Advertisements

Dulu Ditendang Sekarang Disayang – Honda (Old) CBR250R !

 

CBR 2011

 

Aku yang dulu bukanlah yang sekarang… Dulu ditendang sekarang ku disayang“, Nah begitulah lirik salah satu lagu yang booming bersamaan dengan kehadiran sang CBR 1/4 liter. . . Dan lucunya, Liriknya juga sama persis dengan nasib motor 250cc tersebut… Honda (Old) CBR250R dulu diacuhkan, Tapi kini justru menjelma jadi sosok yang dicari-cari. . . Khususnya bagi penggemar Motor Second seperti EA’s Blog ini… Loh, Koq bisa Kang Eno, Gimana ceritanya tuh ?

Yup bisa dan memang demikian adanya koq Brosist…! Yuk kita bahas soal lika-liku Honda (Old) CBR250R ini di Indonesia… Cekidots !

 

Honda (Old) CBR250R – Alternatif Berujung Negatif !

 

 

Honda CBR250R Rilis 2011

 

Di awal kehadirannya 2011 silam, Honda CBR250R tak langsung begitu saja diacuhkan oleh konsumen tanah air… Setidaknya hingga kehadiran Ninja 250 Injeksi bulan agustus 2012. . . Mengusung mesin silinder tunggal 250cc, DOHC 4-Valve plus PGM-FI (Injeksi) yang saya akui “mentul-mentul“… Saat itu sang CBR dianggap sebagai alternatif dari Ninja 250 Karburator yang Lebih efisien (dari sisi harga, konsumsi BBM), Dibekali fitur terkini (Injeksi + Speedometer Digital + Combined-ABS), serta Karakter mesin yang cocok untuk jalanan Indonesia yang macet dimana-mana. . .

Memang ada benarnya sih, Setelah mencoba langsung, Karakter 250cc Single-Cyl milik (Old) CBR250R memang terasa ngepas dan powernya juga nggak “sia-sia” di jalanan yang serba macet… Maklum lah, Namanya juga basic mesin Dual-Sport – CRF250 bro-sist, Jadi memang seperti itu adanya. . . Terlebih dengan lambang sayap mengepak, Tahun 2011-2012 silam motor ini sempat jadi alternatif di kelas 250 cc, dan sempat merecoki Ninja 250 Karburator. . .

 

 

Namun semuanya buyar saat Negara Api Menyerang #eh maksudnya saat Ninja 250 FI (Injeksi) rilis ke pasaran… Sudah deh nggak perlu kita bahas lagi kelebihan sang Ninja, Nantinya malah kepanjangan artikelnya. . . So, Saat itu Ninja 250 bukan sekedar mengunggulkan kapasitas mesin 2 silindernya, Tapi juga sektor fitur & estetika, Seketika di tahun 2013, CBR250R pun tumbang tak berdaya… Apalagi jika melihat banderol harganya yang melejit tembus 49 jutaan, plus kehadiran Ninja RR Mono & YZF R25 ! Buyaarr. . .

 

 

Honda (Old) CBR250R – Kembali Bersinar !

 

 

Honda Old CBR250R Second

 

Kini, Sekitar 3 – 4 tahun setelah era kegelapan menyelimuti sang CBR 1/4 Liter, Kondisinya justru berbalik 180º ! Bukan karena seketika motor ini jadi layak beli dalam kondisi baru, Bukan itu… Tapi karena harga secondhand nya yang benar-benar menggoda iman #eh dompet ! Makanya EA’s Blog pernah berceloteh : Jangan ngaku suka motor second kalau belum tergoda Honda (Old) CBR250R ! Karena itu bukan omong-kosong belaka. . . Hanya dalam kurun waktu tersebut, Harga CBR Anyar – Second, Bisa terkoreksi hingga setengahnya lho… Alias kini harga secondnya nggak sampai 30 jutaan ! Ebusyed. . .

Honda (Old) CBR250R Lansiran 2011-2012 kini bahkan banyak yang dilego nggak sampai 25 jutaan ! Sementara untuk yang versi ABS, Harganya sedikit lebih tinggi. . . Pokoknya nggak lebih mahal dibanding sportbike 150cc yang kini harganya 32 – 33 Jutaan (CBR150 Facelift & YZF R15 SE 2016)… Memangnya apa keunggulan CBR250R dibanding 2 sportbike 150cc tadi Kang Eno ? Banyak !

 

 

Honda Old CBR250R Second 2

 

Pertama, Powernya tentu nggak bisa bohong… 250 cc vs 150 cc 4-Tak, Ebuseett feeling powernya kerasa jauh banget euy… Kalau ada user 150cc bergaya alay sruntulan di jalan, Percayalah 250 cc bisa jauh lebih alay lagi, wkwkwkwk – Sentakan power gear 1 – 2 -3 -4 nya dijamin ajibb. . . Kedua, Ergonominya ajib & jempolan ! Buat yang suka sporty & nyaman, CBR250R ini joss banget deh, nyaman poll anti pegel apalagi kram di telapak tangan… Bukan promosi SWAT loh ya, Lahwong produknya udah discontinue koq, wkwkwk – Tapi memang kenyataannya demikian, Saya user ZED Kawasaki Z250SL pun tertunduk malu soal ini. . .

