Advertisements
New Honda BeAT Street eSP 2016

Ini Dia 5 Alasan TIDAK Memilih New Honda BeAT Street eSP !

Bulan Oktober 2016 kemarin, ada 200 ribu unit lebih Beat-series yang (siap) diboyong konsumen. Sama sekali bukan angka yang kecil, mengingat kalau dikalkulasikan jumlahnya menjadi 2 juta unit lebih pertahun… Wow! Apakah dengan kehadiran New Honda BeAT Street eSP bakal membuat angka penjualan tersebut jadi lebih menggila lagi? Tentu saja bisa. Tapi, untuk Brosist yang sudah kepincut, yuk luangkan waktu beberapa menit untuk baca artikel yang satu ini…

Setelah EA’s Blog beberkan segala kelebihannya via artikel ‘5 Alasan Memilih BeAT Street’, kali ini pembahasannya bakal kita lanjutkan ke segala Kekurangan dan Kelemahannya dalam artikel ‘5 Alasan TIDAK Memilih BeAT Street’… Cekidots!

 

 

Desain Horror

 

 

Meme Honda BeAT Street

 

Kalau kita buat sebuah cerita, New Honda BeAT Street eSP ibarat disesain oleh seorang Desainer Honda yang brilian – namun justru dipecat setelah menyelesaikan area setang & kemudi… Kemudian, untuk menutupi bagian yang belum selesai tersebut, para Akuntan Honda mengatakan: “Oke, pakai saja sparepart BeAT eSP, urusan penjualan biar kami yang urus”… Akhirnya, jadilah sosok skutik yang punya nama lain: Rubbish!

 

 

Seberapa buruk desainnya? Well, New Honda BeAT Street eSP amat-sangat jauh berbeda dari Remix Concept yang diperkenalkan sebelumnya, lebih inferior dari sosok kompetitornya yang sejak 2 tahun lalu tanpa ubahan, bahkan lebih nyeleneh dari versi originalnya (BeAT eSP). Jika BeAT Street dirilis oleh produsen lain yang target penjualannya cuma puluhan-ratusan unit perbulan, mungkin bukan masalah besar… EA’s Blog bilang jelek, mungkin nggak bakal ada pembaca yang peduli, yowes, urusan selesai. Tapi mengingat yang satu ini mengusung target penjualan belasan ribu unit perbulan, maka sama sekali nggak bisa didiamkan. Ingat dan catat: “If you buy a crap, they’ll make another one”.

 

 

Konsep Looser

 

 

New Honda BeAT Street eSP 2016

 

Saat skuter matik satu ini dirilis, muncul pertanyaan yang belum mampu dijawab EA’s Blog: Tipe konsumen bagaimana sih yang bakal tertarik boyong Honda Beat Street eSP? Apakah yang ingin konsep skutik bergaya ala dual-sport seperti X-Ride atau X-ADV? No…! Yang ingin performa tinggi? Jelas bukan! Yang ingin skutik murah? Maybe, tapi masih ada BeAT eSP & Mio Z yang jauh lebih terjangkau… Atau tipe konsumen yang ingin skutik bertampang keren? Kidding me!? Kemudian, seperti apa sih konsep dasarnya menurut sang ‘maker’ ??

Menurut PT Astra Honda Motor, “Honda BeAT Street ditujukan pada kaum urban dan anak muda untuk berekspresi dengan gaya hidup khas mereka seperti cara berpakaian, aktivitas yang dijalani, serta beragam kegiatan olahraga ekstrim yang dilakukannya”… Membaca kalimat tersebut, pertanyaan di kepala EA’s Blog justru malah makin bertambah: Anak muda seperti apa sih yang bakal tertarik dengan New Honda BeAT Street? Hipsters?? Atau yang giginya dikawat, rambut dicat kuning, jeans warna-warni, plus bonceng cabe-cabean??? Oh please…

 

 

Same Body, Same Specs, Different Price !

 

 

New Honda Beat eSP 2016

Honda BeAT eSP

 

Sebelumnya, EA’s Blog menjelaskan kalau harga New Honda Beat Street eSP cukup rasional mengingat banderolnya (Rp. 15,4 Jutaan) hanya berbeda tipis dari pesaingnya Yamaha X-Ride, dan lebih valuable ketimbang modifikasi BeAT eSP (standar) dengan setang ala streetfighter… Karena secara bodi, area mesin, sampai kaki-kaki, BeAT Street jelas nggak ada bedanya dari BeAT tipe standar. Tapi pertanyaannya: Siapa yang mau modif BeAT bergaya streetfighter? Apa semua konsumen BeAT yang sampai ratusan ribu orang perbulan berfikiran hal yang sama?? Tentu tidak. So, kenapa nggak justru ambil BeAT eSP standar dan sisa uangnya digunakan untuk modifikasi sesuai keinginan masing-masing…?

