7 Mesin Motor yang Paling Cocok Dipakai Mobil!

Kalau kalian ngaku enthusiast roda 2, pastinya sudah pada lihat deh video viral mobil Pick Up yang dimodif pakai mesin Shogun dari Jawa Timur. Seriusan, mesin Shogun 110cc… Dipasang di depan bemper pula! Gile bener dah kreatifnya.

Gokilnya lagi, sosok pria yang kemudian namanya diketahui sebagai Mbah Beki ini ternyata masih punya lagi kreasi lain yang pakai mesin smash. Menurut info yang saya telusuri lewat media online, ternyata si Mbah memodif mobil ini pakai mesin motor karena mesin asli mobilnya sudah nggak bisa dipakai. Tuh kan, jurus ilmu kepepet kadang memang nggak terduga hasilnya.

Tapi bukan kali ini aja mesin motor dipasang ke mobil. Faktanya, sudah banyak banget motor yang disembelih buat diambil mesinnya, kemudian dipasang di mobil dengan metode swap yang beragam. Mulai dari yang sophisticated kayak kelakukan Engineer Radical SR8 yang pakai dua biji mesin Hayabusa, sampai tipe yang ‘sabodo, sing penting nempel jeung maju we’. Yang model demikian sudah pasaran banget di YouTube.

Nah, kenapa kali ini kita bakal bikin sesuatu yang sedikit beda aja kayak mobilnya si mbah yang unik. Kita bakal cari konstruksi mesin motor apa aja sih yang paling cocok kalau dipasang di kap mobil? Kemudian supaya challenge fair, kita cuma boleh pakai mesin motor yang dijual masal, atau seenggaknya cuma yang versi road-legal saja ya. So, motor-motor custom dari mesin mobil, motor spesial built & prototype kayak Boss Hoss yang aslinya bermesin mobil Chevy, motor MotoGP tulen kayak RC211V, kemudian motor track-only kayak Ninja H2R otomatis diskualifikasi ya.

Penasaran? Yuk langsung aja kita mulai edisi Top List nya!

 

Inline 4 Supersport/Superbike/Hyperbike

 

List yang pertama kita mulai dari tipe mesin motor yang jadi favorit dan yang paling banyak diaplikasikan di modifikasi swap mesin mobil di dunia. Yes, apalagi kalau bukan mesin 4 silinder segaris punya moge-moge superbike & supersport, bahkan yang swap pakai mesin Hyperbike pun banyak! Lho, kan mesin mobil pada umumnya itu sudah pakai mesin 4 silinder juga kang? Bosen dong ah, masa 4 silinder diganti 4 silinder?

Eits jangan salah, meskipun sama-sama Inline-4, tapi konstruksi dasar mesinnya itu beda jauh banget sama mesin mobil tradisional yang kita temui dipasar Indonesia. Mesin motor itu punya karakter mesin yang overbore atau oversquare tulen, jadi bisa melengking sampai RPM yang 2 kali lipat lebih sangar, beda dari mesin mobil yang lebih mengutamakan tenaga di putaran mesin rendah.

Dan karena RPM nya bisa berkali-kali lipat, otomatis powernya pun bisa jauh lebih besar. Biasanya mesin mobil yang berkapasitas 1,3-1,5L Naturally Aspirated itu rata-rata baru bisa mengeluarkan rate output tenaga 100 HP. Dimana di dunia motor, tenaga segini bisa dihasilkan dengan mudah oleh moge supersport modern yang kapasitas mesinnya cuma 600cc atau cuma setengahnya. Apalagi kalau kita bandingkan dengan kelas superbike 1 liter modern… Ebuset, ini malah sudah banyak yang bisa tembus 200 HP.

