Advertisements
Review Suzuki GSX-R150

Review Suzuki GSX-R150, Unscientific Instinct!

Menghabiskan 5 lap Sirkuit Sentul bareng Suzuki GSX-R150, akhirnya EA’s Blog mendapatkan sebuah kesimpulan tentang sportbike 150cc terbaru ini…

 

Ada sportbike yang didevelop khusus untuk kenyamanan & friendly-ness, beberapa diracik sebagai motor show-off dan pembuktian, ada yang difungsikan sebagai ladang keuntungan pabrikan, ada juga yang didevelop hanya sekadar untuk ikut-ikutan kompetitor, ada yang ini-itu… Macam-macam deh pokoknya! Tapi saat melihat, menaiki, dan menggeber throttle Suzuki GSX-R150 sampai klimaks, EA’s Blog yakin Brosist yang setia pantengin Blog sederhana ini bakal berpikiran: “GSX-R150 didevelop untuk menggambarkan identitas Suzuki yang sebenarnya”.

 

Seperti yang sudah EA’s Blog katakan di artikel sebelumnya, dimensi Suzuki GSX-R150 ini terbilang mungil jika disandingkan dengan kompetitor seperti (Old) YZF R15 ataupun All-New Honda CBR150R… Tampilannya juga nggak intimidating, nggak menunjukkan kalau motor ini jauh lebih superior ketimbang 2 kompetitor lain – intinya simpel, compact & sleek.

 

Suzuki GSX-R150

 

Buat EA’s Blog (pribadi), desain yang simpel, serta ketiadaan part & fitur yang disebutkan tadi jelas masih bisa diterima… Karena saya paham betul konsep yang coba dijunjung oleh Suzuki GSX-R150: Simplisitas dan Originalitas dari sebuah sportbike. Tapi untuk jutaan konsumen diluar sana yang terlanjur menyukai desain agresif setajam silet, plus part-part fancy bergaya moge papan atas, ceritanya tentu berbeda 180Β°… Inilah keunikan soal desain, siapapun bisa benar dan siapapun bisa salah.

 

Suzuki GSX-R150
Sementara saat melirik detailnya, keadaan juga nggak bertambah baik… Nggak ada suspensi depan upside down, nggak ada frame trellis / twinspar, nggak ada swingarm alumunium, nggak ada disc brake floating, bahkan knalpotnya juga nggak dibekali model slip-on yang bisa langsung dijejali silencer racing lho. Dan jangan lupa, meskipun jok boncengernya empuk, tapi posisinya tinggi banget, which is bakal menyusahkan boncenger.

 

Otomatis, nggak ada satupun part yang (terlihat kasat mata) mengindikasikan kalau power & handling Suzuki GSX-R150 bakal mumpuni saat digeber diatas aspal sentul… Endingnya, Brosist bakal berfikir: “Cuma begini doang nih Suzuki GSX-R150? Yaelah…”.

 

Suzuki GSX-R150

 

Tapi saat Brosist coba menaiki, merasakan feel on-bike, memencet tombol one-push starter yang diikuti dengan deburan suara knalpot yang ngebass, maka bersiaplah… Karena pemikiran sebelumnya bakal berubah semakin kita mengenal sosoknya. Dalam 1 kalimat kesimpulan? It’s All Fuc*king Wrong!

 

Deburan suara knalpot 2 lubangnya nggak diragukan lagi adalah yang “the best” dikelas 150cc – padat, ngebass, dan seakan menghipnotis untuk segera gaspoll di track sentul. Selesai mengenakan riding gear, EA’s Blog langsung naik keatas unit Suzuki GSX-R150 yang berwarna merah (warna favorit saya), dan mendapati kalau setang underyoke-nya nggak begitu ekstrim seperti perkiraan sebelumnya, plus “feel” diatas motornya… Just amazing! Tekan tuas kopling, kemudian masukkan ke gear 1, disinilah kesenangan sesungguhnya dimulai…

 

Review Suzuki GSX-R150

 

Akselerasi dari gear 1 & 2 terbilang sangat bertenaga untuk ukuran mesin DOHC Overbore berpiston 62mm… Jangan samakan dengan akselerasi CBR150R CBU/K45A, meskipun sama-sama berpiston gambot, tapi perbandingan keduanya bak bumi-langit. Memang tak mentul-mentul laiknya CBR150R K45G sih, tapi Suzuki GSX-R150 juga punya poin yang nggak dimiliki semua kompetitornya saat ini: nafas panjang & teriakan di RPM tinggi! Malah seperti nggak ada limiternya euy, mesin terus meronta meskipun bar tachometer sudah diatas 12.000 RPM… Gokil!

