Advertisements
Suzuki GSX-S150

Bertemu Suzuki GSX-S150, Naked-Bike Minim Gairah!

Selain Suzuki GSX-R150, ada lagi saudara naked-bikenya yang nggak kalah potensial… Bahkan sempat disebut-sebut sebagai “Vixion-killer”, serta bisa dibilang punya potensi market lebih menjanjikan bagi Suzuki. Pertanyaannya: pantaskah Suzuki GSX-S150 menyandang julukan tersebut?

 

Yang pertama, mari kita bahas dulu konsep dan ide dibalik development motor yang satu ini… Dari hasil perbincangan EA’s Blog saat gathering Suzuki with D’Gujubar, Suzuki GSX-S150 diposisikan sebagai pilihan bagi konsumen yang nggak suka ergonomi GSX-R150… Yang mungkin bakal terasa terlampau racy bagi kaum sakit pinggang-ers (eheem, berusia lanjut). Jadi pada intinya, bukan khusus diciptakan sebagai Vixion atau CB150R killer yaa Brosist… Catat!

 

Tapi, berhubung EA’s Blog bukan tipe orang yang suka menelan ilmu mentah-mentah… Jadi saya serap ilmunya, kemudian membuat sebuah kesimpulan sendiri. Lantatan diposisikan sebagai produk alternatif, atau yang bahasa kasarnya disebut ‘anak tiri’, EA’s Blog sangat-sangat-sangat menyayangkan hal ini… Serius dikit dong, Suzi! Kenapa? Karena sewaktu saya eksplor langsung unitnya, naked-bike ini benar-benar punya potensi amazing – yang bahkan bisa membuat nama besar seperti Vixion & CB150R bakal bertekuk lutut. Believe me!

Baca Update-nya: First Ride Suzuki GSX-S150, You Can’t See Me!

 

Suzuki GSX-S150

 

Diantara puluhan unit GSX-R150 yang bakal ditest oleh media, blogger, sekaligus calon pebalap Suzuki Asian Challenge 2017, terselip satu unit Suzuki GSX-S150… Cuma SATU! Itupun hanya pajangan, belum bisa digeber sesuka hati seperti saudara sportbike-nya. Saya yakin kalau tipikal orang di Sirkuit Sentul kemarin nggak punya interest tinggi terhadap dunia roda 2, dan nggak dinaiki oleh mbak SPG yang lumayan manis, GSX-S150 pasti dilupakan begitu saja… Kenapa?

Meskipun sama-sama mengusung konsep desain yang compact, padat dan slim laiknya GSX-R150… Tapi pada kenyataannya Suzuki GSX-S150 hanyalah naked-bike, bukan sportbike yang nampak lebih “appealing” di mata konsumen. So, untuk bisa mendapatkan kesan “wah” yang serupa, sang naked haruslah punya basic desain yang lebih baik ketimbang sportbike… Frankly, EA’s Blog nggak menemukan hal tersebut tersaji di tampilan Suzuki GSX-S150.

 

 

Desain Suzuki GSX-S150

 

 

Suzuki GSX-S150

 

Dari samping, Suzuki coba membuat tampilan GSX-S150 laiknya naked-bike sangar dengan memposisikan headlamp berada agak merunduk seperti yang kita temui di Xabre, Z250, ataupun CB190… Dari angle ini, Suzuki GSX-S150 memang nampak cukup menjanjikan – begitupun dari sisi belakang yang terkesan sangat sporty. Namun saat berpindah angle ke bagian depan, things just didn’t go well

EA’s Blog paham alasan Suzuki GSX-S150 menggunakan model headlamp yang sama seperti GSX-R150 supaya bisa menghemat ongkos produksi dan development, yang membuat harga jualnya bisa bersaing. Namun menurut saya, ini justru menjadi dilema tersendiri bagi Suzuki saat mendesain bagian depan GSX-S150. Pertama, model headlamp ala GSX-R pastinya bakal terlalu lebar untuk dijejali di sebuah naked-bike… Kedua, demi menyiasati hal tersebut, Suzuki coba mengakalinya dengan menambahkan visor (konde) yang lebih tinggi ketimbang motor kebanyakan.

