Hadir dengan mesin bertipe Overstroke K56-Series terbaru, All New Honda CBR150R Facelift (K45G) meninggalkan trah yang dipertahankan 3 generasi CBR 150 cc sebelumnya… Teorinya, Mesin ini adalah jawaban akan inferiornya akselerasi yang dihasilkan para pendahulunya. . . EA’s Blog sudah pernah memberikan review singkat akan Performa CBR150R K45G di kesempatan testride beberapa waktu silam… Kali ini, Saya bakal bahas secara mendalam tentang seluk-beluk mesinnya, Dari kesempatan 5 hari riding bareng sportbike 150cc terbaru ini. . .
Benarkah All New CBR150R Facelift 2016 memang mantap untuk penggunaan sehari-hari, Lantaran mesin overstroke yang diusungnya ? Atau apakah penggantian mesin ini justru merupakan blunder besar dari Honda ?? Yuk, Kita simak bareng-bareng jawabannya Brosist… Cekdisot !
Make You Feel Sporty
Sebelum bahas performa dan teknis mesin keseluruhan, Alangkah baiknya kita mulai dengan ergonomi… Setuju ? Nah, Saat menaiki All New CBR150R Facelift, Nggak ada lagi kata-kata “Ergonomi nyaman“, “Sport tourer wannabe“ atau blah-blah-blah lain. . . Duduk diatas jok dengan tangan menggenggam setang, Feelingnya cuma satu : Sporty !
Mata langsung terfokus ke jalanan, Tangan men-translate pesan dari pandangan mata, Paha menjepit tangki mengikuti alur gerak tubuh, dan Kaki bekerja keras melakukan gear-shift dari transmisi yang rapat… Kurang untuk menggambarkan betapa sporty nya All New CBR150R Facelift (K45G) ?
Dalam unsur ergonomi yang sporty, Versi sebelumnya jelas berbeda dimensi dengan yang satu ini… Tapi jadi berbanding terbalik kalau bicara kenyamanan ! Membonceng orang dengan bobot 60-70 kg sambil dihadapkan dengan kemacetan parah, Adalah skenario terburuk yang pastinya nggak mau dialami bareng All New CBR150R Facelift K45G. . . Trust me, Its feels terrible ! -_-
Akselerasi “Mini” 250cc – Single
Secara teknis, All New Honda CBR150R Facelift punya Peak Power RPM & Limiter RPM yang mirip dengan motor 250cc single-cylinder laiknya CBR250R ataupun Z250SL (ZED) milik EA’s Blog… Meskipun tentu saja, Dengan power yang hanya 60% nya. . . Dan seperti salah satu pertanyaan pembaca EA’s Blog : Apakah Karakter powernya mirip 250cc Single, Kang Eno ?
Ya, Mirip ! Tarik throttle dari gear 1-4 terasa cepat, dan sahut-sahutan powernya juga bisa diandalkan untuk “mengece” versi lawasnya. . . Tapi tentu saja, Ekspektasi tak selalu berbanding lurus dengan realita – Power CBR terbaru ini terasa bersahabat dan lebih mudah dikontrol… Berbeda dengan ZED atau CBR250R yang tiba-tiba ban depan terasa berontak saat oper gear 1-2 dan 2-3 – Sambil speedometernya sudah ada di 100 km/h lebih. . .
Menggapai 100 km/h di (speedometer) All New Honda CBR150R memang mudah, semudah pakai motor 250cc-Single… Tapi butuh trek yang jauh lebih panjang pastinya. . . Jadi sebutan EA’s Blog untuk karakter mesinnya : Mini 250cc Single ! Meskipun saya tekankan sekali lagi disini : Jangan punya ekspektasi berlebih yaa Bro-Sist…
EA’s Blog nggak berlebihan kan ? Hahahaaa….
Limit per Limit Antar Gear-shift !

Oke, Karena ada beberapa pembaca yang bertanya soal limit antar limit gearshift All New Honda CBR150R Facelift K45G, So EA’s Blog sempat eksplorasi setiap limit perpindahan giginya. . . Hasilnya, Ternyata limiter yang bekerja pada ECU Sportbike terbaru ini hanya berbeda sekitar 5-15 km/h saja ketimbang Kawasaki Ninja RR Mono ataupun Z250SL milik EA’s Blog… Silahkan lihat dan cermati datanya via tabel diatas yaa Bro & Sist. . .
