4 liter jadul tersebut bahkan punya fitur performa yang seabrek-abrek banyaknya.

Di Honda (CBR250RR lawas) misalnya, Brosist bisa menemui fitur performa gokil seperti Gear-Driven Camshaft & Ram-Air Direct. Sementara itu, Yamaha (FZR250R) punya fitur legendaris bernama Genesis 5-Valve Engine & EXUP… Dan jangan lupakan Kawasaki (ZXR-250) dengan fitur K-RAS (Ram-Air Sytem), serta K-BATL (Slipper Clutch).

 

 

So, Intinya ini bukan cuma seputar mesin 250cc 4-Silinder yang konon bakal digunakan di Ninja 250… Karena jika membandingkannya dengan Sportbike 250cc lawas yang kini sudah tinggal kenangan, masih banyak hal lain yang membuat sosoknya tak terlupakan hingga saat ini.

 

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

Loading...

 

Advertisements

30 comments

  • dika davis

    Pertamax

  • edian 20rebu er pi em ckckckckc

  • Dimdim

    Suaranya kayak yang di pilem2 itu ya kang.. eargasm dah..!

  • eko.nofrianto

    jangan lupa mang, dan sekedar mengingatkan, isu itu (N250 4Silinder) datang kembali.

    • enoanderson

      Artikel ini justru terinspirasi soal Ninja 250 4 silinder kang… Tapi penyajiannya, in much different way

  • TVS

    Bkln di atas 100jt ni klo emang jd kluar,Busetttt megangnya aj blm pernah uang segitu….

  • Farid

    Kalau ada sportbike 250cc modern dan dibandrol dibawah 100 jutaan di indonesia bakal jadi kabar gembira buat pengen motor 4 silinder baru termurah.tapi kayanya sulit deh…motor 250cc 4 silinder baru dijual bawah 100 juta,sportbike 600cc 4 silinder aja dibandrol diatas 200 jutaan

  • shiro

    bhahaha,kalo kawasaki bikin 250 4cyl buat flagship doang,semoga aja honda juga bikin 250 6cyl ala rc166 persetan ama tbw,usd,twinspar,banana.
    Sasis double cradle,teleskopik aja udah cukup,cuma buat flagship ini(itupun kalo ngladenin)

  • Damn it modern bike

    What makes modern 250cc bike heavy?? Kebanyakan plastik tak guna kah?

  • snoopy

    bisa gak ya? mobil 4 cylinder suara knalpotnya dibikin bgtu…

    • andi

      Bisa banget, itu cuma perkara firing order. Cuman sy blm tau berapa derajat. Misalnya saja ninfi, r25, cbr250rr modern, versys 250, er6, itu menganut firing order 180° suaranya khas kayak gitu..

    • Ananda Bilal

      Ada, contohnya di mesin Toyota TRD Formula Atlantic 4A-GE “Silvertop” 5 Valve Inline4 1586cc engine, bisa sampe 11000RPM (Jebol di 12k) dan output powernya 240HP Naturally Aspirated loh masbro

      Mangstab 😀
      (Serasa bawa FZR750)

  • kyny sulit diharga mang, secara kelas 250 twin skr semuany pake rangka besi pipa demi harga lebih murah, kalo dibandingkan dengan era 250 four cylinder bak bumi dan bulan mang jauhhhhh, coba kedepannya dari pabrikan jepang ada yg berani pake twinspar almu ga, kalopun ada pasti harga bakal nyentuh 80 jeti…. skr part eksotis hanya bakal ditemui di supersport dan superbike aja mang…

  • Stevanie

    Eargasm…..? What the h*ll language……!

  • Adie

    2 faktor mnrut ane.

    1. Suara 4cyl yng khas
    2. Harga yng bombastis

    Dah itu aja…

  • Orgrasional

    Kl konsumen motor yg awam sepertinya gak akan bisa mengapresiasi fitur2 jempol 10 seperti yg kang eno telah sebutkan. Mungkin kl pun 250cc 4 silinder muncul lagi, produk tsb akan menyasar market yg eksklusif. Nah…. Apakah sebanding dengan biaya R&D, produksi, dan marketingnya? Sepertinya kok nggak ya…tapi ya gak tau lagi. Tergantung kondisi market dan kemampuan pabrikan dalam mendikte pasar

  • Dan barangkali kang Eno………Kita semua hanya bisa bermimpi basah tentang motor motor legendaris tersebut…..

  • Gear-Driven Camshaft -> klo kata para fanboi Honda, ini teknologi jyadul. Honda sudah mengganti teknologi usang ini dengan rante keteng yg lebih canggih dan modern.

    Gull-arm-> Buat apaan gull arm klo arm kotak aja terlihat keren? buang2 duid bro, Honda udah ninggalin gull arm, itu tanda klo Gull Arm itu usang meskipun pakai magnesium. Honda sudah pindah ke arm kotak + besi, ini lah teknologi tercanggih yg Honda berikan untuk konsumen.

    #smuakatambekhalho

  • Gimana kalau opsi ada 250cc 3cylinder mungkin lebih masuk akal

    • Ammar

      Kayaknya tetep sulit kang … liat aja yang beli cbr250rr r25 ato ninin 250 aja masih terhitung gak terlalu banyak
      Apalagi mau yg harganya lebih tinggi lagi
      Marketnya kagak ada kang
      Kecuali anak anak sultan doang

  • lut2

    apkah mungkin 250cc 4silinder lawas ini untuk mengimbangi atau bahkan untuk peralihan 2 tak ke 4 tak? karna waktu jaman itu ada nsr250, tzr250, rgv250 yg secara performa juga sama2 mantab

  • Mantap Pak, kalau sampai reborn. Hanya di angka berapa nanti harganya ya?