 

 

Namun hasil akhirnya? Headlampnya sukses jadi nampak lebih mungil, tapi visornya bener-bener kegedean euy! Ditambah dengan posisi plat nomor diatas lampu utama, lengkaplah sudah penderitaan sang naked-bike… Tampilan GSX-S150 laiknya monster yang sedang terkena demam tinggi. Kalau Brosist minat boyong Suzuki GSX-S150, EA’s Blog sarankan langsung pindahkan plat nomornya kebawah headlamp, sekaligus pasang visor aftermarket berwarna smoke untuk langsung menutupi area konde yang kegedean… Dijamin, maknyus.

Meskipun kehilangan Keyless Ignition System yang jadi ciri khas fitur GSX-R150, tapi soal detail dan kualitasnya, EA’s Blog cuma bisa memberikan satu kalimat kesimpulan: It’s Rocking Solid! Nggak ada lawan sekelasnya yang bahkan mampu mendekati kualitas Suzuki GSX-S150… Mendekati aja nggak, apalagi menyaingi? Jauh.

 

 

Boncengan di Suzuki GSX-S150

 

 

 

Penasaran dengan kritikan EA’s Blog sebelumnya tentang jok belakang Suzuki GSX-S150 yang terlampau tinggi bagi boncenger, kali ini saya dan Mang Vandra (monkeymotoblog) tes langsung bagaimana kondisi real-nya dilapangan… Hasilnya? Menyiksa!

 

Boncengan Suzuki GSX-S150

 

Jika tinggi badan boncenger setara dengan rider di depan, boncenger bakal terlihat menjulang tinggi bak pepohonan di hutan hujan yang berebut sinar matahari. Setelah tahu betapa tingginya hal tersebut, Brosist juga bakal sadar betapa sulit bagi kita untuk memanjat ataupun menuruninya… Persis seperti jok boncenger di Suzuki GSX-S150 ini!

Satu hal lain, duduk di jok belakang juga meninggalkan kesan yang nggak nyaman bagi boncenger… Meskipun joknya tergolong empuk, tapi jarak antara jok boncenger & rider terlampau jauh sehingga meninggalkan gap yang besar. Solusi jika ingin lebih terasa nyaman, boncenger harus duduk lebih maju di ujung jok (nggak kebayang itu bagaimana rasanya bokong duduk disitu), ataupun posisi rider harus jauh lebih mundur duduk di posisi belakang jok rider – bak pria terkenal sipilis menunggangi Suzuki GSX-S150. Solusi lain? Yuk, kita berharap Suzuki merombak bagian buritannya… Setuju?

 

 

Riding Quality

 

 

Suzuki GSX-S150

 

Selesai mengamati area desain Suzuki GSX-S150, EA’s Blog penasaran bagaimana feel saat duduk langsung diatas motornya. Tapi baru sempat berdiri disamping GSX-S, saya langsung berfikir: “OMG, ini naked-bike mungil banget euy!”… Duduk diatas motornya, kesan yang didapatkan cuma satu kata: Ngepas! Setangnya tak terlalu tinggi tapi juga nggak terlalu rendah, Nyaman-nya maksimal, serta Kemudinya mudah ditekuk kanan-kiri. Meskipun disektor desain Suzuki terkesan ‘bermain-main’, tapi untuk urusan riding quality, terbukti mereka nggak mau main-main deh!

Cuma bermodal duduk diatas Suzuki GSX-S150, saya langsung percaya diri bisa 50% lebih agresif dan lincah ketimbang saat menggunakan New Vixion & New CB150R… Benarkah demikian faktanya dilapangan Kang Eno? Kita tunggu aja sesi testride-nya yaa Brosist… Stay tuned terus bareng EA’s Blog!

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

 

Advertisements

38 comments

  • fby

    bukan pilihan pertama

  • eddoa

    Jangan memaksakan naked bike untuk pakai split seat dong. Naked itu tujuannya jelas, ingin performance faired bike, tapi ingin kenyamanan harus didahulukan.

