Advertisements
Suzuki GSX-R150 Community

Obrolan Bareng Keisuke Namekawa, The Man Behind Suzuki GSX-R150!

Dalam acara Launching Nasional Suzuki GSX-R150 & GSX-S150 kemarin, EA’s Blog juga sempat berbincang sejenak bersama sang desainer, Keisuke Namekawa… Kalau biasanya saya mengutip dialog ‘The Man Behind‘ dari majalah kenamaan, kali ini EA’s Blog tentu nggak bakal menyiakan momen tersebut. So, apa poin perbincangan kami tempo hari?

 

Pada momen perilisan Suzuki GSX-R150 & GSX-S150, PT Suzuki Indomobil Sales juga mendatangkan Chief Engineer Suzuki Motor Co. (Japan), Keisuke Namekawa… Lebih spesialnya lagi, beliau adalah sosok utama dibalik development Suzuki GSX-R150 & GSX-S150… Yes! Dialah sang desainer family GSX-series paling mungil tersebut. Awalnya, EA’s Blog hanya bisa mendengarkan do’i menerangkan tentang konsep & engine ‘Baby GSX’ pakai Bahasa Jepang yang asing di telinga… Tapi tanpa diduga-duga, saya bersama rekan D’Gujubar lain justru bisa ngobrol langsung dengan Namekawa-san & Team Desainer lainnya.

Yup, kami sempat ngobrol-ngobrol seputar Suzuki GSX-R150, GSX-S150, GSX250R, V-Strom 250, bahkan hingga calon Sportbike 250cc Suzuki Indonesia kedepannya… Apa saja poin pentingnya? EA’s Blog bakal buatkan dialog-nya hasil translate dari Bahasa Inggris deh!
Cekidots!

 

D'Gujubar Bareng Namekawa-san

 

Yang perlu dicatat, EA’s Blog justru nggak ngobrol saat sesi press conference loh ya Brosist… Tapi justru saat berada di area parkiran yang disulap jadi arena testride Suzuki GSX-R150 & GSX-S150. Namekawa-san bersama Team Desainer Suzuki Motor Co. (Japan) lainnya tertarik mendatangi jejeran GSX-R150 yang terparkir rapi di sisi area testride – mungkin do’i kebingungan berfikir: “Padahal motornya baru aja gue rilis, tapi yang pakai koq tiba-tiba sudah bejibun, wkwkwkwk…”

EA’s Blog bersama rekan D’Gujubar lainnya pun coba menghampirinya, niatnya sih meminta selfie (wefie) bareng untuk kenang-kenangan dan mengisi sosmed. Tapi tanpa diduga, sebuah percakapan pun dimulai – bareng Namekawa -san, Team Desainer, serta Member D’Gujubar seperti Saya, Alki & Mang Kobayogas…

*Note: E=Eno, D=Member D’Gujubar & N=Namekawa & Team

 

Suzuki GSX-R150 Community

 

N: Motor yang disini punya siapa (sambil menunjuk belasan GSX-R150 di parkiran)?

D: Saya juga tidak paham betul, tapi sepertinya milik komunitas.

N: Oh ya, i see, bagaimana tanggapan anda terhadap Suzuki GSX-R150?

D: Ya, kami menyukainya, It’s a good bike…

E: Saya suka konsep Suzuki mendevelop GSX-R150. Disaat sportbike 150cc lain berusaha tampil gambot laiknya motor 250cc, Suzuki justru berusaha membuatnya slim, compact  dan ringan seperti motor 150cc seharusnya… Dan saya apresiasi hal tersebut.

 

 

D: Di Eropa juga ada GSX-R125 yang dimensinya serupa bukan? Apakah mereka (yang posturnya besar) komplain terhadap unsur compact, slim & lightweight yang diusung Suzuki?

N: No! Mereka tak komplain soal hal tersebut. Tak ada satupun (yang sudah melihat sosoknya) berkomentar kalau desainnya kekecilan.

N: Oiya, dan bagaimana bila dikomparasi dengan R15 (All-New Yamaha R15)?

D: Sayangnya kami semua (yang ada disana) belum mencobanya…

E: Yep, me too.

 

 

Suzuki V-Strom 250 & GSX250R

 

 

Suzuki V-Strom 250

 

Selesai bahas seputar GSX-R150, pembahasan justru memanjang… Bahkan sampai merembet ke Suzuki V-Strom 250 juga lho Brosist!