Ngomongin soal mesin moge 4 silinder, kayaknya yang paling epic itu kelas Supersport ya, khususnya Supersport keluaran tahun 2006-2008 yang masih berstandar EURO3. Speednya memang nggak ada apa-apanya dibanding kelas SBK, tapi ini maksimum RPMnya bisa tembus lebih dari 16.500 RPM lho! Tinggal tuning ECU, pasang knalpot single pipe, beeeuuhh kalau dipasang di mobil langsung Auto F1 deh! F1 jaman V8 lho maksudnya yang sama-sama Flat Plane V8… Bukan F1 V6 Turbo Hybrid yang sekarang – itu mah beda cerita.

Sebenernya masih ada lagi motor 250cc 4-silinder keluaran lawas, atau Ninja ZX-25R yang standarnya aja bisa tembus 18.000 RPM. Tapi masalahnya ya itu… Kebayang kalau dipasang di mobil bakal kayak gimana itu lemotnya.

PGM V8

 

Next, kita ada motor sangar dari Australia yang menggabungkan 2 blok silinder Yamaha YZF R1 Genesis Engine sehingga menghasilkan mahakarya motor unik bermesin V8 2.000cc… Yap, mesin 8 silinder 2 liter dengan sudut V 90°, 8 throttle body, 40 klep, 13.000 RPM, untuk menghasilkan kepuasan bagi yang mampu menebus dengan harga jual saat perkenalan mencapai $180.000, atau sekitar Rp. 2,5 milyar.

PGM V8 ini bukan cuma keren dari sisi spek mesinnya doang, tapi juga secara powernya yang mampu tembus 334 HP dan torsi 214 Nm diputaran mesin yang tergolong sangat tinggi buat ukuran mesin V8: 12.800 RPM! Bahkan mesin 4L V8 Biturbo Mercedes AMG yang jadi langganan Supercar Inggris pun baru bisa tembus 2 kali lipatnya… Sementara mesin V8 racikan PGM ini cuma 2L, Naturally Aspirated & jauh lebih melengking pula. So, fansboy mobil NA mana suaranya!

Belum lagi suara mesin Flat Plane V8 nya yang unik. Ingat, yang dipakai di PGM ini blok mesin YZF-R1 Genesis lho ya, jadi teriakan knalpotnya bakal khas banget ala mesin screamer. Meskipun versi yang paling terakhir ini sih kabarnya sudah pakai Crossplane, karena ketersediaan supply sparepart yang lebih banyak. Tapi tetep aja, bakal epic banget kalau dipasang di mobil.

 

Kawasaki Ninja H2

 

Oke, Kawasaki Ninja H2 memang nggak segokil saudaranya H2R yang banyak bikin reviewer top di luar negeri rada ngeri sewaktu geber diatas track. H2 ini sedikit lebih jinak, dengan output power maksimum hanya diset 200 HP plus topspeed dibatasi 300 km/h – sesuai dengan kesepakatan gentleman agreement yang melarang motor produksi masal punya power & topspeed yang terlalu ekstrim untuk dipakai dijalan raya.

Tapi, kalau lihat spek mesinnya, sama sekali nggak ada yang bisa dibilang jinak dari motor spesial Kawasaki Heavy Industries yang satu ini. Ninja H2 ini pakai mesin 998cc, Inline 4 yang diboost dengan tambahan Supercharger. Kayaknya jarang-jarang ya Supercharger dipasang di mobil 4-silinder… Iya nggak sih?

Powernya sendiri diklaim bisa tembus 200 HP, dengan kitiran RPM maksimum 12.000 RPM. Satu-satunya tipe mesin 4-silinder road legal yang bisa nyamain gokilnya mungkin cuma mesin 2L Turbo AMG kepunyaan Mercedes A45s.

Kawasaki Ninja H2 Supercharger

Tapi, mesin Ninja H2 ini masih punya senjata lain. Ternyata mesinnya ini hampir sama persis lho kayak punya sudaranya H2R, yang paling membedakan keduanya adalah ECU, plus spek boost Supercharger yang lebih rendah di versi H2… Makanya powernya lebih kecil. Meskipun Kawasaki nggak menjual part H2R secara bebas buat dipasang di H2 – karena ada persyaratan khusus sekalipun cuma beli baut doang – ini nggak menyurutkan niat para tuner diluar negeri buat oprek Ninja H2.

