Honda CBF190TR! Sekarang Giliran Kalian, AHM…

Honda China kembali merilis satu lagi produk turunan dari line-up 190cc mereka. Setelah dikemas dalam wujud Naked (Streetfighter), ADV, Police Edition & Neo Sports Cafe, kali ini Sundiro-Honda menyulap basis CBF190 ke dalam wujud Neo Tracker bernama Honda CBF190TR!

Ada beberapa poin menarik di mata EA’s Blog soal kehadiran Honda CBF190TR dipasar China ini. Apa saja?

 

Honda CBF190TR – Art of Common Parts

 

Honda CBF190TR

Seperti yang sudah dijelaskan di artikel yang lalu, hampir seluruh produsen roda 2 (bahkan roda 4) menerapkan strategi manufaktur yang sama: pakai satu basis produk untuk dikembangkan menjadi banyak tipe. Dan Honda CBF190TR ini juga bukan pengecualian.

Kalau dilihat secara keseluruhan, bagian velg, swingarm, suspensi, sampai ke mesinnya pasti sudah nggak aneh dimata Brosist sekalian. Yes, itu karena motor berkonsep Neo Tracker ini pakai basis milik Honda CBF190 yang sudah diperkenalkan sejak 4 tahun yang lalu! Salah? Well, tergantung gimana detail lainnya.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Nah dalam kasus Honda CBF190TR ini, Sundiro-Honda banyak banget pakai komponen part anyar yang belum ditemukan di versi sebelumnya. Headlamp pakai model klasik dengan lampu LED + DRL, Speedometer, Kokpit, Footpeg, Fender model gantung yang bikin ngiler, plus engine covernya pakai material stainless steel lho, bukan plastik! Belum ditambah bodykit anyar yang menurut EA’s Blog pribadi sebenarnya nggak terlalu cocok untuk karakter Neo Tracker – khususnya dibagian buritan yang terkesan ‘kurang tracker’. Just my 2 cents…

Untuk sektor sasis sebenarnya juga banyak kemiripan dengan Honda CB190SS. Tapi saya nggak bisa konfirmasi apakah antara Sundiro-Honda & Wuyang-Honda yang masing-masing memproduksi CBF190TR & CB190SS bisa memakai platform yang sama. Yang jelas, penampilannya lumayan eyecatching untuk ukuran produksi masal.

 

Spesifikasi Honda CBF190TR

 

Honda CBF190TR

Oke, kita masuk ke poin pembahasan yang agak membosankan: Spesifikasi Honda CBF190TR.

 

Engine : 4-Tak, Silinder Tunggal, SOHC 2-Valve, Pendingin Udara

Bore x Stroke : 61 x 63 mm

Kapasitas Mesin : 184,4 cc

Rasio Kompresi : 9,5 : 1

Transmisi : 5 Speed

Max Power : 16,6 HP (12,4 kW) @ 8.000 RPM

Max Torque : 16,3 Nm @ 7.000 RPM

 

Dimensi : 2.019 × 822 × 1.983 mm

Wheelbase : 1.356 mm

Ground Clearance : 150 mm

Kapasitas Tangki BBM : 10,5 Liter

 

Sasis : Diamond, Tubular Steel

Suspensi Depan : Upside Down Fork

Suspensi Belakang : Monoshock (No Link)

Rem Depan : Cakram Hidrolik, Kaliper 2 Piston, ABS

Rem Belakang : Cakram Hidrolik, Kaliper 1 Piston

Ban Depan : 110/70 – 17 (CST C6017)

Ban Belakang : 140/70 – 17 (CST C6017)

 

Reinkarnasi FTR223

 

 

Ya, meskipun nggak diakui secara eksplisit oleh Honda – sekaligus beda banget secara konsep (modern tracker vs tracker tulen), tapi kita bisa melihat kategori market Honda CBF190TR ini persis banget seperti yang sebelumnya diisi FTR223! Heck, bahkan nama CBF190TR pun ada unsur FTR-nya kan?

Honda CBF190TR

Kalau untuk menggantikan secara langsung dipasar Jepang yang dipenuhi produk unik, sepertinya nggak. Karena hampir mustahil Honda Jepang mengimpor unit produksi Sundiro-Honda China. Sejauh ini mereka baru menerima komponen atau unit dari Thailand (A.P Honda) & Indonesia (AHM).

Gimana, kerenan yang mana? Buat EA’s Blog pribadi, secara tampilan, FTR dengan konsep tracker tulennya masih sangat menggoda.

 

Ke Indonesia?

 

Honda CBF190TR

No. Belajar dari kasus CBF190, CBF190X Night Hawk & CB190SS, nampaknya nggak ada peluang sedikitpun Honda CBF190TR masuk ke Indonesia. Menurut saya, pertanyaannya bukan “Apakah CBF190TR ke Indonesia?”, tapi lebih ke poin yang dibawah ini.

 

AHM Kapan Bikin Neo-Klasik?

 

Honda CBF190TR

Nah ini yang harusnya jadi pertanyaan bagi fans motor sport di Indonesia yang sedang diambang kepunahan berkat gempuran skuter matik. Kapan PT. Astra Honda Motor nyusul konsep Honda Global bernama Neo Sport Cafe? Harus menunggu kiprah Yamaha XSR155 terlebih dulu baru ikutan bikin Neo Klasik? Lah, bukannya sekarang AHM gila-gilaan buka market baru disegmen skuter matik – yang bahkan jauh melebihi penetrasi Yamaha?

Honda CBF190TR

Entahlah, soal bocoran saya percayakan ke blogger senior seperti Wak Haji TMCBlog, atau Lek IWB… Saya cukup mantau saja dibalik layar. Yang jelas, saat PT. Astra Honda Motor memutuskan mendevelop Neo Sport Cafe, disitu juga kita bakal dapat kepastian kalau segmen sport 150cc masih punya harapan!

Atau seandainya nanti bosan menunggu Neo Sport Cafe yang belum jelas kepastiannya, tinggal berpaling saja ke XSR! *wink

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

11 comments

  1. Maaf kang Eno, sy tdk perlu berpaling, keinginan-harapan dan tujuan sy sdh pasti! Pasti pilih XSR, cuman pasti belinya kapan gak tau.
    Sementara untuk neo sport cafe punya sebelah dipastikan untuk tidak dipilih juga pasti tidak perlu dibeli.

  2. astra honda harusnya berani bikin FTR223 atw CB223, secara performa (torsi) dan durability pasti jauh ninggalin motor 150cc.

    kalo dikemas secara baik, bisa tuh buat saingin crf230 nya kawasaki, motor semi trail dengan tampilan klasik.

  3. kenapa HONDA Indonesia gak mau njual yg kayak ginian di Indonesia….?
    padahal dari berbagai sudut pandang sudah menang telak dari XSR155….. (asal gak di downgrade lho ya)
    tanya kenapa…..

  4. Ane sebenarnya hater honda dari lahir, tapi harus ane akui, ini model motor Honda tercakep sepanjang sejarah cafe racer jadul. W175 sementara saya pindahin ke posisi dua dulu.

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s