Minerva Sachs MadAss 125, Ikon Nyentrik Era Keemasan!

Meski kejadiannya sudah lebih dari 1 dekade yang lalu, tapi saya masih ingat betul apa yang pertama difikirkan saat melihat motor satu ini di parkiran sekolah: “Lah, ini motor tangkinya dimana sih?”. Saat itu – selain Supra modif (useless) ceper dengan buntut menjulang 10 meter tingginya – Sachs MadAss 125 yang dijual oleh Minerva adalah motor paling nyentrik di sekolahan.

Wait, bahkan mungkin ini motor paling nyentrik se-Indonesia saat itu!

 

Unik, Nyentrik, Ikonik!

 

 

Minerva Sachs MadAss 125
Ohhh, I love that tagline, wkwkwkwk…

 

Diperkenalkan pertama kali tahun 2004 silam, Sachs MadAss 125 adalah salah satu produk dari Sachs, produsen roda 2 kenamaan dari Jerman – tapi diproduksi di Tiongkok dan sempat dirakit pula oleh Malaysia. Keberadaannya di Indonesia sendiri baru eksis sejak 2008, saat Minerva memboyong motor nyentrik ini ke pasar tanah air.

Bersama dengan Minerva R150 copy CBR karburator, Sachs MadAss 125 adalah ikon yang membuat nama Minerva makin membuat kalangan enthusiast penasaran. Serius deh, brand berlambang Dewi Athena ini sering bikin diskusi di forum R2 tahun 2008-2009 dulu selalu ramai! Diskusinya semakin terasa berjilid-jilid karena saat itu saya surfing internet lewat Nokia 7390.

 

Minerva Sachs MadAss 125

 

Dan nggak cuma Indonesia lho, MadAss juga sempat diboyong ke beberapa negara tetangga ASEAN kita – dengan nama distributor yang berbeda-beda tentunya. Usut punya usut, ternyata Sachs MadAss 125 nggak cuma berkapasitas 125cc lho, karena ada juga yang dibekali mesin 50cc untuk pasar Amerika & Eropa.

Tahun 2008, EA’s Blog akhirnya punya kesempatan untuk meraba-raba motor yang saat itu dapat penghargaan Indonesian Motorcycle of The Year ini – karena ada seorang teman yang bawa ke sekolah. Biasa lah, nyicip-nyicip. Sektor desain adalah bagian yang paling mind-blowing dari MadAss 125… Bohong banget kalau nggak celingak-celinguk penasaran waktu pertama kali lihat motor satu ini. Tapi, sebenarnya masih ada lagi yang lebih mind-blowing dari motor yang satu ini lho.

 

Minerva Sachs MadAss 125

 

Kalau ditilik-tilik secara gamblang, sepertinya Sachs MadAss 125 ini terinspirasi dari sepeda yang ditempel mesin ya… Loh, koq sepeda sih Kang Eno? Coba deh lihat susunan sasisnya yang terdiri dari suspensi depan, main frame, sub frame untuk jok, swingarm, suspensi belakang yang menghubungkan jok dengan swingarm, plus styling secara keseluruhan.

Setelah saya cari-cari info lebih detail, faktanya, Sachs MadAss 125 ini memang terinspirasi dari produk sepeda di era 1930-an bernama ‘Presto Saxonette‘… Nah kan!

 

Mesin 125cc Rasa Supra? Naaahhh!

 

Minerva Sachs MadAss 125

 

Sektor dapurpacu nya, Sachs MadAss 125 menggunakan mesin yang secara teknis identik dengan generasi Cub 125cc nya Honda… Cuma beda di tampilan blok kopling & magnet doang deh intinya, karena MadAss 125 memang sudah dibekali kopling manual bak bebek ayago. Powernya sendiri diklaim tembus 8,5 HP dan torsi 8 N.m – which is not bad at all! Kurang lebih setara klaim power Supra X 125.

Tapi yang jadi pertanyaan: Apa feeling powernya sama persis kayak motor 125cc punya Honda Kang Eno?