Sekedar catatan, Info limiter perpindahan gear hanya saya test sampai gear 4… Karena nggak mungkin juga saya test sampai gear 5 apalagi 6 alias mentok – Hello, Wanna kill me ? Hahahaa. . . Lagipula indikator gear 1-4 tersebut adalah yang paling sering Brosist gunakan di jalanan. . .
Meskipun demikian, Fans All New Honda CBR150R sebaiknya jangan berbangga hati dulu ! Karena point pentingnya bukanlah seberapa besar angka limiternya, Tapi seberapa cepat sang motor menyentuh limiter tersebut. . .
Ngedenisasi
Sudah bukan rahasia umum, Kalau mesin All New Honda CBR150R K45G ini bertipe Overstroke… Berbanding terbalik dengan ketiga versi lawasnya yang terkenal dengan karakter Overbore tulen. . . Secara teori, Mesin terbaru berkode K56 ini punya keunggulan di Akselerasi, Torsi, dan Sahut-sahutan power yang lebih yahud dibanding pendahulunya… Benarkah demikian kenyataannya dilapangan ?
Kalau ditanya soal Akselerasi, Jelas ini adalah jawaban dari para pendahulunya… Nggak ada lagi feeling aneh (kaya yang nggak dapet power, user CBR150R lawas pasti ngerti deh) di gear 1-2, Dan saya jamin nggak bakal ada lagi kisah di “bully” skutik saat berakselerasi di kecepatan rendah. . . Setelah mencapai 100 km/h, Indikasi drop power juga tak terasa signifikan… Masih terus ngisi sampai capaian pribadi saya di angka 117-120 km/h, Yang artinya : Bagus ! Untuk sebuah mesin 150cc overstroke. . .
Tapi ada hal unik (kalau nggak mau dibilang problem) yang saya temui. . . Saat diajak berakselerasi dari gear yang agak tinggi, Contoh kasusnya : Saat melewati polisi tidur dan posisi gear ada di 2… Begitu gas dipuntir, Terasa ada jeda yang begitu panjang sampai powernya kembali ngisi. . . Jika posisi gear ada di 2 & RPM dimulai dari 3.000, Maka butuh 3.000 RPM lagi sampai powernya kembali menghentak – Sebutan khasnya : Ngeden . .
Sebuah keanehan buat EA’s Blog yang sering review berbagai tipe mesin beserta karakter masing-masingnya… Karena mesin Overbore Satria Injeksi pun bisa mengeliminir problem tersebut, Yang biasanya memang hanya ditemui di mesin Overbore. . . Halo Honda ???
Sektor Teknis Lainnya
Seperti biasanya, Bukan EA’s Blog kalau nggak sedikit-sedikit menyentuh ke arah teknis dan yang sejenisnya… Ini dia beberapa detail teknis All New Honda CBR150R Facelift K45G yang bisa EA’s Blog rangkum untuk Brosist sekalian :
Suara Mesin : Dalam kondisi RPM idle (stasioner), Suara mesin All New Honda CBR150R Facelift lebih smooth ketimbang versi lawasnya, CBR150R K45A… Tapi begitu gas mulai dipuntir, Kondisinya berbalik. . . Mesin Overstroke K56-Series lebih menggerung hebat ketimbang versi Overbore-nya. . .
Suara Knalpot : Masih 11-12 dengan versi pendahulunya K45A… Garing-garing renyah ! Terdapat gejala “batuk-batuk” saat RPM ditahan di 6.000 – 7.000. . .
Pergantian Gear : Tuas cungkilan gearnya empuk (pake banget malah), Upshift jadi tanpa effort sama sekali… Minusnya, User harus hati-hati karena rawan salah upshift dari gear 1 ke 2. . . Whoops, Newbie detected…
Area Kemudi : Meskipun sporty, menggunakan rake yang lebih pendek dan membuat usernya lebih merunduk, Tapi setang All New Honda CBR150R Facelift K45G tetap terasa ringan sekalipun saat diajak melewati kemacetan. . .
Panas Mesin : Rasanya kayak pakai skutik, Nggak ada gejala panas mesin berlebih saat diajak melewati kemacetan panjang… Bahkan waktu saya pakai celana pendek, plus dipegang plastik bodinya pun adem. . .
