MotoGP vs Formula 1, Kencengan Mana? (Part 2: Angka Berbicara)

Setelah membahas soal mesin MotoGP & Formula 1 yang super exciting… Yuk, kita lanjut bahas angka-angka yang bahkan bisa membuat kedua balapan prototype ini jadi lebih “alien” lagi.

 

Powaaaahhh

 

Lewat situs resmi masing-masing tim factory MotoGP, mereka kayak yang janjian nulis spek power mesin mereka tembus 240-250 HP. Padahal menurut rumor yang beredar, mesin MotoGP ini dengan mudah menembus 300 HP lebih diatas sirkuit… Apalagi kalau ngomongin sirkuit berkarakter power track kayak Mugello.

Dengan bobot sekitar 150-160 Kg, rasio power to weight motor MotoGP ini bisa tembus 2HP/Kg, atau 2:1. Angka yang fantastis sekaligus bisa dibilang sangat mengerikan untuk ukuran kendaraan roda 2. Kebayang kan gimana seremnya akselerasi motor MotoGP… Colek terbang versi riil ieu mah!

So, gimana dengan F1? Dengan kapasitas mesin yang 60% lebih besar dari MotoGP, apakah powernya juga 60% lebih besar? Nah, mesin F1 ini bahkan punya output power yang jauh lebih ekstrim lagi dibanding angka tadi. Tenaga maksimumnya di sesi kualifikasi dirumorkan mampu tembus 1000 HP untuk Ferrari dimusim 2019 ini! Sementara untuk kompetitor lain punya power yang nggak kurang dari angka 950 HP. Gokil kan?

Eits tunggu dulu, spesifikasi power diatas cuma dari mesin V6 Turbo nya doang. Kita belum menambahkan motor elektrik MGU-K yang juga mampu memberikan boost tenaga tambahan hingga 160 HP! Dan ingat, motor elektrik ini juga bisa mencharge baterai sesuai input driver lho – jadi baterainya nggak bakal habis begitu saja kayak mobil listrik. Ebuset, kalau ditotal berarti hampir 4 kali lipat total power sebiji motor MotoGP tuh!

 

Topspeed

 

Di musim 2019, Ducati masih menjadi ‘benchmark’ topspeed MotoGP

Dengan power yang 3 kali lipat lebih besar, apakah topspeed mobil Formula 1 juga bisa dibuat berkali-kali lipat dari balapan MotoGP? Ya nggak gitu juga hitungannya kali. Faktanya, saat kedua mesin ini dituning untuk mapping race di track yang masuk kategori normal kayak Sirkuit Catalunya contohnya, keduanya punya topspeed maksimum yang identik yaitu sekitar 330-340 km/h.

Motor MotoGP bahkan berpotensi bisa mengalahkan mobil Formula 1, kalau misalkan Drag Reduction System (DRS) sebagai senjata andalan overtaking di F1 dinonaktifkan. MotoGP masih bisa digeber sampai 330 km lebih, sementara F1 bakal kesusahan. Loh, kenapa F1 yang punya mesin jauh lebih powerful malah lebih lambat topspeednya?

DRS, senjata andalan overtaking ala F1

Well, jawaban simpelnya karena mobil F1 itu punya konsep aerodinamika super canggih yang bisa membuat bobotnya jadi 4 kali lipat lebih berat dibanding spek aslinya. Belum ditambah traksi ke aspal yang jauh lebih menggigit dibanding motor MotoGP. Poin tadi memang membuat topspeednya berkurang, tapi bakal sangat membantu mobil F1 di area yang lain. Kita bahas nanti ya!

Ngomongin topspeed, berapa sih catatan paling kencang antara MotoGP & Formula 1. Untuk MotoGP, catatan rekornya dipegang Andrea Dovizioso pada musim 2018 kemarin. Ducati Desmosedici GP18 mampu mengail topspeed sampai 356 Km/h di straight sirkuit Mugello, Italia.