Dan tentu saja, saat dicoba gaspoll dari gear yang ketinggian (dari gear 3, harusnya 2), ada sedikit “lag” yang terasa dari mesin overbore-nya… Nggak parah, cuma sedikit lag aja, lahwong CBR150R yang konfigurasi mesinnya overstroke pun “ngeden” koq. Jangan samakan dengan motor bebek semisal Satria F150 Injeksi loh ya, ingat yang satu ini bobotnya lebih berat 22 kg!

 

 

Tapi saat tachometer melewati angka 5.000 RPM hingga menuju redline, feeling power yang didapat benar-benar sensasional. Paham rasanya gaspoll High-RPM bareng CBR150-series overbore? Nah, bayangkan feel tersebut ditambah ekstra power 50%, and that’s it! Itulah makna ‘kenikmatan’ yang EA’s Blog maksudkan.

 

 

Suzuki GSX-R150 2017 Quotes

 

Rem-nya? Ajegile smooth pakemnya, sama sekali nggak terbayang kalau Suzuki GSX-R150 menggunakan piringan cakram yang amat mungil & tanpa kampas rem racing. Clutch-nya? Akurat & Responsif, nggak butuh Assist clutch pun sudah empuk! 100 Km/h? Cuma di gear 3… Top speed? Yang sempat saya cek di konsol speedometernya tembus 138-140 Km/h! Dan power Suzuki GSX-R150 klimaks saat berada di gear 5, laiknya motor 150cc oprek harian. Sementara gear 6 terasa hanya sebagai penyetabil power saja (overdrive)… Nggak kebayang deh kalau ini motor sudah diganti knalpot racing & kalibrasi ulang final-gear, ampuunn gustii!

Sejenak saya sempat terfikirkan: Kalau motor 150cc bermesin DOHC 4-Valve yang benar-benar simpel dan standar bisa se-exciting ini, mengapa harus bersikukuh menerapkan Variable Valve, Assist-Slipper Clutch, Fancy Electronic, ataupun Embel-embel “Near-Racing Technology”? Untuk membuktikan kalau mesin tersebut lebih kencang?? NO! Semuanya hanya untuk membuktikan mesin tersebut memang lebih Inferior secara performa…!

 

Review Suzuki GSX-R150
Kabar bagusnya nggak berhenti sampai disitu… Karena you know what? Poin kelebihan utama Suzuki GSX-R150 justru baru dibahas pada paragraf ini: Handling! Jika (old) Yamaha R15 terkenal dengan handling awkward-but-smooth, All-New CBR150R dengan handling paling stabil, serta Kawasaki Ninja 150 yang kemampuan handlingnya bak ‘celeng hutan’, maka sebutan yang pantas untuk handling GSX-R150 terbaru ini cuma satu: MANIAK!

 

 

Saat melewati tikungan dengan kemiringan dan kecepatan standar, Suzuki GSX-R150 seakan berbicara: “Cuma segitu doang Kang Eno? Lebih miring lagi, lebih cepat lagi masuk cornernya dong!”… Untuk membuktikan kalau saya nggak gila, permintaan tersebut dituruti. Dan hasilnya memang benar, tikungan demi tikungan EA’s BlogΒ coba untuk lebih cepat dan lebih rebah lagi. Dan uniknya, makin saya melakukan hal tersebut, sportbike ini makin terasa “hidup”. Membuat 5 lap yang saya habiskan terasa belum klimaks, pengennya lagi… lagi… dan lagi! Padahal saat gaspoll Honda CBR250RR sebelumnya, 4 lap pun saya sudah ngos-ngosan, wkwkwk…

Balik ke area pitlane, saya berfikir kalau Ban Slick berlabel IRC Fasti yang digunakan saat sesi testride adalah penyebab utama handling-nya begitu lincah dan “alive”… Tapi setelah ditelaah kembali, bukankah ban berkarakter racing ini hanya membantu grip untuk traksi dan melibas tikungan? Yes! Seluruh bagian integral yang membuat karakter handling Suzuki GSX-R150 ini bak “maniak” adalah sektor geometri sasis, settingan suspensi brilian, wheelbase pendek, serta satu hal yang paling penting: “Suzuki’s Magic”.

 

 

Thing is, Suzuki GSX-R150 adalah contoh nyata mengapa Suspensi upside down, Rem super ciamik, Kaki-kaki & Ban super gambot, Frame super keren, Elektronik super canggih, ataupun Piranti “Super” lain sebenarnya tak terlalu dibutuhkan dikelas 150cc – untuk mendapatkan performa dan kualitas riding yang mumpuni… Kelebihan sportbike yang satu ini, untuk EA’s Blog, terkesan lebih ke hal yang “unscientific” alias nggak disa dijabarkan dengan hanya searching di google.