Kipas Radiator : Nah ini dia rahasianya kenapa mesin All New Honda CBR150R jadi terasa adem terus… Karena meskipun dijejali ukuran radiator mungil, Tapi kipas radiatornya sering banget menyala – Bahkan meskipun cuma dipakai 10 menitan. . . Untungnya, Suara kipas radiator yang berputar tergolong senyap dan bersahabat ! Dan langsung off saat mesin dimatikan. . . Andai Kipas Radiator ZED begini… Hiks…
Konsumsi BBM : Karena di speedometer All New CBR150R sudah ada fitur indikator konsumsi BBM-nya, Maka EA’s Blog tak perlu repot tes konsumsi bahan bakar lagi deh… Thanks Honda ! Dari catatan indikator, Konsumsi BBM All New CBR150R berkisar antara 32 – 35 Km/Liter. . . Irit atau nggaknya, Silahkan Bro-Sist nilai sendiri…
Well. . . Secara keseluruhan nggak ada yang salah dari mesin Overstroke All New Honda CBR150R Facelift K45G tersebut, Kecuali soal feeling “ngeden” nya yang (jauh) diluar ekspektasi EA’s Blog… Versi ini merupakan ubahan yang sangat besar, Sebuah “turning point” baik dari sisi ergonomi hingga performa yang dihasilkan. . . Kesalahan terbesarnya, Mungkin adalah persepsi kita sebagai konsumen… Ya, Karena kini CBR150-series bukan lagi sang screamer yang asik diajak meraung di RPM Tinggi, Melainkan sportbike yang “playable” di berbagai kondisi jalanan. . .
Jika Brosist masih suka karakter Overbore tulen dengan Power besar di RPM tinggi, Maka Versi lawasnya (K45A) jelas masih layak dan asik untuk diajak riding… Tapi jika merasa power di RPM tinggi tersebut cenderung “useless” dan sulit diraih di kondisi jalanan kota-kota besar, Maka tak ada salahnya mengikuti arah angin berhembus. . . Dengan bonus tampilan & fitur keren, Namun dengan konsekuensi banderol yang (IMHO) terlampau tinggi. . .
Masih ada pertanyaan seputar performa & area permesinan All New Honda CBR150R Facelift ? Monggo dituliskan di kolom komentar. . .

Baca juga yang lainnya yaa Brosist. . .
Rumah – Pintu Mungil, All New CBR150R Bisa Masuk Nggak Ya ?
Apa Aja Sih Kelebihan dan Kekurangan Fisik All New CBR150R Facelift ?
Pilih Motor Keren : Antara Honda New CBR150 K45G vs Yamaha Xabre !
User CBR K45A : Worthed kah Upgrade ke All New CBR150R Facelift ?
Revolusi Desain Sport Honda ? Ikuti Trend Konsumen !
Ini Dia 5 Pilihan Alternatif Yamaha Xabre !
Honda CBR900RR Fireblade & Filosofi Revolusioner All New Honda CBR150R…
Ini Dia All New Honda CBR150R Facelift 2016, Ada Harga Ada Rupa !
Kawasaki sparepartnya burem….kecuali, yg dua silinder,agak lumayan…
Akhirnya nongol juga
http://kobayogas.com/2016/05/16/tematis-motor-jadul-tipe-motor-hokaido-yang-hadir-di-indonesia-ada-yang-mirip-yamaha-tiara/
Masih kalah jauh ma astrea prima ttangga, …
Made in japan…
Handal kuat…syg msih satu silinder…ekkek…
nomero uno
Eh pertama ane … wkwkwk
(For the first time)
Di tempat ane “bengkulu” …. mungkin banyak yg belum tau wkwkwk provinsi gak terkenal
Jalan nya lumayan lengang apalagi pas sekitar jam 9 sampai jam 11 ….. jadi ane enakan make yg versi lawas , ane tipikal orang yg ga bisa liat jalan kosong wkwkwkw
pendukung performa di sektor braking gimana kang?
https://otoborn.com/2016/05/15/teknik-pengereman-ideal-pada-sepeda-motor-roda-dua/
ok
K.O
wah ngedennya unik sekali 😀
ngakak coeg :v
serius loh jal, saya juga masih mencari jawabannya ini teh… mesin operstroke bisa2 nya ngeden
Rambutnya cetar sekaleeee >_<
itu wow factor saya euy, wkwkwk
nunggu sport suzuki ajalah, kyknya untuk produk lokal hanya suzuki yg bner2 bisa buat mesin..xixixi
wkwkwkwkwk
Tempat ane (Balikpapan) jalanan nye banyak tanjakan sama turunan curam. Hanya sedikit area yang jalanan nya straight. Mungkin ini motor cukup kuat libas tanjakan kah kang Eno?