 

 

Build Quality

 

 

Meme Honda BeAT Street

 

Jika Brosist tanya ke EA’s Blog: Apa yang Kang Eno suka dari skutik Honda? Dan apa yang nggak disukai?? Maka jawaban saya jelas. Yang paling disukai adalah metode promosinya yang langsung mengena ke seluruh kalangan konsumen tanah air… Saya rasa nggak ada satupun pembaca yang nggak setuju, karena sejauh ini nggak ada produsen lain yang mampu menyaingi dalam urusan tersebut. Namun yang benar-benar nggak disukai, adalah Kualitas Material dan Finishingnya yang perlu dipertanyakan.

Dan sayangnya, hal tersebut jugalah yang (lagi) menjadi Kelemahan Honda BeAT Street eSP… Kualitas plastik tipis, Cat Glossy rasa ‘bunglon’, Plastik Shibo Pattern yang gampang pudar, Leher knalpot gampang menguning, Bohlam lampu belakang cepat putus, dan lain sebagainya. It’s no longer a secret… Is it?

 

Scoopy eSP

 

 

New Honda Scoopy eSP 6

 

Bicara urusan value, apakah New Honda BeAT Street layak disebut sebagai yang paling valuable di kelasnya? Sepertinya tidak demikian tuh Brosist… Jika EA’s Blog diberikan kesempatan untuk memilih skutik dengan banderol 15-16 jutaan, jelas saya bakal pilih saudara-beda-konsep nya, Honda Scoopy eSP. Kenapa justru pilih Scoopy Kang Eno? Pertama, konsepnya jelas. Honda Scoopy eSP – meskipun agak lebih feminin – tapi punya desain dan bodi yang unik dan nggak ada skutik Honda lain yang menyamai… Sengaja saya bandingkan dengan sesama line-up Honda, karena di rentang harga ini (somehow) skuter matik Honda terlihat lebih unggul.

 

 

Kedua, dari sisi build quality (material dan finishing) jelas jauh lebih unggul karena menggunakan banyak cat glossy dan minim plastik shibo pattern yang gampang pudar – meskipun speedometernya kalah telak dibanding New Honda BeAT Street eSP yang sudah menggunakan konsol digital… Ketiga, karena pada dasarnya keduanya mengusung basic mesin yang identik alias sama persis, yakni mesin 108cc ala BeAT-series yang sudah terbukti kehandalannya… Dan yang terakhir, keunggulan tersebut mampu terbayar dengan selisih harga sekitar Rp. 1 jutaan saja, karena saat ini Scoopy eSP dibanderol Rp. 16,5 jutaan (OTR Jakarta)… Seperti yang EA’s Blog bahas di artikel perilisan BeAT Street, Saya lebih baik dibilang feminin tapi dapat skutik yang valuable, keren dan unik, ketimbang beli skutik ‘standar’ yang tak jelas arah tujuan konsepnya.

 

New Honda BeAT Street eSP 2016

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Advertisements

50 comments

  • Beat street teh asa dejavu revo at

  • wawaw

    Saya lebih baik dibilang feminin tapi dapat skutik yang valuable, keren dan unik, ketimbang beli skutik ‘standar’ yang tak jelas arah tujuan konsepnya.!hahaha…
    tp emang bnr kang eno, kayanya honda lg ngebadut nih ngluarin motor street ini, ngrasa udh jaya lg..br jg ningkat 1-2taunan dr design..eh mlh balik nyleneh lg..wkwkw.

    • enoanderson

      Pernah denger pepatah: “karena nila setitik rusak susu sebelanga” kang? Nah ini semoga bukan jadi contohnya 🙂

      • adie

        Klo cat bunglon tu mah biasa kang..tp yg jarang di expose tu msalah ecu yg gampang mati/rusak ..aki cpt dan bohlam cpt mati tu koq gak pernah di perbaiki smua motor honda kelistrikanya jelek di banding kompetitor..harga ecu jg mahal 1,5jt utk esp

  • snoopy

    untung saja yang baca blog dikit, coba klo artikelnya di iklanin di TV nasional pasti sangat berpengaruh tuh penjualannya..

  • Agista

    setuju om..
    tapi.. sepertinya keren kalau ban belakang di mundurin lagi dan di beri ukuran yg gambot.. eemhhh.. tapi ya sudahlah..xixi

  • dimdim

    Sebenernya desainnya bagus sih, sayang munculnya telat.. coba munculnya 1 dekade silam saat internet belum gencar..

  • Dan karena cap Honda jdi dahh banyak yg beli ini motor,ya meskipun bla bla bla

  • singgih

    kang, setiap ada produk baru akang kan pasti ada artikel 5 alasan memilih dan 5 alasan untuk tidak memilih, nah buat mx king dan adiknya jupiter mx 150 kok gk ada?