Hasilnya, banyak ahli tuning yang mengubah parameter ECU & Superchargernya untuk menghasilkan power mencapai 300 HP alias setara H2R! Makin nguing-nguing aja deh tuh mesin ya…

 

Horex VR6

 

VR yang satu ini nggak ada yang hubungannya sama mbah Valentino Rossi ya. VR6 ini adalah motor 6 silinder 1,2L bikinan pabrikan legendaris Jerman, Horex, yang kembali mencoba peruntungan di bisnis motor sejak tahun 2010. Sementara itu, nama VR nya sendiri adalah singkatan dari V-Reinhenmotor dari Bahasa Jerman, yang artinya mesin V-Segaris. Atau kalau bahasa sunda-spanyolnya itu artinya ‘Etah kumaha maksudna mesin V tapi berered kitu?’.

Arti mesin V-Segaris VR6 tadi ya memang arti yang sesungguhnya. Gini nih penjelasannya, karena sudut kemiringan mesin V6 nya ini cuma 15°, jadi blok silinder depan & belakang bisa dijadiin satu cetakan doang. Nah karena dibikin jadi satu cetakan, mesinnya ini secara visual jadi mirip mesin Inline 6, alias 6 silinder segaris. Nah, dari situ tuh asal-usul nama VR6. Tujuannya supaya ngirit material, ngirit space di area permesinan, ngirit proses casting, plus ngirit operator produksi (labor) juga.

 

Satu-satunya yang nggak ngirit di mesin itu ada dibagian head silindernya. Ya, karena ada 2 jajar blok mesin yang berbeda, mesin ini harus pakai struktur Camshaft (noken as) & Valve (klep) yang unik. Noken as di Horex VR6 ada 3 batang, makanya mesin ini sering disebut pakai TOHC atau Triple Overhead Camshaft. Jadi nggak ada lagi debat fanboy useless soal SOHC vs DOHC lagi ya.

Turun ke bawah dikit, klepnya itu pakai 3 valve per silinder: 2 intake, 1 exhaust… Dimana noken as yang paling belakang handle 6 valve (6 valve intake), noken as tengah pegang 9 klep (3 valve exhaust & 6 valve intake), sementara yang paling dekat ke moncong leher knalpot pegang 3 klep (3 valve exhaust). Kompresi mesinnya tinggi banget, 12,5:1, sementara powernya diklaim mampu tembus 163 HP dengan redline mencapai 11.000 RPM.

Di mobil sebenernya juga ada sih yang sudah pakai mesin VR6, khususnya keluaran Volkswagen Group kayak Audi, VW & Porsche. Tapi kebanyakan kapasitasnya diatas 2,8L, dan jelas nggak semerdu suara VR6 dari Horex ini. Suaranya termasuk keren juga lho mesin VR6 punya Horex ini… Kasar gitu, mirip-mirip Porsche 911 non Turbo ditambah teriakan Ariel Peterpan. Entah 911 tipe apa, pusing banyak banget.

 

Honda Goldwing GL1800

 

//www.instagram.com/embed.js

Kenapa motor tourer kayak Honda Goldwing GL1800 bisa masuk di list kali ini Kang? Apa eksotisnya disbanding mesin-mesin sebelumnya? Well, karena menurut saya, mesin Flat-Six 1,8 liter kepunyaan Goldwing ini adalah yang paling mendekati karakter mesin mobil yang sesungguhnya. Jangankan mesinnya, lahwong fitur Goldwing aja mungkin lebih mewah dibanding beberapa mobil lokal bikinan Indonesia.