  • Mang Uye

    Gara-gara headlampnya satria fu fi yang ngerusak estetika, jadi suzuki kepalang tanggung nemplokin aja design headlamp satria ke gsxr/s150 nya… Kan kampret kotak begitu, bego banget suzuki, coba ikutin gsxr k6 atau k7 simple dan compact design headlampnya.. pasti laku keras apalagi knalpot under belly.. Meh nasi udah jadi bubur kang moga aja ga ikutan dihantem ama cbr150 facelift wkwkw

  • petrolhead

    Padahal ngiler sama naked bike yang satu ini. Model ga masalah tapi buritannya sama kaya GSX-R. Susah buat bawa belanjaan buat toko wkwk

  • dan

    Bakalan bernasib kaya xabri dah,kurang laku kurang nyaman nyiksa boncenger

  • Padahal potensi dari motor ini sangat menjanjikan dengan bermodalkan mesin yang luar biasa untuk dilirik konsumen, tapi sayang ada kekurangan yang sangat fatal dari motor ini, yang paling utama jok boncengernya.
    Untuk headlamp setuju dengan kang Eno bisa diakalin pakai visor aftermarket layaknya sport fairing, seperti contoh z1000 tahun 2010.
    Semoga Suzuki kedepannya bisa lebih baik lagi.

  • Suzie terlalu ingin common part untuk menekan price.. gak salah sih tapi ya gitu deh hasilnya.. buruk banget sebenarnya gak tapi kalah ganteng dari yang lain
    http://kobayogas.com/2017/02/02/hasil-dyno-knalpot-prospeed-black-cnc-honda-pcx-150/

  • si adit

    Headlamp nya pake punya fu juga gpp toh sama2 g harus r&d baru.

    Split seatnya g pas klo naked mah..
    Yg bertingkat & lumbar suport aja dah cukup..

    Klo liat fotonya emang 2 point itu yg mutlak miss.

  • Denmaz

    nooo… aduh bentuknya enggak deh..
    coba mirip duke my 2017

  • biar kang eno bilang kurangnya banyak, tpi kok malah ane makin suka ya… mesin buas bisa diajak treak-treak, kenceng lagi (berkaca ama sodaranya), jok non boncenger friendly jdi nggak ada yg protes klo agak nhebut , build quality mantab, eh harganya murah lagi…
    setuju lampu depannya jelek, klo selera ane sih beli lngsung ganti lampu bulet yg dari kaca kayak punya suzuki bandit.

  • B lmp

    Lampu sain di copot aja mungkin..
    Nah lampu senja yg menyipit kanan kiri itu di jadiin lampu sain gmna kank?
    Suzuki harusnya allout.. Cba aja klo nyomot dsain GSX-S750 kan bgs tuh

  • gt SD files suril

    Setuju bgt soal rombak buritan, klo dikasi cuma satu pilihan rombak headlamp atau buritan, sy lbh pilih rombak buritan.

    Gsx-s bakal lebih punya chance utk laku di pasar klo buritan & joknya tandem ala CB & vixion + ada rear grip bneran. Biar gampang geser & pindahin motor. Nyaman, fungsional

  • Gen

    Dari desainn,,tergntung selera sih,tp klw kya gni sya ykin bnyak yg bully,,percuma jg kan menekan biaya produksi banyak,tpi laku dikit,,,

  • Joki Suzuki

    Tampaknya mustahil kang klo revisi joknya dlm waktu dekat. Klo headlamp tinggal permak dikit dah oke.

    Mau hemat production cost, malah kesannya setengah hati dlm mendevelop naked bike. Suzy oh suzy…

  • dudie wae

    Bakalan jadi salah satu artkel EA’s blog di kemudia hati gak ya dengan judul The Worst design Naked Bike Ever?
    Hmmm

  • bescorpio

    nah ini yang ditunggu2, menjawab rasa penasaran saya apakah ada si S di Sentul, ternyata ada sayang bener2 di”anak tiri” kan oleh SIS bahkan gak ada sesi test ride,
    good kang, anda berani mengulas si S dan sepertinya positif (toss juga ke mang Kobay, mas Vandra dan mang Deka),
    secara keseluruhan desain gak mengecewakan, cuma satu plastik penutup rangka samping kek motor2 jadul (lihat Megapro dan Scorpio), kasus yang sama juga di R ,,,, pfffh
    jadi ingat tulisan anda, si desainer kaga kelar nyelesaiin kerjaannya pas sampai area tengah keburu dipecat, karena itu buritan sama plek dengan si R,,,,
    ditunggu test ride nya yahhhhh

  • Yookee

    Cakeup ah, Kalo ada rezeki malah mau beli.

