Advertisements
Honda CBR250RR

Hajimemashite, Honda CBR250RR!

Jika Bro-sist berkemampuan (ekonomi) sama seperti EA’s Blog – yang berarti Sportbike seharga Rp. 50-60 jutaan harus ditebus selama 2 tahun tanpa makan… Then, Honda CBR250RR is, undeniably, your closest dream!

 

5 tahun yang lalu, mayoritas orang-orang diluar sana mengenal Honda sebagai produsen Bebek & Skutik yang laris-manis dipasaran. Sementara sport-nya, apalagi 250cc-nya? Well, mungkin hanya sekitar 20% nya saja yang tertarik, itupun yang kadar fansboy-nya tinggi… To be honest. Kemudian, setelah mendapat banyak bully & cercaan, mereka memperkenalkan yang satu ini: Honda CBR250RR ! Sportbike 250cc yang menurut saya nggak cuma bisa membungkam cacian, tapi juga sanggup mengaburkan komparasi dikelas 1/4 liter.

 

Saat Honda pertama kali merilis (Old) CBR250R tahun 2011 silam, sebenarnya nggak ada yang salah dari basic concept nya – diluar desain yang menyimpang dari klan CBR-series. Konsep 250cc single-cylinder, kenyamanan mumpuni, serta hemat BBM, apakah ada sebuah kesalahan disana? Yup, nggak ada! Satu-satunya kesalahan terbesar mereka adalah menciptakan sebuah konsep motor brilian yang tak punya target konsumen. Ditambah parah dengan harga yang tinggi karena status Impor (CBU). Puncaknya ketika Honda CBR250R Dual Keen Eyes hadir ke pasaran tahun 2014 silam. Ceritanya, from bad to worse…

 

Setelah melewati masa kelam, mereka terlihat melakukan pembenahan saat merilis Honda CBR250RR Twin-cylinder beberapa bulan lalu. EA’s Blog pun sukses dibuat penasaran setengah mati… Nggak cuma penasaran geber, tapi ingin tahu sejauh mana Honda mampu merealisasikan motor di kelas yang benar-benar ‘panas’, serta konsep apa yang mereka pilih untuk menerjemahkan harapan market yang ada.

Nah, saat ada momen Blogger Fun Race Honda CBR250RR Terbaru di Sirkuit Internasional Sentul – bermodal kantong pas-pasan (as always), saya pun langsung meluncur ke lokasi! Daripada penasaran, iya nggak?

 

Honda CBR250RR

 

Beberapa jawaban yang bisa EA’s Blog temukan saat memandangi sosok Honda CBR250RR, kira-kira seperti ini… Anggap saja Brosist bisa masuk ke pikiran saya.

 

– Apakah Honda CBR250RR mirip Ducati Panigale? Ya! Tapi bukan tampilannya. Karena to be honest, beda euy! Yang mirip adalah konsep desainnya – konsep motor yang berpenampilan state-of-the-art, nggak lebay, dan jadi sosok yang ingin pertama kali dilihat saat bangun pagi. Dan karena desainernya keterusan, jadi deh rada-rada mirip.

 

all-new-honda-cbr250rr-twin

 

– Cakep di gambar (foto) atau aslinya? Aslinya. Kalau gambarnya ditambah Aura Kasih seperti diatas, mungkin saya bisa sedikit berubah pikiran.

 

– Apa kekurangan pertama yang ditemui? Ban IRC Road Looser Winner-nya. Seperti lihat Aura Kasih pakai dress merah, tapi kukunya cantengan.

 

– Moge look nggak sih? Tergantung yang lihat. Kalau Brosist punya superbike atau supersport, tentu nggak. Tapi kalau biasa pakai skutik atau sportbike 150cc overstroke, It clearly is.

 

– Pikiran terliar yang pertama kali didapatkan? Cari tukang cat velg warna gold, dan tukang stiker logo marchesini + ohlins. Kemudian membuat artikel berjudul: “How to look rich with Honda CBR250RR.”

 

Honda CBR250RR

 

– Nyaman nggak sih? Nunggu dipinjamkan unit Honda CBR250RR untuk tes harian. Anggap saja kasih kode ke PT AHM…

 

– Kalimat pertama yang terfikirkan? Sh*it! Pasti dikirain bayaran (amplopan) Honda deh sama readers EA’s Blog…

 

– Kalimat untuk mendeskripsikan sosok Honda CBR250RR? What A Bike.

 

 

– Ada kekurangan lainnya? Ada. Tapi supaya yang banyak yang baca, yang nantinya bisa untuk bayar hosting bulan ini, mending dibagi ke beberapa artikel deh.

 

– Kalimat terakhir yang terfikirkan? Bayar tol Rp. 20.000, Bayar gojek Rp. 16.000, Ongkos bus kota Rp. 20.000, Angkutan umum ke rumah Rp. 7000 – Alhamdulillah, masih sisa Rp.7000 buat pegangan sampai rumah. Nggak nyesel!

 

 

Well… Gimana, masih penasaran? Pantengin terus EA’s Blog yaa Brosist. Masih ada pembahasan detail, full review, serta 5 alasan memilih & tidak memilih – yang dijamin bukan hasil artikel ala press release. Dan bukan menutup kemungkinan, hasil setelah geber unitnya bisa jadi berbeda dari impresi pertama kali ini. So, stau tuned ya! Saya mau istirahat dulu, capek euy, wkwkwk…

 

Honda CBR250RR

Itu yang dibelakang ngikutin aja sih! wkwkwkwk…

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Advertisements

35 comments

Tinggalkan Balasan