Gimana dengan F1, well, catatan tersebut dengan mudah mampu disaingi Sebastian Vettel pada F1 musim 2019 ini dengan topspeed 365 Km/h di straight sirkuit Monza, Italia. Dan topspeed tadi bahkan bukan rekor terkencang lho! Tebak Vettel pakai mobil apa? Yes, Ferrari SF90. Italian power beibehhh, numero uno!

 

Laptime

 

Marc Marquez, polesitter MotoGP Austria

Kalau kita mengambil contoh di sirkuit Red Bull Ring, Austria, yang merupakan salah satu track simple & mengutamakan power, musim ini Marc Marquez yang memegang pole position mencatatkan laptime 1:23 detik. Sementara fastest lap saat race dipegang Andrea Dovizioso dengan laptime 1:23,8 detik.

Gimana dengan Formula 1? Jangan kaget, Charles LeClerc yang memegang pole position di GP Austria kemarin mencatatkan laptime 1:03 detik – alias 20 detik lebih cepat dari laptime terkencang MotoGP! Di MotoGP, memangkas 20 detik itu butuh pengembangan teknologi selama 50 tahun, bahkan lebih deh kayaknya.

Charles LeClerc, polesitter GP Austria

Kenapa F1 bisa sebegitu kencengnya? Nah, disinilah poin aerodinamika & traksi yang kita bahas sebelumnya jadi senjata andalan Formula 1. Berkat level drag, downforce, dan traksi ban yang jauh lebih tinggi dari MotoGP (ya iyalah bannya 4 biji), mobil F1 bisa masuk ke tikungan pertama sirkuit Red Bull Ring dengan kecepatan 158 km/h! Ini bukan tikungan sembarangan lho!

Sementara itu, motor MotoGP hanya mampu mencatatkan entry speed corner maksimum 99 km/h doang! Jauh lebih lambat dari F1. Lebih kenceng lagi, Marquez atau Dovizioso bisa-bisa bablas ke run-off, atau malah bisa ndlosor kehilangan traksi ban depan.

Kondisi ini semakin parah saat memasuki corner yang agak tricky di tikungan ke-4, plus saat memasuki tikungan terakhir menuju straight sirkuit Austria. Dimana kita disuguhi momen pengereman & akselerasi ciamik antara Dovi vs Marc, mobil F1 mah lanjot gaspol teroosss!

 

Kencengan Mana?

 

So, sudah jelas kan? Kalau suatu saat ditanya kencengan mana antara MotoGP atau F1. Jawab aja TERGANTUNG. Tergantung gimana kondisi balapannya, gimana layout track nya, gimana altitude atau ketinggian track-nya, gimana setup aero motor/mobilnya, gimana tuning & mapping mesinnya, dan gimana-gimana yang lainnya. Dua-duanya sama-sama kenceng di alamnya masing-masing.

Kalau masih ngotot… Tanya balik aja, punya duit berapa menyelenggarakan balap khusus antara motor MotoGP full-spec yang harganya puluhan juta dollar, dan F1 yang harga development nya aja bisa ratusan juta dollar. Siapa tau yang nanya sultan, ya kan…?

 

11 comments

  1. Bukanya angka lbh Dr 1000hp itu udah termasuk dengan sistem elektriknya Kang?

    Sayang ferari kencang karna Ada indikasi ngecheat, setelah Ada klarifikasi Dr fia kecepatan akselerasi Bak roketnya tiba tiba ngilang…

    • IDK soal angka pastinya kang. Tapi yang jelas buat Ferrari (sebelum kasus cheat fuel flow kemarin), pastinya sudah jauh diatas 1K HP… Ngeliat gimana gampangnya mereka bisa dapet 0,8 detik dari straight doang.

  2. D sirkuit gak mungkin motogp ngalahin F1 gripnya d tikungan bagai bumi n langit
    Tpi kalau straight akselerasi n top speed motogp bsa saja menyamai F1

  3. F1 ada 2 motor generator unit nya bang, MGU-K (KINETIC) dari rem nya, kalau MGU-H (HEAT) mengandalkan rpm nta turbo bang

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s