 

N: Bagaimana dengan V-Strom 250 yang kami luncurkan beberapa waktu lalu? Saya dengar Adventure Bike juga mulai digemari di Indonesia seperti CRF (Honda CRF250 Rally) & Versys (Kawasaki Versys-X 250)

E: So, kapan anda bakal menjualnya disini?

N: Hahahaahaa (tertawa)…

D: Yes, Suzuki V-Strom 250 punya peluang besar diterima di pasar Indonesia… Tidak seperti Suzuki GSX250R yang mengundang pro-kontra di kalangan konsumen.

E: Kami sudah menunggunya (V-Strom 250).

N: Kabar yang baik! Kemudian bagaimana dengan sport 250cc seperti GSX250R?

D: GSX250R lebih mengarah ke sport-tourer, dan tentunya tak sesuai dengan ekspektasi konsumen Indonesia yang menginginkan sportbike 250cc high-performance dari Suzuki.

E: Yes, saya rasa saya juga sependapat – GSX250R kurang diminati konsumen tanah air…

 

 

Namekawa & Konsep Sportbike 250cc Suzuki

 

 

 

D'Gujubar Bareng Namekawa-san

 

N: (Bertanya ke EA’s Blog) So, apa pendapat anda jika kami membuat Sport 250cc terbaru?

E: Saya fikir Suzuki harus mempertahankan konsep GSX-R150 di sport 250cc terbaru kedepannya… 250cc Twin-cylinder sportbike yang compact, lightweight & berperforma sangat tinggi.

N: So, yang anda maksudkan adalah sosok ‘Pure’ Sportbike 250cc?

E: Yes!

N: Bagaimana dengan inverted fork (Suspensi Upside Down), seperti di CBR (Honda CBR250RR) terbaru?

E: Saya fikir upside down fork sudah seharusnya jadi ‘standar’ sportbike 250cc di Indonesia… Jadi saya anggap itu bukan pertanyaan. Gabungkan dengan Alumunium Swingarm, It would be a great bike!

N: Bagaimana dengan Keyless Ignition System, haruskah kami pertahankan di sport 250cc?

E: Absolutely, YES!

 

 

N: Jadi, sebuah Pure Sportbike 250cc Twin-cylinder high-performance, plus Inverted Fork & Alumunium Swingarm?

E: Tentu saja! Dan jangan lupa soal ‘Feel’, serta Riding Quality yang selama ini Suzuki pertahankan… You know what I mean?

N: (Tersenyum lebar) Ahh, I see…!

 

 

Suzuki GSX-S150

 

 

Boncengan Suzuki GSX-S150

 

Selain menjadi desainer Suzuki GSX-R150 & Suzuki GSX-S150… Keisuke Namekawa lebih dulu terkenal sebagai pria yang bertanggung jawab terhadap moge “Super-Naked” Suzuki seperti GSR750 & GSX-S1000. So, nggak ada salahnya kan kalau EA’s Blog utarakan kritik terhadap desain GSX-S150??

 

E: Satu hal yang harus saya kritisi dari motor ini, adalah jok boncengernya… Saya pikir anda harus membuatnya jauh lebih nyaman & bersahabat bagi boncenger.

N: So, berarti anda menginginkan desain ala Sport Tourer untuk GSX-R150?

E: No, no, no! Bukan yang ini (nunjuk GSX-R150), tapi yang itu (GSX-S150). Yang satu ini memang seharusnya sporty, tapi untuk GSX-S150, saya pikir itu sebuah masalah… Karena kita tahu, GSX-S150 tentu dipilih untuk kenyamanan dan penggunaan sehari-hari yang lebih intens ketimbang GSX-R150.

N: Ohh yang itu rupanya (Team Namekawa-san sambil mencatat di buku note kecilnya).

D: Ya, desain jok belakangnya terlalu tinggi dan bakal menyusahkan boncenger untuk dipakai sehari-hari…

N: Oke, terima kasih banyak untuk masukannya…

 

 

Setelah berbincang-bincang soal hal lainnya bareng EA’s Blog, Mang Kobayogas & Jang Alki, Namekawa-san beserta Team-nya pamit untuk bergegas pulang ke Negeri Sakura, Jepang. Sebuah kesempatan langka untuk bisa berbincang langsung dengan seorang desainer motor kondang… Kesempatan yang membuat EA’s Blog ingin berkarya lebih banyak untuk industri Roda 2 Indonesia. Thanks Suzuki!

 

Launching Suzuki GSX-R150 & GSX-S150

D’Gujubar Bareng Namekawa-san

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

 

Advertisements

31 comments

Tinggalkan Balasan