    Pengen riding bawa motor ini, sebelum smpt di bully dijalan jg udh keburu hilang dr pandangan, secara org baru mau ngomong si GSX udh ngacr duluan. Silakan simpen bullyan dalem hati deh. 🙂

  • Yookee

    Undercowlnya di lepas bakal lbh cadas nih, lbh pamer otot mesin.

  • bescorpio

    bicara desain,,,,, yang sekelas sama S adakah dijual di daratan Eropa? (GSX S125),,,,,, Vixion dan CB150 palingan region ASEAN doang

    • ryan

      gsx-s125 ada di katalog produk suzuki global, jadi kemungkinan dijual juga di eropa

      • bescorpio

        iya, maksud saya hanya Suzuki yang pasarin produknya secara global, even kapasitas mesin kecil, don’t get me wrong,,,, sedangkan Yamaha dan Honda tidak

  • Jabkar

    mesin udah pasti paling garang di kelasnya, untuk bagian headlamp sesuai selera bisa diatur (ane pribadi suka, gak pasaran hehe), sayangnya sektor buritan emang harus diakui poin minus plaing besar.

  • yanyan

    Kang eno,,, cepet banget yaa kurus(@review cbr150lokar pertama),semok(review all new cb150,),kurus lagi nya(review GSX-R)…hahaha

  • siapa bukan sih

    headlamp sama buritannya gak nahan mang gsxs ini

    kmaren balik kerja ngeliat ada yang bawa gsx r warna putih di daerah kebayoran lama, dari samping oke banget fairingnya(kecuali bagian plastik tengah yang mirip2 sasis deltabox itu >,<), tapi dari depan ane bilang kurang oke sih

  • ubah head lamp nya dah joss nih motor

  • bunta

    Pengen ngirit malah ngorot….. gara2 headlamp barang numpuk di gudang….kan kamvvreett…..wkwkwk….. klo mau laku di sini desain no 1, mesin no sekian….. kungkingkaang……

  • monoz

    kt org bule “love it or hate it”

    hate it aja lah
    hahahaaha

  • Gusti Damikaze Ai Bushi

    #Ea Blog & Ea Games Enthusiast
    Hmmm. . .Yuk atuh kang langsung bwt 5 kekurangan Si ES ini. 2 Aja di ulang2 terus kekurangan’y yakni BURITAN & HEADLAMP, biar Suzi gerah & rombak tuh 2 problem. . .
    #RevisiBuritan&HeadlampGSX-S

  • Stevanie

    Bahasanya ituloh….. “PMS” kok ngikut jg.

  • pengamat ajah

    Headlamp untuk GSX R150 masih agak masuk lah, lah ini GSX S150 maksa banget super katro nih PT. SIS desain body apa lg batok lampu satria fufi dijejelin, tuh R&D nya matanya picek kali ya gak bisa bikin desain bagus. Gak ada kapoknya si SIS, punya org R&D goblok2 gak lihat perkembangan kompetitor untuk urusan body, modar kowe gak bakalan laku GSX S mu susi, kasihan sama investormu buang uang malah bikin motor katro kuno.

  • Cuwawaw

    Njrit, sugan teh awewe.

  • Masih penasaran,untuk build quality bagus S atau Y kang ??
    #apple to apple,jgn apple ama durian

  • Wajib

    Gsx-s tanpa Keyless Ignition gantinya Kick Starter, lumayan bisa buat dorong gsxr kalo aki tekor…

  • joss

    wah…. bener bener puas baca blog ini unt kelas 150cc, tanpa tedeng aling aling alias apa.adanya

    terus terang br di blog ini sy dpt info yg lumayan nyata , di banding blog blog sebelah yg kebanyakan hanya menyajikan keunggulan saja, tapi kelemahan tdk di ceritakan …

    lanjut kang eno …

Tinggalkan Balasan