 

Minerva Sachs MadAss 125

 

Jawabanya BEDA! Pake banget malah. Kalau cub 125cc Honda terkenal akan ‘nafas’ nya yang panjang sepanjang jalan kenangan, maka yang satu ini rasanya lebih mirip Supra 100cc yang dibore-up pakai Piston Kaze – kemudian dikasih kopling manual. Mesin Sachs MadAss 125 ini punya keunggulan di kopling manual & punya rasio gear yang lebih rapat. Artinya, akselerasi dan sahut-sahutan power saat pindah gear jadi makin asyik.

Beda cerita dengan yang mengandalkan nafas redline a.k.a powerband RPM nya panjang seperti Supra 125, Karisma atau Kirana… Kalau Brosist melakukan hal yang sama di MadAss, bukannya power yang didapat, melainkan Zonk karena powernya bakal drop. Dan satu hal lagi yang bikin penasaran saya waktu itu, pokoknya mind-blowing banget deh: Ini motor desainnya nyeleneh, tapi kalau dibawa koq feelnya nggak beda jauh sama Supra Fit EA’s Blog? Eh tapi ada yang beda sih, karena sumpah, joknya cuma muat untuk solo riding! Wkwkwk…

 

Spesifikasi Sachs MadAss 125

 

Manufaktur : ZF Sachs (China) Investment

Model : MadAss 125

Tahun Pembuatan : 2004-Sekarang

Engine : 4-Tak, Silinder Tunggal, SOHC 2-Valve

Bore x Stroke : 52.4 x 55.5 mm

Kapasitas Silinder : 125 cc

Sistem Penyuplai BBM : Karburator

Rasio Kompresi : 9,3 : 1

Transmisi : 4-Speed, Manual Clutch

Starter : Elektrik Starter

Max Power : 8.5 HP @ 7.500 RPM

Max Torsi : 8 N.m @ 5.000 RPM

 

Dimensi (PxLxT) : 1.840 x 760 x 1.035 mm

Jarak Sumbu Roda : 1.235 mm

Berat Kosong : 100 Kg

Kapasitas Tangki BBM : 5.1 Liter

 

Frame : Tubular Steel (with Fuel-Tank) Frame

Suspensi Depan : Teleskopik Fork

Suspensi Belakang : Monoshock

Rem Depan : Cakram Hidrolik, 260mm Disc, Kaliper 2 Piston

Rem Belakang : Cakram Hidrolik, 215mm Disc, Kaliper 2 Piston

Ban Depan : 90/80 – 16

Ban Belakang : 120/70 – 16

 

Minerva Sachs MadAss 125

 

Sampai info terakhir yang saya dapatkan tahun 2016 lalu, motor ini konon masih dijual oleh Minerva, meskipun setiap lewat depan dealernya EA’s Blog sih nggak pernah ketemu… Bukan karena motornya nggak ada, tapi memang karena dealernya sudah tutup! Yaiyalah, lahwong bos besarnya juga sekarang sudah pindah ke KTM Penta Jaya (PJLM)! Wkwkwk….

Meski sama-sama nyentrik – untuk urusan prestise, Sachs MadAss 125 ini jelas nggak seeksotis Honda MSX125 Grom yang sempat saya test beberapa tahun lalu. Tapi kalau ngomongin soal unsur “fun“ saat riding, saya berani jamin, ikon nyeleneh di era keemasan Underbone ini nggak bisa kalian anggap remeh!

 

21 comments

  1. Kok asyik ya keliatannya,,,
    Tapi serius aja harga bekasnya tembus 10 jutaan, kalo meliat dr brand yg dikenal sbg brand mocin emg worth it ya ???

  2. motor banyak masalah ini . . .

    dari pengakuan temen saya yang punya, kualitas mesin alakadarnya menuju parah, rem cakram depan belakang suka ngeloss, projie nya sih keren eh tapi kelistrikannya ga sanggup ngangkat.

    waktu saya cobain ni motor (sekitar tahun 2010) fun banget deh, secara punya temen udah diganti smua2nya.
    sayang banget yang bawa ke indonesia merk abal-abal kaya minerva dulu.

    • headlamp nya dulu jadi incaran, cuma kabarnya waktu itu gak dijual bebas, kalau mau beli musti nunjukkin bukti kepemilikan Madass.
      tapi kalau sekarang sudah banyak yg jual di aliexpress / shopee, import langsung dari China.

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s