Balik ke mesin, coba deh kalian lihat speknya. Mesin Flat-Six nya ini pakai karakter Square alias langkah stroke setara dengan diameter piston, khas ala mesin mobil. Powernya juga dibikin nendang banget di putaran rendah, (lagi) persis kaya mobil. Dan yang paling menarik, tipe Goldwing ini juga sudah ada yang pakai transmisi DCT, yang meskipun bentuknya beda dari gearbox mobil, tapi fungsi & cara kerjanya sama persis. Lagi, sama kayak mobil.

Nah kan, saya malah sempat bingung kenapa sih nggak ada mobil Honda yang pakai mesin Flat-Six hasil pengembangan dari Goldwing GL1800? Padahal output suara mesin & knalpotnya itu luar biasa lho buat ukuran mesin 6 silinder low RPM. Output powernya juga lumayan, diangka 125 HP dan torsi 170 N.m. Atau malah sudah ada gitu mobil Honda yang pakai mesin Flat-Six? Coba atuh dishare ilmu permobilannya akang-akang *sungkem.

 

BMW K1600-series

 

Seperti halnya Goldwing, kompetitor utamanya BMW K1600 juga punya mesin yang sangat potensial buat dijejali ke engine bay mobil. Meskipun belum punya fitur DCT Elektronik kayak Goldwing, tapi BMW K1600 punya senjata andalan lain, yaitu mesin Inline 6 silinder yang lebih sangar dan powerful.

Beda kayak Goldwing, mesin 6 silinder K1600 ini punya karakter oversquare yang bikin output powernya lebih potensial. Selain itu, beda dari Goldwing yang dituning untuk karakter RPM rendah, mesin 1.650cc 6 silinder racikan BMW Motorrad ini bisa berputar sampai 8.500 RPM – dengan power maksimum mencapai 160 HP dan torsi 175 Nm. Suaranya juga bikin ngiler deh dijamin, khas ala Inline Six yang punya tipikal screamer.

Satu yang jadi kendala mungkin ya karena mesin Inline-6 itu bukan sesuatu yang baru lagi buat BMW. Malah jadi semacam identitas sendiri untuk mobil racikan Bavaria ini, meskipun mobil BMW favorit saya yang di Need For Speed Most Wanted itu pakai mesin V8 sih. Tapi dengan tambahan control suara knalpot elektronik ala mobil modern, mesin K1600 ini jelas boleh diadu lah output suaranya!

 

Honda CBX

 

Ngomongin Inline-6 alias mesin 6 silinder sejajar, tentunya nggak afdol banget kalau nggak ngebahas Honda CBX 1000. CBX ini memang bukan yang pertama kali mengaplikasikan mesin 6 silinder segaris buat motor road legal produksi masal, bukan yang paling mutakhir dan powernya juga nggak seberapa kalau dibanding moge 6 silinder modern… Mesin 1.047cc DOHC 24 klepnya ini cuma mampu mengail output power sekitar 105 HP saja.

Tapi, nah ada tapinya. Dan tapinya ini gede banget… Kalau kalian pengen suara mesin mobil yang paling mendekati F1 era mesin V12 yang melegenda, nah ini dia satu-satunya mesin motor produksi masal yang bisa mewujudkan mimpi tersebut. Karena bukan cuma modal mesin 6 silinder doang, konsep & teknologi mekanikal dimesin ini sebenarnya berbasis dari motor GrandPrix 6-silinder Honda yang sempat menguasai di MotoGP era 60-an, plus mesin F1 V12 Honda yang juga pertama kali menang balapan bareng Richie Ginther.

Tinggal dikasih knalpot 6-into-1, alias 6 header ke 1 pipa silencer, kemudian geber sampai redline mentok di 10.000 RPM, ebuset suaranya gila banget ini motor. Kalau penasaran seperti apa suaranya, langsung tonton aja videonya via channel ENOANDERSON – Motorbike di YouTube ya!

 

4 comments

  1. lebih menarik buatan si mbah beki mang
    hheee

    salam kenal mang Eno ane newbie baru mulai gabung baca blog ini 2018 pas ramai pembahasan generasi 250 4cyl generasi lawas.

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s