Rahasia kelebihan Suzuki GSX-R150 bukan sesuatu yang bisa dilihat dengan mata telanjang, tapi dirasakan oleh seluruh sel saraf di dalam tubuh saat mengendarainya. Dan EA’s Blog bersyukur, konsep sportbike 150cc seperti ini didevelop oleh Suzuki… Pabrikan yang memang punya “insting” luar biasa untuk menerjemahkan hal “unscientific” tersebut. Ditambah dengan harga promosi sekitar Rp. 27,9 juta (OTR Jabodetabek), value motor ini sukses membuat EA’s Blog senyum-senyum sendiri…. “It’s laughably good value for something as grant as the Suzuki GSX-R150”.

 

Review Suzuki GSX-R150
Unit Test : Suzuki GSX-R150 (Stronger Red – Titan Black)

Tester : Ericko Anderson (Kang Eno)

Tinggi Badan : 175 cm

Berat Badan : 67 Kg

Riding Gear : Pinjeman Suzuki

Oli : Standar SGO

BBM : ELF Racing Fuel

Ban : IRC Fasti (Slick Tyre)

Special Pic by : ASLAN (Nuhun pisan kang, buat foto-foto kerennya!)

 

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Advertisements

106 comments

  • Joki Suzuki

    Klo yg S gimana ya kang… Wkwkwk

  • Mike

    Jadi, K45A vs GSX R150, favorit bang eno yg mana?

  • Valley

    Pertamaxxxx akhirnya udah selesai jg review test ridenya, intinya worth it kang eno?

  • Gusti Damikaze Ai Bushi

    Hmmm. . .Maniak !!!! Sesuai dah sm The Maniac Joe, Ianone . . .Moga Si Baby Hayabusa bs mmbangkit keun kmbali kejayaan Suzuki. . .
    #WelcomeToGSXWorld. . .

  • High Sport 150cc yang simpel dan jujur membuat saya suka (bagi saya desain ga terlalu pengaruh… Apalagi setelah melihat artikel ini.. Fix jatuh cinta dengan gsx)

    Mungkin hanya enthusiast biker dan FBS yang akan jatuh cinta pertama kali dengan motor ini kang (opini saya)

  • eSTeh 12

    Makin sedih nih setelah baca ulasan lengkap dari kang eno.. Makin pengen punya sementara blm ada rejeki. Wkwk.. Tuhan, ujan duit Tuhan, makasih Tuhan, amin..

  • Orgrasional

    Puji Tuhan…. Akhirnya Suzuki ttp pada identitas nya. Sport beneran, gak aneh2 kasih ini itu. Dengan konstruksi engineering yg pas dapat memuaskan para rider yg antusias ke esensi sport 150cc sesungguhnya. Bagus bukan karena piranti ini itu, tapi karena konstruksi nya secara keseluruhan sangat matang. Suzuki gak jual gimmick, suzuki jualan sensasi sport cc kecil yg sesungguhnya. Inti dari motor sport itu sendiri, btw kang ada info kah soal event test ride suzuki kepada para calon pembeli?

    • enoanderson

      Soal testride, waktu acar pertemuan bareng Suzuki sudah dibahas nih… Khususnya buat regional Jawa Barat, dijanjikan bakal ada. Buat kapan2nya, tunggu aja ya kang, soalnya baru rilis resmi awal februari ini… Jadi regional launchnya nyusul belakangan πŸ˜€

  • Riza restu aji

    Naaaah ngingetin fb post yg rider bmw berpaling sama gsxr 1000 lawas πŸ˜€

    It is not the fancy engine and all those assisting modem, its pure scientific calculation and passion..

    The way of life..

  • Fauzil Muhammad

    Kalo dibikin yang sport production nya gmana ya?..

  • joy

    sumpah kang eno cocok jadi presenter top gear indonesia (kalo ada), jujur dan kritis tapi terkadang lebay

    dan ditunggu artikel komparasi nya kang.

    • enoanderson

      wakakakak, pengen euy kalau ada, soalnya kalau bikin channel sendiri, punya konsepnya tapi belum punya modalnya… Siap kang!

      • Albert Subekti

        bikin di youtube aja dulu kang πŸ™‚ murah meriah pake dslr yg sederhana bekas gpp asal lensa fix 50mm/35mm ada, sama kuota upload wakakaka, editan pake movie maker aj

    • joy

      Nambah kang, setelah dipikir pikir kenapa r15 overkill kayanya kita harus lihat negara asalnya deh yaitu india dimana kompetitor utamanya ktm rc200 yang sama sama dah make slipper clutch, jadi masuk akal kenapa r15 kesannya overkill soalnya target nya bukan cbr ataupun gsx tapi ktm rc200,

  • anonimus

    Setelah si muka gepeng jual mahal, kini si muka lele sipit berjidat lebar yg disiram, wkwkwkwk. Inilah blog kang eno, kritis dan apa adanya. *watch out for fansboy…

    Untung ane bukan penyuka sportbike, jadi ane gak terlalu dipusingin sama motor2 baru yg bikin persaingan makin panas.