  • 22k

    Saya sih punya 10 alesan kang, alasan saya sih karena
    1.Wagu
    2.Jelek
    3.Maksa
    4.Designer Nggak Kreatif
    5.Jelek
    6.Maksa
    7 Jelek
    8.Maksa Bangettt
    9.Jelekkk Bangettt
    10.Jelekkk

  • BeAT Street guyonan ala AHM yang tidak lucu 😆

  • Farid

    kalau saya sih mending pilih zoomer-x,lebih jelas konsepnya dan punya karakter tersendiri…bukan motor ‘pasaran’ yg dilepas cover batok stangnya,diganti speedometer digital lalu pake stiker tribal.sayangnya ahm terlalu serius merebut market share penjualan motor di indonesia,seolah gak mau ada atpm lain yg merebut pangsa pasarnya…padahal dibanding lineup produk honda thailand,disana honda juga memiliki produk motor yg segmen pasarnya niche kaya honda MSX 125 dan zoomer-x

  • menyan

    Ahm mo ngeluarin zoomer gak berani. Makanya di kasih ginian. Katanya palu gada?!

  • saitama gundul

    maaf oot kang
    kang eno diajak touring cbr 250 rr gak ?

  • bunta

    To the point banget kang…… awas diblack list loooo……wkwkwk….

  • Zxzxzxzx

    Pasang shockbreaker belakang yang agak mendingan dari standar kayaknya udah cukup buat nambahin kegantengan si remix ini (stang xride+ bodi beat)

  • ala anak muda yg mana ya wong anak muda sekarang nodong ortu nya minta di beliin fu ninja cb r15 klx buat obat mujarab nyari cabe klo di beli in ortu nya beat strees langsung gantung diri si anak kwkwk . ..

  • Assasin

    bener pilih scoopy aja, arahnya jelas kemana, dan punya karakter tersendiri, apa lagi buat org yg doyan dengan gaya classic, emang sih gak benar” classic.
    Kenapa ya AHM gak mau ngeluarin produk kayak Zoomer X dan Honda Grom (MSX125) itu motor uniq dan punya peluang besar nanti….
    Berharap Honda Grom(MSX125) dan Zoomer X hadir di Indonesia, walau CKD aja, asal jgn CBU ntar kemahalan…

    • erotomania

      2 tahuhan yang lalu pernah nulis kegalauan di blog ini.. (silakan om eno cek). Antara mau pindah matic,atau tetep pake thunder 125. akhirnya,ane berpisah dengan thunder ane,dan sebagai kaum homosek (Hobby motor seken), ane tuker thundie ama scoopy… which is om eno rekomen…

  • B lmp

    Biar 100 alasan tidak memilih honta beat.. Tetap motor ini akan laris di pasaran.. Terlebih orang kolot yg msh percaya dongeng honda astrea..

    Untuk sekarang produk tidak lebih baik dri kompetitor dari segi matrial/komponen part..
    Cek aja pelototin dtail beat vs addrees vs m3 fu fi vs sonic vs mxking..

  • fari.fairis

    tetep bakalan laku keras, kang..!
    salesnya cukup bilang, “ini motor HONDA TERBARU, DP Rp 0 saja!”.. lgsg deh, bapak2/emak2/anakSMA manggut2… :v

  • Gus

    Andai scoopy 125/150cc. Udah punya anak-istri gini butuh torsi agak gedean dikit.

  • Bkn komentator byr an

    Ini adalah sebuah trik..
    Sebelum kmbing mbeat benar jenuh…
    Opsi kmbing mbeat 125 adalah jilid ke 2 berkaca kegagalan dari ymh mio…yg PD…
    Istilahnya mau laku/kagak yg di ambil adalah keinginan,suara konsumen dari pada plagiat yg membosankan…lihat lah xride…
    Ibarat warning buat xride di lawan xride dgn striping baru….itu kelebihan yamaha….jago striping…

  • san carlo

    Its a Rubbish… asli dah..klo liat d jalan gmn gtu…mesin jg joss di setahun pertama aja.. Selebihnya dah mulai berisik n body getar..

  • 2 bulan ane pake beat street esp engga ada kendala berarti… modif gampang mesin engga usah di oprek udah ngacir… 3 tahun lalu beli x ride baru 5 bulan kampas rem udah ludes… ban bikin ga pede buat nikung sampe mesti ganti… cvt di up biar bisa ngejar beat… itung itung tuh gede mana duit nya biar dapet performa sama…

  • choopper

    ekspetasi REMIX, realitynya DANGDUT KOPLO…

  • Mas eno bgus mana vario 150 esp dan aerox 155 untuk harian kerja

Tinggalkan Balasan