Apakah Kita Masih Butuh Honda Zoomer-X?

Yes! 100% – tanpa diragukan – yes! Ini alasannya…

 

Honda Zoomer-X

 

Kalau bahas rumor, sebenernya saya sudah bosan bahas Honda Zoomer-X ke Indonesia. Isu begini sudah ada sejak 2013, alias 6 tahun yang lalu lho! Heck, bahkan sampai Zoomer sudah diupgrade 2 kali, skutik bertampang unik ini tetap nggak nongol-nongol ditanah air… Kecuali lewat IU yang banderol harganya luar biasa.

Tapi berhubung akhir-akhir ini banyak betebaran info soal Honda Zoomer-X, plus kondisi industri skuter matik sudah berbeda 180° dari 5-6 tahun yang lalu… Jadi nggak ada salahnya kita bahas ulang lagi.

 

Speknya Ketinggian?

 

Honda Zoomer-X

 

3-4 tahun yang lalu, saya pernah berfikir kalau spek yang dipakai Honda Zoomer-X ini terlalu mewah untuk diproduksi lokal di Indonesia. Ya, meskipun basisnya pakai mesin 108cc ala BeAT, tapi detail Zoomer jauh diatas level skutik yang saat itu beredar ditanah air! Mulai dari suspensi depan upside down, setang ala motor sport, velg 12 inci + ukuran ban gambot, serta sasis unik.

Jangankan di motor level entry kayak BeAT-Scoopy FI (non-eSP)… Bahkan di Vario 125/150 eSP 2015 yang masuk kategori high-end pun belum ada detail kayak Zoomer! Kesimpulannya, waktu itu level skutik Honda Indonesia (AHM) masih jauh dibawah A.P. Honda Thailand.

 

Honda Scoopy eSP R12
Honda Scoopy eSP R12

 

Tapi di tahun 2019? Saya rasa kondisinya berbanding terbalik 180°! Kita nggak asing lagi dengan velg 12 inci + ban unyu-unyu yang ukurannya lebar, karena ada di Scoopy eSP R12. Setang ala motor sport? Silahkan lihat di BeAT Street. Plus speedometer digital pula, dan jauh lebih murah dari Zoomer-X. Sasis unik? Heck, bahkan sasis terbaru punya Genio lebih menjanjikan untuk matic nyeleneh ala Zoomer.

Satu-satunya yang masih belum ditemui di skuter matik Indonesia cuma suspensi upside down mungil khas ala Zoomer-X. Tapi itupun nggak perlu khawatir, karena Showa Indonesia sudah berpengalaman bikin suspensi USD brilian seperti yang kita temui di CRF150L & CBR250RR. Lho, kok Showa – bukan Honda? Lah, mereka yang bikinin suspensi buat Honda!

In fact, secara manufaktur saya berani beropini AHM sepertinya sudah melampaui Thailand untuk level skuter matik. Lihat aja, perkembangan matic di Thailand & Indonesia sejak 6 tahun yang lalu… Untuk ukuran skutik lokal masing-masing (non produk kembaran) disini jauh lebih ekstrim rate perkembangannya. So, IMO nggak ada alasan impor secara CBU lagi, harus racikan lokal! Apalagi beberapa detail Zoomer-X Thailand – seperti lampu bohlam yang outdated – harus mendapat upgrade.

 

Honda Zoomer-X di 2019

 

 

Kalau secara teknologi kita sudah mampu, apakah Honda Zoomer-X masih dibutuhkan dipasar Indonesia saat ini, Kang? Yes, masih sangat dibutuhkan.

Pertama, karena pasar bebek yang sudah mulai dilupakan – baik oleh pabrikan bahkan oleh konsumennya sendiri – ya mendingan langsung aja full jor-joran kasih opsi beragam di segmen skuter matik. Nanggung, bablas sekalian.

Kedua, karena segmen sport 150cc sekarang sudah menembus barrier 30 juta keatas untuk level ‘menarik dibeli’… Segmen 25-30 juta ini masih bisa dieksplor lebih dalam oleh Honda Zoomer-X di Indonesia. Buset? Mahal amat kang? Yakali harganya minta disamain kayak BeAT Street? Wkwkwk. Buat saya angka Rp 25-30 jutaan bahkan masih tergolong ‘worth it’ bagi kalangan menengah keatas. Tapi kalau sudah diatas 35 juta, ya ini jelas sudah masuk kategori motor kelas sultan.

