Horex VR6 Classic & Café Racer, Kembalinya Jagoan 6 Silinder!

Brosist sekalian mungkin sudah ‘kenyang’ membaca artikel EA’s Blog tentang motor high-performance bermesin 6 silinder. Namun problemnya, sebagian besar diantara motor-motor tersebut dirilis sejak berpuluh tahun silam… Sehingga jangan heran kalau saat ini mesin 6-cylinder dinilai terlalu overkill di kancah roda 2 – khususnya di genre Naked & Sportbike, karena hanya dipakai di motor Touring ber-dimensi gambot (BMW K1600 & Honda Goldwing). Akan tetapi selalu ada pengecualian… Baru-baru ini produsen asal Jerman memperkenalkan Horex VR6 Classic & Café Racer: The Return of Six!

 

Horex V6 : The Original Story!

 

 

Horex VR6

 

Kisah Horex VR6 dimulai sekitar tahun 2010 silam, ketika produsen legendaris Jerman tersebut kembali memproduksi motor setelah tidur panjang selama lebih dari 3 dekade…. Tapi gokilnya, bukan mendevelop motor berkubikasi kecil yang sedang digandrungi, mereka justru memutuskan untuk meracik Naked-bike bermesin 6 silinder dengan konfigurasi “VR” alias “Vee-Reihenmotor” yang berarti Mesin kombinasi V & Inline.

Mesin yang digunakan Horex VR6 ini sebenarnya pertama kali dipopulerkan oleh produsen mobil Volkswagen (VW)… Namun karena pengetahuan EA’s Blog soal dunia roda 4 yang (sangat) rendah, alangkah baiknya kalau kita skip aja ya Brosist, wkwkwk.

 

 

Tahukah Brosist?

Horex VR6Mesin berkonfigurasi “VR” sebenarnya adalah V-engine namun dengan sudut yang sangat sempit… Kalau biasanya mesin V-engine menggunakan sudut 45° (Harley-Davidson), 65° (Aprilia RSV4), atau 90° (Honda & Ducati), maka Horex VR6 menggunakan mesin V6 dengan sudut yang sangat sempit, 15°. Saking sempitnya, 2 blok silindernya bisa dicetak menjadi 1 unit, dan secara kasat mata justru terlihat seperti mesin Inline-6.

 

 

Horex VR6

Horex VR6 Radial Valve

Horex VR6

Horex VR6 Triple Overhead Camshaft (TOHC)

 

Kerennya, Horex tak lantas mengcopy-paste desain VR-engine yang dipopulerkan Volkswagen, namun dibuat dengan konsep anyar yang lebih sophisticated… Mesin 15° VR6-nya dikombinasikan dengan Cylinder head yang unik. Dibekali dengan 3 ‘Radial’ Valve per silinder (persis Honda RFVC), Intake downdraft, Asymmetric exhaust, serta Triple Overhead Camshaft (TOHC, dimana 1 camshaft utama menggerakkan 2 yang lainnya persis Rocker arm), mesin ini mampu membuat Horex VR6 memuntahkan tenaga hingga 161 HP!

Jujur, angka tersebut bukan power yang diharapkan dari sebuah mesin 6-silinder berteknologi fantastis seperti Horex VR6… Tapi kalau mengetahui konsepnya yang juga bukan Streetfighter apalagi Sportbike, jadi EA’s Blog pikir masih sangat reasonable.

 

Horex VR6

 

Horex VR6 akhirnya diperkenalkan ke publik pertama kali pada tahun 2012 silam, dengan banderol harga €22,500, atau sekitar Rp. 318 jutaan – dengan market tujuan beberapa Negara Eropa seperti Jerman, Swiss & Austria… Uniknya, setiap unit mesinnya diproduksi oleh 1 orang teknisi yang berbeda, alias ‘one man-one machine’, persis seperti apa yang dilakukan produsen motor terkenal lainnya, Bimota. Keren!

 

 

The Return of Six: Horex VR6 Classic & Café Racer

 

 

Horex VR6 Classic 2017

Horex VR6 Classic 2017

 

Pada gelaran Intermot 2016 kemarin, Horex yang kini sudah diambil alih sahamnya oleh 3C Carbon, kembali memperkenalkan sosok terbaru dari ciptaan sebelumnya: Horex VR6 HL (Heritage Line) dengan tipe Classic & Café Racer. Keduanya masih menggunakan mesin yang identik dengan Horex VR6 Original, namun sudah dibekali dengan penyempurnaan terbaru agar lebih modern dan mampu bersaing head2head dengan motor custom-classic flagship lain semisal BMW RnineT, Ducati XDiavel, ataupun Triumph Thruxton R.

 

 

Kedua motor terbaru dari Horex tersebut sudah dibekali dengan Carbon Fiber Subframe… Spesial untuk Horex VR6 Café Racer bahkan sudah menggunakan frame trellis berbahan baku Carbon Fiber lho! Sementara itu, tipe Classic dibalut dengan frame steel-trellis, plus part kenamaan lain seperti Suspensi Ohlins, Rem Brembo, Lampu LED, Bosch ABS, serta bahan kulit berkualitas tinggi sebagai pelapis Joknya.

Gokilnya, diluar mesin dan part yang EA’s Blog sebutkan tadi, hampir nggak ada istilah ‘common parts’ di kedua VR6 terbaru ini.

 

Horex VR6 Cafe Racer 2017

Horex VR6 Cafe Racer 2017

 

Baik Horex VR6 Classic & Café Racer, keduanya sama-sama mampu memuntahkan output power hingga 163 HP, serta bakal diproduksi beberapa ratus unit yang akan dimulai pada September 2017 mendatang. Sayangnya, pepatah ‘one rego ono rupo’ masih berlaku disini euy… Yup, karena kedua motor bermesin 6 silinder ini bakal dijual masing-masing seharga €42,500 & €46,500 atau bila dirupiahkan sekitar Rp. 600 & 610 jutaan… Beuhhhh, ‘mainan’ dahsyat untuk para Biker Borjuis nih!

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Laverda V6 9

Laverda V6, Mahakarya 6 Silinder yang Revolusioner !!

 

Honda Rune 11

Honda Valkyrie Rune, Cruiser Garang Bermesin 6 Silinder !

 

CBR1800RR 6

Honda CBR1800RR Flat-Six, Kombinasi Fireblade & Goldwing !

 

 

16 comments

Tinggalkan Balasan