Advertisements

Black Market Love…

 

Black Market Love

 

Bukan, Disini nggak bakal bahas soal gadget impor Black Market (BM) atau sejenisnya koq… Saya bukan spesialisasinya. Tapi, Kita bakal bicarakan yang lebih simple saja, dan pastinya masih berkutat seputar dunia otomotif Roda 2… Bahasannya, soal fenomena unik yang mungkin cuma ada di Indonesia (karena seumur-umur saya juga baru denger ada disini), Yang EA’s Blog rangkum dalam sebuah kisah tentang seorang Bikers & Maraknya jual-beli barang hitam di dunia otomotif, Black Market Love !

 

Black Market Love…. Part 1

 

 

Onderdil bekas

 

Perkenalkan, sebut saja tokoh fiktif satu ini dengan nama “Kang BOB” (singkatan “Bunga or Bangke“)… Doi adalah seorang pecinta dunia roda 2, Meskipun penghasilannya hanya sebatas kuli yang bekerja 40 jam seminggu. Hobinya gonta-ganti motor, atau kalau lagi kurang modal, ya gonta-ganti tema modifikasi motor kesayangannya. Dalam meng-custom motornya, biasanya ia menggunakan kanibal sparepart dari motor lainnya, yang didapat dari tukang loakan dan pengepul barang second kondisi prima…

Kenapa Kang Bob beli disana ?? Yup jelas, Harga di pedagang tersebut jauh lebih miring dibanding di dealer/bengkel resmi… Lebih banyak  yang ready stok pula, Apalagi untuk motor-motor yang pasaran di Indonesia. Ketersediaan sparepart di toko resmi justru kadang lebih lamban, nggak ready… Inden lagi, inden lagi… Diminta sabar lagi, sabar lagi. Kata orang di luar sana, Kesabaran juga ada batasnya… Dan saya yakin kesabaran para user roda 2 yang menggantungkan diri ke bengkel resmi sungguh luar biasa. If you know what I’m talking about…

 

 

 

Oke, Kembali ke topik… Apabila Kang Bob tak menemukan barang yang dicari di tukang loak, Tak jarang ia memesan barang tersebut supaya ada dalam waktu 3 hari, misalnya. Part demi part ia pasang ke motornya, Hingga mungkin perbandingan antara sparepart original dan loakan mencapai 70%… Sebuah ironi bagi para produsen sepeda motor… Tapi, Jadi hal yang wajar bagi EA’s Blog karena harga sparepart resmi yang terkadang nggak karuan mahalnya.

Tanpa mempedulikan asal-usul darimana barang tersebut didapat oleh penjualnya, Kang Bob terus bergantung dari pasar loakan yang masuk ke dalam “pasar hitam” tersebut… Mulai dari sekadar Body part, Knalpot, Suspensi, Sparepart mesin, hingga ke Mesin-mesinnya secara utuh pun Ia order dari sana. Padahal Faktanya, Sebagian besar dari part yang dijual tersebut berasal dari dunia hitam, Yang nggak jelas asal-usulnya… Kecuali para pedagang yang memang niat jualan jujur, yang perbandingannya sudah sangat timpang bila dibandingkan dengan pedagang yang niat jualan untung.

 

 

Suatu hari, Ia menerima pil pahit bahwa motor kesayangannya tersebut hilang di parkiran massal… Alias dicuri !! Nggak putus asa, Kang Bob pun segera melapor ke polisi, dan memposting berita motor hilang di sosial media. Berharap ada keajaiban menghampiri, dan motornya bisa kembali ke genggaman. Namun, Seperti kabar yang biasa EA’s Blog temui di facebook atau Twitter… Tak ada satupun kabar yang menggembirakan, hingga akhirnya ia menyerah dengan keadaan. Yang ada malah “dipalak” pihak berwajib, Bukan untung malah buntung…

Sejak kejadian tersebut, Kang Bob jadi semakin bersikap Skeptis, Anti, dan Memusuhi terhadap segala aktivitas curanmor… Kang Bob bahkan mengutuk dan mengajak bikers lainnya untuk menerapkan “hukum jalanan“, saat ada pelaku yang kepergok dan tertangkap. Sekedar sekepal – duakepal hantaman menurutnya nggak cukup… Minimal ya dipotong tangannya, atau kalau memungkinkan ya dibakar sampai mati, agar jadi pelajaran untuk para maling yang lainnya.

 

Pemikiran tersebut terus ia simpan dan jalani, Setiap ada yang posting di sosial media, Komentarnnya nggak jauh dari kata “Bakar Aja !!” atau “Potong Aja Tangannya !”. Sampai beberapa saat kemudian Kang Bob mampu membeli sebuah motor baru lagi… Secara Kredit tentunya. Alasannya, Selain biar lebih ringan secara pengeluaran, Supaya kalau ada kabar buruk lagi selama masa kredit, Setidaknya ia nggak terlalu rugi banyak. Dan kembali lagi, Masih memanfaatkan produk asli Loakan yang nggak jelas asal usulnya, Agar terjangkau dan hemat di kantong…

 

Sebuah kenyataan yang pahit… Teriak anti begal dan curanmor, Tapi masih bergantung dari barang hasil kejahatan itu sendiri… Itulah kisah Kang Bob, Sang Black Market Love…

 

 

” What about the right and wrong, a question in my mind. Where are you now ? Where will you go ? This will never end, This black market love ! ” Superman Is Dead – Black Market Love

 

 

 

– Note : Based on True Story…

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Motor Bebek

Setidaknya, Motor Bebek Masih Bisa Survive…

 

Motor Bodong

Motor “Bodong” . . . .

 

Beli Honda CBR250R Gratis iPhone 5

Nasib Motor Impor !

 

Motor di Indonesia

Jengah !

 

Sinetron Anak Jalanan

Sinetron Anak Jalanan itu Ngeselin Juga…

 

Barry Sheene vs Kenny Roberts

Belajar dari Duel Kenny Roberts Sr. vs Barry Sheene…

 

Ninja 4 Tak

Maneater !

 

Berita Konyol MotoGP

Ini MotoGP, Bukan Balap Liar !

 

CBR150R CBU Repsol Edition

Produk Edisi Livery Spesial, Kebanggaan atau Kemahalan ?

 

Rossi Fast Bike

Valentino Rossi Effect ! Sebuah Perspektif…

 

Brough Superior SS100

Kita Meninggalkan Era “Kuda Besi”…

 

Metode Kredit PCP

Metode Pembelian Motor Secara PCP, Mungkinkah Diterapkan di Indonesia ?

 

Honda Lightweight Supersport Concept

Revolusi Desain Sport Honda Semakin Dekat ?

 

Livery 60th Anniversary Yamaha

Fakta Dibalik Livery 60th Anniversary Yamaha !

 

Indonesia Berkibar

Apakah Indonesia Butuh Perang ?

 

Honda Super Cub 4

Motor Bebek Perlu Tetap Dilestarikan, Ini Alasannya !

 

Ekspektasi vs Realita

Kehidupan Bermotor : Ekspektasi vs Realita !

 

 CB Jadul 9

Ini Dia Alasan Untuk “Setia” dengan Motor Brosist !!

 

Vario 150 Byonic Red

 Cicilan Motor Belum Lunas, Ehh Sudah Ada yang Baru Lagi…

Advertisements

28 comments

Tinggalkan Balasan