Sorry, belum sempet bawa ke gunung euy… Tapi kalau buat tanjakan standar sih enteng koq
nyoba cepet banget kena limiter… gara gara overstrokenya kali…
silahkan tes geber RR Mono, Pasti bakal lebih parah Noobs detected nya 🙂
intinya kang ini motor udah sip bgt buat kelas 150cc tampang keren performa atas bawah sip (tentu kalau high rpm ga bakal sebengis real overbore) nah bakal lebih sip lagi kalo seandainya launching kemaren harga otr jkt masih 30 jt buat versi paling murah juga gpp deh
mau tau rahasianya ?
yang nggak sip itu harganya, mengaburkan semua aspek bagus dari motor ini…
resiko motor buatan ahm, yg struktur organisanya gede,
Handlingnya pas belokan?
Sama titupan saya?
satu per satu
Artikel yang ditunggu akhirnya muncul, fokus sama kalimat: 150cc jangan terlalu berharap banyak 😀
https://ndesoedisi.com/2016/05/16/ingat-semua-nopol-kendaraan-kantor-tapi-lupa-nopol-kendaraan-sendiri-hahahahaaa/
boleh berharap banyak, Tapi sama 150cc 2-Stroke
Menurut kang eno harganya worthed gak untuk performanya? salam dari depokk..
https://vitodanmotor.wordpress.com/2016/05/16/apa-sih-super-kips/
Kalau saya pura2 buta, Pasti bilang worthed… Tapi berhubung saya nggak buta, Jadi nggak worthed
wkwkwk
Artikel yg paling ane tunggu ni kang… Sempetin komen dulu dah sebelum baca. Wkwkwkw
Ko mirip keluhan OVI yg loyo saat dipaksa maju dri gigi 2 atau 3.
Terutama ya saat polisi tdr or panic braking kdang suka ga sempet down shift.
Baru klo menginjak rpm 3000 beringas lg 😁
Saya coba NVA milik kk ga gitu.
Yang lebih unik, Dari gigi 2 kudu sampe RPM 5-6K dulu baru ngejos lagi…
Walah tinggi dong, sama ajj kaya overbore 😰 mungkin lbih parah dri overbore 😂
Kirain di rentang 3000rpm beringas lg sperti ovi saya 😁
Klo bgini ga jelas dong mengarah kmna power motor ini 😁
Apakah smua bloger yg pernah coba merasakan hal aneh tersebut mang ?
Nah itu paham maknanya, Hahaa…
Saya sih nggak paham deh, Soalnya jarang buka blog temen2 blogger (takut spoiler)… Tapi yg saya rasain emang beneran kerasa bgt… Aneh aja, Masa udah operstroke tapi kudu rajin nurunin gear
kemungkinan karna dipaksa fokus untuk irit juga.. jadi di rpm rendah, bbmnya dibikin kering banget, gak bisa langsung berontak lagi..
old cb overbore rasa overstoke.. ini overstrok bonus ngeden dari overbore :v
btw ulasan motor baru klo belum baca dari sini kurang lengkap bagi ane .. keep writing yo kang
betul sekali om eno,,,, saya pengguna k45g
spakbor depannya terlalu “sporty” jadi radiator sama mesin kecipratan tanah tuh
btw, berhubung visornya kecil, apakah kencang dengan motor ini kerasa ditabrak angin?
Sektor pengereman joss gak bro eno?
Rem belakangnya serasa pake tromol – empuk2 legit direm tapi sayang pakemnya standar… Rem depannya lebih bagus dari blong-style nya Kawasaki 250cc…
Wkwk.. Blongstyle katanya..
Padahal harga part rem nya diatas rata2 ya mang
Bro tanya bro apakah karakter mesin all new cbr 150 ini sama dengan all new cb150? Secara mesin sama
Beda, Gear 1 nya All New CB150R lebih galak…
Emang belum ada yg bisa gantiin FXR 150 ya…
baca di blog lain fairing depannya itu bunyi dan getar saat dibawa akselerasi tinggi karena saking tipisnya, ngalamin juga ga om?
Nggak ngalamin kang, Makanya ndak saya tulis
kayaknya rasio gigi 2 di buat berat jadi ngeden kang.. bensinnya juga trnyta boros juga ya.. ane kira bisa dapet 1:45 kayak yang di gembar gemborkan walau riding stylnya beda…
Kalo rasio gigi 2 dibuat berat saya justru bakal komplen nih ke Honda… Saya sempat salip truk pas kondisi gigi 2 habis ngerem, Hasilnya loss power… Kalo rem depannya nggak bagus mah dah masuk kolong itu saya, nggak bikin artikel ini deh
wkakak masuk kolong truk
Wkkk sadis.. tapi udah 6 speed overstrok lagi kompresi 11 masih ngeden wae.. aya aya wae deh
Akhirnya artikel yang sekian lama ditunggu nongol juga, pake old cbr gejala ngeden di gear 2 emang ga ada tapi powernya juga ga ada sih -_-
Thanks artikelnya kang, akhirnya aku bersyukur gak nunggu beli all new dan lebih memilih old br. Hahaha
Bwakakak, Saya ngakak itu baca :
” Gak ngeden, Tapi emang karena nggak ada powernya ” 😀
Rantai kang.. Masih berisik seperti k45a dan k15g kah?