    • enoanderson

      Alhamdulillah, haturnuhun kang buat apresiasinya… Saya pribadi juga bukan fanboy sportbike koq, lebih ke naked-bike yang lebih praktis buat harian πŸ˜€

      • anonimus

        Kita sama kang πŸ˜€
        Kurang apa coba model Naked? Gagah, nyaman, torsi gede, kalo perawatan gak semahal yg fairing. Cuma sayang kurang pridenya aja ketibang sportbike (lirik mt25 & z250)

  • biodi

    Masih setia dengan Zed nya kang ? Gak pengen ganti atau tambah ini ? Wkwkwk

  • Nih dia yg bikin saya kepincut dg motor ini, pembahasan apa adanya dan memang jujur ini buat saya penasaran.

  • Umarbakrie....

    Membaca artikel kang eno cuman bisa membuat saya ingat sama lagu linkinpark berjudul given up
    Salahkah saya kang eno hahah….

  • Candragessex

    Come on ini cuma mesin DOHC jadul, rangka diamond twinspar, but this shit Suzuki Made.. GSX family… That’s real identity. Karenanya saya cinta Suzuki. Thanks kang buat review cadasnya!

    • enoanderson

      Alhamdulillah, sama-sama kang, thanks juga buat apresiasinya ke artikel review sederhana ini… πŸ˜€

  • 4%

    Sy jg suka bgt nih motor + konsepnya. Kehadirannya bukan untuk muasin tipe2 orang haus gengsi yg masih butuh pengakuan supaya terlihat paling keren & paling gagah di jalanan.

    Makanya dia milih utk berukuran JUJUR & MASUK AKAL di kelas ccnya.
    Dia ga ngerasa perlu utk bengkak2in body & gede2in ban diluar kodrat kelas & ccnya yg cuma 150.

    Ga sperti kompetitor2nya, kya dibuat utk yg ngimpi moge tp ga kesampean.

    Konsepnya gsx sderhana, murni, ga neko2, cuma nawarin motor simple mumpuni utk:

    biker2 yg tulus cuma pengen nyari kenikmatan riding &

    bikers yg pengen punya motor kuat awet dgn parts diatas rata2 & build quality jempolan,

    TANPA kebutuhan utk nyombong / SHOW OFF nunjukin diri paling hebat / paling keren di jln.

    • MT_Rider

      Buktikan, bila dg power bengis..rider si gsx ini g nyombong?

      Pemakai fu aja pada alay, yg basic nya lbih jauh dri kata sport

      • 4%

        Lha gmn crnya buktikan dsni? yg bs buktikan ya riderny gsx di jln. Kan dibilang motor ini ga utk muasin orang haus gengsi. Klo ridernya tetep mau nyombong ya bkn urusan gw.

        Skrg klo gw bilang ini piring, ga cocok buat orang yg mau kipasan, tapi klo yg beli piring mau pake itu buat kipasan ya tetep bisa & terserah dia kan. cuma barangnya ga lebih mendukung buat kipasan dibanding kipas bnran.

      • MT_Rider

        4%Β» kmu keluar konteks! Pertama yg kmu singgung adalah pemakai, pengguna (sifatnya universal, bukn kamu saja!)

        Apa menurutmu kencangnya gsx tidak akn menumbuhkan rasa gagah atau macho dijalan aka pemer?! Fix kmu naif!!

        Pembuktian, fu adlah motor 150 cc terkencang dikelasnya..apa dari body n fitur nmpak gagah? Jauh!!

        Tpi mayoritas rider nya alay..sok geber dan sering mengintimidasi rider lain! Saya tanya, apa power speed yg besar tinggi anda jmin (pemakai) gsx tidak arogan n tidak meminta pengakuan?

        Kmu memberikan analogi yg tidak nyambung, knp..jlas fungsi piring untuk mkn, bkn tuk kipasan..tpi gsx jg jlas power besar dohc overbore untuk top speed bkn untuk kalem (klo g mau dibilang lemot!)

        Argument mu itu antiklimax dg realita!

        • 4%

          Dimana di dlm komen ada tulisan klo pembeli GSX gw JAMIN pasti tidak akan nyombong & pamer?

          Nih gw ulang OPINI gw:
          1. Bukan buat orang haus gengsi scr TAMPANG, mknya ga dibengkak2in
          2. Utk biker yg pngen knkmatan riding & pngen build quality tnpa butuh show off

          Nih analogi yg lbh nyambung:
          OPINI gw mangkok ini cocoknya untuk makan mknan berkuah, baso & indomie kuah

          Apa dalam opini tersebut terkandung jaminan klo yg beli mangkok itu udh pasti ga akan pake untuk makan nasi & mie goreng?? Ga ada kan.