    Terlalu mahal di atas 100jt misalnya, akan mengecewakan yg sdh menunggu dg harapan harga gak beda jauh dg 250cc 2 silinder.

    4 silinder high revving klau tanpa sistim VVT atau VVA dan sejenisnya akan kurang efektif pemakaian dalm kota yg sebagian besar di rpm bawah dan tengah, bnyk stop n go. Tanpa variable valve timing torsi di rpm bawah-tengah lemot.

    Engiine tipe spinner perlu material qualitas tinggi, harga gak akan bisa ditekan rendah.

    Pertanyaannya jga kalau harga di atas 100 jt, apa akan lebih baik tahan dulu dan tambah, untuk ambil z800 atau supersport ZX-6R seken?

    Sekedar opini

    • Tambahan : Bisa jdi akan gak sesuai harapan. Harga terlalu mahal.karena material mesin yg mirip dg supersport premium 1000cc utk durabilitas dan masa kerja yg panjang. Atau sebaliknya down spec down grade, putaran mesin dikurangi, parameter mesin dirubah. Power puncak digeser turun di 12500 rpm misalnya, Harga bisa sedikit di tekan dan karakter engine lebih bersahabat dibawa di jln raya.

      High revving engine sbenernya kurang efektif di jln raya. Lebih cocok sebagai track weapon yg bnyk main di rpm tengah-atas. Krena torsi di rpm bawah-tengah kurang daya dorong. Itu jga berlaku di supersport ZX-6R yg torsinya baru mulai hidup mengisi di 8000 rpm keatas. Kecuali mesin pakai VVT sperti new GSXR1000

      Screamer sejati Inline 4 cyl 180 drajat flatplane crank teriakan memang paling dasyat, pitch nyaring dibandingkan misalnya dg RC213V konvensional motogp dan RC45 dg 360 drajat flatplane crank yg ada suara menderum nya. Tpi kalau bukan di ukur berdasarkan dri paling tinggi rpm, teriakan V twin dan inline parallel twin jga asik pas di revving. Masing-masing ada ciri khas

    • Debat Cerdass

      Sekedar opini juga:
      Pertama, Er6 / ZX-6R, atau moge bekas yang harganya 100jtan apakah bisa dibawa menggila di jalan raya?
      Ga usah muna, saya juga kadang suka ngebut dijalan, sesekali ngetes jantung kwkwkwkwkkwkw
      Tapi tetep jaga manner di jalan, ngebut kalau lagi sepi aja..
      Kedua, biaya perawatan mesin 250cc dengan diatas 250cc pasti berbeda..
      Ketiga, pajak.. nah udah deh tuh

      Menurut saya harga 100jtan untuk 250cc 4cyl asalkan kualitasnya tinggi seperti motor 250 4cyl lawas

      Tapi sepertinya opini saya ini ga berlaku untuk orang yang kantongnya tebel wkwkkwkwkwkkwkwkkwkwkkwkwk

      • Iya Pak, sy sih setuju aja 250cc 4 silinder dg material high grade. Karena engine revving tinggi pastinya harus begitu utk daya tahan dan masa pakai yg lama (engine lifespan). Mungkin akan bikin kecewa kalau juga kemahalan. Di atas 100jt akan lebih menarik ambil 4 silinder 600cc atau naked 800cc seken misalnya. Torsi yg lebih kuat cukup jauh.di atas 250cc.4 silinder.

        Klau dibandingkan dg ER6N 650cc 2 cyl torsi maks di crankshaft 64 NM putaran 7000 rpm, Kawasaki ZXZXR250 torsi maks 24.5 NM di putaran 11500. ER6N akan lebih cepat akselerasi dri 0 sampai topspeed sekitar 215 km/jam. Topspeed sportbike 250cc 4 silinder sekitar 180-190 km/jam (tergantung merk) menurut website2 luar.

        Kmudian apa bisa Kawasaki 250cc 4 silinder misalnya di 80 jt an sedangkan di harg itu ada yg Ninja 300cc 2 cyl?

        Kalu 100jt ke atas udh kemahalan utk kelas 250cc dan mnurut sy hrg di kisaran itu pemilik udh gak harus pertimbangkan pajak tahunan dan biaya maintenance.Pajak

        Engine 4 cyl meskipun 250cc tetap akan perlu oli lebih bnyk. Misalkan terjadi engine problem jga demikian karena engine parts dan komponen yg jga lebih bnyk seperti piston, con-rod, klep in/ex, metal duduk/jalan, throttle body, busi, kabel ignition dan seterusnya. Walhasil ongkos maintenance mirip dg CC di atasnya. Kira2 sperti itu

        • Mnurut sy yg awam klau misalkan hrga di atas 100jt, jngn lgi 250cc tpi 300cc 4 silinder atau lebih, torsi akan lebih nendang (no replacement for displacement). Krena hrg jga udh terlanjur tinggi.

  • Footy

    Nostalgia yg gak bakalan terwujud, mimpi boleh tapi realistis

  • dudie wae

    Ini adalah solusi buat yg senang menikmati suara high rev nya. Tapi speed masih terkontrol..disini masih bisa kepake deh.
    kalo 600cc 4 cyil..terlalu overspeed jika dikendarai menikmati suara high rev nya.

Tinggalkan Balasan