Masih, Masih kemrecek… Nanti kita bahas di pembahasan detail ya
Ditunggu kang.. Gpl .. Wkwk 😅
lama banget rilis artikelnya mang..
Kehabisan kuota internet kang
Ini baru jelas .. Jelas apa adanya.. Gak kayak sebelah.. Pura2 ga tau apa emg ga tau..
buat konsumsi bbm beda2,,, klo liat di grup cbr k45g ada yg 50km/l……klo yg saya 38km/l
Beda lah kang, Faktor pembedanya banyak soale… 🙂
Kenapa new cbr jadi overstruk?
Jawabannya karna kelas 150 cc..
Kalo gak percaya …berani gak honda bikin cbr 250 cc overstoke..!
Kang eno..rambut jaman ali topan anak jalanan kayanya ud ga musim, napa ngga potong kaya boy si alay eh anjal,lebih gaol lho..
artikel yang lama ditunggu kini muncul
Jozz pisan :3
menurut saya sih lebih bagus pertahankan ciri khas CBR mesin overbore
Efek windshield unyil kerasa gak? Kan akang tingginya lumayan tuh
Terbalik tuh..
Mesin Overstroke malah ngeden di putaran rendah tapi bagus untuk putaran tinggi..
Overbore bagus untuk putaran rendah tapi ngos2an pada putaran tinggj..
Sumber : buku perbedaan mesin 4 langkah overbore vs overstroke karya : Ricky Stuart Geel
Dari segi dapur pacu All New CBR 150R di komparasi sama New Sonic 150R dan All New CB 150R gmn kang?
Apa ada info item perbedaan yang signifikan? Melihat ketiganya basis dapur pacunya sama tu…
Kalau dari ergonomi pasti beda rasa soalnya….
Tq…
Sepertinya bakat nulis mang eno lahir lbh dulu dibanding mang eno sendiri..good job mang
belum sreg ane kang
kalo kompetitor
belum ikutan all new
takutnya ntar makjlebb 😀
Maap sebelumnya kang eno….new cbr kok keliatan kecil ya dinaiki kang eno… 🙂
halo kang eno,,ada kabar tentang cbr250 new kah ??
wih si akang
dagu ke-2nya mulai ilang nih ye
wkwkwkkw
Ini lah gen CBR 150 yg karakter mesinnya paling “ngga CBR”. Owner CBR 150 edisi sebelum2nya sangat mencintai dan mengagungkan power yg panjang dan menyenangkan hati. Krn disitulah “rasa” CBRnya yg ngebedain dia sama commuter sport bike. Dulu, owner CBR150 bisa berbangga hati, krn walau kubikasinya cuma 150, tapi mesin bs lbh teriak dan lari lbh kenceng dr sport touring 200cc macam tiger atau Scorpio. Tapi gen CBR skrng malah harus ngasih extra effort cm buat lawan bebek bebek pekgo macam Satria, Sonic, atau MX King. Kesimpulannya, CBR 150 saat ini adalah generasi CBR yg jadi tumbal atas hadirnya mesin near square yg dipakai buat 4 motor sekaligus (CBR, cb, Sonic, dan supra) atas nama efieiensi biaya produksi. Kebalikan CBR kami!!!
Dohc sih tp masa secupu itu?
itu pake bedak yak ?
LGBT dari mana tuh ?
#kaburrrrr
:v
“Meskipun demikian, Fans All New Honda CBR150R sebaiknya jangan berbangga hati dulu ! Karena point pentingnya bukanlah seberapa besar angka limiternya, Tapi seberapa cepat sang motor menyentuh limiter tersebut. . .”
stuju banget ama uwa eno hahaha
kadang alay yg sering saya liat di berbagai forum cuma liat topspeed aja, pokoknya kencang=topspeed hahaha
btw seneng deh bang elu update lagi ehehe
Kang shampo nya pake apa ya?
Cowok sunsilk ya?
Hehehe yg bagus cuma warna merah. Warna lainya jelek ya…gak cocok di bandrol 34