          Yg udh beli mangkok ya tetep mungkin utk pke itu mangkok utk makan nasi walopun gw bilang cocoknya utk baso

          Nih gw ulang OPINI gw:
          1. Bukan buat orang haus gengsi scr TAMPANG, mknya ga dibengkak2in
          2. Utk biker yg pngen knkmatan riding & pngen build quality tnpa butuh show off

          Drmana logikanya nyamain 2 statement opini diatas dengan JAMINAN kemutlakan klo yg beli ga akan nyombong.

          • MT_Rider

            TANPA kebutuhan utk nyombong / SHOW OFF nunjukin diri paling hebat / paling keren di jln.

            Dari akhir komentar lu yg sangat apatis ini…lu bisa jelasin apakah lu g merasa nyombong dg komentar elu diatas?!

          • 4%

            Kaga tuh, gw bilng ini gsx buat biker yg butuh build quality tanpa butuh nyombong.

            Sm kya gw bilang ini piring, buat orang yg butuh perabot makan bagus tanpa butuh kuah

            Perkara ada yg beli ini piring trus dia pke mkn pke kuah ya gw Ora urus cung!

            Perkara ada yg beli gsx trus dia pke ngalay ya gw Ora urus cung!

            Yg Gw bilang:gsx BUKAN UTK orang butuh nyombong,

            BUKANNYA gsx GA AKAN dipke orang buat nyombong

            Bedain 2 pernyataan ini aja lu kaga mampu?? Selesai dah

    • dan

      Gausah lebay om, kenikmatan riding? Yakin gsx dengan overbore nya nikmat buat riding harian kenikmatan ngebut baru bener, sok”an nggak sombong apalah orang yang beli ini pasti ngincer speednya bukan fiturnya jadi otomatis bakal kebut”an dijalan bener kata atas ane

      • 4%

        Knikmatan riding cuma ngebut doang? Jelas2 udah dijabarin sm yg punya blog
        REM smooth pakem
        Clutch akurat responsif
        Setting suspensi brilian
        Handling begitu lincah & alive
        Emang poin diatas GA BISA dianggap faktor knikmatan riding??

        Nafas panjang ga abis2.
        Bkin aman klo perlu nyalip

        Emang orang yg bawa kenceng & ngebut udah pasti nyombong & sok??

        Liat dulu, ngebut dimana, kapan seruntulan ga, jam brapa dimana?

        Klo lu seruntulan di tengah jalan rame, potong jalan orang sana sini bikin orang panas itu baru namanya ngesok & nyombong.

        Lha jalan kenceng klo di jln sepi, pake aturan, penuh perhitungan, ngehargain space & line orang lain/ jln tengah mlm, ga serabat serobot sna sni, apanya yg sok?

    • rafiedingdong

      mungkin yg dimaksud kang 4% itu utk orang yg nggak suka menyombongkan TAMPILAN motornya…
      soalnya biar bagaimana pun motor ini gak bakal lepas dr incaran speedfreakers,jadi pasti bakal ada segelintir orang yg alay pake motor2 beginian

      meski begitu tentunya gak bisa dipukul rata dong
      ane sendiri termasuk salah satu yg ngiler motor ini,dan alesannya bukan buat speeding (wong riding juga cuma 60-70 km/jam wkwk),tapi gara2 antimainstream,kebandelan dan build qualitynya

      dr pengalaman ane pake shogun R 2010 dan supra current,build qualitynya shogun menang telak

      • 4%

        Betul, kang rafiedingdong bisa menangkap maksudnya dgn jelas. Thumbs up.

        Kt sm2 suka sm kebandelan & build qualitynya. Sy sndiri suka speeding tapi tahu tempat & situasi, ga mau smpe ganggu knyamanan orang lain dijln.

      • MT_Rider

        Tapi dg memamerkan keunggulan mesin dohc nya, secara otimatis orang ini aka 4% sudah menyombongkan dirinya..

        Lho 4%, gk usah main imajinasi, nyatanya mulut elu lewat tulisan udah sok!!

        Ngata2 in mesin sohc cumn gimmick body doang”

        Disini aja lu udh sombong! Gimna dijalan lu pke gsx..alay lebay..pasti!!!

  • mull

    Kang eno aku ketawa2 sendiri pas lihat tulisan sampean soal kawasaki ninja 150 bak celeng hutan, waduuh bahasa nya gimana gitu , kalau babi hutan cuma menang di torsi sama akselerasi kang eno , tapi kalau soal speed masih kalah sama kijang ,, wkwkwkk tapi babi hutan memiliki tenaga yang sangat luar biasa, dan bisa melahab semua medan ,

    • enoanderson

      yang dimaksud diatas itu motor pengennya lurus terus, kaku banget diajak belok, begitu kang…

      Kalau ada yang komen, “lah saya yang pakai bisa tuh diajak belok kang eno?”, iya kalee, belum pernah nyoba yang lebih baik handlingnya deh pasti.

