About these ads

Tak Hanya di Indonesia, Bahkan Jepang pun “Tak Bersahabat” Dengan Moge !

 

VTR250 Main

 

Motor Gede atau yang akrab disapa Moge – Sebut saja untuk Sepeda Motor yang kubikasinya diatas 250cc… adalah sosok motor yang tak bersahabat dengan Kondisi di Indonesia. . . Mengapa ? Pastinya sangat jelas, dari Kondisi Jalanan kita yang tak mendukung ability performa moge… Tapi bukan hanya itu, Karena Kondisi Pajak PPnBM Motor diatas 250cc (apalagi diatas 500cc) yang sangat-sangat besar, Membuatnya kini tak hanya bermusuhan dengan Jalanan, tapi juga dengan Dompet !! Apakah Keadaan yang “nyelekit” ini hanya dialami oleh Biker Indonesia ? Ternyata Tidak Brosist !!

Yang terjadi di Jepang justru sedikit banyak ada kesamaan dengan Indonesia tuh Brosist… Bikers di Jepang juga tak bersahabat dengan Moge ! Pada penasaran kan, Apa alasannya ? Yuk disimak bareng-bareng deh Brosist… Cekidots !

 

 

Jepang & Shaken !

 

 

YZF R1 2015 Main

 

Di Jepang, Ada sebuah peraturan pengecekan kendaraan berkala sepeda motor yang disebut “Shaken” (Motor-Vehicle Inspection). . . Pengecekan ini hukumnya Wajib dilakukan bagi Bikers Jepang yang punya motor berkubikasi diatas 250cc tuh Brosist ! Pengecekan berkala ini dilakukan setiap 2 tahun sekali, dan dilakukan di hampir seluruh part vital di sepeda motor tuh Brosist (Knalpot, Mesin, Rantai/Belt, Suspensi, Lampu, Emisi Gas Buang, Rem, dlsb). . .

Fungsinya Kang Eno ? Selain untuk menjaga kelayakan motor tersebut wara-wiri di Jalanan Jepang (yang juga berujung pada unsur SAFETY), juga sebagai sarana pengawasan terhadap modifikasi yang ilegal atau semacamnya tuh Brosist. . . Disana, Knalpot Tanpa Sertifikasi atau Part lainnya yang Impor tanpa surat-surat, Langsung dipretelin dan didenda !!

 

Loh, Terus Bikers Jepang yang motornya 250cc kebawah Gimana Kang Eno ? Yup, Tidak ada pengecekan berkala (Shaken) koq Brosist ! Pengecekan hanya dilakukan saat pertama membeli motor. . . Sisanya kedepan ?? Bebas Shaken tuh Brosist !!

 

Japanese Shaken

 

Sebenarnya, Yang dikeluhkan di Jepang bukanlah tentang pengecekan berkala tersebut tuh Brosist… Tapi, Betapa Mahalnya biaya yang diperlukan untuk pengecekan Shaken tersebut. . . Shaken ini dilakukan dengan cara mengunjungi Bengkel yang khusus ditunjuk untuk pengecekan… Nah, Biaya yang besar tersebut digunakan untuk biaya pengecekan, plus biaya pajak, penggantian part yang rusak (part yang sedikit saja bermasalah pun harus diganti), dll. . .

Sebagai contoh, Dari literatur yang EA’s Blog baca (Japan-A Travel Survival Kit)… Diperlukan biaya sekitarย ยฅ37.000 (Sekitar Rp. 3,8 Jutaan) untuk pengecekan motor berkubikasi 400cc tanpa melakukan penggantian Part. . . Makin besar kubikasi mesinnya, Maka Biaya pengecekan juga akan makin Mahal !! Belum lagi harga sparepartnya… Makin besar motornya, Maka makin banyaklah biaya penggantiannya. . . Apa nggak gila, 2 tahun sekali keluar kocek 4-7 Juta ! Bahkan bisa sampai 2-3 kali lipat untuk motor 1000cc ! Gokil kan….

 

 

 

Jepang & Motor 250cc !