Ketiga dan sekaligus yang terakhir, Kualitas material, finishing & plastiknya itu lho, Nggak main-main deh… Kalau dibandingkan dengan Z250SL / RR Mono 2014 sekalipun, Honda (Old) CBR250R yang lansiran 2011-2012 masih lebih juoss ! Cat glossy nya awet, Plastik kulit jeruk (tanpa cat) nya masih awet hitam, serta Finish frame yang abu-abu (gunmetal) plus glitter nya masih terlihat. . . Gokil euy ini motor ! Jangan bandingkan dengan 150cc 4-Tak modern ya, Takut bakal membuat usernya sakit hati, wkwkwk. . .

 

 

Honda (Old) CBR250R – Hal yang Perlu Diperhatikan !

 

 

Honda Old CBR250R Second 3

 

Meskipun banyak kelebihannya, Tapi itu bukan berarti Honda (Old) CBR250R minim kekurangan… Dimana ada poin plus, pasti ada poin minus lah. . . Pertama sih pasti karena desainnya yang terkesan elegan, atau bahasa kasarnya biasa-biasa aja… Dibanding CBR150 Facelift mah kalah sporty kemana-mana euy, Jauuhh ! Untuk urusan fitur pun demikian, Nggak ada Speedometer full digital, Lampu Full-LED, Velg Y-Spoke, dll. . .

Yang kedua dan yang kudu diperhatikan oleh Brosist adalah ketersediaan sparepartnya ! Apabila niat memboyong Honda (Old) CBR250R, Pastikan kalau Brosist sudah tak lagi bergantung pada bengkel resmi, Dalam hal sparepart. . . Maksudnya apa ? Yup, Karena cari sparepartnya di bengkel resmi di daerah itu susahnya minta ampun ! Kalaupun ada, Pasti langsung dikasih form inden plus harganya yang lumayan… Lahwong part Spacy & Beat yang sejuta umat aja kadang masih inden koq !

 

Tapi tenang, Semuanya bukan tanpa jalan keluar… Untuk part fast moving Brosist tetap bisa mengandalkan subtitusi & aftermarket koq ! Berikut kira-kira listnya yang sudah EA’s Blog kumpulkan dari berbagai sumber :

 

– Kampas rem masih bisa menggunakan aftermarket milik Bendix atau Galfer, Versi ABS pun ada koq ! Tenang aja,

– Filter Oli bisa subtitusi pakai Kawasaki Kaze (sumber : karismahideung)

– Filter Udara bisa pakai Aftermarket Ferrox atau Brand lain,

– Kampas Kopling bisa pakai Aftermarket WRX / CLD, atau bisa subtitusi pakai CRF250

– Gearset tersedia banyak pilihan Aftermarket, Plus bonus Bebas Berisik

– Accu bisa pakai Yuasa YT7C (sumber : mas sayur, bakulkangkungjpr1)

– Paking-paking tersedia banyak seller di FJB Kaskus, Bukalapak, Tokopedia, dlsb

– Lampu-lampu tersedia banyak pilihan, Sesuaikan aja dengan spek standarnya

– Sisanya silahkan googling sendiri, hehehee…

*Note : Untuk suhu-suhu CBR250R sekalian, Dimohon dengan sangat koreksinya ya…

 

 

Nah, Dari part subtitusi & aftermarket diatas sebenarnya nggak perlu khawatir juga sih sekalipun nantinya si (Old) CBR250R bakal dipakai buat tunggangan sehari-hari… Toh, Part fast moving yang memang bakal sering ganti juga banyak tersedia. . . Mungkin kalau ganti part yang memang nyeleneh, contohnya kayak bodi atau speedometer baru deh susah (Yang begitu mah semua motor juga susah keleusss), wkwkwk… Itupun sekarang banyak penjualnya koq di berbagai situs jual beli. . .

Yang penting, Jangan manja dan terus-terusan bergantung sparepart ke bengkel resmi yang kadang justru nggak jelas juntrungannya. . . Kalau sudah siap dan ingin jadi “bikers” yang sesungguhnya, Mungkin Honda (Old) CBR250R ini sosok yang tepat untuk belajar… Baik dalam sisi power, handling, perawatan, serta sparepart. . . Fun to Ride & Berkarakter !

 

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist. . .

 

 

Kawasaki Z250SL Second 2014

Sobat Pembaca EA’s Blog “Keracunan” Kawasaki Z250SL Second

 

Kawasaki Z250 2015 Kuning 2

Kenapa Pilih & Nggak Pilih Motor 250cc ?

 

Kawasaki Z250SL / Ninja RR Mono Bekas

Niat Beli Kawasaki Z250SL / Ninja 250 RR Mono Bekas ? Perhatikan Bagian Berikut !

 

250cc Battles

Kisah Lucu dari Persaingan Sportbike 250cc Tanah Air…

 

250cc vs 150cc 2

Pilih Motor 150cc Legendaris, Atau 250cc Modern ?

 

Weight Reduction

Ini Dia Trik Upgrade Performa Motor Gratis !

 

Motor di Indonesia 2

Adakah Motor yang “Sempurna” ?

 

Black Market Love

Black Market Love…

 

Teknologi Sci-Fi Sepeda Motor

5 Teknologi Film Sci-Fi yang Dibutuhkan Sepeda Motor !

 

Motor Bodong

Motor “Bodong” . . . .

 

Beli Honda CBR250R Gratis iPhone 5

Nasib Motor Impor !

 

Motor di Indonesia

Jengah !

 

Ekspektasi vs Realita

Kehidupan Bermotor : Ekspektasi vs Realita !

Advertisements

53 comments

Tinggalkan Balasan