Setidaknya, Motor Bebek Masih Bisa Survive…

 

Motor Bebek

 

15 – 20 tahun yang lalu, Saat motor bebek masih jadi pilihan utama segmen entry-level di Indonesia, Kehadirannya sungguh layak disandingkan dengan motor sport yang dibanderol berkali lipat lebih mahal… Khususnya, Saat berbicara soal fungsionalitas, dan kemudahan dalam pengoperasiannya sehari-hari. Dan faktanya, Itu juga yang menjadikan Honda Super Cub (C-Series) jadi motor terlaris di dunia sepanjang masa… Nggak peduli seberapa banyak duel fansboy #eh penjualan antara New Vixion Advance vs CB150R Facelift berpuluh tahun yang akan datang.

Kemudian, Lahirlah genre “bebek super“, Yang tak hanya mengutamakan fungsi & simplisitas, Tapi juga soal speed… Sekalipun diadu dengan motor sport diera yang sama. Tapi, Motor bebek kecil-kecil cabe rawit tersebut tak sanggup menggoyang segmen bebek tulen yang terbukti tetap unggul dalam hal kapasitas penjualan, Setidaknya hingga 1 dekade yang akan datang… Sebelum akhirnya Motor bebek dihancur leburkan oleh skutik, dan kini bersiap menghadapi “The Second Revenge” dari segmen Bebek Super !

 

Motor Bebek Super

 

Secara keunggulan, Sejujur-jujurnya, Nggak ada yang salah dalam Motor bebek (dalam hal ini bebek tulen)… Genre yang sering disebut juga sebagai “underbone” sejati tersebut tetap mempertahankan value for money nya yang khas dan mantap. To be honest, Bahkan lebih valuable, fungsional, dan 1 kelas lebih tangguh dibandingkan skutik dengan harga yang lebih mahal ! Yang justru kini lebih dipilih konsumen… Brosist bisa baca sendiri pengalaman saya bersama Spacy Helm-In (Skutik) vs Supra Fit – Jupiter Z (Bebek) di artikel : Motor Bebek Perlu Tetap Dilestarikan, Ini Alasannya ! So, Menurut Kang Eno, Apa yang salah dengan motor bebek ??

 

Motor Bebek

 

Kalau ditanya demikian, Jelas jawabannya IMHO atau berdasarkan pendapat EA’s Blog semata yaa… Motor bebek tulen kini seakan “dijauhi” oleh konsumen bukan karena kadar value nya berkurang, Tapi produsen yang justru seakan mengurangi nilai kelebihan motor bebek itu sendiri ! Dan akhirnya mempengaruhi penilaian konsumennya… Maksudnya gimana nih Kang Eno, Masih nggak ngerti ?? Gini nih Brosist penjelasan gampangnya…

Pabrikan roda 2 terus berusaha mengupgrade dan melahirkan produk-produk baru di segmen Skutik, Entry-level Sport, hingga Sport Premium… Yang punya spesifikasi tinggi, namun dengan harga yang bersaing ! Skutik contohnya seabrek-abrek, Nggak perlu lagi dijelaskan satu persatu. Entry-Level Sport bisa kita lihat di Verza 150, sementara yang masuk kategori premium ada Vixion-Series… Speknya oke, Harga pun masih terjangkau ! Sementara bebek ?? Inovasi terakhir yang cukup mengguncang adalah Suzuki Shogun SP medio pertengahan 2000, Honda Supra X 125 FI akhir 2000-an, dan yang terakhir Yamaha Jupiter Z1 tahun 2012 ! Coba bandingkan dengan Skutik atau Sport yang hampir setiap 2 tahun sekali Facelift model

 

Jupiter MX King 150 Red King

 

Kalau sudah demikian, Mana ada lagi yang tertarik dengan motor bebek ??Produknya itu-itu aja, Modelnya gitu-gitu aja, Speednya pun toh segitu juga“, Begitu mungkin pemikiran konsumen kita, yang memang ‘gampang terbawa arus’. Akhirnya, Hadirlah sebuah “pelarian” akan hausnya konsumen motor bebek Indonesia, yang juga seakan “diamini” oleh Pabrikan roda 2 tanah air… Dalam wujud bebek super 135 – 150 cc ! Setiap ada produk baru, Terbukti laris manis kan ?? Tuh, Lihat saja kasus Yamaha Jupiter MX King & Honda Sonic 150R

 

 

 

Well… Kini genderang perang “Death Match” Bebek Super 150cc segera dimulai, dengan kehadiran Suzuki Satria FU Injeksi beberapa waktu mendatang… MX King & Sonic 150 bakal kehadiran sekuel terbaru dari raja bebek super di era sebelumnya. Nggak ada lagi yang bisa dilakukan segmen Bebek Tulen, selain mengharapkan welas asih konsumen setianya. Apalagi, Harga Bebek 150cc tersebut jelas berbeda tipis dengan Bebek 125cc misalnya… Berbeda dengan 1-2 dekade silam, Dimana bebek super layaknya Nova Dash 125, Tiara, ataupun Leo Star dibanderol dengan harga tinggi, lantaran masih berupa komoditi Impor…

Ya, Setidaknya genre bebek masih tetap bisa survive… Meskipun wujudnya kini berubah total menjadi Underbone yang Gesit, Lincah, dan Berperforma Tinggi, Bersaing dengan Sport sekalipun ! Setidaknya, Itu yang Produsen mau, dan diamini oleh konsumen Indonesia… Meskipun Brosist sekalian harus baca dulu Artikel setahun lalu yang berjudul : Duel Kelas Bebek Super, Racun “Mematikan” Untuk Anak Muda ?