 

 

CB300F Color4

 

 

Dengan adanya peraturan tersebut, Maka tak aneh kalau Bikers disana lebih bersahabat dengan Motor berkubikasi dibawah 250cc… Alasanya ? Yaa, Pasti karena bebas dari pengecekan mahal tersebut tuh Brosist. . . Kalau Brosist Jeli, Itulah alasannya Mantan Pebalap MotoGP, Shinya Nakano, Lebih memilih Motor 250cc sebagai Andalannya… Dan itu juga alasannya Yamaha mengekspor YZF R25 ke Jepang, dan bukan YZF R3 yang lebih powerfull. . .

Selain itu, Dengan adanya Pembatasan kecepatan Maksimum di Jalanan Jepang yang super duper ketat… Maka Motor 250cc dinilai sebagai motor yang paling “ngepas” untuk kondisi Jalanan disana. . . Terlebih, Motor 250cc adalah Motor dengan kubikasi minimal yang bisa masuk Expressway (Sejenis jalan Tol di Indonesia). . . So, Memang Bersahabat dengan Kantong, Kondisi Jalan & Peraturan kan Brosist ?

 

ZX2

 

Nah, Kalau Brosist rajin membaca Artikel Historical ala EA’s Blog tentang Motor 250cc Legendaris Asal Jepang, Seperti Honda CBR250RR, Kawasaki Ninja ZX-2R, Yamaha FZR250R, Suzuki GSX-R250SP, dll. . . Meskipun mereka dibanderol hampir setara motor 400/600cc, Tapi dulu tetap jadi pilihan terbaik di mata para Bikers di jepang loh Brosist. . . Bahkan, Ian Mcqueen (Penulis Buku, Japan-A Travel Survival Kit) juga menyatakan di Kota metropolitan, Motor dengan kubikasi diatas 250cc sangat jarang ditemui !

Meskipun sejak Jaman Dulu kala banyak Moge diatas 250cc dengan Spesifikasi Super Powerfull asal Jepang, Tapi kebanyakan dari motor tersebut adalah Barang Ekspor tuh Brosist ! Dan perbandingannya sangat timpang antara Produksi Lokal & Ekspor. . .

 

 

 

Well. . . Ternyata Kondisi di Jepang nggak Jauh dengan di Indonesia yaa Brosist. . . Kalau di Negara Tercinta ini, kita seakan “dicekik” oleh Peraturan Pajak Impor dan tetek bengeknya yang mahalnya menyebalkan… Maka rekan sesama Bikers kita di Jepang, juga turut “dicekik” oleh Biaya Pengecekan Shaken yang amit-amit mahalnya. . .

Dan lagi-lagi, Kedua negara yang punya hubungan erat di Bidang Otomotif ini terpaksa harus menikmati motor 250cc sebagai Kubikasi tertinggi yang paling “Masuk Akal” diantara banyaknya pilihan Kubikasi Motor. . . Nah, Semoga menambah wawasan Brosist sekalian yaa… Buat yang ingin menambahkan atau mengkoreksi, Silahkan ditulis aja via Kolom Komentar ๐Ÿ™‚

 

So, Bikers Indonesia & Bikers Jepang ? Sama-sama Gak Bersahabat dengan Moge tuh Brosist !

 

VTR Ride

 

Baca Juga yaa Brosist. . .

 

 

4-T Battle

Duel Spesifikasi Motor 250cc 4-Tak Super Legendarisย !

 

GSX R Last

 

CBR12

Motor Legendaris 250cc, Honda CBR250RR !!

 

NSR vs RGV

Apaan sih Restricted Power (Pembatasan Power) di Motor Jepangย ?

 

ZX1

Kawasaki Ninja ZXR-250, The Real Ninja 250ย !

 

FZR 3

Yamaha FZR250R, 250cc Super Bengis Andalan Yamahaย !

 

 

Honda MVX 250F 11

Honda MVX250F, Motor 250cc Bermesin Threesome V-3 yang Unikย !

 

RGVSP

Suzuki RGV250SP, 250cc Race-Oriented Hyperย Kencang

ย 

TV250 1

Suzuki TV250 โ€˜Wolfโ€™ , Saat Gamma Melepas Bajunyaย !

About these ads

Tinggalkan Balasan