  • Mas Y

    Ergonominya gimana kang eno kalo dibandingin K45G ?? Bikin pegel gak ??

    • enoanderson

      GSX-R150 nya belum ditest harian kang, nunggu dikirimin unit test harian dulu dari Suzi… Anyway, pengalaman seminggu pakai K45G, Pegeelll

  • Juki

    Kang bener ini Suzuki gigi 2 mentok 80kmph di kondisi standar??
    Soalnya ada yang komen gitu di FP GSX wkwkwk

    • enoanderson

      Kelupaan euy kemarin cek limit per limit antar gearnya, tapi yang jelas, 100 Km/h cuma pakai gear 3 kang

  • MT_Rider

    Sebenarnya saya suka gsx ini, utamanya di performa, cmn syg..tampilannya..hmmm, akhirnya ya pilih r15

  • Miirr

    Berarti suzuki dengerin omongan yg minta fxr reborn ya kang, desain sama2 gak semua orang suka. Mesin?? Gaspol aja dulu nanti jg senyum2 wkwk

  • orang awam

    Di saat desain dan dimensi sport 150cc brand lain makin kemoge-mogean justru suzuki inilah yg mengembalikan sport 150cc ke kodratnya yg slim dan ramping

  • trabas

    simplicity is good. gak usah kelebayan pamer teknologi. biarkan natural apa adanya.

  • labib habibi

    Mantaaaap kang reviewnya
    .
    Jumlah penjualan gsx r-150 bakal nunjukin tipe konsumen indonesia.
    Cuma milih penampilan. Atau pilih kenyamanan.
    Semoga angka penjualannya badas
    Supaya pabrikan yang cuma nyari keuntungan juga ngejar mbuat mesin motor yang feelnya lebih ngena dari nih gsx

    • hmm emangnya r15 v.3 cuma menang tampilan ya? top speed dan akselerasi saya jamin lebih mantap r15 dari gsx-r150, soalnya tes kemaren di sentul, test rider harus berada di belakang leader sebelum masuk ke straight, jadi kecepatan sebelum final turn kurang maksimal.

      • yg bawa maverick vinales aja cuma tembus 155kmj artinya artinya…skill pembalap motogp gak salah cuma motornya yg salah…coba aj misal vinales mau ngetes gsxr150 cuma gak mungkin dia sudah pindah klu masih di sijuki heheheh…pembalap bahkan blogger yg skill ridringnya gak canggih2 amat 155an juga kan pake gsxr150…yaaa gak perlu jual dna motogp lah…klu ternyata sama dna motor bebek aja kalah….hehehe

        • MT_Rider

          Buktikan saja dikeramaian jalan raya, menang torsi apa power!!

          Body slim kecil mungil tentu mudah dibawa untuk top speed, walau sebenarnya bila dipasang moge look, bab gambot dg bobot yg sma berat dg r15..yakin gsx ini berani head to head dg mesin sohc?!

          • MT_Rider

            Walau hnya sedikit, tapi dirasa itu kelebihan..maka manusia tidak menutup kemungkinan punya rasa kesombongan dlm dirinya!!

            Makanya gk usah naif, lu akuin gsx body kelex tpi power top..nah dari power inilah kesombongan fbs dimulai!!

          • k45a

            Komen orang sok Taek kucing lu mt

  • cooeedd

    Sebenarnya yg inferior itu mesin yg katany kenceng, TP g berani pasang ban gambot dan body moge look.
    takut pwr rendah ???

  • Tony

    Bayangin nih motor dicangkokin SR-VVT & bi-directional quickshifter…

    Yoohhh….
    Talkin’ ’bout my dreams…

    Btw nice review kang eno..

  • Adie

    dri awal lht si gsx ini udh jtuh cinta sbnrnya..

    walau ad merek tetangga yng baru rilis jg ttp g tertarik cz cma jualan tampang sama accesoris..

    mesin 155cc+vva koq bsa kalah sma mesin 147cc…

    hadeeeeh….

    mnrut ane gsx ini konsepnya murni motor sport 150cc yng sbnrnya g btuh embel2 yng mcem2…

    yah walaupun sbnrnya hrus di akui klo embel2 it bisa nambah value jg dan pnya merek sblah memang menang banyak dri si gsx ini…

    tp klo ane sih klo lht sport fairing lbih mlih msin kuat dripda accesoris bnyk..
    yaa sukur2 sih klo bisa dapet dua2nya kya cbr250rr (accesoris dpt & performa dpt)
    hahaha….