 

Motor Bebek

 

Baca juga yang lainnya yaa Brosist…

 

 

Honda Super Cub 4

Motor Bebek Perlu Tetap Dilestarikan, Ini Alasannya !

 

Jupiter MX Velg Jari-jari 3

Duel Kelas Bebek Super, Racun “Mematikan” Untuk Anak Muda ?

 

Kick Starter

Teknologi Masa Kini, Teknologi Masa Gitu ??

 

Dingklik Mode On 2

Punya Problem “Dingklik” ?? Bukan Masalah…. Keep Gaspoll Bro !!

 

Vario 150 Byonic Red

 Cicilan Motor Belum Lunas, Ehh Sudah Ada yang Baru Lagi…

 

Ready Stock Main

Terkadang, Konsumen Lebih Pilih Motor yang Ready Stock…

 

Beli Honda CBR250R Gratis iPhone 5

Nasib Motor Impor !

 

Motor di Indonesia

Jengah !

 

Sinetron Anak Jalanan

Sinetron Anak Jalanan itu Ngeselin Juga…

 

Ninja 4 Tak

Maneater !

 

CBR150R CBU Repsol Edition

Produk Edisi Livery Spesial, Kebanggaan atau Kemahalan ?

 

Brough Superior SS100

Kita Meninggalkan Era “Kuda Besi”…

Iklan

39 comments

  1. koreksi kang

    menurut artikel titipan AHM yang saya baca

    sonic near SquarePants itu masuk light sport bukan bebek

    menurut AHM loh, pabrikan yg kata efbeha paling kaya raya dunia goib dan akhirat

    😀 😀

  2. jujur aja klo ane malah ngehindari beli motor bebek (lain cerita klo motor bebek semodel mx king atau honda super cub JDM sana) soalnya perasaan dri dulu motor bebek fiturnya gitu gitu aja dan ukurannya juga. belum lagi IMHO perasaan belum pernah naek motor bebek yang lebih nyaman dibanding vario dirumah

  3. mungkin karena kebanyakan konsumen tinggal di kota yg jalurnya datar. kalau prasa saya, untuk jalur tanjakan tajam; beban berat plus kondisi jalan gak terlalu bagus; bebek jelas unggul daripada skutik. pengalaman sendiri pake matic boncengan naik ke gunung kawi; ampun dah…

  4. klo menurut ane sih bebek itu lebih aman ketimbang matic
    jadi orang2 baru bisa ngegas doank gak sok sok an jadi pembalap dijalan raya

    • betul om..
      matic kalo dah dipake ngebut, braking performancenya gak lebih bagus dari motor bebek… kecuali yg dah abs macam nmax

  5. bebek tulen sekarang kalah inovasi dan performa ketimbang skutik masa kini (jujur saya tergoda menukar supraX wtf saya buat nebus vario wtf… tapi ga jadi :v )… walaupun begitu skutik tak akan berkutik ketika berbicara efisiensi, biaya operasional dan perawatan yg membuat nyaman kantong serta durabilitas yg ok menjadi ciri khas motor bebek yg sulit ditandingi oleh skutik

  6. Motor keluaran sebelum 2005, masih banyak part chrome alias bling – bling, dengan kualitas yang dibikin tahan untuk dipakai bertahun – tahun. Joss

  7. jarak jauh kmrn pwt-pacitan pake vario wtf berasa lebih enak drpada naik supra wtf…ga terlalu cape pindah gigi…liat nmax skr malah pgn nmax…kalo jupi king aduh gmn ya? dr belakang mah keren bingitz…tapiiii dr dpan yaaaa…gtu deh bebek… :-/

  8. kalo bicara ketangguhan mesin bebek memang tiada duanya, apalagi bebek kopling semi otomatis/ non kopling.

    saya juga masih setia menggunakan bebek yaitu supra fit 2006.

    entah dari dulu saya kurang nyaman dengan yg namanya matic, meski sekali nge gas langsung wusss……..

    posisi rem yg ada ditangan rasanya lebih pegal untuk perjalanan, kecuali untuk bawa beras galon dll di dek.
    yang ngerinya matic makin sini akselerasi awalnya makin gila, makin enteng pula bobotnya seperti Beat FI, saya malah lebih salut dengan pabrikan suzuki yg membuat akselerasi skywave dibuat berat pda saat gas dipuntir.

    coba aja inget-inget jet matic kymco, atau yamaha nouvo, akselerasi 0 s.d 60 kpj dibuat lembut, orng zaman skrng mungkin nyebutnya motor lemot padahal maksudnya dibuat untuk keamanan, dan kenyamanan berkendara,

Silahkan Berikan Komentar Brosist yaa ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s