 

Honda Zoomer-X

 

Ketiga, dengan aplikasi terobosan baru kayak suspensi upside down di skuter matik, ini bakal membuat level kompetisi meningkat lebih tinggi lagi. Kita sudah lihat sendiri gimana efek velg 12 inci Scoopy eSP untuk perkembangan skutik level mid-end. Nggak lama berselang, Yamaha langsung ikutan bikin untuk FreeGo – setelah sepuluh tahun (lebih) lamanya nggak pernah upgrade model velg skutik entry-mid! Bahkan konon kabarnya velg ini juga bakal diaplikasi untuk Mio generasi mendatang… Luar biasa!

Kebayang, bakal gimana efek dominonya untuk tipe skutik lain? Honda ADV150 Upside Down? Yamaha X-Ride Upside Down? Atau mungkin Suzuki Nex II Cross Upside Down? Yang terakhir rada meragukan sih, wkwkwk… Tapi kalau ngaku sebagai enthusiast, kita semua harus melihat perkembangan industri ini jauh kedepan.

 

 

Terlebih, dengan masifnya penerimaan genre maxi-scooter, ada sebuah fenomena baru yang berkembang dalam unsur konsumerisme. Jika sebelumnya konsumen pilih skuter matik karena jauh lebih menarik dibanding bebek & lebih gampang dipakai siapapun… Dengan hadirnya maxi-scooter yang punya harga lebih dari 30 jutaan, kali ini skutik juga bisa digunakan sebagai peningkat status sosial. Saya nggak suka kondisi demikian, tapi sebagai manusia kita tetap harus punya prinsip, deal with it, kemudian move-on.

Tapi nggak semua konsumen level atas mau ribet-ribet pakai maxi-scooter dengan body plastik lebar-gambreng kayak odong-odong. Dan saya yakin dilevel inilah Honda Zoomer-X bakal bersinar. Skutik ini memang bukan buat semua kalangan, tapi apa yang menyusul kemudian saya yakin bakal dirasakan banyak orang.

14 comments

  1. taro price di antara vario 125 – 150, laku dikit ga pa2, toh kbanyakan part kanibalan.

    masih banyak kok orang ‘bego’ yang mau tampil beda, apa lagi ga sableng2 banget harganya.

    —-
    saya sih tertarik kalo desainnya balik ke ala2 zoomer50

  2. kalo untuk yamaha, mending segera produksi force 155 atau force 125vva.
    kalo ni motor ada, tak bela2in beli.

    karna sy fby, jd harus gak minat dengan nih zoomer x, hahaha

  3. Enginenya minimal pake Vario 125 lah,, biar lebih berasa premiumnya,,
    Soalnya kalo udah masuk 20an juta keatas masih pake enjin air coolednya BeAt kyknya berat,

    • kalo pake vario jatohnya lebih mahal lagi kang, mending pake beat yg d bore up 125-150cc air cooled ga masalah. pake usd dan muka wajib d revisi. harga jangan lebih dari 25jt lah.. hhha ngarep banget,

    • Mungkin maksudnya membawa standar baru untuk matik setelah ni zoomer keluar, misalnya sekok dpn yg upside down itu.

  4. dan saya sampai sekarang masih setia dengan honda spacy karbu 2012 . . wkwkwk

    tapi kang, untuk finishing dan build quality makin kemari makin ada penurunan agaknya ..

    beat baru terkesan kopong, adv trnyata byk yg tajam, mmg bagi sebagian org gak penting agaknya, cuma balik ke honda 2012 itu build qualitynya sdkit lbh baik, beat f1 gen pertama, vario dll masih lmyn oke.

    aplg kelas supra x 125 yg baru, macam gk bawa motor trlalu ringan dan kopong.

  5. apakah di versi indonesia bagasi zoomer x akan tertutup.. keky bkalan bkin ribet paķe bagasi bolong.. apalagi musim hujan..

  6. Yamaha kenapa ga buru2 launching Q- Bix sih,pasar metik kegerus abis sama pabrikan H dengan ide briliant nya..hadeuh..

  7. terus terang ngj guna nih motor, lebihnya cuma usd 😂 beat dah cukup, malah beat street dah tamat ganti genio model beat street …. ngapain modalin molding baru, yg lama aja AHM keteteran utk purnajual partnya ….banyak yg kosong mlompong dipasar …jd sarana …dunia gelap utk mengisinya + kw kls 3 yg ngerusak nama AHM masa datang …..

  8. mtr nih gaya doang kaya adv150 (pakrio begaya semi offroad), buat ke indomaret n alpha ….beat termurah dah cukup ….drpd bikin susah AHM atas purnajual yg mulai lg kedodoran

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s