  • cuma satu yg sangat saya sayangkan pada motor ini, sasis yang diberi cover plastik. emang sih desain rangkanya tidak cocok untuk ditunjukkan, tapi buat sport bike khususnya supersport harusnya rangka lebih ditonjolkan jgn seperti motor2 naked jadul. minimal trellis seperti cbr150r lah.

  • bagolmeong

    Elf racing fuel octane nya brapa Kang Eno? RON 102 ya?

  • Arifindiesel

    Apakah tidak berlebihan ini kang, kali ini saya tidak menemukan kekurangan motor dari artikel ini? Kesannya motor dg teknologi lawas tetapi luar biasa, titik baliknya fxr 150 untuk masalah mesin dan sasis.

    • enoanderson

      Nah, berarti bacanya belum bener & ditelaah kang… Padahal kelemahannya jelas banget koq, ada di hampir semua paragraf awal-akhir artikel.

      • Arifindiesel

        Yg mana kang, karena setiap ada cela ada alasannya, hehe. Jadi saya sulit menemukannya atau nanti menunggu 5 kekurangan saja lah.

  • Slow_down

    gsx ini menurut saya sudah “pas” dalam segala hal. kelebihan yg ditawarkan sebanding dengan harganya. gak kurang gak lebih, pas-lah.

    memang kalo dirunut kebelakang suzuki pada era Thunder125, Smash, Shogun125. seperti kehilangan jati diri. apa yg ditawarkan dimasalalu lewat Rgr150, Tornado, Shogun110, RK-cool, Fxr, dan SatriaRU 120 tidak tampak dalam produk beberapa tahun kebelakang.

    hanya satria FU yg mewarisinya. 1 produk tidaklah cukup untuk mengkomunikasikan idealisme.

    maka dengan hadirnya Gsx r150, jalan suzuki sudahlah benar. seperti halnya yg ditawarkan suzuki pada masa lalu.

    saya masih ingat pada tahun 2000 awal atau 90 akhir ciri khas suzuki seperti apa. dan saya liat itu pada Gsx r150.

    Good Luck to suzuki. . .

  • Naleindra

    Wah zed nya kang eno dalam bahaya :v

  • Roy

    Kang Eno bener2 mantap tulisannya gw suka. Welcome to GSX Clan bro.. Motor yg selalu menjunjung tinggi konsep GSX.
    Walau gw yakin cm beberapa rider yg bener2 suka dengan konsep GSX, tp bener2 pride dengan Suzuki ttp pada pendiriannya.

  • suka banget sama artikel ini kang, bener-bener menjawab keraguan.

  • beno asli

    walah, jadi penasaran kang, sayang safu dijual belom laku2, sejak sonic keluar harga jatoh… maklum safu idaman jaman sma dulu, beli karena emang mau wujud-in cita2 sma dulu

  • willy

    tadi kang eno bilang ga perlu pake assist clutch, kopling gsxr ini udah empuk. menurut kang eno kalo buat sehari-hari ngantor jalan macet stop and go.. lebih ga bikin pegel kopling gsxr ini apa kopling R15 yang udah assist clutch ya?

  • Gw kirain cuman gue yg biasa aja liat olnyuw R15
    Pengen minang GSX tapi ga demen fairing
    Yg naked fiturnya rada di kurangin

    Anggeplah punya budget 35jt
    Bisa dapet GSX + USD + Alu SA + Ban Gambot + Racing Kit
    VVA manual #hahaha
    kalo mo irit ya eco, kalo mau ngebut tinggal plintir

    Harga olnyuw R15 = 35jt ?
    gitu2 doang
    VVA baru idup di RPM berapa..?
    Sliper hampir ga kepake lah kecuali di sirkuito

    wait n see dulu ah….

  • 4%

    Dmn pernah ada gw ngata2in: mesin sohc cumn gimmick body doang? Lu fitnah orang?

  • 4%

    Kaga tuh, gw bilng ini gsx buat biker yg butuh build quality tanpa butuh nyombong.

    Sm kya gw bilang ini piring, buat orang yg butuh perabot makan bagus tanpa butuh kuah

    Perkara ada yg beli ini piring trus dia pke mkn pke kuah ya gw Ora urus cung!

    Perkara ada yg beli gsx trus dia pke ngalay ya gw Ora urus cung!

