Advertisements

Italjet Buccaneer 250, Scrambler Modern Bermesin V-Twin 250cc!

Di artikel beberapa waktu silam, EA’s Blog sudah membahas tentang beberapa motor Retro-Modern yang (seharusnya) bisa jadi andalan produsen lokal Indonesia… Namun, beberapa diantara mereka dibekali mesin 125-250cc Silinder Tunggal, berbasis Suzuki TU-series yang lebih mengutamakan simplisitas. Nah, gimana kalau ternyata ada yang menggunakan basis mesin V-Twin 250cc?? Yup, itulah yang akan jadi pembahasan EA’s Blog kali ini bersama Italjet Buccaneer 250 !

 

Italjet Buccaneer 250

 

 

Italjet Buccaneer 250

 

Bagi Brosist yang ngaku pecinta roda 2, nama Italjet seharusnya sudah tak asing lagi ditelinga… Karena mereka adalah produsen roda 2 asal Italia yang sudah eksis sejak era 60-an, memproduksi skuter matik di era 90-an, bahkan sempat ikut kejuaraan GP 125cc di tahun 2000-2002. Sayang, bisnisnya bangkrut ditahun 2005, dan pada tahun 2014 kemarin diambil alih oleh China – persis seperti yang dialami Benelli.

Berkat kerjasama tersebut, kini mereka kembali lagi dengan konsep anyar dan mengandalkan produk terbaru, Italjet Buccaneer 250… Motor Scrambler Retro-Modern bermesin 250cc, yang direbranding ulang dari produk ‘made in china’ Longjia – dengan target pasar Eropa & India. Tak hanya Italjet, bahkan brand lain seperti Sinnis & Junak pun ‘latah’ ikutan membranding produk satu ini ke pasar Inggris.

 

Italjet Buccaneer 250

 

Dari sisi desain, Italjet Buccaneer 250 ini adalah salah satu yang terbaik dari motor retro-modern asal China yang dibranding ulang produsen Eropa… Berbekal styling ala scrambler, frame diamond shape, swingarm tubular-steel, monoshock, wave disc-brake, velg spoke-wheel alumunium, ban dual-purpose, knalpot megaphone, serta number plate – tentu EA’s Blog bukan mengada-ngada kan? Apalagi juga ada versi Cafe-Racer nya lho…!

 

 

Bergeser ke sisi permesinan, nah disinilah faktor utama yang membuat motor berbasis nama produk legendaris ‘Buccaneer’ ini out-of-the-box… Jika motor retro-modern made in china lainnya dibekali mesin single-cylinder, maka Italjet Buccaneer 250 ini dibekali mesin 4-Tak, 250cc, 60° V-Twin, SOHC 2-Valve dengan pengabut BBM Fuel-Injection. Mesin yang aslinya berbasis Yamaha XV250 Virago ini mampu memuntahkan power hingga 19 HP @ 9.000 RPM dan torsi maksimum 19 N.m @ 6.000 RPM… Not bad! Yang penting stereo, wkwkwk…

 

 

Well. . . Kalau melihat banderolnya di pasar India & Nepal, harga Italjet Buccaneer tembus sekitar Rp. 67 Jutaan – dan dijual secara ekslusif. Nah, bagaimana kalau yang satu ini diboyong ke tanah air lewat produsen lokal semisal Viar atau Minerva? Yuk, kita diskusikan bareng-bareng…!

 

Italjet Buccaneer 250

 

Spesifikasi Italjet Buccaneer 250

 

Engine : 4-Tak, 60° V-Twin, SOHC 2-Valve, Air-Cooled

Bore x Stroke : 49 x 66 mm

Kapasitas Silinder : 248.9 cc

Sistem Penyuplai BBM : Electronic Fuel Injection

Rasio Kompresi : 10 : 1

Transmisi : 5-Speed, Manual Clutch

Starter : Elektrik Starter

Max Power : 19 HP @ 9.000 RPM

Max Torsi : 19 N.m @ 6.000 RPM

 

Dimensi (PxLxT) : 2.060 x 750 x 1.090 mm

Jarak Sumbu Roda : 1.440 mm

Berat Kosong : 128 Kg

Kapasitas Tangki BBM : 4 Liter

 

Frame : Steel Diamond-Frame

Suspensi Depan : 41mm Telescopic Fork

Suspensi Belakang : Monoshock, Steel Tubular Swingarm

Rem Depan : Wave Disc Brake, with 3-Piston Caliper

Rem Belakang : Wave Disc Brake, with 1-Piston Caliper

Ban Depan : 100/80 – 17

Ban Belakang : 130/90 – 15

 

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

Sinnis Apache SMR Supermoto

Bukan KTM, Tapi Sinnis Apache SMR Setara Kerennya!

 

Scomadi TL200 VTC

Scomadi TL200 VTC, Vespa Racing Modern dari Inggris!

 

Sinnis Heist 250

Sinnis Heist 250, Chopper ala Chinese-American!

 

 

Advertisements

8 comments

  • armandx3m

    Sumpah keren ini Kang.
    Kalopun nggak masuk Indonesia, lumayan lah buat referensi.

  • miirr

    yang penting blar-blar..

  • bagolmeong

    Anjaasssss ganteng euy. Ayo dong lokalan bikin. Rakit disini biar murah. Motor ginian mah ga perlu kenceng. Yg penting ganteng…

  • Davy

    Pabrikan Korea juga ada kan mesin v 250cc masuk di Malaysia kang, coba selidiki deh…

  • Jikalau ada pabrikan lokal yang mau membawa motor ini ke pasar Indonesia seperti VIAR.
    Saya rasa sangat sangat bagus, untuk memperkaya genre motor jenis classic. nilai plus akan didapatkan jika harga yang ditawarkan cukup terjangkau, misalnya di rentang hargsa 30 jutaan. Yang penting strategi promosi dan marketingnya harus berbeda, supaya kesan classic, segmented, dan prestige nya juga kena.

    Banyak diantara biker biker yang sangat mendambakan motor dengan genre seperti ini, apalagi ditunjang dengan spek mesin yang sudah mengadopsi Twin silindrical Engine, itu akan menambah daya gedor untuk value yang ditawarkan.

    namun harus diingat, 3S nya harus terjamin karena itu mirip pisau bermata dua. Agar orang pun percaya, bahwa si penjual bukan cuma jualan terus selanjutnya ‘sabodo amat’. Poin Pentingnya Gaya dengan bujet hemat, mesin kuat, spare part gampang di dapat.

    Let’s Wait N’ See Guys……

  • Richard

    Sumpah ini penempatan dan design part per bagiannya ideal banget

  • mereknya kek mocin, disinyalir gak bakal laku di sini kek kaisar ruby padahal komunitas nya banyak tuh motor tp gak laku kek DOHC AHM

    :v

Tinggalkan Balasan