    Yg Gw bilang:gsx BUKAN UTK orang butuh nyombong,

    BUKANNYA gsx GA AKAN dipke orang buat nyombong

    Bedain 2 pernyataan ini aja lu kaga mampu?? Selesai dah

    • Fby

      Ya…ya…., motor lain juga beli bukan buat nyombong, kalo ntar sm yg beli buat nyombong urusan dia. Nyombongin speed? Nyombongin part paling top? Nyombongin desain plng sederhana gak neko2? Nyombongin harga paling murah tp performa terbaik? Atau nyombongin motor paling gak bisa buat nyombong? Ya urusan yg beli lah……

  • rafiedingdong

    wah,kalangan orang kepanasan dan tukang BC mulai muncul nih kang eno,padahal sini itungannya sepi BC wkwk

    suka sebel kalo liat orang yg kayaknya susah bgt nerima pendapat org lain,padahal namanya selera tiap orang beda2

    kalo ada kesempatan coba test ride all new R15 kang,biar netral…kalo emang gak bs test ride,mungkin besok2 bs minta artikel riding impression dr pengunjung blog (kalo unitnya udah dijual)

    last,tetep semangat ngeblog ya kang!artikel di sini netral dan bahasanya “enak”,jd seneng bacanya

    ditunggu artikel 5 kelebihan dan kekurangan GSX kang

  • banteng bodas

    bikin yang S juga kang, meskipun yang S bentuknya agak, maaf fugly, tapi engges terlanjur suka sama motor naked, tinggal ganti headlamp pake fu fi kayaknya langsung sembuh borok dimukanya, oh iya kang, menurut maneh mending k45/cbr thai 2nd atau gsx? (suka juga sebenernya sama motor full fairing tapi yang ga ngebongkok-bongkok banget bawanya, pake kebo aja pinggang suka sakit kalo udh kurang lebih 2 jam bawanya)

  • efbees

    kelemahannya menurut ane:
    1. cover rangka
    2. bentuk knalpot.
    3. bentuk footrest.
    lainnya flawless, menjalankan fungsi dan tugasnya dg sangat baik.

  • Putera

    Awet nggak, Jakarta lalu lintasnya gas rem gas rem? Kalo dipake harian gimana bos?

  • C1bl3k

    Ceritanya berbalik 180 derajat jika konsumen memilih style plus speed motor yg cukup kencang, bukan menomer 1 kan speed
    Karena jalan raya bukan arena balap
    Melaju 100kpj di perkotaan paling gak sampai 1 menit udah injak rem+ siap” tiduran di atas aspal
    Heheheeheee

  • Yookee

    Bbrp thn silam wkt Suzuki Indonesia ganti management, mereka bikin riset, ada tuh di artikel lawas tmc atau iwb. Questionernya itu dkasih ke orang umum dan user suzuki. Pertanyaan nya simple, “apa yg mereka inget dr motor Suzuki?”
    Jawaban nya cm 2 dan simple
    1. Mesin yg bandel, Dan
    2. Kencang
    Kehadiran GSX 150 series memang menjawab hal itu. Inget lho pertanyaannya kan bukan “Kamu mau motor 150cc yg kya gmn?”. Jd jelas bahwa kelahiran GSX untuk kembali merangkul para penggemar Suzuki setelah sekian lama menanti.
    Management Suzuki disni dan global jg mengakui selama bbrp thn silam fokusnya terlalu kearah mocil yg irit, dan hal itu secara langsung mengecewakan penggemar Suzuki sendiri terutama di indonesia. Jd jelas sih tujuan utama Suzuki dlm jangka pendek melalui GSX adalah mengembalikan kepercayaan konsumen lama, setelah itu baru ke market yg lbh luas melalui produk2 lain yg akan dtng.

    • Jabkar

      nice comment om, great review kang eno. bener2 ngiler ama gsxr ini, tapi kayaknya ane nunggu yg 250cc deh, (sekalian nabung), mudah2an bukan keluar gsx 250r basis Inazuma wkwk.

      bener, keluarga ane termasuk FBS, baik motor maupun mobil, imagenya Suzuki = bandel, gesit, kenceng. irit perlu, tapi jangan sampe jadi poin utama yang dikejar. come on Suzuki, time to bounce back!

  • Yookee

    Para old skul bikers penggemar motorsport 150-250cc mah bersyukur bgt Suzuki ngeluarin GSX yg bener2 ngebut gini, bersyukur nya besar untuk mengobati kekecewaan krn CBR gen terakhir udh bukan CBR lagi. Puji syukur krn Suzuki memberikan motorsport yg benar2 bs dibilang motorsport ketimbang CBR yg dipaksa harus pake mesin modular harian dan kehilangan jati dirinya sbg bagian dr klan CBR.

  • rangkanya ginama mang ?

  • adi

    Kalau Performa 150cc Sudah Mendekati 250cc, Ngapain Beli Yang Lebih Mahal?

  • keplik

    saya suka. desain simple.. gak pamer fitur. tapi performa mesin dan handling yang berbicara. saya pribadi gak suka kebanyakan fitur aneh2 kesannya cuma gimmick untuk menarik minat pembeli.

  • Pingback: Kebersamaan D’Gujubar Bareng Suzuki Indonesia | D'Gujubar

  • Rio

    tinggal tunggu versi ban cacing keluar tuh, kayak fu…

Tinggalkan Balasan ke enoanderson Batalkan balasan